Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Penggunaan Aplikasi LYSN dengan Kedekatan Interpersonal Fans K-POP pada Boygroup NCT: Studi Korelasional pada Fanbase NCTZen Bandung Kharisma Lutfiah Al Hanif; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.934 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.3766

Abstract

Abstract. LYSN is one of the social media created by Dear U and SM Entertainment to facilitate fans of SM Entertainment agency idols, one of which is NCT (Neo Culture Technology) so they can interact with fellow fans from around the world. However, in 2020 Dear U launched a feature called bubble that allows idols to send messages in the form of text, video or voice notes to fans with a live broadcast system where messages from the idol will be sent to all fans who subscribe to the bubble feature and choose the idol that they like. This feature also has the appearance that communication occurs in two directions and fans are allowed to reply to messages from idols, so this feature creates an experience of exchanging messages with idols directly. This study aims to determine whether the bubble feature that was launched made fans (NCTZen) feel closer to NCT members personally by using Parasocial Relationship Theory. In this study, researchers used correlational quantitative research methods. The population of the research respondents are fans of the NCT boy group who are members of the NCTZen Bandung fanbase. The sampling technique used the Slovin formula with an inaccuracy allowance of 5%. The results of this study indicate that there is a relationship between the use of the LYSN application and interpersonal closeness in NCTZen Bandung with a correlational test result of 0.582. The category of relationship is moderate, significant, positive and unidirectional. So it can be concluded that the more often someone uses the LYSN application, the better the interpersonal closeness that occurs between fans and the NCT. Abstrak. Aplikasi LYSN merupakan salah satu media sosial yang dibuat oleh Dear U dan SM Enterainment untuk memfasilitasi para fans dari idol-idol agensi SM Entertainment, salah satunya NCT (Neo Culture Technology) agar dapat berinteraksi dengan sesama fans dari berbagai dunia. Namun, pada tahun 2020 Dear U meluncurkan fitur bubble yang memungkinkan para idol untuk mengirimkan pesan dalam bentuk teks, video ataupun voice note kepada fans dengan sistem live broadcast dimana pesan dari idol tersebut akan dikirimkan kepada seluruh fans yang berlangganan fitur bubble dan memilih idol yang disukai. Fitur tersebut juga mempunyai tampilan seolah-olah komunikasi terjadi secara dua arah dan fans diperbolehkan untuk membalas pesan dari idol, sehingga fitur ini menciptakan pengalaman bertukar pesan dengan idol secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fitur bubble yang diluncurkan tersebut membuat fans (NCTZen) merasa lebih dekat dan akrab dengan member NCT secara personal dengan menggunakan Teori Hubungan Parasosial. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dari responden penelitian adalah penggemar boy group NCT yang tergabung kedalam fanbase NCTZen Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan kelonggaran ketidaktelitian sebesar 5%. Hasil penelian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan aplikasi LYSN dengan kedekatan interpersonal yang ada pada NCTZen Bandung dengan hasil uji korelasional sebesar 0.582. Kategori hubungan sedang, signifikan, positif dan searah. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin sering seseorang menggunakan aplikasi LYSN, maka semakin baik kedekatan interpesonal yang terjadi diantara penggemar dengan boy group NCT.
Promosi Penjualan Jaket Thrift Branded Murah di Instagram Khailla Putri Hasna Hanin; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.74 KB)

