Articles
Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran dengan Pendekatan Open-ended Berdasarkan Disposisi Matematis Siswa
Zulhendri Zulhendri;
Ramon Muhandaz
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.494 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v3i4.10518
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran open-ended dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional berdasarkan disposisi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain factorial eksperimental. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 3 Tambang Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling, yaitu siswa kelas VIII.2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII.3 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kegiatan siswa dan guru, lembar angket disposisi matematis dan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji anova dua arah. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan open-ended dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan open-ended dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional jika berdasarkan disposisi matematis tinggi, sedang dan rendah, 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi penerapan pendekatan open-ended dan disposisi matematis siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Pendekatan open-ended dapat menjadi alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah. Disposisi matematis siswa perlu ditingkatkan guna mendukung keberhasilan belajar matematika siswa.
Pengaruh Penerapan Strategi Metakognitif Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Pekanbaru
Septiani Putri Lestari;
Ramon Muhandaz;
Risnawati Risnawati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (6365.569 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v2i2.7504
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kemampuan komunikasi matematis dan pencapaiannya yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi metakognitif terhadap kemampuan komunikasi matematis berdasarkan kemandirian belajar siswa sekolah menengah pertama Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan desain NonequivalentPostest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 13 Pekanbaru dengan sampel penelitian kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-8 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis, angket kemandirian belajar dan lembar observasi. Berdasarkan hasil uji-t menunjukan terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi metakognitif dengan siswa yang mengikuti tanpa strategi metakognitif.Berdasarkan hasil uji Anova Dua Arah dapat disimpulkan terdapatperbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah serta tidak terdapat interaksi antara strategi metakognitif dengan kemandirian belajar dalam mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Metakognitif terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMP/MTs
A. Asmawati;
R. Risnawati;
Ramon Muhandaz
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (898.7 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v2i3.7813
Kemampuan koneksi matematis merupakan kemampuan pembelajaran matematika yang harus dimiliki oleh siswa. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran metakognitif terhadap kemampuan koneksi matematis berdasarkan kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental dengan desain The Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di MTsN 1 Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.7 sebagai kelas eksperimen dan VII.8 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini berupa tes kemampuan koneksi matematis, angket kemandirian belajar dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk hipotesis 1 adalah uji-t sedangkan untuk hipotesis 2 dan 3 menggunakan anova dua arah. Hasil analisis data dengan menggunakan uji-t menunjukkan nilai sehingga disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran metakognitif dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan strategi pembelajaran metakognitif. Kemampuan koneksi matematis siswa di kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, dimana nilai rata-rata kelas eksperimen adalah dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah Hasil analisis data menggunakan anova dua arah menunjukkan sehingga disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah dan menunjukkan sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemandirian belajar siswa dalam mempengaruhi kemampuan koneksi matematis siswa. Hasil tersebut mengidentifikasi bahwa strategi pembelajaran metakognitif mempengaruhi kemampuan koneksi matematis. Hasil penelitian ini dapat digunakan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, khususnya kemampuan koneksi matematis.
Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMK Pekanbaru
Ramon Muhandaz;
Ovi Trisnawita;
R. Risnawati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (771.048 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v1i2.6552
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Course Review Horayterhadap kemampuan pemahaman konsep matematis berdasarkan kemandirian belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pekanbaru. Model pembelajaran Course Review Horaydipilih karena model tersebut membantu siswa untuk memahami konsep dengan baik melalui diskusi kelompok. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimendan desain yang digunakan adalah Faktorial Eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X TKJ sebagai kelas eksperimen dan kelas X TSM sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket untuk mengukur kemandirian belajar siswa. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji tes untuk semua hipotesis. Berdasarkan uji tes yang dilakukan untuk hipotesis 1, 2 dan 3 diperoleh hitung tabel, artinya diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen yang belajar dengan menggunakan model Course Review Horay dengan kelas kontrol yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan rata-rata skor pada kelas eksperimen lebih baik dari rata-rata skor kelas kontrol. Sedangkan untuk hipotesis 4 diperoleh hitung tabel, artinya ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara kelas eksperimen yang belajar dengan menggunakan model Course Review Horay dengan kelas kontrol yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan rata-rata skor sama untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini dapat digunakan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Masalah Kontekstual Pada Materi Himpunan untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama
Sunarsih Puji Lestari;
Hayatun Nufus;
Ramon Muhandaz
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.474
Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil survei menunjukkan bahwa pengembangan multmedia interaktif sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi siswa sehingga siswa mampu menyelesaikan masalah matematis masih jarang ada di sekolah. Penelitian juga bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif yang valid, praktis, dan efektif dalam memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMP Juara Pekanbaru pada semester ganjil tahun ajaran 2019-2020. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik angket dan teknik tes dengan instrumen berupa angket validasi, angket praktikalitas dan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif (untuk uji validitas dan reliabilitas) dan statistik inferensial (untuk uji efektifitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran yang dikembangkan berada pada tingkat kategori sangat valid (83,67%), sangat praktis (83,61% untuk kelompok kecil dan 87,02% untuk kelompok terbatas) dan efektif (dengan rata-rata kelas eksperimen 69,33 dan kelas kontrol 35,61). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah menghasilkan multimedia interaktif berbasis masalah kontekstual yang valid, praktis digunakan siswa serta efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis khusus pada materi himpunan.
