Claim Missing Document
Check
Articles

DISTRIBUSI SPASIAL ZOOPLANKTON DI DANAU LINDU, DAN BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELIMPAHANNYA lukman, lukman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2005): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.656 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v6i2.341

Abstract

Lake Lindu is located in conservation area, the Lore Kalamanta National Park, and still on natural condition. Therefore, it is interesting to recognize their biological condition, especially zooplankton existence. It was observed the zooplankton spatial distribution on March 2001 and evaluated the factors which influenced to their abundance. Four sampling station at rivers, inlet of the lake, five in lake waters body at 0 m; 3 m , 5 m, and 10 m water depth were studied. Supporting data, namely organic content on COD(Chemical Oxygen Demand) parameter was measured on same location, for a while phytoplankton and heterotrophyc bacteria data from secondary data. There were five genus zooplankton, namely Ceriodaphnia (Cladocera), Diaptomus, Cyclops (Copepoda), Brachionus and Filinia (Rotifera). It was not found zooplankton at rivers, therefore average of abundance in lake water body ranged 37 - 376 ind.l-1, and based of depth stratum their abundance show to maximize at three meters depth. Zooplankton abundance seem correlate support factors quadratically, positively to COD and abundance of heterothrophyc bacteria, but negatively to phytoplankton abundance.
PEMBEBANAN DAN DISTRIBUSI BAHAN ORGANIK DI WADUK CIRATA lukman, lukman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2002): JURNAL TEKNIK LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.504 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v3i2.246

Abstract

Pemanfaatan Waduk Cirata untuk pengembangan budidaya ikan sistem karamba jaring apung (KJA) cenderung berlebihan, sehingga menimbulkan dampak beban pencemaran bahan organik yang cukup tinggi. Penelitian pembebanan bahan organik dan distribusinya telah dilakukan di Waduk Cirata pada bulan Agustus tahun 2000, untuk mengetahui kontribusi sumber-sumber muatan organik dan bebannya pada komponen ekosistem.Beban organik allochtonus dari inlet (S.Citarum) mencapai 0,234 kg.dt-1 atau 7.393 ton per tahun, sedangkan beban organik autochtonus dari sistem KJA rata-rata 6.556 ton per tahun. Pada kolom air terdapat bahan organik total yang berkisar antara 13,9–22,7 mg.l-1, dan pada sedimen terdapat bahan organik total rataan per wilayah antara 152,5–188,6 mg.berat kering g-1 sedimen.
ANALISIS PENEMPATAN JABATAN DI KANTOR DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Lukman, Lukman; Erfina, Erfina
Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 9 NOMOR 1, JUNI 2019
Publisher : STISIP Muhammadiyah Sinjai Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.272 KB) | DOI: 10.47030/jaq.v9i1.63

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan analisis penempatan jabatan di Kantor Pemuda dan olahraga Kabupaten Sidenreng Rappang. Populasi penelitian ini sebanyak 50 orang, sedangkan sampel penelitian menggunakan sampel insidental yang berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi, studi pustaka dan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis penempatan jabatan di Dinas Pemuda dan olahraga Kabupaten Sidenreng Rappang dipengaruhi oleh beberapa Faktor sebagaimana hasil olahan data adalah 66% faktor individu, 65% faktor teknologi, faktor biaya / anggaran 69%, struktur organisasi 67%, faktor variabel internal 68%.
POTENSI JENIS LEBAH MADU KELULUT (Trigona spp) UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA GALANG KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH Lukman, Lukman; Hardiansyah, Gusti; Siahaan, Sarma
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 8, No 4 (2020): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v8i4.44327

Abstract

The Trigona bee is a small black insect with a body length of 3-4 mm and a wingspan of 8 mm. East Kalimantan has found Trigona spp bees, namely T. laeviseps, T. apicalis, T. Drescheri. T. fucibasis, T. fuscobalteata, T. insica, T. itama, T. melina and T. terminate. This study aims to determine the potential of kelulut honey bees (Trigona spp) in the community honey farmer group of Galang Sungai Pinyuh Village, Mempawah Regency, to identify the types of kelulut bees (Trigona spp) in the box (stup) that  made by the honey farmer group of Galang Village. Sungai Pinyu, Mempawah Regency, Analyzing the additional economic income of the Galang Village community, Sungai Pinyuh District, Mempawah Regency. This research was conducted in Galang Sungai Pinyuh Village Mempawah Regency which was conducted for 1 month in the field, by using the survey method, by using the method, which is the activity of finding the existence of a species that is the object of bee research. There are 2 types of Trigona spp bees cultivated in the Galang Kelulut Honey Forest Farmers Group, namely H. itama Cockerel, and H. bakeri, and processing of kelulut honey (Trigona spp) will benefit greatly from the services of kelulut honey (Trigona spp). Harvesting of kelulut honey from honey farmers is 15-30 liters / month. The selling price for consumers is around IDR 400,000 for every 1 liter. From the research above, it is concluded that the potential of kelulut honey bees (Trigona spp) can increase the income of the people of Galang Village, Sungai Pinyuh District, Mempawah Regency.Keywords: Community economy, Potency, Trigona.
ANALISIS PENEMPATAN JABATAN DI KANTOR DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Lukman, Lukman; Erfina, Erfina
Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 9 NOMOR 1, JUNI 2019
Publisher : STISIP Muhammadiyah Sinjai Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/jaq.v9i1.63