Abstract

Abstract. This research is entitled "Sales Promotion for Cheap Branded Thrift Jackets on Instagram (case study on the @bestlookingstuff account) "Thrift or Thriftingis an activity of buying and selling used goods that are still suitable for use, both well-known and not well-known brands. This study was made with the aim of knowing the sales promotion strategy in a business, especially the sale of cheap Thrift Branded jackets on Instagram @bestlookingstuff by looking at the supporting and inhibiting factors. The sales promotioncarried out by @bestlookingstuff is with free shipping for every purchase of 2 jackets, sales promotions are carried out by doing promotions on other Instagram accounts that also sell Thrift goods by having many followers and the owner of this @bestlookingstuff account pays to be promoted according to the price determined by the owner of the Instagram account in question, @bestlookingstuff also carries out promotions with IG Ads which can increaseits reach widely so that the @bestlookingstuff account is widely known by people, by purchasing 4 jackets, buyers will also get gifts from the owner of this @bestlookingstuff account. A business in this day and age has used several platforms available both on the PlayStore and on the AppStore. This research uses a qualitative research method with case studies. The data used are interviews, observations, and documentation with the owner of the Thrift @bestlookingstuff jacket business account by using additional data through several previous books and journals related to this research. The results of this study are that with a sales promotion carried out, a business will run well and according to the desired goal, it will also make this @bestlookingstuff account famous for its wide reach and many loyal customers to buy its Thrift jacket. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Promosi Penjualan Jaket Thrift Branded Murah di Instagram ( studi kasus pada akun @bestlookingstuff ) “Thrift atau Thriftingini merupakan suatu kegiatan jual beli barang bekas yang masih layak pakai, baik itu bermerek terkenal maupun tidak terkenal. Penelitian ini dibuat bertujuan untuk dapat mengetahui strategi promosi penjualan pada suatu usaha khususnya penjualan jaket Thrift Branded yang murah di Instagram @bestlookingstuff dengan melihat faktor pendukung dan faktor penghambatny dan juga dengan melihat. Promosi penjualan yang dilakukan oleh @bestlookingstuff ini adalah dengan adanya gratis ongkir setiap pembelian 2 buah jaket, promosi penjualan dilakukan dengan melakukan promosi di akun Instagram lain yang juga menjual barang Thrift dengan memiliki pengikut yang banyakdan pemilik akun @bestlookingstuff ini membayar untuk dapat di promosikan sesuai dengan harga yang telah ditentukan oleh pemilik akun Instagram yang bersangkutan, @bestlookingstuff juga melakukan promosi dengan IG Ads yang dapat menambah jangkauan secara luas agar akun @bestlookingstuff banyak dikenal orang, dengan pembelian 4 jaket juga pembeli akan mendapatkan hadiah dari pemilik akun @bestlookingstuff ini. Sebuah usaha pada zaman sekarang ini sudah banyak menggunakan beberapa platform yang tersedia baik di PlayStore maupun di AppStore. Penelitian ini menggunakan sebuah metode penelitian kualitatif dengan studi kasus. Data yang digunakan adalah melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik akun usaha jaket Thrift @bestlookingstuff dengan mengunakan tambahan data melalui beberapa buku dan jurnal terdahulu yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan adanya promosi penjualan yang dilakukan maka sebuah bisnis akan berjalan dengan baik dan sesuai tujuan yang diinginkan, juga akan membuat akun @bestlookingstuff ini terkenal dengan jangkauan yang luas dan memiliki banyak pelanggan yang setia untuk membeli jaket Thrift nya.
Strategi Digital Marketing Eatboss Café Bandung Melalui Daily Content Jaya Satria; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.317 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.3849

Abstract

Abstract. For business owners, marketing and promotion activity considerably need some cost and effort, especially building a good content for a product to build brand awareness, also takes a long time. Through social media, especially Instagram, marketing and promotion can be done using Instagram, to increase the amount of insight and public interest in the products offered in real-time. One of the business promotions through online media is Eatboss Café. Eatboss Café carried out promotion using the daily content method and uploading it on its Instagram social media. This study aims (1) To analyze Instagram media marketing strategy carried out by Eatboss Cafe (2) To find out the concept of Eatboss Cafe's daily content instagram (3) To find out the reason for using the concept of Instagram daily content in digital marketing. This study uses qualitative research methods and uses a case study approach through observation and interviews in order to obtain data that can be validated. The results shows that the digital marketing strategy implemented by Eatboss Cafe Bandung through its daily content from November to January has a fairly increasing trend, although the increase is not too significant from every month, although the daily content uploaded every day by Eatboss Cafe's Instagram. Abstrak. Pelaku bisnis-bisnis sederhana,melakukan promosi produk perlu biaya dan tenaga yang cukup besar, terlebih membangun daily content suatu produk agar menjadi pilihan utama memerlukan waktu yang cukup lama, melalui media sosial khususnya Instagram, promosi dapat di lakukan dengan menggunakan media sosial instagram dengan unggahan foto ataupun video untuk menaikan jumlah insight serta daya tarik masyarakat terhadap produk yang ditawarkan secara real-time. Salah satu yang melakukan promosi melalui media online yaitu Eatboss Cafe. Promosi yang dilakukan Eatboss Cafe ialah dengan menggunakan metode daily content dan mengunggahnya di media sosial Instagram Eatboss Cafe. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui strategi media marketing instagram yang dilakukan oleh Eatboss Cafe (2) Untuk mengetahui konsep daily content instagram Eatboss Cafe (3) Untuk mengetahui mengapa menggunakan konsep daily content Instagram dalam digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif serta menggunakan pendekatan studi kasus melalui teknik observasi dan juga wawancara agar mendapatkan data yang dapat di validasi. Hasil penelitianmenunjuka bahwa strategi digital marketing yang di implementasikan oleh Eatboss Cafe Bandung melalui daily content nya dari bulan November hingga Januari memiliki tren yang cukup meningkat, meskipun peningkatannya tidak terlalu besar dari setiap bulannya, dampak dari daily content yang diunggah setiap harinya oleh instagram Eatboss Cafe Bandung.
Hubungan antara Awareness Iklan melalui YouTube dengan Minat Beli Viewers Denita Bayu Gita; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.976 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.3856

