Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

POTENSI ISOLAT BAKTERI ENDOFIT DARI AKAR TANAMAN UBI JALAR SEBAGAI PENGHASIL HORMON INDOLE ACETIC ACID Iswanti, Anisah; Asri, Mahanani Tri; Lisdiana, Lisa
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 7, No 2 (2018): Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indole Acetic Acid (IAA) adalah hormon yang berperan dalam pembelahan sel, menghambat pertumbuhan tunas samping, merangsang terjadinya abisi dan pemanjangan akar. Hormon IAA pada umumnya terdapat pada tanaman dan ditemukan pada hampir semua jenis tanaman, pembentukan IAA pada tanaman di dukung oleh adanya mikroba yang bersimbiosis dengan tanaman. Empat isolat bakteri yang memiliki potensi sebagai penghasil hormon IAA yaitu A1, B1, B2, dan B3. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan produksi hormon Indole Acetic Acid (IAA) masing?masing isolat bakteri endofit selama 5 hari masa inkubasi. Jenis penelitian ini adalah observasi. Parameter yang diukur adalah kemampuan isolat bakteri endofit yaitu A1, B1, B2, dan B3 dalam memproduksi hormon Indole Acetic Acid (IAA). Uji potensi dilakukan dengan menginkubasi bakteri pada media JNFB cair, selama 5 hari dengan suhu 30oC. Kadar IAA diukur menggunakan spektrofotometri dengan panjang gelombang 530 nm, pengukuran dilakukan setiap hari dari hari ke 0 sampai hari ke 5. Hasil pengukuran dengan menggunakan spektrofotometer menujukan bahwa isolat A1 mampu  menghasilkan IAA secara berturut-turut dari hari pertama sampai hari ke-lima sebesar 0,43 ppm, 0,50 ppm, 2,08 ppm, 1,06 ppm, 0,26 ppm. Isolat B1 mampu memproduksi IAA sebesar 0,30 ppm, 0,46 ppm, 0,93 ppm, 0,53 ppm, 0,43 ppm. Isolat B2 mampu memproduksi IAA sebesar 0,16 ppm, 0,16 ppm, 1,26 ppm, 0,60 ppm, 0,16 ppm. Isolat B3 mampu memproduksi IAA sebesar 0,20 ppm, 0,33 ppm, 0,76 ppm, 0,46 ppm, 0,23 ppm. Dari keempat isolat bakteri tersebut kosentrasi IAA tertinggi yaitu pada masa inkubasi 72 jam.
Sistematik Numerik Strain-Strain Anggota Genus Pseudomonas Pendegradasi Alkilbenzen Sulfonat Liniar Berdasarkan Sifat Fenotip dan Protein Fingerprinting Suharjono Suharjono; Langkah Sembiring; Jusup Subagja; Tri Ardyati; Lisa Lisdiana
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 12, No 1 (2007): February 2007
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v12i1.2536

Abstract

Bacteria strains consisting of Pseudomonas sp. strain J and R isolated from river ecosystem polluted and Pseudomonas sp. strain A and B isolated from river ecosystem unpolluted by detergent were capable to degrade of LAS. The objective of this research was to determine similarity value by numerically of LAS-degrading Pseudomonas strains based on phenotype character and protein fingerprinting using three reference strains consist of Pseudomonas putida FNCC071, P. fluorescens FNCC070, and P. aeruginosa FNCC063. Phenotype characteristics examined are cellular and colony morphology, biochemical nature, capability to degrade polysaccharide, tolerance to various environmental factors and antibiotics, and ability to ferment sugar. Cellular protein fingerprinting was analyzed using SDS–PAGE discontinuous. Strains classification was determined based on Simple Matching Method similarity index by UPGMA (Unweight Pair Group Method with Average) algorithm. Based on phenotype nature, all strains have similarity value 0.61; however, based on cellular protein fingerprinting, those strains have similarity value 0.52. All strains of LAS-degraded were including in the genus of Pseudomonas.
Profil Validitas E-LKPD Literasi Sains pada Materi Jamur untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X Yolanda Hanani Shofiyullah; Lisa Lisdiana
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p240-249

