Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BASASTRA

PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMA Liondes Launjara; Dian Nuzulia Armariena; Masnunah Masnunah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 1 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v9i1.46706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi pengaruh model pembelajaran learning cycle berbasis media audio visual terhadap kemampuan menulis puisi siswa SMA kelas X. Penelitian dilakukan dengan pedekatan eksperimen. Yang menjadi sampel penelitian adalah kelas X IIS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IIS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis puisi. Teknik analisis data menggunakan rumus uji-t dengan bantuan SPSS versi 21. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) rata-rata hasil tes siswa kelompok eksperimen yang dapat perlakuan model pembelajaran learning cycle berbasis media audio visual terhadap kemampuan menulis puisi lebih besar dibandingkan dengan rata-rata hasil tes siswa kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dan (2) terdapat pengaruh model pembelajaran learning cycle berbasis media audio visual terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X yang ditunjukkan dengan koefisien thitung sebesar 2,34 atau lebih besar dari koefisien ttabel sebesar 1,669. Dengan demikian, tes hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran learning cycle berbasis media audio visual lebih baik hasilnya daripada tes hasil belajar menggunakan model pembelajaran biasa.
EKRANISASI NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF KE BENTUK FILM LAYANGAN PUTUS SUTRADARA BENNI SETIAWAN Laras Utami; Dian Nuzulia Armariena; Hetilaniar Hetilaniar
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 1 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i1.63793

Abstract

Ekranisasi merupakan pelayar putihan atau peralihan novel menjadi sebuah film yang memungkinkan adanya perbedaan pada aspek tertentu di antara keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan bagaimanakah proses penciutan, penambahan, dan perubahan atau variasi pada tokoh, cerita, dan suasananya. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan intertekstualitas. Sumber data  penelitian ini ialah novel dan film yang berjudul Layangan Putus. Data dikumpulkan dengan teknik analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya proses ekranisasi pada novel Layangan Putus ke bentuk film Layangan Putus yaitu aspek penciutan berjumlah 20 tokoh, penambahan berjumlah 27 tokoh, dan perubahan bervariasi berjumlah 9 tokoh. Ekranisasi cerita dalam novel Layangan Putus ke bentuk film Layangan Putus yaitu aspek penciutan berjumlah 17 cerita, penambahan berjumlah 13 cerita dan perubahan bervariasi berjumlah 15 cerita. Ekranisasi suasana dalam novel Layangan Putus ke bentuk film Layangan Putus meliputi aspek penciutan berjumlah 5 suasana, penambahan berjumlah 3 suasana dan perubahan bervariasi berjumlah 1 suasana.Â