p-Index From 2021 - 2026
1.318
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KUMARA CENDEKIA
Siti Wahyuningsih
PG PAUD UNS

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA REALIA PADA ANAK KELOMPOK A TK TUNAS BANGSA PATI TAHUN AJARAN 2015/2016 Fatiha Rahma Puspitaningrum; Siti Wahyuningsih; Samidi Samidi
Kumara Cendekia Vol 6, No 4 (2018): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.246 KB) | DOI: 10.20961/kc.v6i4.35353

Abstract

PENINGKATAN KEMANDIRIAN ANAK MELALUI METODE CERITA DENGAN TEMA “MURIDKU RANI” PADA ANAK KELOMPOK B TK AL-ISLAM 4 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Anita Wardani; Siti Wahyuningsih; Sularmi Sularmi
Kumara Cendekia Vol 6, No 4 (2018): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.118 KB) | DOI: 10.20961/kc.v6i4.35355

Abstract

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ANGKASA LANUD ADI SOEMARMO Sani Antika Rahmasari; Peduk Rintayati; Siti Wahyuningsih
Kumara Cendekia Vol 7, No 3 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.892 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i3.37612

Abstract

EFEK QUANTUM LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LIFE SCIENCE ANAK USIA 5-6 TAHUN TK BA AISYIYAH POLOKARTO SUKOHARJO Asih Mukharoh; Siti Wahyuningsih; Yudianto Sujana
Kumara Cendekia Vol 6, No 2 (2018): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.31 KB) | DOI: 10.20961/kc.v6i2.35113

Abstract

Hubungan Pemahaman Bahasa Matematika dengan Keterampilan Matematika Spesifik Anak Usia 5-6 Tahun Azka Aisa Illiyin; Siti Wahyuningsih; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 10, No 1 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i1.55421

Abstract

Keterampilan matematika anak usia dini merupakan keterampilan yang penting dalam pencapaian Pendidikan dijenjang selanjutnya. Dalam perkembangannya, kemampuan ini dipengaruhi beberapa salah satunya faktor spesifik yaitu bahasa matematika. Pemahaman anak dalam kosa kata yang berhubungan dengan matematika memudahkan anak dalam meningkatkan keterampilan matematika mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman Bahasa matematika dengan keterampilan matematika spesifik anak usia 5-6 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 46 anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina VI Ciputat, Tangerang Selatan. Desain penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang dilakukan kepada anak. Analisis data menggunakan uji korelasi. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment yang menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara pemahaman Bahasa matematika dengan keterampilan matematika spesifik anak. Koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,853 yang menunjukan arah hubungan yang positif. Kondisi ini berarti pemahaman Bahasa matematika anak yang baik berhubungan dengan peningkatan keterampilan matermatika spesifik anak, artinya apabila tingkat pemahaman Bahasa matematika anak tinggi maka keterampilan matematika spesifik anak akan dapat berkembang dengan baik.
TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Ana Solikhah; Hadi Mulyono; Siti Wahyuningsih
Kumara Cendekia Vol 7, No 4 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.731 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i4.33092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun di TK YPAB Permata Hati melalui teams games tournament (TGT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan selama tiga siklus, terdiri atas perencanaan, pelaksanaan (tindakan), observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif deskriptif komparatif dan analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui TGT anak dapat menyebutkan lambang bilangan 1-10 secara urut, menghubungkan lambang bilangan dengan jumlah objek secara tepat, menghitung hasil penjumlahan 1-10, dan menghitung hasil pengurangan 1-10. Hasil persentase ketuntasan anak saat pratindakan sebesar 40%, pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 53,33%, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 66,67%% dan pada siklus III tingkat ketuntasan anak sudah mencapai 80%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui TGT dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan  anak usia 5-6 tahun. Kata kunci: berhitung permulaan, teams games tournament, anak usia 5-6 tahun
PROFIL KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Lilin Kristiana; Siti Wahyuningsih; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.48456

Abstract

Kecerdasan musikal merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengapresiasi bentuk musikal  berkaitan dengan nada, irama, dan melodi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun di TK Gugus Cut Mutia Kecamatan Jenawi Karanganyar tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Penelitian menggunakan sampel 96 anak usia 5-6 tahun Se Gugus Cut Mutia Jenawi Karanganyar. Teknik pengambilan data melalui Lembar observasi dan wawancara yang merujuk  pada 4 indikator (1) mengerti nada dasar, (2) menyesuaikan tempo, (3) Mengikuti irama lagu, dan (4) memainkan melodi lagu. Hasil survei menunjukkan kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun TK Gugus Cut Mutia Jenawi yaitu 1 anak (1,1%) mulai berkembang, yakni anak dapat membedakan 4 nada dasar, menyesuikan tempo lagu cepat dan sedang, menyanyikan dengan birama 4/4 dan ¾ dan dapat memainkan melodi ½ lagu. 61 anak (63,5%) berkembang sesuai harapan, yaitu anak dapat membedakan 7 nada dasar, menyesuiakan tempo lambat, sedang, dan cepat, bernyanyi dengan birama 4/4,3/4, dan 2/4, dan dapat memainkan melodi 1 lagu. 34 anak (35,4%) berkembang sangat baik yaitu anak dapat membedakan 7 nada dasar dan menyebutkan namanya, menyesuiakan tempo lagu lambat, sedang, dan cepat sambil menghayati makna lagu, bernyanyi dengan birama 4/4,3/4, 2/4 sambil mengerakkan anggota tubuh sesuai ketukan, serta dapat memainkan melodi 1 lagu sambil bernyanyi. Hasil capaian ini dipengaruhi oleh faktor minat, bakat, pengalaman musikal, fisik, dan lingkungan. 
Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru PAUD pada Masa Pandemi di Kecamatan Laweyan Mutia Shanaz Yumna; Siti Wahyuningsih; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 9, No 4 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i4.54914