Abstract

Pada pembelajaran Biologi, implementasi pembelajaran berbasis literasi sains dan berpikir kritis masih belum optimal sehingga diperlukan bahan ajar yang dapat mendukung proses pembelajaran. Adanya pembelajaran jarak jauh karena pandemi Covid-19 dan revolusi 4.0, menyebabkan diperlukannya ketersediaan e-LiteS (e-LKPD Literasi Sains) sebagai salah satu alternatif bahan ajar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan e-LiteS materi Jamur yang dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak berdasarkan validitas. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate) tanpa tahap disseminate. Analisis dilakukan dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Data berasal dari proses validasi oleh pakar pendidikan, pakar materi dan guru mata pelajaran Biologi SMAN 1 Tarik. Hasil rekapitulasi data menunjukkan validitas yang diperoleh masing-masing untuk e-LiteS 1 (Basidiomycota) dan e-LiteS 2 (Jamur Mikroskopis) adalah 3,9 dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil yang didapatkan maka disimpulkan bahwa e-LiteS merupakan e-LKPD literasi sains untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak untuk diterapkan pada pembelajaran Biologi. Penelitian lanjutan dalam penerapan e-LiteS secara langsung kepada peserta didik perlu untuk dilakukan.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Learning Cycle 5E Materi Fungi untuk Melatihkan Ketrampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X SMA Sifa’ Daru Quthnie Nadaa Zakiyah; Lisa Lisdiana
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n2.p263-269

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan di masa depan untuk membentuk sistem konseptual peserta didik. Materi fungi/jamur memiliki potensi untuk mengajak peserta didik turut aktif pada proses belajar mengajar sehingga membutuhkan pendekatan konstruktivis berupa learning cycle 5E untuk membuat aktivitas pembelajaran yang lebih efektif serta lebih efisien guna melatihkan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (e-LKPD) merupakan salah satu media pembelajaran alternatif bagi peserta didik yang dapat diakses melalui gawai untuk digunakan dalam keadaan pandemi yang mengharuskan pembelajaran secara daring. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan e-LKPD berbasis learning cycle 5E pada materi fungi untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak secara teoritis. Pengembangan dilakukan dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) namun terbatas hingga tahapan Develop, tanpa melakukan tahap Disseminate. Secara teoritis, kelayakan e-LKPD diperoleh setelah proses validasi yang dilakukan oleh tiga validator yakni dosen ahli materi, dosen ahli media pembelajaran dan guru mata pelajaran Biologi SMA. Penilaian validasi ini memiliki beberapa aspek yang diamati yaitu aspek isi, aspek penyajian dan aspek bahasa. Berdasarkan data yang diperoleh didapatkan hasil bahwa e-LKPD layak dengan persentase validasi dengan sebesar 89,25% dan dikategori sangat valid. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-LKPD berbasis learning cycle 5E pada materi fungi untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X SMA yang telah dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk dijadikan penunjang dalam kegiatan belajar mengajar.Kata kunci: e-LKPD, learning cycle 5E, keterampilan berpikir kritis, fungi.
Pengembangan E-Book Berbasis Microsoft Office Sway pada Materi Jamur untuk Menumbuhkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X Vivin Nur Fitria; Lisa Lisdiana
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n3.p662-671

