Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMP NEGERI 2 TONDANO Languju, Renato; Lolowang, Djajaty M.; Sunkudon, Dj
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 3, No 1 (2015): Ilmu Keolahragaan 2015
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah latihan kelincahan dapat memberi pengaruh terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola pada siswa SMP N 2 Tondano? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah rata-rata keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola yang diberikan latihan kelincahan memberikan pengaruh terhadap keterampilan menggiring bola pada siswa SMP N 2 Tondano. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP  Negeri 2 Tondano yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari kelompok eksperimen berjumlah 10 orang dan kelompok kontrol berjumlah 10 orang. Waktu penelitian dilaksanakan selama dua bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test and post-test randomized two group design. Instrument yang digunakan adalah test keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan berupa latihan kelincahan lebih tinggi dari pada rata-rata keterampilan menggiring bola kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan oleh hasil analisis pengujian hipotesa penelitian, diperoleh thitung senilai 2.564 sedangkan ttabel yang diperoleh dari dk n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18 dengan taraf kepercayaan  adalah 2.101. Sesuai dengan kriteria pengujian jika t hitung lebih besar dari t tabel maka Ho ditolak yang berarti HA diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan kelincahan dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola pada siswa SMP N 2 Tondano. Kata Kunci : Latihan Kelincahan, Menggiring Bola, Permainan Sepakbola
PROFIL KOMPONEN FISIK YANG DOMINAN PADA GERAK KAYANG SENAM LANTAI DASAR MAHASISWA PUTERI SEMESTER 1 JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA Hengkengbala, Nevi F.; Lolowang, Djajaty M.; Pandaleke, Tony
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 3, No 1 (2015): Ilmu Keolahragaan 2015
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini ialah seberapa besar komponen fisik yang sangat dominan memberikan kenyamanan pada pergerakan senam lantai dasar mahasiswa putri Semester 1 Jurusan Pendidikan Olahraga Tahun 2013?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran komponen fisik yang dominan di gerakan kayang pada mahasiswa putri jurusan POR semester 1 Tahun 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  yang bertujuan untuk mengetahui gambaran komponen fisik yang dominan di gerakan kayang pada mahasiswa putri jurusan POR semester I Tahun 2013. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa putri Semester 1 Jurusan Pendidikan olahraga yang berjumlah 16 mahasiswa putri. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelentukan togok. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif  dengan menggunakan tabel klasifikasi yang digambarkan dalam bentuk rata-rata, persentase, tabel, dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata komponen fisik yang dominan pada gerak kayang senam lantai dasar mahasiswa putri Jurusan POR Semester 1 Tahun adalah 47.25 dengan standar deviasi 6.67. Nilai kelentukan mahasiswi putri paling tinggi adalah 50 – 55 yakni terdapat 7 mahasiswi putri dengan persentase 43.75% sedangkan nilai kelentukan paling rendah adalah 26 – 31 yakni terdapat 1 mahasiswi putri dengan persentase 6.25%. Komponen fisik (kelentukan) yang dominan pada gerak kayang senam lantai dasar mahasiswa putri Jurusan POR Semester 1 Tahun 2013. Kesimpulan hasil penelitian ini ialah komponen fisik yang dominan pada gerak kayang senam lantai dasar mahasiswa puteri Jurusan POR Semester 1 Tahun 2013 adalah kelentukan. Kata Kunci: Komponen Fisik, Gerak Kayang, Senam Lantai
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN GRAB START RENANG GAYA BEBAS MAHASISWA SEMESTER II JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA FIK UNIMA 2014 Sarumpia, Rivanly; Pontoh, Paul; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Masalah penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Kemampuan Grab Start Renang Gaya Bebas Mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNIMA 2014. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Kemampuan Grab Start Renang Gaya Bebas Mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNIMA 2014. Penelitian ini dilakukan di kolam renang UNIMA dan Kaleongku Tondano. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mendapatkan seberapa besar Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Kemampuan Grab Start Renang Gaya Bebas Mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNIMA 2014. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa jurusan Pendidikan olahraga semester II berjumlah 180 orang dan sampel penelitian adalah mahasiswa putra kelas (C) dan (F) semester II yang berjumlah 20 orang. Instrument yang dipakai dalam penelitian adalah Tes Lompat Jauh Tanpa Awalan untuk mengukur Daya Ledak Otot Tungkai, dan Tes Pengukuran Grab Start untuk mengukur Kemampuan Grab Start Renang Gaya Bebas. Alat yang digunakan untuk tes lompat jauh tanpa awalan yaitu, bak lompatan untuk lompat jauh, meteran, suling/sempritan, alat tulis menulis, kamera untuk dokumentasi. Dan alat untuk mengukur kemampuann grab strart yaitu, kolam renang, meteran, suling/sempritan, alat pengukur sudut grab start, dan kamera untuk dokumentasi. Teknik analisis data menggunakanCorelation Pearson Product Moment dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan variable bebas (daya ledak otot tungkai) dengan variabel terikat (kemampuan grab start). Hasil analisis koefisien korelasi dengan menggunakan analisisCorelation Product Moment di peroleh nilai r (korelasi) = 0,68 pada taraf signifkan α = 0,05. Besarnya sumbangan variable X terhadap variable Y sebesar 46.24% dan sisanya 53.76% di tentukan oleh variable lain. Kesimpulan penelitian adalah Terdapat Hubungan yang signifikan antara Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Kemampuan Grab Start Renang Gaya Bebas Mahasiswa Semester II Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNIMA.
The Effect of Plyometric Training towards Long Jump of Squat Style Ability on Second Grade Male Students in SMP Negeri 2 Manganitu Fredrik Alfrets Makadada; Djajaty Mariana Lolowang
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 3, No 2 (2020): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, May
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v3i2.1058

