Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN R. Gosyen C. H; Tavi Supriana; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.01 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh modal kerja, pengalaman, jumlah tenaga kerja dan harga jual terhadap pendapatan nelayan, mengetahui progam-program peningkatan pendapatan yang dilakukan pemerintah di daerah penelitian, mengetahui perbandingan pendapatan nelayan yang tidak mendapat program bantuan pemerintah dengan nelayan yang mendapat program bantuan pemerintah. Daerah penelitian ditentukan secara purposive random sampling yaitu di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Penarikan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling, yaitu sampel diambil sebanyak 50 sampel, yang terdiri atas 40 sampel yang tidak dapat program dan 10 sampel yang dapat program. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji beda rata-rata independent sample t test, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal dan pengalaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, sedangkan variabel tenaga kerja dan harga jual tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan. Rata-rata pendapatan untuk nelayan yang mendapat program bantuan pemerintah adalah 26123.50 dan untuk nelayan yang tidak mendapat program bantuan pemerintah adalah 22671.50, artinya bahwa rata-rata pendapatan nelayan yang mendapat program bantuan pemerintah lebih tinggi daripada rata-rata pendapatan nelayan yang tidak mendapat program bantuan pemerintah. Kata kunci : Modal, pendapatan nelayan, program, Desa Jaring Halus
KELAYAKAN DAN ANALISIS USAHATANI JERUK SIAM (Citrus Nobilis Lour Var. Microcarpa Hassk) BARU MENGHASILKAN DAN SUDAH LAMA MENGHASILKAN (Studi Kasus : Desa Kubu Simbelang, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo) Melki Prandoa; Meneth Ginting; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan usahatani jeruk siam 5 tahun terakhir di daerah penelitian, untuk mengetahui perbedaan karakteristik petani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan di daerah penelitian, untuk mengetahui perbandingan pengaruh input terhadap output antara  usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan di daerah penelitian, untuk mengetahui perbandingan pendapatan antara usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan di daerah penelitian, untuk menganalisis perbandingan tingkat kelayakan usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan sudah lama menghasilkan di daerah penelitian. Metode penelitian pengambilan sampel yang digunakan adalah metode stratified random sampling dengan  jumlah sampel sebayak 60 petani. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis usahatani, analisis regresi linier berganda, metode analisis uji beda rata-rata, dan metode analisis kelayakan IRR (Internal Rate of Return), B/C (Benefit Cost Ratio), NPV (Net Present Value). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Produksi jeruk siam di Desa Kubusimbelang mulai tahun 2010 – 2013 mengalami penurunan yang signifikan. (2) Terdapat perbedaan karakteristik antara petani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan yaitu pada umur petani dan pengalaman usahatani. (3) Terdapat perbedaan pengaruh input terhadap output antara usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan. (4) Terdapat perbedaan pendapatan antara petani usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan. (5) Usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan layak untuk diusahakan. Kata Kunci : Analisis usahatani jeruk siam, jeruk siam baru menghasilkan dan  sudah lama menghasilkan, kelayakan (IRR,NPV,B/C)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN TELUR AYAM RAS (Studi Kasus : Pasar Petisah, Kecamatan Medan Petisah) Surya A Sitorus; Hasman Hasyim; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.155 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan teluar ayam ras di pasar tradisional Petisah di tingkat konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) atau metode kuadrat terkecil dengan alat bantu SPSS 16.0. Pengambilan sample konsumen dan pedagang dilakukan secara Accidental Sampling dengan besar sample konsumen adalah 30 orang dan besar sample pedagang adalah 5 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari sisi permintaan, variable harga telur ayam ras, pendapatan rata-rata keluarga/bulan, jumlah tanggungan, dan harga tempe secara serempak berpengaruh nyata terhadap permintaan telur ayam ras di pasar tradisional Petisah, Kota Medan. Secara parsial variabel harga telur ayam ras, jumlah tanggungan dan harga tempe berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan telur ayam ras, sedangkan variabel pendapatan rata-rata keluarga/bulan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan telur ayam ras di pasar tradisional Petisah, Kota medan di tingkat konsumen. Dari sisi penawaran, variabel harga beli pedagang, biaya produksi, dan keuntungan secara serempak berpengaruh nyata terhadap jumlah penawaran telur ayam ras di pasar tradisional petisah, Kota Medan. Secara parsial, variabel biaya pemasaran dan keuntungan berpengaruh nyata terhadap jumlah penawaran telur ayam ras di pasar tradisional petisah, Kota medan. Secara parsial, variabel harga beli pedagang tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah penawaran telur ayam ras di pasar tradisional petisah, Kota Medan. Kata Kunci    : permintaan, penawaran, telur ayam ras, harga
SIKAP PETANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN PESTISIDA DAN PUPUK PADA TANAMAN SAYURAN KUBIS (Brassica oleracea) DI KABUPATEN KARO Putri Filza Hidayat; Tavi Supriana; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui aplikasi pestisida dan pupuk sesuai standar atau tidak, untuk mengetahui sikap petani terhadap penggunaan pestisida dan pupuk, untuk menganalisis pengaruh faktor luas lahan lama pendidikan  dan lama berusahatani terhadap penggunaan pestisida dan pupuk dan untuk mengetahui upaya petani menanggulangi penggunaan pestisida dan pupuk  pada tanaman sayuran Kubis (Brassica oleracea) di Kabupaten Karo. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan besar sampel yaitu 90 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode skala Likert dan metode Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Aplikasi pestisida dan pupuk yang tidak sesuai standar 65,55 % petani dan yang sesuai standar 34,44 % petani; 47,77 % petani memiliki sikap positif dan 52,22 % petani memiliki sikap negatif  pada penggunaan pestisida. 38,88 % petani memiliki sikap positif dan 61,11 % petani memiliki sikap negatif pada penggunaan pupuk; Secara serempak faktor luas lahan, lama berusahatani dan lama pendidikan berpengaruh nyata terhadap penggunaan pestisida dan pupuk. Secara parsial lama pendidikan berpengaruh nyata pada penggunaan pestisida dan  luas lahan berpengaruh nyata pada penggunaan pupuk; 27,77 % petani sudah melakukan upaya penggunaan pestisida dan pupuk dengan menggantikan bahan kimia ke bahan organik.   Kata Kunci : Pestisida, pupuk, sayuran dan sikap
PERANAN KELOMPOK TANI TERHADAP KEGIATAN USAHATANI PADI SAWAH Febri Al Rasyid; Hasman Hasyim; HM. Mozart B. Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi bagaimana peran kelompok tani terhadap kegiatan usahatani padi sawah melalui motivasi petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani, bagaimana respon petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani dan bagaimana persepsi petani tentang manfaat gotong royong antar petani dalam menjalankan kegiatan usahatani padi sawah serta untuk mengetahui masaalah-masalah yang di hadapi anggota kelompok tani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani dan dalam berusaha tani padi sawah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis skala likert, metode deskriptif dan metode skoring. Produksi usahatani padi sawah di desa Pasar Rawa relatif konsisten selama 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2010 samapi 2014. Motivasi petani dalam Mengikuti Kegiatan Kelompok Tani tinggi, 86 % petani menyatakan bahwa kelompok tani berperan dalam memotivasi petani untuk menjalankan kegiatan usahatani padi sawah melalui kegiatan-kegiatan kelompok tani. Respon petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani adalah positif, karena petani selalu bersemangat dalam mengikuti kegiatan kelompok tani, dan kegiatan kelompok tani merupakan kegiatan yang di tunggu oleh anggota kelompok tani setiap tahunnya. Dan persepsi petani tentang gotong royong antar anggota kelompok tani dalam menjalankan kegiatan usahatani padi sawah adalah negatif, karena petani beranggapan bahwa gotong royong tidak bermanfaat dalam menjalankan kegiatan usahatani padi sawah.   