Abstract

Abstract. Along with the times, currently, there are various types of advertising in providing information about products and brands that are market to get the attention of consumers. Advertising is one of the most effective types of mass communication used for marketing. Attractiveness through advertising is an effort made by advertisers to increase the number of customers. There is one streaming application that is currently favored by the public in providing entertainment during their spare time, namely the Netflix application. The streaming application carries out a strategy in marketing by promoting through YouTube social media to attract consumers to subscribe. The purpose of this study was to determine the relationship between awareness of Netflix application advertisements and interest in buying subscription viewers in the millennial generation, to determine the relationship between trial Netflix application advertisements and purchase intentions of viewers to subscribe to the millennial generation, and to determine the relationship between Netflix application advertising reinforcement and purchase interest. viewers subscribe to the millennial generation.The quantitative method used is by using a correlational approach to test whether or not there is a relationship between the two variables. In addition, the method used in this research is a survey by distributing questionnaires through Google Forms with descriptive analysis techniques to compare existing conditions and test hypotheses. The results of this study there is a relationship between Netflix application advertisements on YouTube social media with viewer buying interest with the Spearman Correlation Test results of 0.549. Abstrak. Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini terdapat periklanan yang beragam dalam memberikan informasi mengenai produk maupun merek yang dipasarkan untuk mendapatkan perhatian dari konsumen. Iklan menjadi salah satu jenis komunikasi massa yang efektif digunakan untuk melakukan pemasaran. Daya tarik melalui periklanan menjadi usaha yang dilakukan oleh pengiklan untuk menambah jumlah pelanggan. Terdapat salah satu aplikasi streaming yang saat ini digemari oleh masyarakat dalam memberikan hiburan saat waktu senggang yaitu aplikasi Netflix. Aplikasi streaming tersebut melakukan strategi dalam pemasaran dengan melakukan promosi melalui media sosial YouTube untuk menarik minat konsumen agar berlangganan. Tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui hubungan antara awareness iklan aplikasi Netflix dengan minat beli viewers berlangganan pada generasi milenial, untuk mengetahui hubungan antara trial iklan aplikasi Netflix dengan minat beli viewers berlangganan pada generasi milenial, dan untuk mengetahui hubungan antara reinforcement iklan aplikasi Netflix dengan minat beli viewers berlangganan pada generasi milenial. Metode kuantitatif yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan korelasional untuk menguji ada atau tidaknya hubungan antara kedua variabel tersebut. Selain itu, metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu survei dengan menyebarkan kesioner melalui Google Forms dengan teknik analisis deskriptif untuk membandingkan kondisi yang ada serta menguji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara awareness iklan melalui YouTube dengan minat beli viewers dengan hasil Uji Korelasi Spearman sebesar 0,549.
Pengelolaan Konten Digital PT Assemblr Teknologi Indonesia Zahrina Ayu Azizah; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.965 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4013

