Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

SIMULASI XRD ZINC OXIDE TERDOPING MENGGUNAKAN METODE LAUE SYAINA ULFA AZHARA; S SETIANTO; DARMAWAN HIDAYAT
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.086 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10953

Abstract

Struktur kristal ZnO setelah didoping ion Mg2+ dapat meningkatkan bandgap, penyerapan hidrogen serta meningkatkan sifat fotokatalitik dan pendopingan dengan ion Ca2+ dapat meningkatkan photoluminescence. Oleh karena itu, pada penelitian ini mengkaji perubahan dan pengaruh jenis dopan terhadap pola dan intensitas hasil XRD. Puncak difraksi baru setelah didoping hadir ketika konsentrasi atomik pendoping mencapai 10% maka penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi dopan 10% dan 20%. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi jenis dopan serta variasi konsentrasi dopan menggunakan metode Laue sebagai metode yang khas untuk difraksi pada bidang kristal. Hasil penelitian menunjukkan adanya puncak difraksi baru pada pola XRD ZnO setelah didoping serta intensitas yang lebih tinggi dengan rata-rata normalisasi 1,58 saat didoping ion Mg2+ dibandingkan ketika didoping ion Ca2+. Semakin besar konsentrasi atomik pendoping yang diberikan semakin meningkat nilai intensitas seluruh puncak difraksinya
Pembangkit Pulsa Orde Nano/Mikro-Detik untuk Pemicu Transduser Ultrasonik Darmawan Hidayat; Muhammad Ega Simatupang; Nendi Suhendi; Bambang Mukti Wibawa
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.785 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v2i1.15369

Abstract

Pulsa dengan lebar sempit (orde nano- hingga mikro- detik) banyak diperlukan untuk berbagai aplikasi, seperti teknologi pengolahan pangan, pembangkitan plasma, pemicu transduser ultrasonik frekuensi tinggi, elektroporasi dan sebagainya. Makalah ini melaporkan hasil rancang bangun oleh grup riset kami pembangkit pulsa dengan lebar hingga 75 nanodetik untuk digunakan sebagai pemicu transduser ultrasonik 1 Mhz. Pulsa level TTL dibangkitkan dari  sebuah astable multivibrator (NE555) dengan pengaturan interval antar-pulsa variabel hingga satu mikrodetik. Selanjutnya, tepi positif pulsa tersebut memicu rangkaian Schmitt trigger (SN74121) yang diatur pada mode kerja one-shot multivibrator dengan lebar pulsa orde ~75 nanodetik. Sebuah Schmitt trigger kedua (MC33151) yang bekerja pada tegangan catu daya +18 V mengubah level tegangan TTL menjadi +18 V guna mengaktifkan saklar tegangan tinggi pada tingkat berikutnya. Hasil pengujian menunjukkan generator dapat membangkitkan pulsa repetitif tegangan +18 V dengan lebar pulsa variabel hingga 75 nanodetik. Hasil ini menyimpulkan bahwa sistem yang dibangun dapat membangkitkan pulsa sesuai dengan rancangan.Kata kunci: generator pulsa, lebar pulsa, nanodetik, multivibrator astable dan monostable, Schmitt trigger
Pengaturan Lampu Lalulintas Berbasis Fuzzy Logic Setianto Setianto; Liu Kin Men; Bambang Mukti Wibawa; Darmawan Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.674 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.12795

Abstract

Lampu lalulintas memegang peranan penting dalam pengaturan kelancaran lalulintas. Sistem pengendalian lampu lalulintas yang baik akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan kepadatan arus lalulintas pada jalur yang diatur. Dengan penerapan logika fuzzy, hal ini sangat memungkinkan untuk dilakukan. Permasalahan utama dalam perancangan dan pembuatan modul sistem peralatan pengaturan lampu lalulintas berbasis fuzzy logic ini, adalah perangkat keras tambahan yang terdiri dari : sensor, OpAmp, ADC 0809, Interfacing PPI 8255, Driver, Relay dan Lampu lalulintas (LL). Sedangkan sebagai dasar pengendalian dari sistem yang dijalankan, digunakan algoritma logika fuzzy. Hasilnya, dengan pengendali berbasis fuzzy waktu tunggu rata-rata lebih pendek sebesar 5% dibandingkan menggunakan pengendali konvensional. Kinerja sistem juga mencapai 72% lebih tinggi.Kata Kunci : Lalulintas, Pengaturan, Fuzzy Logic
Analisis Korosi Pipa Baja Karbon API 5L-X65 dengan Metoda Pembebanan Tiga Titik pada Lingkungan Gas H2S Kondisi Jenuh CO2 dalam Larutan Asam Asetat. Nendi Suhendi; Darmawan Hidayat; Liu Kin Men; S Setianto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.38 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v2i1.15370