Abstract

The aims of the study to find out the extent of the effect of plyometric training on the ability to squat-style long jump on 2th grade male students of SMP Negeri 2 Manganitu. There is an influence of plyometric training on the ability to squat-style long jump in 2th grade male students of SMP Negeri 2 Manganitu. The research method used was an experimental method with treatment in the form of an exercise program given for eight weeks. The population was all male students of 2th grade of SMP Negeri 2 Manganitu amounting to 20 people and a sample of 20 people, then divided into two groups each with 10 experimental groups and 10 control groups. Data collection instruments: Squat-style long jump test. The study design uses: randomized control groups pre-test and post-test design. Hypothesis testing using statistical techniques with t test. The results of hypothesis analysis, obtained t observation of 21.63, while t table obtained from the degree of freedom n-1 + n2 - 2 that is 10 + 10 - 2 = 18 and the level of confidence = 0.05 is 2.10. In accordance with the test criteria accept Ho if t observation is smaller than t table and reject Ho if t observation is greater than t table. Because t observation is greater than t table, the results of the analysis show reject Ho and accept Ha. Conclusion: Pliometric exercises given for eight weeks with a frequency of three times a week can improve the squat-style long jump ability in male students of 2th grade SMP Negeri 2 Manganitu.
PENGARUH GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP PENGUASAAN GERAK DASAR PASSING BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI Andre Alnando Yunus; Jan Lengkong; Djajaty Lolowang
PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga Vol. 2 No. 1: 2021
Publisher : Fakultas ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v2i1.1019

Abstract

Rumusan masalah penelitian yaitu apakah gaya mengajar latihan dapat memberikan pengaruh terhadap penguasaan gerak dasar passing bawah pada permainan bola voli? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan gaya mengajar latihan terhadap penguasaan gerak dasar passing bawah pada permainan bola voli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah melalui kajian dengan mengumpulkan bukti-bukti luar yang sudah pernah diteliti oleh peneliti sebelumnya. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data hasil kajian pustaka sesuai dengan variabel penelitian. Hipotesis penelitian yaitu terdapat pengaruh gaya mengajar latihan terhadap penguasaan gerak dasar passing bawah pada permainan bola voli. Berdasarkan kajian dari beberapa hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini, secara deskriptif menunjukkan bahwa keseluruhan yakni 11 hasil penelitian (99%) gaya mengajar latihan memberikan pengaruh terhadap variabel terikat yang diteliti oleh peneliti yakni penguasaan gerak dasar passing bawah pada permainan bola voli. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah gaya mengajar latihan dapat memberikan pengaruh terhadap penguasaan gerak dasar passing bawah pada permainan bola voli.
Pengaruh Metode latihan power dan kecepatan otot tungkai terhadap kemempuan lari 100 meter putra pada jurusan pendidikan olahraga Theo Mautang; Djajaty Lolowang; Mandala Tamuntuan
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i1.7099

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Perbedaan pengaruh metode latihan power antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan lari 100 meter, (2) Perbedaan pengaruh antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan lari 100 meter, (3) Interaksi antara metode latihan power dan kecepatan terhadap kemampuan lari 100 meter. Disain penelitian menggunakan eksperimen faktorial 2x2. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa putera jurusan Pendidikan Olahraga berjumlah 60 orang. Sampel sebanyak 40 orang diambil secara purposif. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data adalah: (1) Tes kecepatan dengan tes keterampilan lari 30 meter, (2) Tes kemampuan lari 100 meter dengan tes keterampilan dari Nurhasan , (3) Program latihan merupakan pedoman yang akan digunakan dalam memberikan perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians (ANOVA) pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa : (1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan hasil lari 100 meter dimana nilai F hitung = 15,144 > F tabel = 3,96, pada taraf signifikansi α = 0,05; (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan lari 100 meter dimana nilai F hitung = 33,762 > F tabel = 3,96, pada taraf signifikansi α = 0,05; (3) Terjadi interaksi antara metode latihan power dan kecepatan terhadap kemampan lari 100 meter dimana nilai F hitung = 12,050 < F tabel 3,96, pada taraf signifikansi α = 0,05.Kesimpulan penelitian : 1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan lari 100. 2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan lari 100 meter. 3) Terdapat interaksi antara metode latihan power dan kecepatan terhadap kemampuan lari 100 meter.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Peningkatan Gerak Dasar Shooting Dalam Permainan Bola Basket Pada Siswa SMP Negeri 2 Amurang Djajaty M. Lolowang; Jemi Mangindaan; Susan Gabriel Tambajong
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8614