Abstract

Abstract. These days, every company uses social media to inform the products or services they offer. PT Assemblr Indonesia also utilizes social media as information media and promotional media. In managing social media, PT Assemblr Teknologi Indonesia itself has stages in managing digital content on social media. Based on the problems that occurred, the author took the title “Digital Content Management of PT Assemblr Technology Indonesia". The purpose of this study was to determine the stages of digital content management carried out at PT Assemblr Teknologi Indonesia. The method used is qualitative with a case study approach. The authors used observation and documents as data collection technique. PT Assemblr Teknologi Indonesia has several stages in managing social media. The management stages include content research, setting goals and planning, implementing the plans that have been made, conducting social media monitoring, evaluation, and making monthly reports. The management of Assemblr EDU has been carried out in a systematic and structure manner. So that the work carried out in Creative Department tends to be clear and directed from every stage. Abstrak. Di jaman sekarang, setiap perusahaan menggunakan media sosial untuk menginformasikan produk atau jasa yang mereka tawarkan. PT Assemblr Indonesia juga memanfaatkan media sosial sebagai media informasi dan media promosi. Pada pengelolaan media sosial, PT Assemblr Teknologi Indonesia sendiri memiliki tahapan dalam mengelola konten digital. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, penulis mengambil judul “Pengelolaan Konten Digital PT Assemblr Teknologi Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan pengelolaan konten digital yang dilakukan di PT Assemblr Teknologi Indonesia. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis menggunakan pengamatan dan penggunaan dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Pada pengelolaan media sosial, PT Assemblr Teknologi Indonesia memiliki beberapa tahapan dalam mengelola media sosial. Tahapan pengelolaan meliputi riset konten, penetapan tujuan dan perencanaan, implementasi dari rencana yang telah dibuat, melakukan social media monitoring, evaluasi, dan membuat laporan bulanan. Pengelolaan konten digital Assemblr EDU telah dilakukan secara sistematis dan terstruktur, sehingga pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan di department creative cenderung jelas dan terarah dari setiap tahapannya.
Strategi Komunikasi Pemasaran Brand Korek.Si Melalui Tiktok pada Masa Pandemi Covid-19 Nabil Muhamad Naufal; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.052 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4293

Abstract

Abstract. Marketing Communication plays an important role for business owners, a brand can interact with consumers and potential customers. Korek.si is a local brand engaged in accessories. Korek.si also started its business through social media in 2019. Korek.si hopes to introduce its products to the public. The objectives of this study are (1) To determine the planning stages in the Marketing Communication strategy carried out by Correctional management during the covid-19 period, (2) To find out the obstacles faced by Correctional in its marketing implementation, (3) To determine the anticipation What Korek.si did in marketing its products during the covid-19 pandemic, (4) To find out why Korek.si is engaged in accessories and collections. The method chosen by researchers to conduct research on the Korek.si brand's marketing communication strategy through tik tok to increase customer interest during the Covid-19 period is a qualitative method with a case study approach. The data collection technique used in this research is through interviews, documentation and internet sources. Abstrak. Komunikasi Pemasaran memegang peranan yang penting bagi pemilik usaha, sebuah brand bisa berinteraksi dengan para konsumen dan calon konsumen. Korek.si merupakan brand lokal yang bergerak di bidang aksesori. Korek.si juga memulai bisnisnya melalui media sosial pada tahun 2019. Korek.si berharap bisa memperekenalkan produknya kepada khalayak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi Komunikasi Pemasaran yang dilakukan oleh manajemen Korek.si pada masa covid-19, (2) Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi Korek.si dalam pelaksanaan pemasarannya, (3) Untuk mengetahui antisipasi yang dilakukan Korek.si dalam memasarkan produknya pada masa pandemi covid-19, (4) Untuk mengetahui mengapa Korek.si bergerak di bidang aksesori dan koleksi. Metode yang dipilih oleh peneliti untuk melakukan penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran brand Korek.si melalui tik tok pada masa Covid-19 ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, dokumentasi dan sumber internet. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Bisnis, Korek.Si.
Pemanfaatan Konten Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Konten Interaksi Salma Salsabila Alitriyanti; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.63 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4332

Abstract

Abstract. Nah project creates Sunday Morning Rhythm content as an effort to update previous content so that followers can always interact and the planning of the interaction content has been structured and well so that it can achieve the goals to be achieved. Nah project uses this interaction content on their Instagram account is in accordace with the digital marketing communications. The theory in this research Content Marketing Theory. This research method uses constructivism paradigm, wualitative method with case study approach. Data collection techniques used are interviews and observation. Abstrak. Nah project menciptakan konten Sunday Morning Rhythm sebagai upaya dalam memperbaharui konten terdahulu agar followers dapat selalu berinteraksi serta perencanaan konten interaksi tersebut telah terstruktur dan baik sehingga dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai. Nah project memanfaatkan konten interaksi ini di akun Instagram mereka sudah sesuai dengan komunikasi pemasaran digital yang dilakukannya. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu Content Marketing. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan paradigma konstruktivisme, metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Event Salma Nurrul Fazrin; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.229 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4499