Abstract

Pada penelitian pipa baja karbon API 5L-X65 digunakan rumah sampel dengan spesimen tiga titik pembebanan berada  lingkungan gas CO2 dan H2S jenuh dalam larutan asam asetat, maka akan terjadi peristiwa fenomena korosi. Sedangkan fenomena korosi yang terjadi adalah korosi retak tegang (SCC, Stress Corrosion Cracking), adalah suatu peristiwa pembentukan dan perambatan retak dalam pipa logam yang terjadi secara simultan antara tegangan yang bekerja pada bahan dengan lingkungan yang korosif (sweet gas).Bila pada pemipaan jalur migas akan menjadi masalah, karena pada industri minyak bumi dan gas dapat menghambat proses produksi. Bila  sweet gas pada tekanan yang tinggi akan mengakibatkan korosi retak tegangan dan akan mengakibatkan pipa itu pecah. Dari hasil penelitian bahwa sampel yang berbeda dengan defleksi yang sama dalam variasi waktu paparan maka laju korosinya makin lama makin kecil karena ada yang terhalang materi pembentuk korosi. Hasilnya bahwa sampel pipa baja karbon terjadi korosi retak tegangan baik korosi transgranular ataupun korosi intergranular berdasarkan analisa mikrostruktur. Dan kedalaman cracknya 66,72 µm (0,06672 mm) unrtuk waktu paparan 672 jam, 93,00 µm (0,093 mm) untuk waktu paparan 1008 jam dan 143,01µm (0,14301 mm) untuk waktu paparan 1344 jam dengan defleksi 0,015 m. Dan berdasarkan hasil SEM-EDX bahwa pipa baja karbon API 5L-X65 sudah terdapat pemicu terjadinya korosi, yaitu karena terdapat zat cair yang terjebak sehingga terbentuk void.Kata Kunci: korosi retak tegangan, sweet gas, spesimen tiga titik pembebanan.
Pendeteksi Pelanggaran Lalu Lintas Kendaraan Lawan Arah berbasis Sensor Ultrasonik HIDAYAT, DARMAWAN; NAUFAL, FADHIL BOMA; SYAFEI, NENDI SUHENDI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 10, No 4: Published October 2022
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v10i4.798

Abstract

ABSTRAKPelanggaran lalu lintas lawan arah kendaraan sepeda motor adalah pelanggaran yang banyak terjadi. Hal ini kerap menimbulkan korban. Makalah ini melaporkan prototipe sensor untuk deteksi pelanggaran lalu lintas lawan arah kendaraan sepeda motor di area lalu lintas Universitas Padjadjaran (Jatinangor) untuk keperluan pengelola dalam pengaturan lalu lintas kampus. Sistem sensor dibangun dari dua buah sensor ultrasonik (MB1030 MaxSonar EZ-3) untuk membaca arah pergerakan kendaraan. Sensor kendaraan mendeteksi pola spasial dan temporal gerakan kendaraan yang melintas. Pola pembacaan sensor ultrasonik diproses oleh mikrokontroller ATmega 328P dan hasilnya ditampilkan pada peraga LCD dan peraga buzzer. Data yang ditampilkan berupa jumlah pelanggaran lawan arah dan indikasi bunyi. Berdasarkan hasil pengujian, sistem dapat mendeteksi pelanggaran lawan arah sebesar 87,14%. Sistem ini juga dapat membedakan objek yang melintas antara kendaraan motor dengan pejalan kaki. Secara keseluruhan, sistem yang dibangun berfungsi sesuai rancangan untuk mendeteksi pelanggaran kendaraan sepeda motor lawan arah.Kata kunci: lawan arah, ultrasonik, kirim-pantul, spasial-temporal, mikrokontroler ABSTRACTOpposite direction traffic violations are the most occurrences of traffic violations. This often causes fatal human injuries. This paper reports a design of sensor for detection of opposite direction traffic violations of motorcycle vehicles in the internal traffic area of Universitas Padjadjaran, Jatinangor campus, for in-campus traffic management purposes. The sensor system is built from two ultrasonic sensors (MB1030 MaxSonar EZ-3) to detect the direction of vehicle object movement. The sensors detect the direction according to the spatial and temporal patterns. The ultrasonic sensor reading pattern is processed by the ATmega 328P microcontroller and the results are displayed on an LCD and a sound buzzer. The displayed parameter is the number of opposite directioan violation and a beep sound. Based on the testing results, the system can detect a violation of the opposite direction by 87.14%. This system enables to distinguish motor vehicles and pedestrians objects. In conclusion, the system functions as designed to detect violations of motorcycle in the opposite direction.Keywords: traffic violation, ultrasonic sensors, pulse-echo, spatial-temporal, microcontroller
Pembangkitan Pulsa Orde Nanodetik Berbasis Mikrokontroler Untuk Eksitasi Transduser Ultrasonik MUQAFFI, FAATIH RIFQI; WIBAWA, BAMBANG MUKTI; HIDAYAT, DARMAWAN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 8, No 1: Published January 2020
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v8i1.229

