Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS USAHATANI SEMANGKA (Studi Kasus: Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai) Zefri Firmansyah; Hasman Hasyim; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat produksi semangka, untuk menghitung biaya produksi pada usahatani semangka, untuk menganalisis pendapatan petani semangka, dan untuk menganalisis kelayakan usahatani semangka .Metode analisis yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis kelayakan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Rata-rata produksi semangka di daerah penelitian sebesar 19.088,13 kg/petani atau 18.007,67 kg/ha. Rata-rata biaya produksi usahatani semangka di daerah penelitian sebesar Rp 19.381.996,88/petani atau  Rp 18.284.902,71/ha.Rata-rata pendapatan petani semangka di daerah penelitian sebesar Rp 27.462.265,62/petani atau Rp 25.908.088,33/ha. Usahatani semangka di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan nilai r/c ratio sebesar 2,33, produktivitas tenaga kerja  lebih besar dari tingkat upah yang berlaku, produksi rata-rata lebih besar dari BEP volume produksi (8.199,68 kg), dan harga jual rata-rata lebih besar dari BEP harga. Kata Kunci:    Semangka, Produksi, Biaya, Pendapatan, Produktivitas Tenaga Kerja
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP EKSPOR KUBIS DAN KENTANG DI KABUPATEN KARO Citra Paraditha; Satia Negara Lubis; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.647 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap luas panen, produktivitas, produksi, kuantitas ekspor dan kualitas ekspor kubis dan kentang di Kabupaten Karo.Metode analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah uji beda rata-rata berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95 % dan metode deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen kubis sesudah erupsi menurun 2,5% dan luas panen kentang sesudah erupsi meningkat 3,8%. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata luas panen kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Produksi kubis sesudah erupsi menurun 20,10% dan produksi kentang sesudah erupsi meningkat 10,32 %. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata produksi kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Produktivitas kubis sesudah erupsi menurun 17,10% dan produktivitas kentang sesudah erupsi meningkat 6,98%. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata produktivitas kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Kuantitas ekspor kubis sesudah erupsi menurun 4,82% dan kuantitas ekspor kentang sesudah erupsi meningkat 6,9%. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata kuantitas ekspor kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Selanjutnya bahwa erupsi Gunung Sinabung menyebabkan perubahan kualitas ekspor kubis tetapi tidak terlalu berpengaruh pada kualitas ekspor komoditi kentang. Kata kunci : Erupsi gunung, produksi, kualitas ekspor.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN PETANI SEBELUM DAN SESUDAH BERALIH KEKOMODITI KELAPA SAWIT (Kasus : Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang) Muhammad ilham; Hasman Hasyim; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui alasan petani karet memutuskan beralih komoditi ke tanaman kelapa sawit, mengetahui pendapatan petani sebelum dan sesudah beralih  komoditi ke kelapa sawit,  menganalisis perbandingan pendapatan petani sebelum dan sesudah beralih komoditi kelapa sawit. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, metode analisis pendapatan, dan metode analisis Uji Beda Rata – Rata Sampel Independen (Independent Sample T-test) dengan alat bantu SPSS 16.Hasil Penelitian di Desa Ujung Rambe menunjukkan bahwa alasan petani melakukan alih komoditi yang terbesar dari aspek ekonomis yaitu biaya produksi, dari aspek lingkungan yaitu keadaan cuaca, dan dari aspek teknis yaitu teknik budidaya; Tingkat pendapatan petani sebelum beralih komoditi lebih besar dari pada sesudah beralih komoditi; Ada perbedaan nyata dan signifikan pendapatan petani sebelum dan sesudah beralih komoditi di Desa Ujung Rambe Kecamatan Bangun Purba. Kata Kunci: Pendapatan, Komparatif, Karet, Kelapa Sawit
