p-Index From 2021 - 2026
1.318
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KUMARA CENDEKIA
Siti Wahyuningsih
PG PAUD UNS

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIVITAS BRAIN BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Soifanah Soifanah; Siti Wahyuningsih; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 8, No 3 (2020): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v8i3.39790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas brain based learning terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 1 dan TK Aisyiyah Nusukan 3 Surakarta tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Sampel penelitian ini sejumlah 37 anak usia 5-6 tahun. Validitas instrumen menggunakan validitas isi. Teknik pengumpulan data melalui tes. Uji normalitas dan uji homogenitas menggunakan kolmogrovsmirnov dan lavene test of equality of variance. Analisis data penelitian menggunakan statistik parametrik setelah data dinyatakan normal dan homogen dengan taraf signifikansi p ≤ 0,05. Uji hipotesis menggunakan t-test dengan SPSS 15 for windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikansi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (signifikansi p ≤ 0,05). Nilai signifikansi sebesar 0,008 yang menunjukkan bahwa brain based learning efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun.  
PENINGKATAN PERILAKU EMPATI ANAK USIA 5 – 6 TAHUN MELALUI COOPERATIVE PLAY KELOMPOK B TK KEMALA BHAYANGKARI 55 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016 / 2017 Septi Bayu Pratiwi; Siti Wahyuningsih; Muhammad Munif Syamsudin
Kumara Cendekia Vol 6, No 4 (2018): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.329 KB) | DOI: 10.20961/kc.v6i4.35356

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PENERAPAN PERMAINAN SAINS Novia Paramita; Peduk Rintayati; Siti Wahyuningsih
Kumara Cendekia Vol 7, No 2 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.324 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i2.36372

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Siti Fatimah; Siti Wahyuningsih; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 7, No 3 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.403 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i3.37613

Abstract

BERMAIN KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN KETERAMPILAN MENULIS PADA ANAK KELOMPOK B2 TK ISLAM PERMATA HATI JAJAR TAHUN 2013/2014 Jumrah Jumrah; Siti Wahyuningsih; Karsono Karsono
Kumara Cendekia Vol 3, No 1 (2015): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.097 KB) | DOI: 10.20961/kc.v3i1.34361

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE WHOLE BRAIN TEACHING Defista Nur Hafrianti; Siti Wahyuningsih; Vera Sholeha
Kumara Cendekia Vol 8, No 4 (2020): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v8i4.45369

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Lebak Wonogiri tahun ajaran 2019/2020 melalui penerapan metode whole brain teaching. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui penelitian tindakan kelas, menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun, sejumlah 34 anak yang terdiri dari 17 anak perempuan dan 17 anak laki-laki. Sumber data dalam penelitian yaitu anak usia 5-6 tahun, guru, serta hasil penilaian kemampuan menyimak yang merupakan sumber data primer. Sumber data sekunder berupa RPPH, foto, video, dan lembar penilaian anak. Teknik pengumpulan data kuantitatif: tes, teknik pengumpulan data kualitatif: wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik uji validitas data kuantitatif dengan validitas konstruk, sedangkan uji validitas kualitatif menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan deskriptif komparatif, teknik analisis data kualitatif dengan analisis model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pada setiap siklus. Persentase ketuntasan kemampuan menyimak pada siklus I diperoleh 55,9%,  pada siklus II naik menjadi 82,3%.  Peningkatan ini terjadi pada indikator menceritakan kembali informasi yang di dengar dengan urutan yang benar, melaksanakan aturan dalam kegiatan, dan memusatkan perhatian dalam mengikuti kegiatan. Berdasar pada hasil penelitian, dapat di tarik kesimpulan bahwa kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Lebak Wonogiri tahun ajaran 2019/2020 dapat ditingkatkan melalui penerapan metode whole brain teaching.Kata kunci : kemampuan menyimak, anak usia 5-6 tahun, metode whole brain teaching ABSTRACT This study aims to determine the increase in listening skill of children aged 5-6 years at TK Pertiwi Lebak Wonogiri in the academic year of 2019/2020 through the application of the whole brain teaching method. This study was conducted with a qualitative and quantitative approach through classroom action research, using Kemmis and Taggart’s models. The subjects of this study were children aged 5-6 years old, a number of 34 children consisting of 17 girls and 17 boys. Sources of data in the study were children aged 5-6 years old, teacher, and the results of the listening skill assessment which were the primary data sources. Secondary data sources are RPPH, photos, videos, and child assessment sheets. Quantitative data collection techniques: test, and qualitative data collection techniques: interviews, observation, and documentation. The technique of testing the validity of quantitative data with construct validity, while the qualitative validity test used technical triangulation and source triangulation. The quantitative data analysis technique uses comparative descriptive, while the qualitative data analysis technique uses the interactive model analysis by Miles and Huberman. The results of this study indicate an increase in each cycle. The percentage of completeness of the listening skill in the first cycle was obtained 55,9% then in the second cycle it increased to 82,3%. This increase occurs in indicators of retelling information with appropriate order, applying rules in performing activities, and keeping the focus on certain activities. Based on the results of the study, it can be concluded that the listening skill of children aged 5-6 year at TK Pertiwi Lebak Wonogiri in the academic year of 2019/2020 can be improved through the application of the whole brain teaching method.Keywords : Listening skill, children aged 5-6 years old, whole brain teaching method
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN MELALUI PENGENALAN SAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B TK MANDIRI GONDANG SRAGEN TAHUN AJARAN 2013/ 2014 Dwi Puji Hastuti; Siti Wahyuningsih; Idam Ragil Atmojo
Kumara Cendekia Vol 2, No 2 (2014): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.464 KB) | DOI: 10.20961/kc.v2i2.34165