Abstract

ABSTRAK Makalah ini melaporkan suatu teknik pembangkitan pulsa lebar orde nanodetik (ns) repetitif yang terprogram berbasis mikrokontroler untuk keperluan eksitasi transduser ultrasonik. Pembangkitan pulsa dan pengaturan jarak antar pulsa dilakukan melalui operasi timer mikrokontroler. Sebuah monostable multivibrator mengubah lebar pulsa dari mikrokontroler dalam orde nanodetik melalui pengaturan komponen pewaktuan resistor-kapasitor (RC) dengan cara pengaturan nilai R yang dibuat dari sebuah potensiometer digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mikrokontroler membangkitkan pulsa repetitif dengan interval terprogram dalam orde 1 detik dan lebar pulsa minimum 1,25 ms. monostable multivibrator dapat mengubah lebar pulsa tersebut menjadi sekitar 140 ns. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem berfungsi sesuai rancangan, sistem dapat membangkitkan pulsa repetitif dengan lebar pulsa hingga 140 ns dengan parameter interval dan lebar yang dapat diprogram. Kata kunci: generator pulsa, lebar pulsa singkat, mikrokontroler, monostable multivibrator, eksitasi transduser ultrasonik  ABSTRACT This paper reports a repetitive, programmable, microcontroller-based pulse width generation technique for the purpose of ultrasonic transducer excitation. Pulse generation and distance adjustment between pulses is done through the microcontroller timer. A monostable multivibrator changes the pulse width of the microcontroller in the order of nanoseconds by adjusting the resistor-capacitor time constant which are done by adjusting the R value made from a digital potentiometer. The test results show that the microcontroller generates repetitive pulses with programmed intervals in order of 1 second and pulse width of 1.25 ms. A monostable multivibrator converts the pulse width to ca. 140 ns. Based on the test results, it can be concluded that the system functions according to the design as the system can generate repetitive pulses with pulse widths up to 140 nanoseconds with programmable interval and width parameters. Keywords: pulse generator, short-width pulse, microcontroller, monostable multivibrator, ultrasonic transducer excitation
Reliability Study of Oil and Gas Pipelines Using the Normal Distribution Method Suhendi Syafei, Nendi; Hidayat, Darmawan; Rohadi, Nanang; Joebaedi, Khafsah; Supriyana, Eddy
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 22 No. 1 (2021): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.147 KB) | DOI: 10.24036/eksakta/vol22-iss1/246

Abstract

Gas and oil pipelines have decreased function and damaged due to corrosion. This research aims to analyze and predict the life of gas and oil pipelines within a certain time span. The method used is a reliability study using a normal distribution. The analysis results show it is predicted that the pipe reliability probability in 2030 will decrease and the probability of failure will increase. The probability of reliability is 0.843572786617270 and the probability of failure is 0.156427213382730 in 2030. With the long distance pipeline, maximum depth as shown in the attachment the average thick remain is 0.2200 inches, the average corrotion rate is 0.0317 mm/year, with prediction thick remain from 2000 to 2030 in inches.
Software Development of Palm Oil Seed Authentication System Based on Ultrasonic Waves Pratopo, Lukito Hasta; Thoriq, Ahmad; Ciptaningtyas, Drupadi; Nanda, Muhammad Achirul; Fahrizi, Ahmad Luthfi; Hidayat, Darmawan; Masrukan; Maskromo, Ismail
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.013.1.115-131

Abstract

Fake palm oil seeds pose a substantial economic threat, which makes their authentication crucial. However, distinguishing between genuine and fake seeds remains a challenge. This study explored the potential of ultrasonic technology to measure shell thickness as a distinguishing factor based on the reported variations between the two types. Ultrasonic wave measurement software was developed using Arduino Uno to facilitate the analysis. The results highlight the complexity of accurately measuring the seed shell thickness owing to high attenuation. Micro-CT imaging confirmed the presence of pores within the seed structure, which significantly scattered and absorbed ultrasonic waves, limiting the penetration depth and accuracy. Despite these obstacles, the developed software exhibited promising capabilities, accurately determining the thickness or propagation speed with a high-resolution time-of-flight measurement of up to 62.5 nanoseconds. Additionally, the software is capable of sampling ultrasonic signals at frequencies up to 178 kHz. Although the software performs well under specific conditions, further advancements in ultrasonic technology are necessary to mitigate porosity-related limitations and enhance the effectiveness of seed authentication methods, particularly in transducer selection and measurement techniques such as Harmonic or QSC testing.
Karakterisasi Dedak Padi dan Campuran Sekam Padi berdasarkan Sifat Fisik dan Kimia Rosani, Urip; Hernaman, Iman; Hidayat, Rahmat; Hidayat, Darmawan
Jurnal Agripet Vol 24, No 1 (2024): Volume 24, No. 1, April 2024
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v24i1.33257