KONTRIBUSI PENDAPATAN TENAGA KERJA WANITA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA TANI PADI SAWAH (Oryza sativa L. ) (Kasus : Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai) Asriyani Asriyani; Lily Fauzia; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.834 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan tenaga kerja wanitadalam usahatani padi sawah di daerah penelitian, untuk menganalisis besarcurahan tenaga kerja wanita dalam usahatani padi sawah di daerah penelitian,untuk menganalisis besar pendapatan keluarga tani padi sawah di daerahpenelitian, dan untuk menganalisis kontribusi pendapatan tenaga kerja wanitaterhadap pendapatan keluarga tani padi sawah di daerah penelitian.Metodepenelitian yang digunakan dalam metode analisis data adalah metode deskriptifdengan menggunakan metode tabulasi sederhana.Hasil penelitian diperolehperanan tenaga kerja wanita di Desa Melati II pada kegiatan usahatani padisawah/musim tanam yaitu pada tahapan kegiatan penyemaian, penanaman,penyiangan, penyulaman/penyisipan, dan pengeringan. Selain itu tenaga kerjawanita juga berperan sebagai buruh upahan harian di lahan orang lain pada tahapan kegiatan penanaman, penyiangan, dan penyulaman/penyisipan. Di Desa Melati II dalam usahatani padi sawah besar curahan tenaga kerja wanita lebih besar dari pada curahan tenaga kerja pria. Pendapatan keluarga tani padi sawah di Desa Melati II lebih besar dari Upah Minimum Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2015. Kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap total pendapatan keluarga tani padi sawah di Desa Melati II adalah kecil (< 50%).Kata Kunci : Curahan Tenaga Kerja Wanita, Pendapatan Tenaga KerjaWanita, Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita.
PENGARUH BANTUAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH SELATAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI PALA (Studi Kasus: Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan) Febri Ramadhan; Hasman Hasyim; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.137 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan produksi pala diKecamatan Tapaktuan, menganalisis komparasi rata-rata pendapatan petani palasebelum dan sesudah adanya bantuan pemerintah, menganalisis pengaruh bantuanpemerintah kabupaten terhadap pendapatan petani pala, menganalisis pengaruhkarakteristik sosial ekonomi terhadap jumlah bantuan Pemerintah KabupatenAceh Selatan, untuk mengetahui apa saja masalah yang dihadapi petani paladalam penerimaan bantuan pemerintah, dan untuk mengetahui apa saja upayapetani pala dalam mengatasi permasalahan mengenai penerimaan bantuanpemerintah yang dihadapinya. Metode analisis yang digunakan adalah metodeanalisis deskriptif, uji paired sample t-test dan metode Ordinary Least Square(OLS) dengan menggunakan regresi linier berganda. Dari hasil penelitiandiperoleh produksi pala mengalami peningkatan sebesar 50,3 %. Terdapatkomparasi rata-rata pendapatan petani pala sebelum dan sesudah adanya bantuan pemerintah. Secara serempak maupun secara parsial bantuan pemerintah berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan petani pala. Dari keseluruhan variabel bebas karakteristik sosial ekonomi secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah bantuan pemerintah. Secara parsial hanya variabel pendidikan yang berpengaruh nyata terhadap jumlah bantuan pemerintah.Kata Kunci: Sosial Ekonomi, Bantuan, Pendapatan.
