Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Literature Review Pengaruh Ekstrak Jahe terhadap Mual Muntah Pasien Kanker Paska Kemoterapi Rizka Amalia; Marwansyah Marwansyah; Endang Sri Purwati Ningsih
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 9 No 2 (2021): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v9i2.255

Abstract

Mual dan muntah paska kemoterapi merupakan efek samping yang sangat sering dirasakan oleh pasien kanker, walaupun sudah mendapatkan terapi antiemetik standar, pasien kanker kerapkali tetap merasakan mual dan muntah. Beberapa penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa khasiat jahe sebagai antiemetik memiliki pengaruh terhadap mual dan muntah pasien kanker paska kemoterapi. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe terhadap mual muntah pasien kanker paska kemoterapi. Metode skripsi ini menggunakan study literature dari berbagai jurnal dengan uji kelayakan menggunakan The Joanna Briggs Institute Critical Appraisal tools Randomized Controlled Trials dengan jumlah sampel sebanyak 11 jurnal dari database Science Direct, Ebsco, dan Pubmed. Empat dari sebelas jurnal yang diteliti menyebutkan bahwa ekstrak jahe secara signifikan memberikan pengaruh terhadap mual dan muntah paska kemoterapi, enam lainnya menyebutkan tidak ada pengaruh yang signifikan namun tiga dari enam artikel tersebut menyebutkan tingkat mual dan muntah lebih rendah pada kelompok jahe. Penggunaan dosis 1-2 g/ hari aman digunakan untuk mengatasi mual dan muntah pasien kanker paska kemoterapi dan memberikan pengaruh terhadap mual dan muntah. Serta pemberian jahe tiga hari sebelum kemoterapi mungkin telah mempersiapkan usus untuk respon anti-mual melalui 5-HT3. Peneliti berharap terapi ekstrak jahe dapat diteliti lebih mendalam lagi agar dapat menjadi terapi tambahan untuk mengatasi mual dan muntah diinduksi kemoterapi (CINV).
PEMBERDAYAAN PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM BANTUAN HIDUP DASAR PADA KASUS GAWAT DARURAT rizani, khairir; Hammad, Hammad; Sri PN, Endang; Rachmadi, Agus; Rizani, Akhmad; Marwansyah, Marwansyah; Wilutono, Nasrullah
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.613 KB) | DOI: 10.31964/jrs.v1i1.8

Abstract

In conditions where accidents and various disasters occur in the community, the people often contacted by the community are the firefighters. Empowering firefighters on basic life support in this case becomes very important due to their important role in the community. Community service methods by providing guidance and simulations to firefighters in Banjar Regency. Community service results after being assessed by all firefighters in Banjar Regency can recognize signs of heart and lung emergency and can correctly simulate CPR assistance. Building the capacity of firefighters and other community groups in Banjar Regency to provide CPR assistance is very important given that Banjar Regency is a disaster prone area.   Keywords: empowerment, BHD, firefighter
Latihan Batuk Efektif Dalam Meningkatkan Kemampuan Pengeluaran Sputum Pada Lansia Dengan Gangguan Saluran Pernapasan Marwansyah, Marwansyah; Endang Sri Purwanti Ningsih; Iswiyanti Novita
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v1i2.32

Abstract

Latar Belakang:Kodisi batuk yang tidak efektif akan berdampak pada peningkatan penggunaaan energi yang membuat pasien akan cepat merasa lelah, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan jika hal ini terus menerus dapat menyebabkan bradipnoe (penurunan frekuensi pernapasan ) hingga apnoe. Tujuan klien mendapatkan peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan dalam bidang kesehatan khususnya masalah gangguan saluran pernapasan dan tindakan latihan batuk efektif secara mandiri. Metode : pengabdian masyarakat ini menggunakan edukasi dan Simulasi. Hasil : Sebagian besar klien dapat mengetahui masalah kesehatan lansia khususnya gangguan saluran pernapasan seperti Pneumonia, Bronkitis, Asma, PPOK, TB Paru dan klien dapat mendemonstrasikan teknik batuk efektif dalam mengatasi masalah gangguan saluran napas. Saran Diharapkan sebelum diberikan latihan batuk efektif senantiasa memberikan cairan hangat peroral sebanyak 250 – 500 ml yang diminum 2 jam sebelum latihan dan efeknya dapat membantu sputum menjadi lebih encer sehingga memudahkan pengeluaran sputum saat batuk. Kata Kunci : Edukasi, Latihan Batuk Efektif , Sputum
PENGETAHUAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN ABNORMAL (FLOUR ALBUS) PADA REMAJA PUTRI Husna, Nurul; Ramie, Agustine; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i2.127