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan analisis penempatan jabatan di Kantor Pemuda dan olahraga Kabupaten Sidenreng Rappang. Populasi penelitian ini sebanyak 50 orang, sedangkan sampel penelitian menggunakan sampel insidental yang berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi, studi pustaka dan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis penempatan jabatan di Dinas Pemuda dan olahraga Kabupaten Sidenreng Rappang dipengaruhi oleh beberapa Faktor sebagaimana hasil olahan data adalah 66% faktor individu, 65% faktor teknologi, faktor biaya / anggaran 69%, struktur organisasi 67%, faktor variabel internal 68%.
Analisis Perbandingan Kinerja Jaringan Secure Socket Tunneling Protocol (Sstp) Dan Layer Two Tunneling Protocol (L2tp) + Internet Protocol Security (Ipsec) Menggunakan Metode Quality Of Service (Qos) Lukman, Lukman; Mukhlishah, Aiman
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i2.344

Abstract

INTISARIKinerja jaringan yang buruk tentu akan berdampak buruk pada kerugian bagi sebuah perusahaan atau instansi, ketika kinerja jaringan yang digunakan oleh perushaan berubah menjadi lambat, pasti sangat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan itu sendiri, terlebih jika sebuah perusahaan selalu bergantung pada internet untuk kelancaran bisnisnya. Semakin banyaknya perusahaan perusahaan yang membutuhkan kinerja jaringan yang cepat dan aman maka untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa metode yang bisa digunakan seperti banyaknya pilihan metode VPN (Virtual Private Network).Teknologi VPN adalah suatu komunikasi dalam jaringan sendiri yang terpisah dari jaringan umum. Private network sendiri dianggap lebih efisien karena kecepatan transfer data yang lebih besar dari pada kecepatan transfer data pada jaringan Internet, selain itu masalah keamanan dianggap lebih bagus karena hanya bergerak dalam lingkup terbatas saja. Secara umum, VPN adalah sebuah proses dimana jaringan umum (public network atau internet) diamankan kemudian difungsikan menjadi sebuah jaringan privat (private network). Sebuah VPN tidak didefinisikan oleh rangkaian khusus atau router, tetapi didefinisikan oleh mekanisme keamanan dan prosedur-prosedur yang hanya mengijinkan penggunanya yang ditunjuk akses ke VPN dan informasi yang mengalir melaluiya.Masalah yang dihadapi saat ini yaitu ketika performa jaringan yang lambat akan berpengaruh pada kinerja perusahaan, untuk berhubungan antar kantor menggunakan internet dan email untuk mengirim data dan berkomunikasi maka dibutuhkan jaringan privat untuk memudahkan mengakses file terhadap suatu tempat yang berbeda lokasi. Namun dalam Pemilihan VPN yang akan digunakan memungkinkan kurang tepatnya pemilihan metode yang  digunakan dalam mengelola jaringan intranet untuk perusahaannya.Dari uraian diatas maka penulis melakukan analisis perbandingan sebuah teknik tunneling dengan menggunakan SSTP dan L2TP+IPSec.  SSTP dan L2TP+IPSec merupakan protokol jaringan yang dapat melindungi jaringan dari ancaman luar seperti konflik IP, MAC dan DHCP server jahat, serta membuat performa jaringan lebih baik, dengan metode penggunaan jalur tersendiri yang di lalui atau dilewati. Dari kedua metode  tersebut penulis melakukan perbandingan performa jaringan ketika di terapkan metode SSTP dan L2TP+IPSec sehingga mengetahui performa jaringan mana yang lebih bagus dan cocok digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna.Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu siapapun untuk menentukan metode tunneling VPN yang akan digunakan kelak dalam suatu jaringan. Sedangkan dari hasil penelitian bisa diambil kesimpulan bahwa L2TP+IPSec lebih baik dibanding SSTP, dinilai dari parameter QOS yang sudah diuji dan dibandingkan.Kata kunci: Tunneling, VPN, SSTP, L2TP, IPSec, Quality Of Service ABSTRACTPoor network performance will certainly have a bad impact on losses for a company or agency, when the network performance used by the company turns out to be slow, it must be very influential on the performance of the company itself, especially if a company always relies on the internet for the smooth running of its business. More and more companies need fast and secure network performance. To overcome this, there are several methods that can be used such as the choice of VPN (Virtual Private Network) methods.VPN technology is communication within one's own network that is separate from public networks. Private network itself is considered more efficient because the data transfer speed is greater than the data transfer speed on the Internet network, besides that security issues are considered better because it only moves in a limited scope. In general, VPN is a process in which a public network (public network or internet) is secured and then functioned as a private network. A VPN is not defined by a specific circuit or router, but is defined by security mechanisms and procedures that only allow their designated users access to the VPN and the information that flows through it.The problem currently faced is when slow network performance will affect company performance, to connect between offices using the internet and email to send data and communicate, then a private network is needed to facilitate accessing files to a different location. However, the selection of VPNs that will be used allows less precise selection of methods used in managing intranet networks for the company.From the description above, the authors conducted a comparative analysis of a tunneling technique using SSTP and L2TP + IPSec. SSTP and L2TP + IPSec are network protocols that can protect networks from external threats such as IP, MAC and DHCP server conflicts, and make network performance better, by using separate paths that are traversed or traversed. From these two methods, the writer makes a comparison of network performance when applied SSTP and L2TP + IPSec methods so that it knows which network performance is better and is suitable for user needs.The results of this study are expected to help anyone determine the VPN tunneling method that will be used later in a network. While the results of the study can be concluded that L2TP + IPSec is better than SSTP, judged by the QOS parameters that have been tested and compared.Keywords: Tunneling, VPN, SSTP, L2TP, IPSec, Quality Of Service
Analisis Perbandingan Kinerja Snort Dan Suricata Sebagai Intrusion Detection System Dalam Mendeteksi Serangan Syn Flood Pada Web Server Apache Lukman, Lukman; Suci, Melati
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i2.343

