Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penguatan Clean and Good Governance dalam Pelayanan Publik melalui Model Edukasi dan Instrumen Kepatuhan Hukum Tata Negara Mulyadi, Dedi; zultan, najwa; Nur Ajijah, Siti; Alzaidan, Helmi; Cantika, Desta; Ilham, Mochamad
Jurnal Dedikasi Hukum Vol. 4 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jdh.v4i3.37828

Abstract

Era globalisasi menuntut adanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efisien, sebagaimana tercermin dalam prinsip clean and good governance. Hukum Tata Negara memiliki peran strategis dalam membangun kerangka legal yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan baik, terutama dalam konteks pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Hukum Tata Negara dalam mendorong penerapan prinsip-prinsip clean and good governance pada pelayanan publik, dengan mengambil studi kasus pada sektor administrasi publik di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah metode yuridis-normatif, dengan analisis terhadap berbagai peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti UUD 1945, UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta berbagai kebijakan pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hukum Tata Negara menjadi landasan utama dalam mengatur hubungan antara negara dan warga negara, termasuk dalam menjamin layanan publik yang berkualitas. Namun, tantangan seperti birokrasi yang berbelit, ketidakmerataan akses layanan, serta korupsi masih menjadi penghambat utama dalam implementasi prinsip clean and good governance. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan optimalisasi teknologi digital sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Dengan penerapan Hukum Tata Negara yang efektif, prinsip clean and good governance dapat diwujudkan, mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan di tengah arus globalisasi. Abstract Strengthening Clean and Good Governance in Public Services through Educational Models and Instruments for Compliance with Constitutional Law The era of globalization demands transparent, accountable, and efficient governance, as reflected in the principles of clean and good governance. Constitutional Law has a strategic role in building a legal framework that supports the implementation of clean and good governance, especially in the context of public services. This study aims to analyze the role of Constitutional Law in encouraging the implementation of clean and good governance principles in public services, by taking a case study in the public administration sector in Indonesia. The approach used is the juridical-normative method, with an analysis of various relevant laws and regulations, such as the 1945 Constitution, Law No. 25 of 2009 concerning Public Services, and various related government policies. The results of the study indicate that Constitutional Law is the main foundation in regulating the relationship between the state and citizens, including in ensuring quality public services. However, challenges such as convoluted bureaucracy, unequal access to services, and corruption are still the main obstacles in the implementation of the principles of clean and good governance. This study recommends strengthening supervision, improving the quality of human resources, and optimizing digital technology as strategic steps to improve the efficiency of public services. With the effective implementation of Constitutional Law, the principle of clean and good governance can be realized, supporting sustainable national development amidst the flow of globalization.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa melalui Implementasi Sistem E-Administrasi: Improving the Quality of Human Resources in the Implementation of Village Head Elections through the Implementation of the E-Administration System Mulyadi, Dedi; Suheri, Agus; Nurpandi, Finsa; Utami, Tanti Kirana; Kuswandi, Kuswandi; Nur, Himan; Mulyana, Aji; Triyana, Putri; Susilawati, Eli; Rizal, Desca Mochamad; Nurmariam, Yuli; Permatasari, Ira; Yudiansyah, Fakhrian
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i1.7945

Abstract

The general election (Pemilu) is a process by which people elect individuals to political positions at various levels in Indonesia. Elections are conducted to elect leaders such as presidents or executive officials, representatives of the people in the legislature, and village heads. A quality election will certainly give birth to quality leaders as well. The Village Head as a leader at the village level will represent the quality of a village. Thus, the function of the Village Head towards village development is to think, plan, and implement. One of the efforts made by the Cianjur Regency Government to improve the quality of the implementation of the simultaneous village elections is by creating an E-Administration system to be used in the registration process for candidates for village heads. The purpose of creating this E-Administration system is to facilitate the organizers and prospective village head candidates in the implementation of registration The implementation method in this service activity goes through several preparatory stages, namely First, increasing commitment. Second, development and harmonization of the e-administration system prototype. Third, supervision of the legalization process. And fourth, mentoring/technology transfer of the e-administration system. The results of this research are the formation of an E-Administration system designed by the IT Team of the Faculty of Engineering, Suryakancana University, which is adaptive to existing systems in stakeholders or institutions.
Implementation of E-Administration for Public Accountability of Simultaneous PILKADES 2025 in Cianjur Mulyadi, Dedi; Suheri, Agus; Nurpandi, Finsa; Utami, Tanti Kirana; Mulyana, Aji; Susilawati, Eli; Nurmariam, Yuli
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v5i1.28581