ANALISIS PERMINTAAN AYAM BUKAN RAS (BURAS) DI PROVINSI SUMATERA UTARA Sri Fajar Ayu; M. Mozart B. Darus; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.934 KB)

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya banyak menderita anemia (kekurangan zat besi), terutama terjadi pada anak-anak. Hal ini dikarenakan kurangnya mengkonsumsi daging berikut olahannya. Berkaitan dengan kasus anemia, dari sekian jenis daging, kandungan gizi terbaik salah satunya ada pada daging ayam kampung. Ayam buras (bukan ras) merupakan suatu istilah yang diberikan pada jenis-jenis ayam lokal asli Indonesia. Istilah tersebut baru muncul sekitar tahun delapan puluhan. Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui perbandingan antara produksi dan permintaan ayam buras (bukan ras) tahun 2004-2014 di Provinsi Sumatera Utara. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ayam buras (bukan ras) di Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah (1) metode deskriptif dan (2) metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) Perbandingan produksi dan permintaan ayam buras, pada tahun 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, dan 2010 permintaan lebih besar dibanding produksi ayam buras di Provinsi Sumatera Utara. Pada tahun 2011, 2012, 2013, dan 2014 produksi lebih besar dibanding permintaan ayam buras di Provinsi Sumatera Utara, (2) Variabel produksi ayam buras, harga ayam buras, harga ayam ras dan jumlah konsumsi protein di Sumatera Utara secara serempak berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan ayam buras di Provinsi Sumatera Utara, secara parsial hanya variabel produksi yang berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam buras, sedangkan variabel harga ayam buras, harga ayam ras dan jumlah konsumsi protein tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan ayam buras di Provinsi Sumatera Utara. Kata kunci: Ayam Buras (Bukan Ras), Permintaan, Produksi, Harga, dan Konsumsi Protein
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI KARYAWAN PTPN IV TINJOWAN DAN SIKAP MEREKA TERHADAP MANAJEMEN YANG BERLAKU (Studi Kasus : Desa Tinjowan, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun) Kevin E Manurung; Hasman Hasyim; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.915 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik sosial ekonomikaryawan perkebunan PTPN IV Tinjowan terhadap manajemen yang berlaku.Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode regresi linearberganda dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Karakteristiksosial ekonomi karyawan PTPN IV Tinjowan bervariasi; Pendidikan, lamabekerja dan jumlah tanggungan keluarga karyawan berpengaruh signifikanterhadap sikap karyawan di PTPN IV Tinjowan Kecamatan Ujung PadangKabupaten Simalungun, dimana pendidikan dan lama bekerja berpengaruh secarapositif terhadap sikap karyawan sedangkan jumlah tanggungan keluargaberpengaruh secara negatif. Usia dan pendapatan utama tidak berpengaruhsignifikan terhadap sikap karyawan.Kata Kunci: Karakteristik sosial ekonomi, sikap, manajemen
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 2:1 PADA PADI SAWAH (Oryza sativa L.) (Studi kasus : Desa Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai) Dicky Hermanto; Hasman Hasyim; HM Mozard B Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April tahun 2017 yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan untuk mengetahui apakah ada masalah-masalah dalam sistem jajar legowo 2:1 serta bagaimana upaya mengatasi masalah-masalah tersebut. Metode penelitian dalam menentukan lokasi penelitian secara Purposive. Pengambilan sampel menggunakan metode sensus yaitu mengambil semua sampel yang ada di daerah penelitian dengan jumlah sampel yaitu 32 petani yang menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1. Metode analisis yang digunakan adalah metode Regresi Linear Berganda dengan teknik estimasi Ordinary Least Square (OLS) dan metode deskriptif. Hasil Penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah faktor-faktor (luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja) secara serempak berpengaruh terhadap produksi. Faktor-faktor (luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja) secara serempak berpengaruh terhadap pendapatan. Karakteristik petani (umur, lama pendidikan, lama berusahatani, jumlah tanggungan, dan luas lahan) secara serempak berpengaruh terhadap produksi. Karakteristik petani (umur, lama pendidikan, lama berusahatani, jumlah tanggungan, dan luas lahan) secara serempak berpengaruh terhadap pendapatan.  Adapun masalah-masalah yang terdapat pada sistem tanam jajar legowo 2:1 yaitu sulitnya mencari kelompok tanam sistem tanam jajar legowo 2:1, mahalnya biaya tanam sistem tanam jajar legowo 2:1 dan sumber pengairan dengan irigasi non teknis. Kata Kunci : Produksi, Pendapatan, Sistem Tanam, Karakteristik Petani