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI MEDIA BUSY BOOK Nova Putri Pangesti; Siti Wahyuningsih; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 7, No 4 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.144 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i4.35022

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun yang dilaksanakan di TK Pelita 1 Mudal Boyolali tahun ajaran 2018/2019. Pendekatan penelitan ini yaitu pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK dalam penelitian ini berdasar model dari Kurt Lewin berupa perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 5 anak. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak dan guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes berupa unjuk kerja. Teknik uji validitas data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik uji validitas data kuantitatif yang digunakan dengan pengujian validitas konstruk menggunakan pendapat dari ahli. Teknik analisis data kualitatif dengan analisis model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, sajian data, penarikan simpulan atau verifikasi. Teknik analisis data kuantitatif dengan menggunakan rumus tingkat ketuntasan belajar anak. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak melalui media busy book pada indikator menali sebanyak 19 anak atau 76% yang tuntas. Ketuntasan dalam indikator menali yaitu dengan ditunjukkan ketika anak mampu mampu memasukkan tali ke dalam lubang dan mampu menali simpul serta anak mampu memasukkan tali ke dalam lubang dan mampu menali simpul pita serta melepasnya. Indikator mengancingkan kancing sebanyak 21 anak atau 84% anak yang tuntas. Ketuntasan dalam indikator mengancingkan kancing yaitu dengan ditunjukkan ketika anak mampu melepaskan kancing dan mengancingkan kancing dengan ada beberapa yang terselang seling ke dalam lubang serta anak mampu melakukan kegiatan melepas dan mengancingakan kacing secara urut. Indikator menempel pola potongan gambar sebanyak 19 anak atau 76% yang tuntas. Ketuntasan dalam indikator menempel pola potongan gambar yaitu dengan ditunjukkan ketika anak mampu melakukan kegiatan menempel semua pola potongan gambar sesuai dengan pola tetapi ada 1 yang keluar garis serta anak mampu melakukan kegiatan menempel semua pola potongan gambar sesuai polanya dengan tepat tidak melewati garis. Berdasar uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui media busy book dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun.Kata Kunci: kemampuan motorik halus, busy book, anak usia dini
MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PEMBELAJARAN MULTIMEDIA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Ersanita Gunanti; Siti Wahyuningsih; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 9, No 2 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i2.47620