Pendekatan Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization and Intellectualy (SAVI) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Self-Efficacy Siswa
Siti Aisyah;
Ramon Muhandaz;
Irdamisraini Irdamisraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v5i4.19724
Penelitian ini didasari dari observasi awal mengenai rendahnya kemampuan komunikasi matematis (KKM) siswa di SMAN 1 Hulu Kuantan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan melihat perbedaan KKM antara siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization and Intellectualy (SAVI) dengan siswa yang mengkuti pembelajaran saintifik berdasarkan self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian factorial experiment. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, angket observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes KKM, angket self-efficacy, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data bisa diambil kesimpulan bahwa:1) terdapat perbedaan yang signifikan antara KKM siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran SAVI dengan siswa yang mengkuti pembelajaran saintifik, 2) terdapat perbedaan yang signifikan antara KKM siswa yang memiliki self-efficacy tinggi, sedang dan rendah. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran SAVI berpengaruh terhadap KKM berdasarkan self-efficacy siswa SMAN 1 Hulu Kuantan dan dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran matematika di sekolah terutama dalam mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis.
Implementasi Formatif Dan Sumatif Assessmen Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Kelas
Andrian, Dedek;
Noviarni, Noviarni;
Suhandri, Suhandri;
Muhandaz, Ramon;
Hasibuan, Ismail Mulia;
Agusnimar, Agusnimar;
Aswanto, Aswanto;
Nofriyandi, Nofriyandi;
Rizqa, Miftahir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.845
Penilaian dalam dunia pendidikan merupakan bagian yang paling penting dalam dunia pendidikan karena tanpa penilaian maka keberhasilan peserta didik tidak dapat diketahui dan strategi perbaikan tidak dapat dirancang. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara utuh kepada mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Metode pengabdian adalah ceramah yang memberikan materi penilaian formatif dan sumatif yang dapat digunakan untuk menilai proses pembelajaran di kelas dari awal hingga akhir pertemuan. Layanan ini menghasilkan pemahaman utuh dari mahasiswa dan dosen tentang bagaimana melakukan strategi penilaian formatif dan sumatif. Mahasiswa dan dosen sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini karena pengabdian ini memberikan reward kepada mahasiswa yang mampu menjawab pertanyaan seputar penilaian formatif dan sumatif.
Kemampuan Koneksi Matematis Melalui Penerapan Model CTL Ditinjau Dari Kemandirian Belajar di Madrasah Tsanawiyah
Guspitasari, Atika;
Muhandaz, Ramon
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/juring.v7i3.28155
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penerapan model CTL terhadap kemampuan koneksi matematis ditinjau dari tingkat kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen faktorial dan sampel dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes, angket, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen yang digunakan yakni soal tes kemampuan koneksi matematis, lembar angket kemandirian belajar, lembar observasi dan dokumen-dokumen penting. Data dianalisis dengan menggunakan uji anova dua arah. Berdasarakan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu: Ada perbedaan signifikan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CTL dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung. Kemudian ada perbedaan signifikan pada kemampuan koneksi matematis berdasarkan tingkat kemandirian belajar siswa tinggi, sedang, dan rendah. Lalu disimpulkan juga bahwa tidak ada interaksi antara penggunaan model CTL dan tingkat kemandirian belajar dalam mempengaruhi kemampuan koneksi matematis siswa. Secara umum, hasil ini menunjukkan bahwa model CTL efektif meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan tingkat kemandirian belajar mereka di MTs Darul Hikmah Kota Pekanbaru, sehingga model ini bisa menjadi alternatif untuk proses pembelajaran di sekolahKata kunci: kemampuan koneksi matematis; kemandirian belajar; model contextual teaching and learnig (CTL).
Pengaruh Strategi Pembelajaran Everyone Is a Teacher Here terhadap Komunikasi Matematis Berdasarkan Self Confidence Siswa
Muhandaz, Ramon;
Nurgiani, Nurgiani
Suska Journal of mathematics Education Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v11i1.31472
Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa menjadi perhatian penting dalam pembelajaran matematika di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkat self confidence. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain faktorial. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tambang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes, angket dan observasi. Instrumen penelitan berupa soal kemampuan komunikasi matematis dan angket self confidence yang telah divalidasi serta lembar observasi. Analisis data menggunakan uji ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran ETH dan pembelajaran konvensional; (2) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis berdasarkan tingkat self confidence (tinggi, sedang, rendah); (3) tidak terdapat efek interaksi signifikan antara strategi pembelajaran dan self confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi ETH efektif digunakan dalam meningkatkan komunikasi matematis siswa, khususnya ketika mempertimbangkan perbedaan tingkat self confidence siswa.
PENGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK GURU DAN SISWA TELUK KENIDAI
Muhandaz, Ramon;
Sari, Arnida;
Revita, Rena;
Syahwela, Mayu
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol 3, No 1 (2024): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/csjee.v3i1.29653
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru dan siswa agar bersemangat dalam belajar matematika dengan mendatangkan media sebagai inovasi baru dalam belajar matematika. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 018 Teluk Kenidai. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah guru dan siswa SDN 018 Teluk Kenidai sebanyak 47 guru dan siswa siswa yang terdiri dari 10 orang guru dan 37 siswa. Instrumen yang digunakan pada pengabdian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil observasi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Guru dan siswa sangat senang dalam belajar menggunakan media yang disampaikan serta guru dan siswa antusias dan merespon positif kegiatan pelatihan media pembelajaran matematika ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran matematika membuat siswa menjadi aktif dalam belajar dan paham dalam materi matematika dasar berupa operasi hitung.