Kata Kunci : Peranan, Kelompok Tani, Motivasi, Respon, Persepsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN MINYAK GORENG CURAH DAN KEMASAN DI PASAR TRADISIONAL Siti Puspa Indah; Meneth Ginting; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan konsumsi minyak goreng 5 tahun terakhir di Provinsi Sumatera Utara, untuk menganalisis perbedaan antara  umur, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan dan harga minyak goreng jenis curah dengan kemasan, untuk menganalisis pengaruh umur, pendidikan, harga minyak goreng, pendapatan dan jumlah tanggungan terhadap konsumsi minyak goreng curah dengan konsumsi minyak goreng kemasan, untuk mengetahui perbedaan pengaruh umur, pendidikan, harga minyak goreng, pendapatan dan jumlah tanggungan terhadap konsumsi minyak goreng curah dengan konsumsi minyak goreng kemasan, untuk mengetahui alasan konsumen membeli minyak goreng jenis curah dengan kemasan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif, Uji Independen Sampel T Test, Regresi Linear Berganda, , Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perkembangan konsumsi minyak goreng di Provinsi Sumatera Utara cenderung meningkat; ada perbedaan yang nyata antara pendidikan, pendapatan dan harga minyak goreng konsumen minyak goreng curah dan kemasan; umur, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan dan harga minyak goreng secara serempak berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi minyak goreng curah maupun kemasan. Pendapatan dan jumlah tanggungan secara parsial berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi minyak goreng curah maupun kemasan; tidak ada perbedaan pengaruh yang nyata antara konsumen minyak goreng curah dengan kemasan; alasan utama konsumen membeli minyak goreng curah karena kebutuhan sehari-hari, harga dan sesuai dengan pendapatan, sedangkan konsumen membeli minyak goreng kemasan karena kebutuhan sehari-hari, kualitasnya dan sesuai dengan pendapatan.   Kata Kunci :    Minyak Goreng Curah, Minyak Goreng Kemasan, Analisis Regresi Linear Berganda
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP JUMLAH SAYUR- MAYURYANG DIJUAL (KENTANG, BROKOLI, SAWI) STUDI KASUS: DESA JERAYA, KECAMATAN SIMPANG EMPAT, KABUPATEN KARO Putri Septianika H; Luhut Sihombing; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap produktivitas sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) di lokasi penelitian sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung, untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap jumlah sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) yang dijual di lokasi penelitian sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung, untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap pendapatan sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) di lokasi penelitian sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung. Metode penelitian pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, dengan besar sampel yaitu 60 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis usahatani dan metode analisis komparasi yaitu Uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produktivitas sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) mengalami penurunan saat sesudah erupsi Gunung Sinabung, Jumlah sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) yang dijual mengalami penurunan saat sesudah erupsi Gunung Sinabung, Pendapatan sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) mengalami penurunan saat sesudah erupsi Gunung Sinabung. Kata Kunci: Erupsi Gunung Sinabung, Penjualan, Sayur- Mayur
PERANAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Andrew Yousef Silaban; Hasman Hasyim; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Andrew Yousef Silaban dengan judul skripsi Peranan Penyuluh Pertanian Terhadap Pengembangan Kelompok Tani. Studi Kasus : Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang dibimbing oleh bapak Dr. Ir. H. Hasman Hasyim, M.Si sebagai ketua komisi pembimbing dan bapak Ir. Sinar Indra Kusuma Ginting, M.Si sebagai anggota komisi pembimbing.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tingkat produksi padi sawah 5 tahun terakhir Di Desa percut, untuk menganalisis sikap anggota kelompok tani terhadap peran penyuluh pertanian di dalam meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan, dan untuk menganalisis sikap anggota kelompok tani terhadap program yang disampaikan penyuluh pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis skala likert dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produksi padi sawah di Desa Percut ini naik turun setiap tahunnya ini, sikap anggota kelompok tani terhadap peranan penyuluh dalam meningkatkan produksi usahatani di daerah penelitian adalah positif, sikap anggota kelompok tani terhadap peranan penyuluh dalam meningkatkan pendapatan usahatani di daerah penelitian adalah positif, sikap anggota kelompok tani terhadap peranan penyuluh dalam meningkatkan kesejahteraan di daerah penelitian adalah negatif, dan sikap anggota kelompok tani terhadap penyuluhan pertanian di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini adalah positif. Kata Kunci : Peranan, Kelompok Tani, Penyuluh Pertanian, Program Penyuluhan.