Abstract

Pendahuluan:  Keputihan merupakan salah satu masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum perempuan. Keputihan atau Flour Albus gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar perempuan. Gangguan ini merupakan masalah kedua sesudah gangguan haid. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para remaja putri. Keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan pencegahan keputihan abnormal (flour albus) pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan populasi siswi SMAN 1 Martapura sebanyak 376 orang dengan besar sampel 194 responden, dipilih secara proportional stratified random sampling dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dipresentasikan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup tentang pencegahan keputihan abnormal (Flour Albus) yaitu sebanyak 51%, pengetahuan tentang penggunaan pakaian dalam dengan kategori cukup sebanyak 74.7%, pengetahuan merawat genitalia mayoritas kategori cukup sebanyak 86.1%, pengetahuan penggunaan cairan pembersih genitalia mayoritas cukup sebesar 78.4% dan pengetahuan penggunaan pantyliner mayoritas cukup sebanyak 68%. Kesimpulan: Pengetahuan pencegahan keputihan abnormal (Flour Albus) pada remaja putri kategori cukup. Saran: penyuluhan kesehatan secara berkala terkait kesehatan reproduksi remaja dan spesifik dalam pencegahan terjadinya keputihan yang abnormal melalui kegiatan UKS (usaha kesehatan sekolah).
PENERAPAN LATIHAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN HIPERTENSI DI DESA ASTAMBUL SEBERANG KABUPATEN BANJAR Zainab, Zainab; Marwansyah, Marwansyah; Suroto, Suroto
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3572

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam Penerapan Latihan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada kelompok klien Hipertensi. Sebelumnya, dilakukan pendataan dan pemeriksaan tekanan darah. Tahap kegiatan diawali pretest tentang Slow Deep Breathing, konsep gizi dan pola makan , serta konsep CERDIK setelah itu diberikan materi dan pendampingan Latihan Slow Deep Breathing , dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab diakhiri dengan melakukan posttest sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 14,40 poin dari pre-test, dengan p-value < 0,00. Peningkatan signifikan nilai post-test menunjukkan latihan Slow Deep Breathing memberikan dampak nyata dalam mengelola hipertensi. peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap materi Gizi, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi 10,00 poin dibandingkan pre-test. Peningkatan ini secara statistik signifikan (p=0,03), Rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 16,50 poin dibandingkan pre-test, dengan p-value < 0,001 yang menunjukkan peningkatan ini sangat signifikan secara statistik untuk pengetahuan tentang konsep CERDIK
EDUKASI MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI DALAM PENANGANANAN KEGAWATDARURATAN JANTUNG PARU hammad, hammad; Rizani, Khairir; Marwansyah, Marwansyah
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Rakat Sehat: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.752 KB) | DOI: 10.31964/jrs.v2i1.12

Abstract

South Kalimantan is a watershed that has the highest number of people with cardiovascular disease in Indonesia. The community must certainly be prepared to face conditions in the event of a cardiovascular and pulmonary emergency. Community service is provided by providing health education on the concept of cardiopulmonary arrest to residents of Banjar Regency so that they can recognize signs of pulmonary heart emergency and be able to provide basic life support (BLS).. The results of the community service activities shows that the community is very enthusiastic and has the support of community leaders. It is very important to expand and involve more members of community groups in Banjar Regency so that an emergency preparedness community is formed.
Cardiopulmonary Resuscitation Capacity Building Training for High School Students in Martapura, Banjar Regency Hammad, Hammad; Rizani, Khairir; Rachmadi, Agus; SPN, Endang; Rizani, Akhmad; Marwansyah, Marwansyah; Wilotono, Nasrullah
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i1.52188

