Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP KETRAMPILAN GERAK DASAR SERVIS PENDEK DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 AMURANG TIMUR Sunkudon, Reinhart Daniel Deony; Sattu, Yuliana; Lolowang, Djajaty Mariana
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimulai dengan pertanyaan utama: apakah strategi pengajaran latihan berdampak pada peningkatan keterampilan servis pendek dalam bulu tangkis? Untuk menjawabnya, digunakan metode eksperimen dengan rancangan Randomized Pre-Test and Post-Test Control Group Design. Sebanyak 20 siswa dari SMP Negeri 1 Amurang Timur dijadikan peserta, yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu eksperimen dan kontrol, masing-masing 10 orang. Instrumen pengukuran berupa tes servis pendek, dan perlengkapan yang dipakai mencakup shuttlecock, net, peluit, dan lapangan. Analisis data diawali dengan pengujian normalitas (menggunakan Lilliefors) dan homogenitas (melalui perbandingan varians), yang menunjukkan hasil data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji t (t-test), dan diperoleh nilai thitung sebesar 6,94, jauh lebih tinggi dari ttabel sebesar 2,101. Ini berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasil akhir ini menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran latihan secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan servis pendek siswa dalam permainan bulu tangkis.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR PADA SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PESERTA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TOULUAAN Mokodaser, Herly; Sattu, Yuliana; Lolowang, Djajaty Mariana
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan gerak dasar shooting pada sepak bola meningkat secara signifikan melalui penerapan gaya mengajar Latihan, memungkinkan siswa untuk berlatih, mengamati, dan memperbaiki gerakan secara mandiri. Kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata 3,3 (SD = 0,9787) lebih tinggi dibanding kelompok kontrol 0,5 (SD = 0,6882). Uji hipotesis menunjukkan thitung = 10,4712 > ttabel = 2,0243, sehingga H0 ditolak dan HA diterima. Instrumen berupa tes gerak dasar shooting dengan alat pendukung bola, sempritan, cone, dan kartu tugas. Dari populasi 189 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Touluaan, diambil 40 sampel secara acak menggunakan simple random sampling dan dikelompokkan melalui ordinal pairing. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan desain pre-test serta post-test randomized control group design.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Peningkatan Gerak Dasar Shooting Dalam Permainan Bola Basket Pada Siswa SMP Negeri 2 Amurang Lolowang , Djajaty M.; Mangindaan , Jemi; Tambajong, Susan Gabriel
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8614

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan pada siswa SMP Negeri 2 Amurang dalam melakukan gerak dasar shooting dalam permainan bola basket masih kurang baik, hal ini dikarenakan sarana prasarana yang belum memadai sehingga dalam melakukan gerak dasar shooting diperlukan waktu yang lama agar siswa dapat melakukan gerak dasar dengan baik. Adapun masalah lain yang ditemukan yaitu kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran bola basket khususnya pada gerak dasar shooting, terlihat dari siswa yang kurang memperhatikan pada saat pembelajaran bola basket. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1+n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 7.45 > ttabel = 2.101 jadi terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar Latihan terhadap peningkatan gerak dasar shooting dalam permainan bola basket pada siswa SMP Negeri 2 Amurang.
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motor Educability Terhadap Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIKKM Unima Pea, Andri A.H.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, terungkap bahwa masih ada sejumlah mahasiswa yang belum mencapai potensi maksimal dalam keterampilan sepak takraw. Hal ini diduga disebabkan oleh kurangnya tepatnya strategi pembelajaran yang diterapkan, seperti gaya mengajar yang monoton dan rendahnya motor educability mahasiswa. Kurangnya variasi dalam strategi pengajaran yang digunakan oleh dosen, yang dapat menyebabkan kebosanan dan kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, peran dosen sangatlah penting, dosen memiliki tanggung jawab untuk memilih strategi pengajaran yang sesuai agar mahasiswa dapat dengan jelas memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, Rancangn penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan factorial 2 x 2. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data telah diketahui bahwa gaya mengajar latihan dan gaya mengajar komando mempunyai perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan sepak sila permainan sepak takraw pada mahasiswa Pendidikan Olahraga. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05, Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05. Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05.