Abstract

ABSTRACT. Mengetahui karakteristik bahan berdasarkan sifat fisik dan kimia adalah sangat penting, agar dalam perancangan dan penarikan kesimpulan penelitian lebih akurat. Terutama penelitian dedak padi yang mempunyai kualitas yang beragam karena sangat ditentukan oleh metode dan mesin pada proses penggilingan gabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dedak padi berdasarkan fraksi dan campurannya dengan sekam padi dengan berbagai metode evaluasi. Penelitian menggunakan dedak padi galur lokal unggul Banowati dari Desa Sindangsari, Sumedang. Penelitian tahap pertama untuk mengetahui karakteristik dedak padi berdasarkan fraksi ukuran partikel menggunakan saringan dengan mesh 10, 20, 30, 40 dan 50. Tahap kedua untuk mengetahui karakteristik campuran dedak padi dan sekam dengan proporsi 100, 75, 50, 25 dan 0 % dengan ukuran lolos mesh 30. Parameter yang diukur adalah Persentase ukuran partikel, gambaran visual, densitas, porositas, kandungan nutrien dan kandungan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi dedak padi berdasarkan ukuran partikel/mesh mempunyai karakteristik yang berbeda, perbedaan tersebut pada komposisi, kandungan nutrien, lignin, densitas dan porositas. Protein kasar mesh 30 sebesar 13,41%, mesh 40 sebesar 13,08%, dan mesh 50 sebesar 13,60. Uji lignin mesh 30, 40, dan 50 menunjukkan warna coklat terang. Berdasarkan sifat fisik dan kimia dedak padi lolos mesh 30, 40 dan 50 yang terbaik. Dedak padi yang dicampur dengan sekam padi yang semakin tinggi, maka semakin rendah nilai nutrien, kandungan lignin semakin tinggi, densitas dan porositas nya semakin tinggi.(Characterization of rice bran and rice husk mixture based on physical and chemical properties)ABSTRAK. Knowing the characteristics of materials based on their physical and chemical properties is very important for designing and drawing research conclusions more accurately. Especially rice bran research, which has a variety of quality because it is determined by the method and machine in the grain milling process. The purpose of this study was to determine the characteristics of rice bran based on its fraction and mixture with rice husks using various evaluation methods. The study used Banowati superior local strain rice bran from Sindangsari, Sumedang Village. The first stage of research was to determine the characteristics of rice bran based on particle size fractions using sieves with meshes of 10, 20, 30, 40, and 50. The second stage is to determine the characteristics of a mixture of rice bran and husk with proportions of 100, 75, 50, 25, and 0% with a mesh pass size of 30. The parameters measured are particle size percentage, visual image, density, porosity, nutrient content, and lignin content. The results showed that rice bran factions based on particle or mesh size have different characteristics, including differences in composition, nutrient content, lignin, density, and porosity. Crude protein mesh 30 is 13.41%, mesh 40 is 13.08%, and mesh 50 is 13.60. Lignin mesh assays 30, 40, and 50 show a light brown color. Based on the physical and chemical properties of rice bran, meshes 30, 40, and 50 are the best. The higher the rice bran mixed with rice husks, the lower the nutrient value, and the higher the lignin content, the higher the density and porosity.
Impact of Rice Bran Adulteration with Rice Husk on the Performance, Digestibility, and Organs of Garut Rams in Corn Straw Silage-Based Rations Rosani, Urip; Hernaman, Iman; Hidayat, Rahmat; Hidayat, Darmawan; Pazla, Roni; Begna, Regasa
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 36 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This research was conducted to determine the effect of rice husk in a corn straw silage-based ration on the performance of Garut sheep. In this study, a completely randomized design (CRD) was used to determine the effects of rice husk on performance, digestibility, and organs. In this study, different amounts of rice husk were added to a corn straw silage-based diet, and each treatment was repeated five times. Twenty-five five-month-old male Garut sheep weighing 17.13±1.65 kg were divided into 5 groups, with one sheep per repetition. Each group was given an experimental diet consisting of the following: RH0 = 60% corn straw silage + 40% rice bran + 0% rice husk, RH1 = 60% corn straw silage + 30% rice bran + 10% rice husk, RH2 = 60% corn straw silage + 20% rice bran + 20% rice husk, RH3 = 60% corn straw silage + 10% rice bran + 30% rice husk, and RH4 = 60% corn straw silage + 0% rice bran + 40% rice husk. These findings indicated that higher levels of rice husk in the diet reduced performance, body weight, and weight gain and increased the weight of the digestive tract. Overall, the addition of rice husk in this study decreased the performance