Claim Missing Document
Check
Articles

VAKSINASI COVID-19 SEBAGAI IKHTIAR MELEPAS DIRI DARI BELENGGU PANDEMI Murnia Suri; Nelliraharti Nelliraharti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sembilan belas bulan sudah Covid-19 berada di tengah masyarakat. Keberadaanya tidak mungkin menghentikan aktifitas mereka. Vaksinasi sebagai salah satu cara pencegahan diri dan lingkungan dari penyebaran virus corona selain pemakaian masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Saat ini terdapat pro kontra tentang pelaksanaan vasinasi. Sebagian besar masyarakat yang tidak setuju dengan pelaksanaannya didasari oleh status kandungan yang ada dalam obat vaksinasi. Universitas Ubudiyah Indonesia bekerja sama dengan RS Iskandar Muda melaksanakan vaksinasi gratis untuk seluruh civitas akademika dan umum. Pelaksaaan vaksinasi ini berlangsung sebanyak dua kali pada Sabtu,17 Juli 2021 dan tahap II Sabtu, 14 Agustus 2021 yang bertempat di kampus UUI Jl. Alue Naga Tibang Kota Banda Aceh. Bagi peserta umum di luar lingkungan UUI dapat melakukan pendaftaran melalui nomor di aplikasi whatsapp hanya dengan syarat telah berusia minimal 12 tahun. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat sambutan yang baik dari para dosen, karyawan dan staff UUI serta masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa mereka memiliki kesadaran dan keinginan untuk melindungi diri dan lingkungan demi memutus mata rantai penyebaran virus yang berbahaya dengan harapan kondisi pendemi bisa segera berlalu di muka bumi.Kata Kunci: vaksinasi, ikhtiar, pandemic
PEKAN PENDIDIKAN ANAK SHALEH GAMPONG PUKAT MEWUJUDKAN PEMIMPIN GENERASI YANG SHALEH DAN QUR’ANI Nelliraharti Nelliraharti; Murnia Suri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1 APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan anak pada umumnya dan khususnya pendidikan Al-Qur’an adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah dan masyarakat.  Pada kenyataannya  generasi kita saat ini sangatlah jauh dengan Al-Qur"an. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya, minimnya perhatian orang tua terhadap anaknya, minimnya minat para generasi untuk belajar dan bersekolah di lembaga pendidikan Islam, minimnya kepedulian masyarakat terhadap kenakalan-kenakalan remaja yang terjadi di lingkungan sekitar. Untuk mengatasi ini semua, kita membutuhkan generasi cerdas yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an dalam semua hal. Untuk membangun generasi qur’ani ini perlu upaya yang keras dan dukungan dari semua pihak agar tujuan ini tercapai. .Bentuk pengabdian masyarakat disini adalah pekan pendidikan dalam bentuk kegiatan perlombaan yang bertujuan untuk membangun generasi-generasi Qur’ani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam segala aspek kehidupan sebagai upaya untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang bermoral, jujur, dan adil. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan bersama dan berakhir dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Kepada peserta yang tidak mendapatkan juara juga diberikan hadiah hiburan atas partisipasinya. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan peran serta perangkat desa, pemuda pemudi, serta seluruh warga gampong pukat dengan harapan dapat berlanjut di masa mendatang dan menjadi rutinitas setiap tahun.kata kunci : pendidikan anak, pemimpin, generasi Qur'ani
SOSIALISASI TERHADAP PERATURAN MENTERI AGAMA (PMA) TENTANG PENANGANAN DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI SMKN 1 SABANG Fitriliana Fitriliana; Nelliraharti Nelliraharti; Azirah Azirah; Salwa Hayati Hasan; M Yusuf
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual hingga saat ini masih menjadi kejahatan yang paling sering terjadi dimanapun dan kepada siapapun. Permasalahan kekerasan seksual kini kembali ramai menjadi pemberitaan diberbagai media massa karena sering terjadi pada kalangan anak muda yang semakin meningkat. banyaknya kasus kekerasan seksual sebab pada kenyataannya masih banyak perempuan korban kekerasan seksual yang tidak melapor kepada pihak kepolisian atau lembaya layanan seperti Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan maka dari itu. Tujuan dari sosialisasi terhadapa peraturan Menteri Agama (PMA) tentang penanganan dan pencengahan kekerasan seksual agar berani untuk melaporkan atau memberikan informasi menganai terjadinya kekerasan seksual dan mewujudkan lingkungan pendidikan tanpa kekerasan seksual atau untuk menjamin ketidakberulangan terjadinya kekerasan seksual. bentuk lainnya terkait kekerasan seksual, pencegahan melalui kegaitan pembelajaran dengan pengembangan kurikulum dan pemebalajaran, pembautan modul, buku dan literature untuk menimalisir terjadinya kekerasan pada anak.Kata Kunci : Peraturan Menteri Agama Penanganan Dan Pencegahan KekerasanUntil now, sexual violence is still the most common crime anyone and anyone. The problem of sexual violence is now back to being busy coverage in various mass media because it often occurs among young people who more increasing. there are many cases of sexual violence because in reality there are still many women who are victims of sexual violence who do not report it to the police or service agencies such as the National Commission on Violence Against Women. The aim of socializing the regulations of the Minister of Religion (PMA) regarding the handling and prevention of sexual violence is to have the courage to report or provide information about the occurrence of sexual violence and create an educational environment without sexual violence or to ensure the non-recurrence of sexual violence. other forms related to sexual violence, prevention through learning activities with curriculum and learning development, building modules, books and literature to minimize the occurrence of violence against children.Keywords: Regulation of the Minister of Religion for Handling and Prevention of Violence
