Suzanna Fitriany Sitepu, Suzanna Fitriany
Departmen Of Agronomy Faculty Of Agriculture Universitas Sumatera Utara

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PERTANIAN TROPIK

Kelimpahan Serangga Penghuni Tajuk pada Pertanaman Bawang Merah Semi Organik dan Konvensional Toni Arya Dharma; Suzanna Fitriany Sitepu; Lahmuddin Lubis; Setia Sari Br. Girsang
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 5 No. 2 (2018): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.655 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v5i2.3012

Abstract

Budidaya tanaman bawang merah di Balige sudah dua tahun terakhir diusahakan oleh petani, namun beberapa kendala dihadapi petani dalam budidaya tanaman bawang, diantaranya serangan hama dan penyakit, sehingga frekuensi aplikasi pestisida dilakukan secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan keanekaragaman serangga pada lahan tanaman bawang merah asal benih pada sistem pertanian semi organik dengan konvensional di dataran tinggi, Balige, Kabupaten Tobasa. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Gurgur, Balige dan Laboratorium Hama, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2017. Penelitian ini menggunakan tiga teknik penangkapan (perangkap jarring, perangkap kuning dan pengutipan langsung) diulang sebanyak delapan kali. Hasil penelitian menunjukkan serangga yang tertangkap pada setiap tipe perangkap berbeda. Pada pertanaman semi organik nilai kerapatan relatif adalah 1397, dan pertanaman konvensional adalah 1009. Pada pertanaman semi organik nilai indeks keanekaragaman serangga Shanon-Weiner (H’) adalah 2,827 (sedang) dan nilai indeks kemerataan (E’) 0,716 (tinggi), nilai indenks dominansi (C) adalah 0,084. Pada pertanaman konvensional nilai indeks keanekaragaman serangga Shanon-Weiner (H’) adalah 2,637 (sedang) dan nilai indeks kemerataan (E’) 0,711 (tinggi), nilai indenks dominansi (C) adalah 0,105.
Biologi Fall Armyworm (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) di laboratorium Hutagalung, Rade Putra Satrio; Sitepu, Suzanna Fitriany; Marheni
Jurnal Online Pertanian Tropik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL ONLINE PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.159 KB) | DOI: 10.32734/jopt.v8i1.5584

Abstract

Spodoptera frugiperda J. E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama invasif baru yang menyebabkan kerusakan parah pada pertanaman jagung di beberapa daerah di Indonesia. S. frugiperda juga telah menyerang pertanaman jagung di Sumatera Utara berdasarkan data yang diperoleh dari Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Sumatera Utara dan pengamatan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari beberapa aspek biologi Fall Armyworm (S. frugiperda) pada tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari 2020 sampai Maret 2020 di Laboratorium Hama Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus hidup S. frugiperda berkisar antara 38-45 (41,4±1,73) hari: telur menetas setelah 2 hari, larva instar pertama 2-3 (2,75±0,44) hari, larva instar kedua 3-4 (3,80±0,41) hari, larva instar ketiga 3-4 (3,80±0,41) hari, larva instar keempat 3-4 (3,70±0,47) hari, larva instar kelima 2-3 (2,70±0,47) hari, larva instar keenam 2-3 (2,30±0,47) hari dan pupa 8-10 (8,90±0,64) hari. Umur Imago betina 9-11 (10,20±0,92) hari sedangkan umur imago jantan 9-10 (9,20±0,42) hari. Imago betina selama hidupnya dapat menghasilkan telur 1063-1902 (1468,2±255,70) butir. Perbandingan nisbah kelamin S. frugiperda jantan : betina adalah 1 : 1,25. Kata kunci : biologi, jagung, Spodoptera frugiperda