PENGARUH PENERAPAN METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA PADA SISWA SMP NEGERI 4 TOMOHON Paat, Gregorius Consilio; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode mengajar yang spesifik untuk mengajarkan lompat jauh gaya berjalan di udara pada olahraga atletik sampai saat ini belum diketahui. Sehingga di dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara di SMP NEGERI 4 TOMOHON belum efektif dan efisien. Salah satu metode mengajar yang ada dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani adalah metode latihan. Penerapan gaya latihan sangat efektif dalam pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara karena metode ini mempunyai keunggulan dalam meningkatkan ketrampilan siswa melalui latihan berulang-ulang. Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakan, dan dalam waktu yang relatif singkat para siswa segera memperoleh penguasaan keterampilan yang diharapkan bahkan adanya pengawasan, bimbingan dan koreaksi yang segera diberikan oleh guru memungkinkan siswa untuk segera melakukan perbaikan terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada rancangan eksperimen dengan menggunakan radomized control group pretest and post design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistic uji t, diperoleh senilai 2,410. Berdasarkan tabel distribusi t pada α 0,05 dengan derajat kebebasan n₁ + n₂ - 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh senilai 2,101. Jadi lebih besar dari yaitu = 2,410 > = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika lebih besar dari ( > maka H₀ ditolak yang berarti Hₐ diterima.
PENGARUH PENUNDAAN PEMBERIAN UMPAN BALIK 10 DETIK SETELAH MELAKUKAN GERAK TERHADAP TEKNIK DROP SHOTDALAMPERMAINAN BULUTANGKIS DI SMP PGRI PANGOLOMBIAN Winokan, Miraldo Y.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuanllpenelitian adalahlluntuk mengetahuillpengaruh penundaanllpemberian umpan balikll10 detikllsetelahlllmelakukan gerak terhadap teknik drop shot dalam permainan bulutangkis di SMP PGRI Pangolombian. Metode yang digunakan\llpada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen dengan menggunakan “randomized control group pre-test and posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Pangolombian selama 2 Bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis statistik uji – t. Hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh thitung senilai 2,916. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05 dengan dk = n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28, maka diperoleh nilai t tabel = 2,048. Jadi t hitung lebih besar dari t tabel yaitu t hitung = 2,916 > t tabel = 2,048. Sesuai kriteria pengujian jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak yang berarti Ha diterima, sehingga dapat dikatakan rata-rata skor peningkatan kemampuan melakukan teknik dropshot dalam permainan bulu tangkislkelompok eksperimenllyang diberikanllperlakuan dengan umpan balikllsetelah 10 detikllmelakukan gerakanlllebih tinggi darillpada rata-rata skor peningkatanllkemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulu tangkis kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan dengan umpan balik setelah 10 detik melakukan gerakan. Kesimpulan penelitian adalah penundaan pemberian umpan balik 10 detikllsetelah melakukanllgerak memberikanllpengaruh terhadapllpeningkatan kemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulutangkis padallsiswa di SMP PGRI Pangolombian..
Pengaruh Gaya Mengajar Periksa Sendiri Terhadap Kemampuan Gerak Dasar Pada Servis Bawah Dalam Permainan Bola Voli Pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 7 Manado Tumiwa, Riandy; Sengkey, A.R.J.; Lolowang, Djajaty. M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengarahkan keahlian gerak bawah pada servis dasar dalam pendidikan pembelajaran jasani di Sekolah Menengah Atas spesialnya pada partisipan didik kelas X SMA Negari 7 Manado tidak terlepas dari kapasitas serta keahlian guru pembelajaran jasmani di sekolah dalam meningkatkan style mengajar yang berorientasi pada kenaikan keseriusan keterlibatan partisipan didik secara efisien di dalam proses pendidikan pembelajaran jasmani berolahraga serta kesehatan spesialnya pendidikan servis dasar pada game bola voli. Tetapi realitasnya bersumber pada hasil observasi pada partisipan didik kelas X SMA Negari 7 Manado ditemui sebagian kasus ialah dalam proses pendidikan bola voli guru lebih kerap memakai tata cara konvensional sehingga partisipan didik lebih memilah kegiatan lain kala pendidikan gerak bawah pada servis dasar belum dikenal style mengajar yang efisien buat diterapkan dalam pendidikan gerak bawah pada servis dasar pada game bola voli; minimnya pengulangan melaksanakan gerak bawah pada servis dasar dalam game bola voli yang diakibatkan oleh waktu yang terbatas dikala pendidikan modul bola voli di sekolah; minimnya inovasi dalam pelaksanaan style mengajar dalam pendidikan gerak bawah pada servis dasar pada game bola voli semacam style mengajar periksa diri (self check style) Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian diperoleh thitung senilai 4,65. Berdasarkan tabel distribusi t pada α = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28 maka diperoleh ttabel senilai 2,048. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung =4,65 > ttabel = 2,048.