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMBELI DAGING AYAM RAS DI PASAR TRADISIONAL DAN MODEREN DI KOTA MEDAN (Studi Kasus Pasar Tradisional Pringgan dan Pasar Moderen Brastagi Supermarket) Yoga Muhammad Phalovey; Iskandarini Iskandarini; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik sosial ekonomi yaitu umur, pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan, dan jarak ke lokasi pasar terhadap jumlah membeli daging ayam ras di pasar tradisional dan pasar moderen di Kota Medan, menganalisis pengaruh atribut kesegaran, kebersihan, pelayanan, sertifikasi, dan kemasan terhadap jumlah membeli daging ayam ras di pasar tradisional dan pasar moderen di Kota Medan, dan untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan faktor atribut kesegaran, kebersihan, pelayanan, sertifikasi, dan kemasan di pasar tradisional dan pasar moderen Kota Medan.   Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda dan uji beda rata-rata menggunakan alat bantu SPSS 16. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan metode accidental sampling dengan jumlah sampel 60 konsumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai April tahun 2017.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada pasar tradisional, karakteristik sosial ekonomi secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah jumlah membeli daging ayam ras. Secara parsial variabel jumlah tanggungan, pendapatan, dan jarak ke lokasi pasar berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli daging ayam ras.Pada pasar moderen Brastagi Supermarket, karakteristik sosial ekonomi secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah jumlah membeli daging ayam ras. Secara parsial variabel umur, jumlah tanggungan dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli daging ayam ras. Pada pasar tradisional Pringgan, dari keseluruhan variabel bebas faktor atribut secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah jumlah membeli daging ayam ras. Secara parsial variabel kesegaran dan kebersihan berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli daging ayam ras. Pada pasar moderen Brastagi Supermarket, faktor atribut secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah jumlah membeli daging ayam ras. Secara parsial variabel kesegaran, sertifikasi, dan kemasan berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli daging ayam ras. Faktor atribut (memiliki perbedaan antara pasar tradisional Pringgan dan Pasar moderen Brastagi Supermarket. Kata Kunci: Karakteristik Sosial Ekonomi, Atribut, Perilaku Konsumen, Daging Ayam Ras
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA BIBIT IKAN LELE (Clarias Gariepinus) (Studi Kasus : Desa Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun) Dewanti Budi Utami; Lily Fauzia; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Dewanti Budi Utami (130304015) dengan judul skripsi Analisis Kelayakan Finansial Budidaya Bibit Ikan Lele (Clarias gariepinus) di Desa Wonorejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun . Dibimbing oleh Ibu Ir. Lily Fauziah,M.Si dan Bapak Dr.Ir. Hasman Hasyim, M.Si.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem budidaya bibit ikan lele, menganalisis kelayakan finansial budidaya bibit ikan lele, pendapatan yang diperoleh petani dari budidaya bibit ikan lele dan adakah pengaruh karakteristik sosial ekonomi (umur, pendidikan, lamanya budidaya ikan lele, jumlah tanggungan dan luas kolam) terhadap pendapatan petani di Desa Wonorejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.   Penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja). Penentuan jenis sampel dengan metode Sensus sebanyak 30 sampel. Masing-masing petani yang menjadi sampel adalah petani budidaya bibit ikan lele dari proses pemijahan sampai pemanenan dengan umur bibit lele 40 hari. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, analisis pendapatan, analisis kelayakan, Regresi linear berganda.   Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem budidaya bibit ikan lele dimulai dari pemilihan induk, pemijahan, penyortiran, pemberian pakan dan pemanenan untuk hasil penjualan bibit ikan lele R/C >1 menunjukan bahwa usahatani layak dikembangkan dengan pendapatan yang tergolong besar karena diatas UMK. secara parsial karakteristik sosial ekonomi (pendidikan, lamanya budidaya, jumlah tanggungan dan luas kolam) berpengaruh terhadap pendapatan petani namun secara serentak semua karakteristik sosial ekonomi (umur, pendidikan, lamanya budidaya bibit ikan lele, jumlah tanggungan dan luas kolam) berpengaruh terhadap pendapatan petani.     Kata Kunci : Kelayakan finansial, Pendapatan, Budidaya Bibit Ikan Lele