Abstract

The Banjar Regency area is prone to flooding and is one of the disaster areas that can cause casualties and stress that triggers an increase in cardiovascular disease sufferers. This condition requires community preparedness for emergencies. The purpose of this community service activity is to train partners skills in cardiopulmonary resuscitation skills to be able to help victims of cardiac or respiratory arrest. The first implementation of this community service activity is carrying out an initial test to recognize emergency signs in heart and lung attacks, then providing an introduction to the concept of heart and lung emergency through lecture methods, discussion, and sharing related to real events of cardiopulmonary arrest in the community, then the final stage is evaluation of student abilities. The target of this community service activity was 40 students who are members of the High School Youth Red Cross in Martapura City, Banjar Regency. The results of this community service activity students understand material related to cardiopulmonary resuscitation, and providing basic life support counseling has a significant effect on student knowledge. Through this activity, students are expected to be able to provide a pre-hospital cardiopulmonary resuscitation simulation, and students can disseminate information to those closest to them.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI TUGAS KESEHATAN KELUARGA TERHADAP PERAWATAN TB PARU Marwansyah, Marwansyah; Zainab; Farhat, Yasir; Annisa, Farah; Rahman, Arief; Azhima, Rizkan
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Rakat Sehat
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v4i1.95

Abstract

The Karang Intan 2 Health Center area is one of the health centers where the number of pulmonary TB sufferers is still quite high; recorded in 2022, 29 patients were found and are currently undergoing a treatment program. There were 14 new cases added from January to April 2023; this shows that the transmission of pulmonary TB in the community is still quite high even though the government continues to eradicate TB. The purpose of this community service is for families and communities to be able to carry out 5 family health tasks, including recognizing health problems about pulmonary TB, making the right decisions, carrying out treatment procedures, modifying the environment that supports healing, and using health facilities in efforts to cure pulmonary TB patients. The method is to provide education and training to families and communities about the care, treatment, and prevention of pulmonary TB and the formation of the Community TB Care Group. The results obtained showed significant changes in the ability of families and communities to carry out family and community health tasks. Increased ability to recognize pulmonary TB health problems, be able to make decisions, be able to provide care to patients, and be able to modify the environment that supports healing, and all patients have utilized the available health facilities. A TB care group was formed under the name of the TB Care Community Group (KMP TB) "Sehat Paru" in Mandiangin Barat Village. Target Partners are expected to be more proactive in finding new and old cases of pulmonary TB and can also help families to carry out treatment and participate in supervising patients to comply with taking medication regularly. Keywords: Pulmonary TB, family health tasks, care, treatment, prevention
Pengaruh Effortful Swallow Terhadap Intake Nutrisi Pada Pasien Stroke dengan Disfagia Hariati, Nida; Rizani, Akhmad; Marwansyah, Marwansyah
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 10 No 2 (2022): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v10i2.303

Abstract

Stroke dapat menyebabkan kerusakan saraf kranial terutama saraf kranial trigeminal, fasialis, glosofaringeal, vagal dan hipoglosus yang dapat berakibat disfagia. Disfagia merupakan kondisi klinis yang ditandai dengan adanya kesulitan saat menelan sehingga berisiko terjadinya malnutrisi. Effortful swallow mampu meningkatkan gerakan dasar lidah posterior dan meningkatkan kekuatan menelan sehingga dapat meningkatkan intake nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh effortful swallow terhadap intake nutrisi pada pasien disfagia. Metode penelitian eksperimental dengan rancangan Quasy Experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke di ruang saraf RSUD Ulin dan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dengan sampel 10 pasien, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan uji wilcoxon dan mann-whitney. Hasil penelitian menyatakan terdapat pengaruh effortful swallow terhadap intake nutrisi pada pasien stroke dengan disfagia di ruang saraf RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dengan hasil uji mann-whitney nilai p= 0,008 (a = 0,05). Rumah sakit perlu menjadikan latihan effortful swallow sebagai intervensi keperawatan pada pasien yang mengalami disfagia dalam upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi serta memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga.