Rahmat Alimin
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI DIGITAL MELALUI MODEL INTERDISIPLINER SEBAGAI STRATEGI PENCAPAIAN SDGs 2030 Rahmat Fajri; Rahmat Alimin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penguatan literasi digital bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital guru melalui penerapan model interdisipliner. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan implementasi pembelajaran berbasis digital. Subjek kegiatan adalah 30 guru SMK dari berbagai bidang keahlian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi digital, khususnya dalam aspek pedagogi digital, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan evaluasi berbasis digital. Program ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru serta kualitas pembelajaran di kelas. Dengan demikian, model interdisipliner efektif sebagai strategi penguatan literasi digital dalam mendukung SDGs 2030. Kata Kunci: pengabdian masyarakat, literasi digital, guru, interdisipliner, SDGs 2030 Abstract Strengthening digital literacy for vocational high school (SMK) teachers is a crucial need to face the transformation of education in the digital era and support the achievement of the 2030 Sustainable Development Goals (SDGs). This community service activity aims to improve teachers' digital literacy competencies through the application of an interdisciplinary model. The method used is a participatory approach through training, mentoring, and the implementation of digital-based learning. The participants were 30 vocational high school teachers from various fields of expertise. The results showed a significant increase in digital literacy skills, particularly in aspects of digital pedagogy, the use of learning technology, and digital-based evaluation. The program also increased teacher confidence and the quality of classroom learning. Thus, the interdisciplinary model is effective as a strategy for strengthening digital literacy in supporting the 2030 SDGs. Keywords: community service, digital literacy, teachers, interdisciplinary, SDGs 2030
PELAKSANAAN PROGRAM PARENTING BERBASIS KEMITRAAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU KOTA BANDA ACEH Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Abdul Mukti; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5396

Abstract

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) merupakan sekolah berbasis Islam yang berkomitmen melibatkan orangtua dalam program parenting sekolah. Kemitraan orangtua sebagai penentu keberhasilan pendidikan anak, karena sistem sekolah terpadu bermakna antara sekolah dan orangtua bekerjasama sebagai mitra dalam mendidik anak. Namun demikian belum semua SDIT menerapkan program parenting berbasis kemitraan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program parenting di SDIT Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan terhadap SDIT Nurul Islah Banda Aceh dan SDIT Bayyinah Tahfizhul Qur’ani Banda Aceh menggunakan metode penelitian kualitatif melalui proses observasi, wawancara, serta studi literatur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan parenting di kedua sekolah tersebut dikategorikan menjadi 3 program, yaitu: (a) program tahunan; yang dilakukan dua kali per tahun, di antaranya: pertemuan orangtua di awal tahun ajaran baru dan akhir semester dalam bentuk: sharing class dan seminar/workshop terkait parenting, dll; (b) program mingguan; dilaksanakan setiap akhir pekan, berupa kegiatan: tahsin quran, kajian keislaman, buku penghubung, dsb; serta (c) program insidental; khusus bagi anak yang membutuhkan bantuan orangtua dalam penyelesaian masalah dan konsultasi terkait anak dengan waktu yang tentatif. Kata kunci: Pelaksanaan Program; Parenting Berbasis Kemitraan; Sekolah Dasar Islam Terpadu Abstract Integrated Islamic Elementry School (SDIT) is an Islamic-based school that is commited to involving parents in the school parenting program. Parental patnership is a determinant of the success of children’s education, because the integrated school system means that schools and parents work together as patners in educating children. However, not all SDITs have implemented this patnership-based parenting program. The purpose of this study was to determine the implementation of the parenting program at SDIT Banda Aceh City. The study was conducted at SDIT Nurul Islah Banda Aceh and SDIT Bayyinah Tahfizhul Qur’ani Banda Aceh using qualitative research methods trough observation, interviewa, and literature studies. The results of the data analysis showed that the implementation of parenting in both schools was categorized into 3 programs, namely: (a) Annual program; which is varried out twice a year, including: parent meeting at the beginning of the new school year and the end of the semester in the form of: sharing classes and seminars/workshops related to parenting, etc; (b) Weekly program; carried out every weekend, in the form of activities: tahsin qur’an, islamic studies, connecting books, etc; and (c) Incidental program; specifically for children whi nedd parental assistance in solving problems and consultations related to children with a tentative time. Keywords: Program Implementation; Patnership-Based Parenting; Islamic Integrated Primary Schools.