Abstract

INTISARIKeamanan jaringan pada web server merupakan bagian yang paling penting untuk menjamin integritas dan layanan bagi pengguna. Web server sering kali menjadi target serangan yang mengakibatkan kerusakan data. Salah satunya serangan SYN Flood merupakan jenis serangan Denial of Service (DOS) yang memberikan permintaan SYN secara besar-besaran kepada web server.Untuk memperkuat keamanan jaringan web server penerapan Intrusion Detection System (IDS) digunakan untuk mendeteksi serangan, memantau dan menganalisa serangan pada web server. Software IDS yang sering digunakan yaitu IDS Snort dan IDS Suricata yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tujuan penelitian kali ini untuk membandingkan kedua IDS menggunakan sistem operasi linux dengan pengujian serangan menggunakan SYN Flood yang akan menyerang web server kemudian IDS Snort dan Suricata yang telah terpasang pada web server akan memberikan peringatan jika terjadi serangan. Dalam menentukan hasil perbandingan, digunakan parameter-parameter yang akan menjadi acuan yaitu jumlah serangan yang terdeteksi dan efektivitas deteksi serangan dari kedua IDS tersebut.Kata kunci: Keamanan jaringan, Web Server, IDS, SYN Flood, Snort, Suricata. ABSTRACTNetwork security on the web server is the most important part to guarantee the integrity and service for users. Web servers are often the target of attacks that result in data damage. One of them is the SYN Flood attack which is a type of Denial of Service (DOS) attack that gives a massive SYN request to the web server.To strengthen web server network security, the application of Intrusion Detection System (IDS) is used to detect attacks, monitor and analyze attacks on web servers. IDS software that is often used is IDS Snort and IDS Suricata which have their respective advantages and disadvantages.The purpose of this study is to compare the two IDS using the Linux operating system with testing the attack using SYN Flood which will attack the web server then IDS Snort and Suricata that have been installed on the web server will give a warning if an attack occurs. In determining the results of the comparison, the parameters used will be the reference, namely the number of attacks detected and the effectiveness of attack detection from the two IDS.Keywords: Network Security, Web Server, IDS, SYN Flood, Snort, Suricata.
Analisis Perbandingan Quality Of Service (Qos) Pada Performa Bandwidth Jaringan Dengan Metode Hierarchical Token Bucket (Htb) Dan Per Connection Queque (Pcq). Tambunan, Adytia A.; Lukman, Lukman
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i3.362