Abstract

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja terhadap kinerja guru, yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah adanyaa dugaan motivasi kerja guru yang tidak stabil akibat tekanan pekerjaan yang meningkat pada masa pandemi, sehingga dikhawatirkan terjadi adanya hubungan terhadap kinerja guru.Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif yang menggunakan jenis penelitian korelasi. Peneliti melakukan pembatasan masalah terhadap motivasi kerja guru dan kinerja pada guru PAUD dengan kriteria pada guru yang menyandang status bersertifikat dengan jenjang pendidikan S1 di TK Kecamatan Laweyan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling sebanyak 42 orang guru. Teknik analisis Pearson Product Moment digunakan untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel, yaitu variabel motivasi kerja sebagai variable independen (X) dan variabel kinerja guru PAUD sebagai variable dependen (Y). Data yang terkumpul selanjutnya diuji melalui bantuan SPSS 25.Hasil analisis data diketahui nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < dari 0,05 maka dikatakan memiliki korelasi yang artinya terdapat hubungan antara X dengan Y. Koefisien korelasi menunjukkan nilai sebesar 0,641 yang berada pada tabel kategori tingkat hubungan yang kuat. Angka koefisien korelasi di atas bernilai positif, yaitu sebesar 0,641 maka arah hubungan variabelnya dikatakan positif.
METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA 4-5 TAHUN Rosita Dewi; Siti Wahyuningsih; Novita Eka Nurjanah
Kumara Cendekia Vol 7, No 4 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.093 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i4.32092

Abstract

Abstrak                                                                     Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan linguistik anak usia 4-5 tahun TK Gaya Baru III Surakarta. Peningkatan kecerdasan linguistik tersebut dilakukan dengan penerapan metode bercerita melalui media diorama. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 16 anak kelompok A. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat kali pertemuan setiap siklusnya.. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu validitas instrumen dan validitas data. Teknis analisis data kuantitatif yaitu deskriptif komparatif dan analisis data kualitatif menggunakan model interaktif. Hasil penelitian siklus I diperoleh ketuntasan mencapai 56,25% atau sejumlah 9 anak tuntas. Pada siklus II tingkat ketuntasan anak mencapai 87,5% atau sebanyak 14 anak  tuntas. Peningkatan tersebut ditandai dengan keberhasilan anak dalam menceritakan kembali isi cerita dengan urut: perkenalan tokoh, waktu, tempat, menceritakan karakter tokoh, mengajukan kata tanya apa, siapa, dimana, memberikan tanggapan terhadap isi cerita dengan menjawab pertanyaan sederhana. Berdasarkan uraian diatas, hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa melaui penerapan metode bercerita melalui media diorama dapat meningkatkan kecerdasan linguistik pada anak usia 4-5 tahun. Katakunci: bercerita, media diorama,  kecerdasan linguistik ,anak usia 4-5 tahun Abstract This study aimed to improve linguistic intelligence in 4-5 years old children at TK Gaya Baru III. The increase in linguistic intelligence was carried out by implementing the storytelling methods through the dioramas media. This research was carried out by using classroom action research with quantitative and qualitative approaches. The subjects of this study were 16 children of Group A. This research conducted in two cycles consisting of four meetings in each cycle.. Data collection techniques used are through observation, interviews, and documentation. The data validity test technique used is instrument validity and data validity. In analyzing quantitative data, was using descriptive comparative and qualitative data analysis was using interactive models. The results of the first cycle of research obtained completeness reached 56.25% or amount 9 children accomplished. In the second cycle, the level of completeness of children reached 87.5% or as many as 14 children accomplished. The increase could be seen by the success of the child in retelling the contents of the story in sequence, the introduction of the character, time, place, telling the character by the character, asking questions about; what, who, where, giving responses to the contents of the story by answering simple questions. Based on the description above, the results of the classroom action research carried out can be concluded that through the implementation of the storytelling method through the diorama media could improve 4-5 years old children’s linguistic intelligence. Keywords:, storytelling, diorama media, linguistic intelligence, 4-5 years old children
PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS PADA ANAK USIA 4-5 Mida Septi Karunia; Siti Wahyuningsih; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 7, No 2 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.632 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i2.36388

Abstract