Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pengelasan Menggunakan Las Busur Manual Berbasis Kewirausahaan Pada Siswa SMK Negeri 1 Bulukumba: Indonesia Hamzah Nur; Ismail Aqsha; Muhammad Hasim; Baso Riadi Husda; Aminuddin
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.193

Abstract

Pelatihan ini tentang peningkatanketerampilan siswa SMK Negeri 1 Bulukumba dalam pengembangan kemampuan khususnya dalam bidang pengelasan. Keterampilan dalam pengelasan dapat dikembangkan dengan menggunakan metode pengelasan dengan membuat jobsheet yang berbasis kewirausahaan sehingga hasil dari pelatihan para peserta dapat memghasilkan benda kerja yang memiliki nilai jual. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dipilih cara-cara yang praktis dan komunikatif agar mudah diterima dan dicerna oleh siswa peserta. Metode yang digunakan antara lain dengan memberikan teori pengelasan yang kemudian diikuti latihan dari masing-masing siswa dengan menggunakan jobsheet berbasis kewirausahaan. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini yaitu; penyiapan mesin dan alat kelengkapan pengelasan, penyiapan dan pemotongan bahan sesuai ukuran di jobsheet dengan alat potong berupa mesin gerinda potong, mempelajari/menyimak dengan saksama proses/langkah langkah pengelasan sebagaimana yang diinstruksikan di jobsheet, melakukan pengelasan yang diawali dengan tackweld kedua bahan yang dilas, kemudian dilanjutkan dengan proses pembersihan hasil las dengan membuka terak-terak las dari permukaan sambungan menggunakan palu terak. Dengan adanya keterampilan penegelasan yang dikuasai oleh siswa di SMK Negeri 1 Bulukumba tersebut, maka diharapkan dapat menjadi penopang kemampuan dalam pengelasan yang berbasis pada kewirausahaan.
PKM Pelatihan Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding (TIG) Berbasis Kewirausahaan: Indonesia Sudarmanto Jayanegara; Muhammad Hasim S; Baso Riadi Husda; Hamzah Nur; Hartini Ramli
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.454

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam teknik pengelasan yang diakui secara luas dalam industri manufaktur, sekaligus memfasilitasi pengembangan usaha kecil dan menengah di bidang pengelasan. Metode pelatihan meliputi teori dasar pengelasan, praktik langsung dengan peralatan SMAW dan TIG, serta sesi kewirausahaan yang mencakup manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis peserta, yang ditandai dengan penurunan tingkat kesalahan dalam praktik pengelasan dan peningkatan kualitas hasil las. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dalam aspek-aspek kewirausahaan, yang diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha-usaha baru di bidang pengelasan. Evaluasi program dilakukan melalui tes praktik, kuesioner umpan balik, dan wawancara mendalam dengan peserta. Keberhasilan program ini diindikasikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta dan kesiapan mereka untuk memulai usaha secara mandiri. Dengan demikian, program pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis pengelasan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang, guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.
Pembuatan Perkakas Penepat pada Bengkel Ryan Utama A. Ramli Rasyid; Ady Rukma; Ismail Aqsha; Hamzah Nur; Baso Riadi Husda
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 3 (Oktober 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i3.528

Abstract

Kegiatan penerapan ipteks bagi masyarakat ini bertujuan: (1) Memberikan pengetahuan dasar perkakas penepat, (2) Memberikan kemampuan membuat media perkakas penepat utamanya gurdi (drill), (3) Memberikan pengetahuan tentang perancangan sampai pembuatannya. Kondisi dan permasalahan yang dihadapi adalah: Teknik. Dengan demikian maka permasalahan yang dihadapi mitra adalah: Karyawan bengkel las Ryan Utama Teknik masih sering melakukan kesalahan dalam melakukan proses pelubangan pada plat atau batang yang pada dasarnya akan mengakibatkan kerugian material/bahan dan yang pasti adalah meningkatnya waktu/lama pengerjaan, Karyawan bengkel las Ryan Utama Teknik belum mengetahui teknik-teknik pembuatan perkakas penuntun dan pengarah drill/boring.. Permasalahan ini menjadi acuan dasar perlunya dilaksanakan pelatihan pembuatan perkakas penepat yang dapat menghasilkan pengetahuan dan ketrampilan membuat perkakas penepat, Luaran kegiatannya adalah: perkakas penepat yang dapat memudahkan dalam hal melakukan proses gurdi (Drill) atau Boring di bengkel las Ryan Mitra Utama.
PENGARUH LITERASI TIK DAN SOFT SKILLS TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK MELALUI MEDIASI SELF REGULATED LEARNING DI KABUPATEN PANGKEP Alifyaramadani Hidayah; Nurlaela; Hamzah Nur
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/xd86qf58

Abstract

This study aims to examine and empirically analyze the influence of ICT literacy and soft skills on vocational high school students’ work readiness, with self-regulated learning as a mediating variable in Pangkep Regency. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design, focusing on testing the relationships among variables based on questionnaire data. The population consisted of 624 students, while the sample included 244 eleventh-grade students selected through cluster sampling based on sub-district areas, followed by proportional random sampling from each school. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling with Analysis of Moment Structures. The results indicate that ICT literacy has a positive and significant effect on work readiness and a stronger effect on self-regulated learning. Soft skills also show a positive and significant effect on work readiness and self-regulated learning. Furthermore, self-regulated learning has a positive and significant effect on work readiness. In the mediation analysis, self-regulated learning significantly mediates the effect of ICT literacy on work readiness as well as the effect of soft skills on work readiness. These results indicate that students’ work readiness is shaped not only by ICT literacy and soft skills but also through the role of self-regulated learning as a mediating factor.
Integrasi Pelatihan 5S, Literasi Digital Berbasis ChatGPT, dan Ergonomi Kognitif untuk Penguatan Budaya Industri Siswa SMK Negeri 6 Bulukumba Hamzah Nur; Irin Ramdhani; Nur Fuadah; Sudarmanto Jayanegara; Nur Fadillah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5257

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan tiga kebutuhan penting pendidikan kejuruan: penguatan budaya industri melalui 5S, peningkatan literasi digital berbasis ChatGPT, dan pencegahan beban mental berlebih melalui ergonomi kognitif. Sasaran kegiatan adalah 18 siswa kelas XI Jurusan Teknik Pemesinan di SMK Negeri 6 Bulukumba, yang dilaksanakan pada 15-16 Mei 2026. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis praktik yang mencakup demonstrasi, simulasi kasus, dan refleksi. Hasil evaluasi yang diukur melalui instrumen pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman komprehensif siswa sebesar 45%. Integrasi ketiga topik ini terbukti efektif membangun kesadaran siswa akan pentingnya kedisiplinan fisik di area bengkel, penggunaan kecerdasan buatan secara etis, serta pengelolaan fokus untuk menjaga kesehatan mental. Program ini menghasilkan model pelatihan terpadu yang relevan dalam menyiapkan kesiapan psikologis dan teknis siswa SMK menghadapi tuntutan dunia kerja modern.