HUBUNGAN PROGRAM PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) DENGAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA PERCUT,KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG Harry Christian Purba; Hasman Hasyim; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Harry Christian Purba (100304075) dengan judul skripsi Hubungan Program Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dengan Produksi dan Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang dibimbing oleh bapak Dr.Ir.Hasman Hasyim, M.Si sebagai ketua komisi pembimbing dan ibu Emalisa,SP,M.Si sebagai anggota komisi pembimbing. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan tanaman terpadu di daerah penelitian, untuk menganalisis hubungan penerapan program pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan produksi padi sawah di daerah penelitian, untuk menganalisis hubungan penerapan program pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah metode skoring dan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang berhasil artinya terdapat hubungan yang signifikan dan nyata antara Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dengan produksi dan pendapatan  padi sawah.   Kata Kunci :  Padi Sawah, Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Produksi, Pendapatan.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Studi Kasus : Petani Padi Sawah, Kecmatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan) Timoteus Jonathan P; Lily Fauzia; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Timoteus Jonathan P (100304089/Sep - Agribisnis), dengan judul “Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Sawah”, studi kasus Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, yang dilakukan pada tahun 2015. Penelitian ini dibawah bimbingan Ir. Lily Fauzia, M.Si selaku Ketua Komisi Pembimbing Dan Dr.Ir.H. Hasman Hasyim, M.Si sebagai anggota Komisi Pembimbing. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian, untuk mengetahui faktor luas lahan, biaya produksi, dan harga gabah kering panen (GKP) mempengaruhi pendapatan petani padi sawah, Program apa saja yang telah di lakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan usahatani padi sawah, dan Masalah apa saja yang dihadapi petani padi sawah dalam meningkatkan pendapatan petani, serta bagaimana petani menghadapi masalah yang ada.Penentuan daerah penelitian di tentukan dengan purposive, dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu daerah sentra produksi padi sawah di Kabupaten Asahan dan penarikan jumlah sample dengan stratified random samplingdengan jumlah sample 30 petani. Penentuan pengambilan sample dengan cara proportional random sampling, adapun jumlah sample  petani dengan luas lahan ≥ 1 Ha sebanyak 10 petani dan dengan luas lahan < 1 Ha sebanyak 20 petani . Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan membagikan kuesioner ke setiap petani padi sawah dan analisis regresi linier berganda.dengan menggunakan spss 16. Hasil dari penelitian ialah pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian sebesar Rp. 23.864.094,00 per Ha per musim tanam. Faktor  luas lahan, biaya produksi dan harga gabah secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi sawah dan secara parsial pengaruh luas lahan, biaya produksi, dan harga gabah ialah luas lahan, harga gabah, biaya produksi berpengaruh terhadap pendapatan petani.Program pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian ialah sekolah lapang yang diberikan  kepada petani, program ini dibuat pemerintah kepada petani. Sekolah lapang ini biasanya dibawakan oleh seorang penyuluh kepada petani Padi Sawah di kecamatan Rawang Panca Arga.Masalah yang sering dihadapi oleh petani di daerah penelitian ialah hama dan penyakit pada usahataninya. Jenis hama dan penyakit yang sering dihadapi petani dalam usahataninya ialah hama tikus, wereng dan hama putih palsu.Untuk mengatasi masalah petani memperkecil pematang sawah, memberikan herbisida dan insektisida untuk mencegah pekembangan dan pertumbuhan hama dan gulma.   Kata Kunci : Biaya Prduksi, Luas Lahan, Harga Gabah, Dan Pendapatan