SOSIALISASI DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI BAGI REMAJA DI ERA SOCIETY 5.0 Amru Sujud; Nelliraharti Nelliraharti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Society 5.0 merupakan konsep teknologi yang dapat membantu kehidupan masyarakat dengan berkolaborasi menyelesaikan masalah sosial yang berkaitan dengan dunia maya dan dunia nyata. Perkembangan teknologi digital mengharuskan masyarakat untuk bertransformasi secara digital, sehingga menjadikan aktivitas masyarakat sangat bergantung dengan teknologi informasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar lebih memahami dan mengerti tentang kondisi  di Era digital yang telah menciptakan tatanan baru bagi kehidupan masyarakat, di mana manusia berkomunikasi dan hidup berdampingan dengan teknologi dan internet untuk berinteraksi, berperilaku, berpikir, dan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk kegiatan  yang dilakukan adalah berupa sosialisasi dengan pemaparan materi menggunakan media powerpoint melalui metode ceramah dan tanya jawab. Kegiatan terlaksana sesuai harapan dengan melibatkan peran serta siswa dan guru dengan harapan dapat berlanjut di lain kesempatan.Kata Kunci : Teknologi Informasi, Remaja, Society 5.0Society 5.0 is a technological concept that can help people's lives by collaborating to solve social problems related to the virtual world and the real world. The development of digital technology requires people to transform digitally, thus making people's activities very dependent on information technology. The purpose of this service activity is to provide education to students to better understand and understand the conditions in the digital era which have created a new order for people's lives, where humans communicate and live side by side with technology and the internet to interact, behave, think and communicate in everyday life. The form of activity carried out is in the form of socialization by exposing material using PowerPoint media through lecture and question and answer methods. The activity was carried out as expected by involving the participation of students and teachers with the hope that it could continue on another occasion.Keywords: Information Technology, Youth, Society 5.0
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI GAMPONG KAJHU KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR Nelliraharti Nelliraharti; Rahmat Fajri; Murnia Suri; Soraya Lestari; Mastura Mastura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini perlu diberikan pemahaman lebih kepada masyarakat agar mereka cerdas dalam memanfaatkannya sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat dalam meningkatkan keluarga yang sehat, pemberdayaan ekonomi kreatif dan produktif untuk keluarga serta cerdas dalam menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dengan pemaparan materi menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu, pembagian buku dan alat tulis bagi anak-anak sekolah dasar yang kurang mampu dan penyerahan pohon untuk desa. Kegiatan ini terlaksana karena terwujudnya kerjasama antara seluruh anggota kelompok pengabdian masyarakat dalam menjalankan kegiatan serta dukungan berbagai pihak terutama kepala desa dan warga gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam Aceh Besar dengan harapan dapat berlanjut di lain kesempatan dengan berbagai program lainnya.Kata kunci : kesadaran masyarakat, teknologi digital, perekonomian keluargaThe development of digital technology today needs to be given more understanding to the community so that they are smart in using it so that they can improve the family economy. The purpose of this service activity is to educate and build public awareness in increasing healthy families, empowering the creative and productive economy for families and being smart in using digital technology to improve the family economy. The form of activity is in the form of socialization with material exposure using lecture and question and answer methods , distribution of basic necessities to underprivileged communities, distribution of books and stationery for underprivileged elementary school children and delivery of trees to villages. This activity was carried out because of the realization of cooperation between all members of the community service group in carrying out activities and the support of various parties, especially the village head and residents of the Kajhu gampong, Baitussalam District, Aceh Besar in the hope that it can continue on other occasions with various other programs.Keywords: public awareness, digital technology, family economy
BIMBINGAN LITERASI DIGITAL DALAM MENYARING SERBUAN INFORMASI BAGI GENERASI MUDA DI SMKN 1 KOTA SABANG Murnia Suri; Fitriliana Fitriliana; Nelliraharti Nelliraharti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segala jenis informasi yang dibutuhkan dapat diakses oleh siapa saja tanpa batas di era digital saat ini. Namun tidak semua informasi yang berseliweran dapat diterima begitu saja. Perlu usaha filterisasi dan kemampuan literasi digital menghadapi hal tersebut terutama bagi generasi muda. Bimbingan dari orang tua, para guru dan dosen sangat berarti dalam pembentukan perilaku mereka. Untuk itulah kegiatan PKM dari UUI dengan judul “Bimbingan Literasi Digital Dalam Menyaring Serbuan Informasi Bagi Generasi Muda” dilaksanakan di SMKN 1 Sabang sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pemaparan materi dengan gaya anak muda dan disertai dengan diskusi ringan tentang persiapan mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi yang terus berkembang. Sambutan hangat dari phak sekolah dan antusiasme peserta selama pemaparan materi dan diskusi menjadi input yang baik bagi pelaksanaan kegiatan ini dan menjadi catatan penting untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.Kata Kunci: Literasi Digital, Generasi Muda All types of information needed can be accesses by anyone without limits in today’s digital era. However, not all information circulating can be accepted directly. Filtering efforts and digital literacy skills are needed to deal with this, especially for the younger generation. Guidance from parents, teachers and lecturers are very important in shaping their behaviour. For this reason, the social engagement from Ubudiyah Indonesia University in the tittle’ Digital Literacy Guidance in Filtering Information Attacks for the Younger Generation” was carried out at SMKN1 Sabang as a form of concern for the next generation of this nation. The activities were carried out in the form of presenting material in the style of teenager and accompanied by light discussions about their preparations in facing the ever-growing technological developments. A warm welcome from the school staffs and the enthusiasm of the participants during the presentation and material discussion provided good input for the implementation of this activity and became an important note for the implementation of the next activity.Keywords: Digital Litercay, Young Generation