MODEL KOLABORATIF PARENTING ISLAMI DI SEKOLAH DASAR: INTEGRASI PERAN AYAH DAN IBU DALAM PENGASUHAN ANAK Herawati Herawati; Saprina Siregar; Pardi Pardi; Abdul Mukti; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengasuhan islami berbasis sekolah dasar yang berorientasi pada integrasi peran ayah dan ibu secara kolaboratif dalam mendidik anak. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena melemahnya keterlibatan peran ayah dalam pendidikan anak usia sekolah dasar, khususnya di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pengasuhan Islami memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan spiritual, sosial-emosional, dan akademik anak. Model pengasuhan yang dirumuskan menekankan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas berbasis nilai al-Qur’an dan hadits. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program sekolah ramah ayah. Kata kunci: Pengasuhan Islami, Peran Ayah, Anak Sekolah Dasar, Parenting, Sekolah Ramah Ayah. A COLLABORATIVE ISLAMIC PARENTING MODEL IN ELEMENTARY SCHOOLS: INTEGRATING THE ROLES OF FATHERS AND MOTHERS IN CHILD REARING Abstract This study aims to develop a school-based Islamic parenting model at the elementary level that focuses on the collaborative integration of fathers’ and mothers’ roles in child upbringing. The study is motivated by the phenomenon of declining father involvement in the education of elementary school children, particularly in the digital era. This research employs a qualitative approach with a case study design using interviews, observations, and documentation. The findings indicate that involvement in Islamic parenting has a significant impact on children’s spiritual, socio-emotional, and academic development. The proposed parenting model emphasizes collaboration among families, schools, and communities based on the values of the Qur’an and Hadith. This study is expected to serve as a reference for developing father-friendly school programs. Keywords: Islamic Parenting, Father’s Role, Elementary School Children, Parenting, Father-Friendly Schools.
TANTANGAN DAN EFEKTIVITAS GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN Rahmat Fajri; Said Ashlan; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serta tantangan pemanfaatan teknologi digital oleh guru di sekolah dasar dalam mendukung proses pembelajaran di era digital. Transformasi pendidikan berbasis teknologi menuntut guru memiliki kemampuan literasi digital dan kompetensi pedagogis yang memadai agar pembelajaran menjadi lebih interaktif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket kepada guru sekolah dasar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran, terutama dalam meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas pembelajaran, akses informasi, serta efisiensi proses pembelajaran. Guru memanfaatkan berbagai platform dan media digital seperti Google Classroom, video pembelajaran, aplikasi presentasi interaktif, serta perangkat evaluasi berbasis daring untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Namun demikian, implementasi teknologi digital masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi literasi digital sebagian guru, keterbatasan akses internet, serta resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran konvensional. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi teknologi digital sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis guru, dukungan sekolah, serta ketersediaan sarana dan prasarana teknologi. Kata kunci: teknologi digital, efektivitas pembelajaran, guru, tantangan, pendidikan digital. Abstract This research was This study aims to analyze the effectiveness and challenges of digital technology utilization by elementary school teachers to support the learning process in the digital era. Technology-based educational transformation requires teachers to have adequate digital literacy skills and pedagogical competencies to make learning more interactive, adaptive, and oriented to student needs. This study used a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, documentation, and distribution of questionnaires to elementary school teachers. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the use of digital technology has a positive impact on learning effectiveness, especially in increasing student engagement, learning creativity, information access, and learning process efficiency. Teachers utilize various digital platforms and media such as Google Classroom, learning videos, interactive presentation applications, and online-based evaluation tools to support teaching and learning activities. However, the implementation of digital technology still faces various challenges, including limited infrastructure, low digital literacy competency among some teachers, limited internet access, and resistance to changes to conventional learning methods. The research findings also indicate that the success of digital technology integration is greatly influenced by teachers' pedagogical competency, school support, and the availability of technological facilities and infrastructure. . Keywords: digital technology, learning effectiveness, teachers, challenges, digital education.