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan pada siswa SMP Negeri 2 Amurang dalam melakukan gerak dasar shooting dalam permainan bola basket masih kurang baik, hal ini dikarenakan sarana prasarana yang belum memadai sehingga dalam melakukan gerak dasar shooting diperlukan waktu yang lama agar siswa dapat melakukan gerak dasar dengan baik. Adapun masalah lain yang ditemukan yaitu kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran bola basket khususnya pada gerak dasar shooting, terlihat dari siswa yang kurang memperhatikan pada saat pembelajaran bola basket. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1+n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 7.45 > ttabel = 2.101 jadi terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar Latihan terhadap peningkatan gerak dasar shooting dalam permainan bola basket pada siswa SMP Negeri 2 Amurang.
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motor Educability Terhadap Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIKKM Unima Andri A.H. Pea; Nolfie Piri; Djajaty M. Lolowang
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, terungkap bahwa masih ada sejumlah mahasiswa yang belum mencapai potensi maksimal dalam keterampilan sepak takraw. Hal ini diduga disebabkan oleh kurangnya tepatnya strategi pembelajaran yang diterapkan, seperti gaya mengajar yang monoton dan rendahnya motor educability mahasiswa. Kurangnya variasi dalam strategi pengajaran yang digunakan oleh dosen, yang dapat menyebabkan kebosanan dan kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, peran dosen sangatlah penting, dosen memiliki tanggung jawab untuk memilih strategi pengajaran yang sesuai agar mahasiswa dapat dengan jelas memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, Rancangn penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan factorial 2 x 2. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data telah diketahui bahwa gaya mengajar latihan dan gaya mengajar komando mempunyai perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan sepak sila permainan sepak takraw pada mahasiswa Pendidikan Olahraga. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05, Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05. Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05.
PENGARUH PENERAPAN METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA PADA SISWA SMP NEGERI 4 TOMOHON Gregorius Consilio Paat; Nolfie Piri; Djajaty M Lolowang
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode mengajar yang spesifik untuk mengajarkan lompat jauh gaya berjalan di udara pada olahraga atletik sampai saat ini belum diketahui. Sehingga di dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara di SMP NEGERI 4 TOMOHON belum efektif dan efisien. Salah satu metode mengajar yang ada dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani adalah metode latihan. Penerapan gaya latihan sangat efektif dalam pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara karena metode ini mempunyai keunggulan dalam meningkatkan ketrampilan siswa melalui latihan berulang-ulang. Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakan, dan dalam waktu yang relatif singkat para siswa segera memperoleh penguasaan keterampilan yang diharapkan bahkan adanya pengawasan, bimbingan dan koreaksi yang segera diberikan oleh guru memungkinkan siswa untuk segera melakukan perbaikan terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada rancangan eksperimen dengan menggunakan radomized control group pretest and post design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistic uji t, diperoleh senilai 2,410. Berdasarkan tabel distribusi t pada α 0,05 dengan derajat kebebasan n₁ + n₂ - 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh senilai 2,101. Jadi lebih besar dari yaitu = 2,410 > = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika lebih besar dari ( > maka H₀ ditolak yang berarti Hₐ diterima.
PENGARUH PENUNDAAN PEMBERIAN UMPAN BALIK 10 DETIK SETELAH MELAKUKAN GERAK TERHADAP TEKNIK DROP SHOTDALAMPERMAINAN BULUTANGKIS DI SMP PGRI PANGOLOMBIAN Winokan, Miraldo Y.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuanllpenelitian adalahlluntuk mengetahuillpengaruh penundaanllpemberian umpan balikll10 detikllsetelahlllmelakukan gerak terhadap teknik drop shot dalam permainan bulutangkis di SMP PGRI Pangolombian. Metode yang digunakan\llpada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen dengan menggunakan “randomized control group pre-test and posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Pangolombian selama 2 Bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis statistik uji – t. Hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh thitung senilai 2,916. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05 dengan dk = n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28, maka diperoleh nilai t tabel = 2,048. Jadi t hitung lebih besar dari t tabel yaitu t hitung = 2,916 > t tabel = 2,048. Sesuai kriteria pengujian jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak yang berarti Ha diterima, sehingga dapat dikatakan rata-rata skor peningkatan kemampuan melakukan teknik dropshot dalam permainan bulu tangkislkelompok eksperimenllyang diberikanllperlakuan dengan umpan balikllsetelah 10 detikllmelakukan gerakanlllebih tinggi darillpada rata-rata skor peningkatanllkemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulu tangkis kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan dengan umpan balik setelah 10 detik melakukan gerakan. Kesimpulan penelitian adalah penundaan pemberian umpan balik 10 detikllsetelah melakukanllgerak memberikanllpengaruh terhadapllpeningkatan kemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulutangkis padallsiswa di SMP PGRI Pangolombian..