Abstract

Kurikulum memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Pada silabus kurikulum 2013 salah satu materi biologi adalah jamur. Materi jamur yang dianggap sulit dapat menurunkan motivasi belajar peserta didik jika tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat membantu memahami materi tersebut secara baik. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-book berbasis microsoft office sway pada materi jamur untuk menumbuhkan motivasi belajar peserta didik. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. Validitas e-book ditentukan dari hasil validasi oleh tiga validator yaitu dosen ahli materi, dosen ahli media, dan guru biologi yang mencakup aspek isi, penyajian, dan bahasa. Kepraktisan e-book jamur diukur berdasarkan angket motivasi belajar dan angket respon peserta didik. Ujicoba dilakukan secara terbatas kepada 10 peserta didik kelas X IPA 1 SMA Labschool Unesa 1. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validitas e-book jamur mendapatkan rata-rata persentase 93,7% dengan klasifikasi sangat valid, sedangkan hasil angket motivasi belajar sebesar 95% dan hasil angket respon peserta didik sebesar 96,1% dengan klasifikasi sangat baik. Berdasarkan seluruh analisis dari hasil validasi, angket motivasi belajar, dan angket respon peserta didik dapat dinyatakan bahwa e-book jamur berbasis microsoft office sway valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran serta mampu memotivasi peserta didik dalam belajar. Intensitas penggunaan e-book jamur mampu memotivasi belajar peserta didik, karena e-book jamur yang dikembangkan memfasilitasi peserta didik untuk menumbuhkan motivasi belajar materi jamur. Kata Kunci: e-book jamur, microsoft office sway, motivasi belajar.
THE VALIDITY OF INTERACTIVE E-BOOK ON MUTATION TOPIC TO IMPROVE STUDENTS UNDERSTANDING FOR GRADE 12 Bima Purnama Putra; Lisa Lisdiana
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v12n1.p201-207

Abstract

The mutation is one of the most challenging topics in Biology for the students since it has abstract concepts. Implementation of interactive learning media, such as interactive e-books, is an option to make mutation topics easier to understand. Unfortunately, the availability of interactive e-books on this topic is still limited. This research aimed to develop an interactive e-book on mutation topics to improve students’ understanding, which is valid for content eligibility, book presentation, and language aspects. The interactive e-book was developed using the Hannafin & Peck model with need analysis, design, and development or implementation phases. The implementation phase was not conducted in the current research. In the development phase, three validators, which included media experts, education experts, and biology teachers, assessed the validity of the developed interactive e-book. Then, data analysis was done using quantitative and qualitative descriptive methods. The result showed that the developed interactive e-book validity was categorized as very high (scored a 93%). Thus, the developed interactive e-book on mutation topics to improve students’ understanding is valid. This research implicates the availability of interactive e-book media to understand mutation topics easier. However, further study to confirm the appropriateness of this interactive e-book implementation is still needed.
PENGEMBANGAN MEDIA CERITA PINTAR BERBASIS ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI PEWARISAN SIFAT Intan Puspita Maharani; Lisa Lisdiana
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam proses belajar, siswa memiliki tingkatan daya serap belajar, cara berpikir, dan cara belajar yang berbeda-beda sehingga berdampak pada tingkat pemahaman yang berbeda. Media pembelajaran yang digunakan juga sangat mempengaruhi pemahaman siswa. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa khususnya pada materi pewarisan sifat yang memiliki tingkat kesulitan tinggi yaitu media pembelajaran berbasis articulate storyline dalam bentuk cerita yang menarik, menyenangkan, efektif, dan praktis. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan media pembelajaran “CETAR” Cerita Pintar berbasis articulate storyline untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi pewarisan sifat yang layak digunakan dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Parameter yang diukur adalah validitas, keefektifan, dan kepraktisan dari media pembelajaran yang dikembangkan. Validitas media dinilai berdasarkan aspek penyajian, isi, dan bahasa oleh ahli media, ahli materi, dan satu guru Biologi. Sedangkan keefektifan media dalam meningkatkan pemahaman siswa diperoleh dari analisis hasil pretest dan post-test, serta kepraktisan diperoleh dari respon 13 siswa kelas XII IPA 1 SMA Labschool Unesa 1. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memperoleh hasil persentase skor rata-rata validitas sebesar 89% dengan kategori sangat valid. Media yang dikembangkan juga dikategorikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dengan perolehan gain score sebesar 0,65 serta sangat praktis yang ditunjukkan adanya respon positif siswa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan media pembelajaran “CETAR” yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Media ini dapat mempermudah untuk memahami suatu materi dan memberikan pengalaman belajar baru yang menyenangkan bagi siswa. Kata Kunci: CETAR, Articulate Storyline, Pemahaman Siswa, Pewarisan Sifat.
E, Efek EFEKTIVITAS PELATIHAN PEMBUATAN NUGGIPRO PADA MASYARAKAT NELAYAN GISIK CEMANDI SIDOARJO JATIM Isnawati Isnawati; Mahanani Tri Asri; Lisa Lisdiana; Fitriari Izzatunnisa Muhaimin
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v8i2.20075