Abstract

INTISARIQuality of Service (QoS) adalah cara cerdas untuk mengalokasikan bandwidth yang tersedia. Penggunaan manajemen bandwidth sebagai parameter Quality of Service tidak hanya membatasi tetapi menjaga kualitas bandwidth, sehingga semua pengguna yang terhubung dalam satu jaringan mendapatkan kualitas internet yang merata dan stabil. Ada beberapa cara untuk mengaplikasikan bandwidth managemen untuk meningkatkan Quality of Service, salah satunya yakni menggunakan mikrotik.Ada banyak metode manajemen   bandwidth yang dapat digunakan atau diterapkan pada jaringan yang menggunakan router mikrotik. Adapun yang paling sering digunakan dalam jaringan berskala menengah atau pun besar seperti metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan Per Connection Queue (PCQ).Penelitian ini akan melakukan analisis variabel Quality of Service (QoS) terhadap performa bandwidth dengan membandingkan dua metode antrian yaitu metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan metode Per Connection Queue (PCQ).  Penelitian dilakukan untuk mengetahui metode manakah lebih baik untuk di implementasikan oleh administrator jaringan agar efesien dan tepat untuk digunakan.Kata kunci: Manajemen Bandwidth, QOS, PCQ, HTB, Mikrotik. ABSTRACTQuality of Service (QoS) is a smart way to allocate available bandwidth. The use of bandwidth management as a Quality of Service parameter not only limits but maintains bandwidth quality, so that all users connected in one network get an even and stable internet quality. There are several ways to apply bandwidth management to improve Quality of Service, one of which is using a proxy.There are many bandwidth management methods that can be used or applied to networks that use a proxy router. As for what is most often used in medium or large scale networks such as the Hierarchical Token Bucket (HTB) and Per Connection Queue (PCQ) methods.This study will analyze the Quality of Service (QoS) variable on bandwidth performance by comparing two queuing methods, namely the Hierarchical Token Bucket (HTB) method and the Per Connection Queue (PCQ) method. The study was conducted to determine which method is better for network administrators to implement in order to be efficient and appropriate to use.Keywords: Bandwidth Management, QOS, PCQ, HTB, Mikrotik.
Management of Educational Infrastructure in Improving Human Resources Quality (Case Study at SMK Negeri 1 OKU) Lukman, Lukman; Arafat, Yasir; Destiniar, Destiniar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.957 KB)

Abstract

This study aims to reveal more clearly about the management of educational facilities and infrastructure in improving the quality of human resources at SMK Negeri 1 OKU. This research is a qualitative research . This type of research is a case study research which means the real situation. The method used is descriptive analysis. Data were collected through observation, interview and documentation techniques. Based on the research results, it is concluded that the management of infrastructure facilities at SMK Negeri 1 OKU has been fulfilled by means of planning needs, procurement, inventory, maintenance and deletion
Kerajaan Gowa dalam Proses Islamisasi di Kerajaan Bantaeng 1607-1887 Lukman, Lukman; Najamuddin, Najamuddin; Patahuddin, Patahuddin
Attoriolong Vol 19, No 2 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang latar belakang Kerajaan Gowa berperan aktif dalam proses Islamisasi di Kerajaan Bantaeng, upaya-upaya yang dilakukan oleh Kerajaan Gowa, serta dampak Islamisasi terhadap masyarakat di Kerajaan Bantaeng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, setelah Kerajaan Gowa menerima Agama Islam maka keraajaan Gowa kemudian menjadi episentrum penyebar luasan Islam di Sulawesi Selatan, berbagai upayah pun dilakukan oleh Kerajaan Gowa untuk melakukan proses Islamisasi mulai dengan mengeluarkan Dekrit Kerajaan Gowa,  mengutus ulama bahkan jalur penaklukan pun dilakukan dalam proses Islamisasi, hadirnya Islam tentunya berdampak besar pada kehidupan masyarakat Bantaeng pada saat itu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik yaitu pengumpulan data atau sumber tentang objek penelitian, kritik sumber untuk menentukan keterkaitan serta keaslian dari sumber tersebut sehingga sumber tersebut layak untuk dijadikan sebagai bahan referensi, interpretasi atau penafsiran dari hasil olahan data serta historiografi atau tahap penulisan hasil analisa dari temuan fakta sejarah.