Abstract

Konsep bilangan merupakan kegiatan yang melibatkan pemikiran menghitung, membilang, menghubungkan benda dengan angka, serta membandingkan. Pengenalan konsep bilangan pada anak usia dini harus distimulasi agar memahami konsep bilangan dengan baik sehingga dengan mudah memahami operasi bilangan yang lebih kompleks di pembelajaran matematika selanjutnya, melatih penalaran logika atau kemampuan berpikir  untuk melatih anak memecahkan suatu masalah serta meningkatkan kreatifitas. Stimulasi dapat diberikan melalui pemebalajaran multimedia. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna meningkatkan potensi mengenal konsep bilangan dengan cara memberi pembelajaran  multimedia pada anak usia 4-5 tahun. Tindakan dalam kelas pada penelitian ini pelaksanaannya selama 2 siklus. Masing-masing siklus terbagi atas 4 tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Penelitian ini mengambil subjek dan sumber data yaitu sebanyak 12 anak kelompok A1 pra tk - tk lazuardi kamila gis surakarta. Teknik mengumpulkan data dilakukan dengan tes dokumentasi, wawancara, serta observasi. Pengujian validitas data yang dipakai yaitu triangulasi sumber serta teknik untuk analisis data dalam analisis interaktif yang dikemukakan oleh miles and huberman. Hasil penelitian memperlihatkan kenaikan kemampuan mengenal konsep bilangan. Hasil pretes didapat data dengan jumlah 3 dari 12 anak tuntas atau sebanyak 25%. Hasil observasi siklus didapat data dari 12 anak ada 6 anak ataupun sebanyak 50% dinyatakan tuntas. Siklus ke ini ada kenaikan sebanyak 83,3%  atau 10 anak telah dinyatakan   tuntas. Hasil  penelitian bisa ditarik kesimpulan yaitu dengan melalui  pembelajaran berbasis multimedia bisa menaikkan  kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
PENERAPAN PENDIDIKAN SEKSUALITAS MELALUI MEDIA LAGU PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN SEKSUALITAS Riska Ayu Kurniawati; Siti Wahyuningsih; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 8, No 3 (2020): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v8i3.42740

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini guna meningkatkan pengetahuan seksualitas melalui media lagu. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus. Subjek penelitian yakni anak usia 5-6 tahun di TK At Tamyiz Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan unjuk kerja, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sedangkan uji validitas data kuantitatif menggunakan validitas konstruk. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan analisis data deskriptif komparatif dan analisis data kualitatif menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa terdapat peningkatan pada pengetahuan seksualitas anak yaitu persentase ketuntasan pada indikator membedakan laki-laki dan perempuan sebesar 100%, indikator membedakan organ intim laki-laki dan perempuan sebesar 77,78% dan indikator melindungi diri dari kekerasan seksual dan bullying sebesar 88,89%. Peningkatan tersebut ditandai dengan keberhasilan anak dalam membedakan laki-laki dan perempuan, mampu menyebutkan organ intim laki-laki dan perempuan, dan menyebutkan cara melindungi diri dari kekerasan seksual dan bullying. kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan pendidikan seksualitas melalui media lagu dapat meningkatkan pengetahuan seksualitas pada anak usia 5-6 tahun.Kata kunci: pendidikan seksualitas, lagu, pengetahuan seksualitas, anak usia 5-6 tahunAbstractThe purpose of this research is to increase knowledge of sexuality through song media. Quantitative and qualitative approaches used in this study. This type of classroom action research conducted for two cycles. Research subjects are children aged 5-6 years at TK Tamyiz Surakarta. Data collection techniques using performance, observation, interviews, and documentation. The validity test of qualitative data uses triangulation of sources and techniques, whereas the validity test of quantitative data uses construct validity. Quantitative data analysis techniques use comparative descriptive data analysis and qualitative data analysis using interactive model analysis. The results described that there was an increase in the knowledge of child sexuality that is the percentage of completeness in the indicators of distinguishing men and women by 100%, indicators of distinguishing intimate organs of men and women by 77.78% and indicators of protecting themselves from sexual violence and bullying by 88 , 89%. The increase was marked by the success of children in distinguishing between men and women, being able to mention male and female intimate organs, and mentioning ways to protect themselves from sexual violence and bullying. The conclusion of this research is the application of sexuality education through song media can increase sexuality knowledge in children aged 5-6 years.Keyword: sexuality education, song, sexuality knowledge, children aged 5-6 years