Abstract

Nuggets are a food that is especially liked by children. Nuggets are used as a side dish or as a snack while relaxing. Based on this, it is very necessary to develop nuggets that are healthier and more delicious. The aim of the PKM activity is to help partners solve their problems related to the management of unsold caught fish and to explain the effectiveness of training on making fish-based nuggets containing probiotics called NuggiPro which has the potential as an innovative entrepreneurial activity in the Gisik Cemandi fishing community, Sidoarjo East Java, as a solution to partner problems. The methods used in this training include (1) gathering participant knowledge information related to the aspects being trained (2) playing a video on the manufacture of NuggiPro, (3) providing information (3) demonstration of the manufacture of NuggiPro by the team, (4) practice of making NuggiPro by the training participants and (5) evaluation of results. The results of this PKM activity include that (1) partners' initial knowledge regarding processing unsold caught fish is still low (2) knowledge and skills in making NuggiPro as a solution to managing unsold fish is still low (3) after knowledge training and the NuggiPro manufacturing skills increased (4) the NuggiPro made by the trainees fulfilled the SOP (5) the participants gave a positive response to the NuggiPro manufacturing training and its potential as an entrepreneurial activity. Based on the results achieved, it can be stated that the PKM activity was successful.
Isolation of Oxo-degradable Polyethylene Degrading-Bacteria of Benowo Landfill Soil Surabaya MUKAMTO MUKAMTO; YUNI SRI RAHAYU; LISA LISDIANA; HARDANING PRANAMUDA
Microbiology Indonesia Vol. 9 No. 1 (2015): March 2015
Publisher : Indonesian Society for microbiology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.703 KB) | DOI: 10.5454/mi.9.1.2

Abstract

The widespread consumption of oxo-degradable polyethylene plastics in Indonesia is potentially cause pollution. This problem can be overcome by utilize plastic degrading-bacteria as degradation agent. The present study aims to isolate and characterize of oxo-degradable polyethylene degrading-bacteria from Benowo landfill soil Surabaya. Isolation and screening was done by the culture technique and clear zone method. Total abundance of bacteria was calculated based on the Total Plate Count method. Bacterial colonies screening was done based on morphological characteristics and the diameter of clear zone. Four isolates with the largest diameter of clear zone were futher characterized based on cell morphology and physiology biochemistry characters. The results showed the average of total abundance of oxo-degradable polyethylene degrading-bacteria of Benowo landfill was 1.28 x 104 CFU g-1. The four of twelve isolates with the largest diameter of clear zone was indicated the highest degradation capability, that were isolates A221 (0.7 cm), A231 (1 cm), A232 (0.6 cm), and C231 (1.3 cm). Colony morphology characteristics of four isolates were generally shape of circular and irregular; margin of entire and lobate; elevation of flat; optics of opaque; and pigmentation of yellow, greenish and cream. These four isolates were Gram negative with the shape bacilli and cell size range of 3-4 μm. Physiological and biochemical characteristics among the four isolates were resistant to acidic conditions; non-motile; produce catalase enzyme except A231; capable to reduce glucose and mannitol; uncapable to reduce lactose; capable to produce acids, except A232; produce of 2.3-butanediol; unable reduce sodium malonate; and capable to reduce nitrate, except A232 and C231; as well as producing hydrogen sulfide except A221 and A232. The four isolates has similar properties with the genus Mycobacterium.
The Development of Electronic Worksheets Based on SETS (Science, Environment, Technology, and Society) on Virus Topic to Improve Student Critical Thinking Skills Pramesti, Ertysha Salya; Lisdiana, Lisa
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p663-673