Abstract

Abstract. PT Grab Sukabumi held an event to improve and maintain Grab's online motorcycle taxi services. The event organized by Grab Sukabumi is the Grab Sukabumi Branding Event where this event is a Local Festival involving MSMEs and Grab partners. The purpose of this study is to find out the management carried out by Grab Sukabumi in carrying out marketing communication strategies through events. In this study, the method used was descriptive with qualitative data using interview, observation, and documentation data collection techniques. Based on the results of the study, Grab Sukabumi in organizing the Grab Sukabumi Branding Event has indicators obtained from an event. First, Grab Sukabumi held the event virtually or online. Secondly, Grab Sukabumi is a service that is responsible for increasing the income of MSMEs and Grab drivers. Third, intangibility, Grab in its implementation of the event made the virtual theme interesting. The four atmospheres and services, with the online event, the atmosphere received by the target will be different, but the services carried out by Grab will remain the same as events held offline. Fifth, personal interaction, personal interaction at this event can be well received between the individuals involved. This indicates that the communication carried out is successful and effective. Abstrak. PT Grab Sukabumi menyelenggarakna sebuah event untuk meningkatkan dan mempertahankan layanan ojek online mitra Grab. Event yang diselenggarakan oleh Grab Sukabumi ini yaitu Event Branding Grab Sukabumi yang dimana event ini merupakan sebuah Festival Lokal dengan melibatkan UMKM serta mitra Grab. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen yang dilakukan Grab Sukabumi dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui event. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan data kualitatif yang menggunakan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Grab Sukabumi dalam menyelenggarakan Event Branding Grab Sukabumi ini memiliki indikator yang didapat dari sebuah event. Pertama keunikan, Grab Sukabumi menyelenggarakan event tersebut melalui virtual atau online. Kedua perishability, Grab Sukabumi merupakan jasa yang bertanggung jawab untuk dapat meningkatkan pendapatan UMKM dan driver Grab. Ketiga intangibility, pihak Grab dalam pelaksaannya event tersebut membuat tema virtual dengan menarik. Keempat suasana dan pelayanan, dengan diselenggarakannya event secara online suasana yang diterima oleh target akan berbeda, tetapi pelayanan yang dilakukan oleh pihak Grab akan tetap sama seperti event yang diselenggarakan secar offline. Kelima interaksi personal, interaksi personal pada event ini dapat diterima secara baik antar individu yang terlibat. Hal ini menandakan bahwa komunikasi yang dilakukan berhasil dan efektif.
Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Meningkatkan Pengunjung Hudan Muhamad Muchlis; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5200

Abstract

Abstract. Daarus Sunnah Horse Stable is a Horse Stable that breathes Islam in the city of Bandung. Along with the rapid development of information technology, now social media has become a basic need for everyone. Therefore, to increase visitors to the horse stables, Daarus Sunnah carries out marketing activities through Instagram content. The researchers formulated the problem formulation as follows: Why does the Daarus Sunnah horse stable use Instagram social media in conveying information, what is the strategy for using social media in an effort to increase visitors and what are the obstacles faced by the Daarus Sunnah horse stable when carrying out the strategy of using social media. This study aims to answer the formulation of the problem. The research method used is a qualitative analytical descriptive method. The data sources used were primary data, namely data obtained directly from visitors to the stables of Daarus Sunnah and administrators of the stables of Daarus Sunnah through interviews and secondary data, namely through literature studies related to the object under study. Based on the research results, the conclusions obtained are that the reasons for using Instagram content include market needs, effective media and also as a means of branding. The content creation process begins with the planning, uploading, and finally evaluation stages. As for the obstacles in the process, there are no experts, no special budget for advertising costs and limited content creation equipment. Keywords: Marketing Communications, Instagram, Horses Abstrak. Istal Kuda Daarus Sunnah adalah Istal Kuda yang bernafaskan Islam di kota Bandung. Seiring dengan berkembang pesatnya teknologi Informasi sekarang media social sudah menajdi kebutuhan pokok bagi semua orang. Maka dari itu untuk meningkatkan pengunjung istal kuda Daarus Sunnah melakukan kegiatan pemasarannya melalui konten-konten Instagram. Adapun peneliti merumuskan rumusan masalah sebagai berikut: Mengapa istal kuda Daarus Sunnah menggunakan media sosial Instagram dalam menyampaikan informasi, bagaimana strategi pemanfaatan media sosial dalam upaya meningkatkan pengunjung dan bagaimana hambatan yang dihadapi istal kuda Daarus Sunnah ketika menjalankan strategi pemanfaatan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis secara kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari pengunjung istal kuda Daarus Sunnah dan Pengurus istal kuda Daarus Sunnah melalui wawancara dan data sekunder yaitu melalui studi kepustakaan yang berhubungan dengan objek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, Simpulan yang diperoleh yaitu alasan penggunaan konten Instagram diantaranya karena kebutuhan pasar, media yang efektif dan juga sebagai sarana branding. Dalam proses pembuatan kontennya dimulai dengan tahap proses perencanaan, uploading, dan terakhir evaluasi. Adapun yang menjadi kendala dalam prosesnya yaitu tidak ada tenaga ahli, tidak ada anggaran khusus untuk biaya iklan dan terbatasnya peralatan pembuatan konten.. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Instagram, Kuda
Strategi Marketing Public Relation melalui Media Online dalam Mempromosikan Produk Helipad.id Ivan Agara Ivan; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5902