PENGARUH GAYA MENGAJAR KOMANDO TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR PADA MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA PESERTA DIDIK SMP KRISTEN TOMOHON Dalawa, Sandi Hitler; Lolowang, Djajaty M.; Pandaleke, Tony
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 7,28 melebihi nilai ttabel 2,048, yang menegaskan bahwa penerapan gaya mengajar komando memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan siswa SMP Kristen Tomohon menggiring bola dengan kaki bagian dalam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan Randomized Control Group Pre-test dan Post-test, melibatkan 30 peserta yang terbagi ke dalam dua kelompok, yakni kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, masing-masing beranggotakan 15 siswa. Tujuan penelitian adalah menilai efek metode komando terhadap penguasaan gerak dasar dalam permainan sepak bola. Fokus utama penelitian terletak pada apakah metode pengajaran komando memberikan dampak nyata pada keterampilan menggiring bola siswa.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR PERIKSA DIRI TERHADAP GERAK DASAR TOLAK PELURU DALAM ATLETIK PADA PESERTA DIDIK SMP KRISTEN TOMOHON Bastian, Jhilbert Frangki; Podung, Beatrix J.; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Kesimpulan penelitian memperlihatkan bahwa penerapan gaya mengajar periksa diri mampu meningkatkan keterampilan dasar tolak peluru secara signifikan pada peserta didik SMP Kristen Tomohon. Dalam penelitian ini, 30 siswa SMP Kristen Tomohon dijadikan subjek, terbagi menjadi dua kelompok yakni eksperimen dan kontrol, masing-masing kelompok terdiri dari 15 siswa. Desain yang diterapkan adalah Randomized Control Group Pre-test and Post-test Design. Analisis data dilakukan dengan uji-t, menunjukkan thitung sebesar 9,6011 melebihi ttabel 2,048, yang membuktikan bahwa perlakuan yang diberikan pada kelompok eksperimen menghasilkan perbedaan yang signifikan dibanding kelompok kontrol. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah gaya mengajar periksa diri memiliki pengaruh terhadap kemampuan dasar tolak peluru. Dengan demikian, rumusan masalah penelitian dirancang untuk menjawab pertanyaan mengenai keberadaan pengaruh gaya mengajar periksa diri dalam proses pembelajaran tolak peluru pada siswa.
STATUS GIZI PESERTA DIDIK SMP NEGERI 6 KOTAMOBAGU Mamangkai, Revanli; Sattu, Yuliana; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Pendidikan ini melibatkan kegiatan kognitif saat peserta didik mengamati dan menganalisa setiap aktivitas gerak, pada aspek Psikomotor meningkatkan kebugaran jasmani peserta didik dan pada aspek afektif membentuk karakter disiplin pada saat menjalani proses pembelajaran. Status gizi merupakan Kondisi tubuh seseorang, yang dipengaruhi oleh konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi. Masalah gizi ini berpotensi berdampak buruk bagi peserta didik, baik itu terhadap pertumbuhan, Kesehatan dan kesegaran jasmani dari peserta didik yang akibatnya menganggu prestasi akademik dan non akademik peserta didik. Bagaimana Status Gizi Pada Peserta Didik SMP Negeri 6 Kotamobagu. populasi dalam penelitian yang akan diteliti oleh peneliti ini merupakan keseluruhan Peserta didik SMP Negeri 6 Kotamobagu yaitu 279 orang peserta didik. Sampel yang diambil oleh peneliti adalah 25% dari 279 yaitu 70 orang Peserta didik SMP Negeri 6 Kotamobagu akan tetapi yang bersedia hanya 50 orang peserta didik. Instrument dalam penelitian ini menggukan perhitungan dari IMT , dan setelah menemukan hasil dari IMT maka dilanjutkan dengan rumus mencari Z-Score berdasarkan Peraturan  Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Berdasarkan hasil dari IMT dan dilanjutkan dengan pengukuran Z-Score, maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah; Status Gizi Peserta Didik SMP Negeri 6 Kotamobagu termasuk dalam kategori Status Gizi Baik. Hal ini diperkuat dengan hasil yang di dapatkan penulis dari ke 50 orang peserta didik yang menjadi sampel dalam penelitian ini, yaitu sebesar 72% atau 36 orang peserta didik memiliki status gizi yang baik, 24% atau 12 orang memiliki status gizi lebih, sedangkan untuk status gizi obesitas hanya 4% atau 2 orang.