Abstract

The education era challenges institutions to produce generations with 21st-century skills such as critical thinking. SETS learning can enhance these skills by encouraging learners to become active problem solvers. This study aims to produce a SETS-based electronic worksheet to improve critical thinking skills on virus topic that is valid, practical, and effective. This development research uses the ADDIE model. In the study, there were validity, effectiveness, and practicality, as the parameters measured. Quantitative descriptive techniques were used to analyze the data in this research. Based on the scores given by three validators on an electronic worksheet, the average percentage was 3.72 (93.10%) with a very valid category. Based on the assessment of learning outcomes, the post-test achieved a 100% completion score, with an N-gain score of 0.66 placing it in the moderate category. The average completion percentage for each critical thinking indicator was 88.40%, with detail of improvement per indicator of interpretation, analysis, inference, explanation, and self-regulation in order of 40%; 50%; 12%; 22%; and 22%. Based on the responses of 25 students, the average percentage of practicality was 98.88% which was classified as very practical. Based on the three parameters in this study, the SETS-based electronic worksheets are declared feasible to be applied in tenth-grade high school students and can be alternative teaching materials in schools. Students are expected to be motivated to learn, actively participate in the learning process, and have critical thinking skills.
Co-Authors Addabiyah, Sayyidatul Adinda Revalina Putri AMANAH, ISKHAWATUN Ana Mariatul Khiftiyah Andreas Stefano Anggi Maulia Arista Anggraini, Lusiana Anissa, Ratih Khairul Annafilah, Adinda Anisah Arif Muttaqin Arista, Anggi Maulia Arista, Anggi Maulia Asri, Mahanani Tri Azza Irani Dwi Lestari Bima Purnama Putra BUDIYANTI SUMPETHANAYA, DWILIAM Budiyanti Catur Wardeny Chozy Eka Nur Yahya Corrienna Abdul Talib Dwi Nurhayati Adhani, Dwi Nurhayati Eggy Ramanda Putra Endang Susantini Erlix Rakhmad Purnama Eva Ari Wahyuni Fariska Amadea Julia Fera Agustine Rahmawati Fitriari Izzatunnisa Muhaimin Gian Firdaus Putra Suryadi Guntur Trimulyono Hardaning Pranamuda HERYANI PUTRI, EGA Heryani HIDAYATULLAH, FUAD Husna, Asmaul Indah Nur Elasari Intan Puspita Maharani Isnawati Isnawati Isnawati Isnawati Iswanti, Anisah Jafni Amanda Kinarossa Widjaja Jamhari Jamhari Jusup Subagja Jusup Subagja, Jusup Khilma Ziyadatur Rizka Maulida KHOIRUN NISA Lailatul Maghfiroh LANGKAH SEMBIRING Langkah Sembiring Lilis Nur Fitriani Mahanani Tri Asri Mahanani Tri Asri Maulida, Khilma Ziyadatur Rizka Meilinda, Alfina Moh. Arif Setiawan Muhammad Zahrudin Afnan MUKAMTO MUKAMTO Natasya Dwi Anjani NOVITA KARTIKA INDAH Novita Kartika Indah Pramesti, Ertysha Salya Rahayu Endarwati Rahayu, Yuni Sri Rahma Windi Astuti Ratih Khairul Anissa Regina Martha Ayu Rihan Ali Abdillah Rinie Pratiwi Puspitawati Rossa Indira Rahmadhini Saputri, Anggieta Wahyu Satria Prasna Dewa Sifa’ Daru Quthnie Nadaa Zakiyah Tiana Belinda Maharani Tri Ardyati Tri Ardyati Valentina, Fithriani Vivin Nur Fitria Wardeny, Catur Wisanti Wisanti Wisanti Wisanti Yolanda Hanani Shofiyullah Yuliani Yuliani Yuliani, Yuliani Yuliani, Yuliani YUNI SRI RAHAYU ZUMRONA, HILDA