Abstract

Abstract.Marketing Public Relations is a planned activity and a continuous effort to strengthen and develop goodwill and mutual understanding between an organization and the public. Helipad.id is a fashion business in the city of Bandung which was founded in 2019. Having many fashion categories, fashionable designs, and high quality makes Helipad.id a local Indonesian brand that deserves thumbs up. This study aims to look further at the product promotion strategy carried out by Helipad.id through online media as part of Marketing Public Relations (MPR). The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. The research results obtained are First, the online media used by Helipad.id are Tokopedia, Shopee, Lazada, Instagram, and Tiktok. Second, using online media to promote Helipad.id products are about strengthening brand identity and awareness. Third, the use of Helipad.id social media in the context of product promotion focuses on the Instagram application. Instagram @helipad.id uses the caption & hashtag features (#hlpd, #weirdworld, and #OOTDBarengHlpd) and uploads images/videos every day integrated with Facebook and maximizes promotional strategies (promotion-mix) on Instagram and all e-commerce owned through an advertising promotion strategy focused on online media. In addition, sales promotion strategies were also used in the form of coupons/discounts, outfit of the day (OOTD) contest prizes, as well as holding endorsements with several fashion content creators. Abstrak.Marketing Public Relation adalah suatu kegiatan yang terencana dan suatu usaha yang terus menerus untuk dapat memantapkan dan mengembangkan itikad baik (good will) dan pengertian yang timbal balik (mutual understanding) antara suatu organisasi dengan masyarakat. Helipad.id merupakan salah satu usaha fashion di Kota Bandung yang berdiri sejak tahun 2019. Mempunyai banyak kategori fashion, desain yang fashionable, serta berkualitas tinggi, menjadikan Helipad.id sebagai salah satu brand lokalIndonesia yang patut diacungi jempol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih jauh bagaimana strategi promosi produk yang dilakukan oleh Helipad.id melalui media online sebagai bagian dari Marketing Public Relations (MPR). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pedekatan penelitian studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat yaitu Pertama, media online yang digunakan oleh Helipad.id adalah Tokopedia, Shopee, Lazada, Instagram dan Tiktok. Kedua, pemanfaatan media online dalam promosi produk Helipad.id adalah untuk membangun brand identity serta brand awareness. Ketiga, pemanfaatan media sosial Helipad.id dalam rangka promosi produk berfokus pada aplikasi Instagram. Instagram @helipad.id menggunakan fitur caption & hastag (#hlpd, #weirdworld, dan #OOTDBarengHlpd) serta melakukan aktivitas upload gambar/video setiap hari yang terintegrasi dengan Facebook dan memaksimalkan strategi promosi (promotion-mix) pada Instagram serta semua e- commerce yang dimiliki melalui strategi promosi periklanan yang difokuskan pada media online. Selain itu, digunakan pula strategi promosi penjualan dalam berbentuk kupon/diskon, hadiah kontes outfit of the day (OOTD), serta mengadakan endorsement dengan beberapa content creator fashion.