Abstract

The Village Head Election (PILKADES) is a crucial process in Indonesia's democracy, where the village head plays a central role in governance and community service. To enhance the quality of the upcoming simultaneous Pilkades in Cianjur Regency in 2025-2026, the E-Administration system is being implemented. This system aims to streamline the registration of village head candidates, improving accountability, transparency, and efficiency, while reducing the potential for data manipulation. The research aims to evaluate the E-Administration system’s implementation and assess its impact on transparency, efficiency, and accountability in the Pilkades process. Additionally, it seeks to provide a model that other regions can adopt in their Pilkades. The research method includes several strategic stages: a Focus Group Discussion (FGD) to align stakeholder understanding, mentoring in the implementation of the system, and continuous evaluation. The results show a significant improvement in the efficiency of candidate registration, with faster verification and fewer data errors. The system has also increased transparency and accountability, with real-time access to data for authorities and the public. The reduction in data manipulation, through digital verification of documents, highlights the potential for the E-Administration system to be a model for other regions to enhance Pilkades quality.
PENGARUH MEDIA MASSA TERHADAP GENERASI Z SEBAGAI UPAYA UNTUK MENDORONG PARTISIPASI AKTIF DALAM PEMILU PRESIDEN DAN PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2024 DI TINJAU DARI TEORI DEMOKRASI Mulyadi, Dedi; Alvian M,S, Ce Kedzma; Lananda, Ardelia; Farraz, Mohammad Irvanul; Simbolon, Cindy Claudia; Perdana, Zaki Akhtar
Jurnal Dialektika Hukum Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Dialektika Hukum
Publisher : Law Department Jenderal Achmad Yani University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jdh.v7i1.2059

Abstract

Media massa dalam aktivitas politik seperti pemilu presiden dan pemilu legislatif dapat memberikan pengaruh yang cukup besar. Hal tersebut dikarenakan adanya generasi Z sebagai pengguna media massa, yang menjadikan generasi tersebut sebagai salah satu generasi yang berpartisipasi aktif dalam pemilu presiden dan pemilu legislatif. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah mempergunakan pendekatan yuridis normatif, yaitu metode penelitian hukum yang meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Adapun identifikasi masalah dalam penelitian ini yaitu pengaruh generasi Z dalam berpartisipasi melalui media massa terhadap pemilu presiden dan pemilu legislatif tahun 2024, arti penting pemilu presiden dan pemilu legislatif bagi generasi Z perspektif teori demokrasi, serta peran generasi Z dalam mencegah kecurangan pemilu presiden dan pemilu legislatif tahun 2024. Salah satu pengaruh dari media massa terhadap pemilu presiden dan pemilu legislatif yaitu dapat mempengaruhi jumlah suara. Hal tersebut disebabkan karena generasi Z merupakan kelompok pemilih yang jumlahnya banyak dan sangat berpotensi mempengaruhi hasil pemilu. Dengan adanya partisipasi aktif dari generasi Z, maka dapat mengubah arah politik serta memilih pemimpin yang dapat mewakili nilai dan kepentingan dari generasi Z.
Analisis Kebijakan Pasca Bencana Penetapan Relokasi Wajib pada Zona Merah melalui Perspektif Tugas dan Fungsi Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur Sekha Anggita Maulidina; Dedi Mulyadi; Aji Mulyana
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i4.5794

Abstract

The policy of mandatory relocation in post-disaster areas, particularly in Cianjur's red zones, plays a crucial role in mitigating risks associated with earthquakes and other natural disasters. This study analyzes the implementation of this policy from the perspective of local government tasks and functions, focusing on the coordination of various stakeholders, legal frameworks, and community involvement. The research uses a qualitative approach, combining legal-normative and sociological perspectives to explore the challenges and conflicts faced during the relocation process. Findings indicate that while the policy has been crucial in safeguarding public safety, its implementation has faced significant challenges such as budget constraints, community resistance, and logistical issues. The study highlights the importance of improving collaboration among local authorities, security agencies, and affected communities. The findings also suggest the need for a more transparent and inclusive approach to policy implementation, ensuring the protection of displaced populations' rights.
Efektivitas Kebijakan Hukum Mengenai Penyelesaian Konflik Pertambangan Antara Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah Nur Aulia, Widi; Abdullah Faqih, Muhammad; Mulyadi, Dedi; Mulyana, Aji
Indonesian Journal of Public Administration Review Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/par.v2i4.4719

Abstract

The authority conflict between central and local governments in the mining sector presents a critical challenge within the framework of regional autonomy in Indonesia. This study aims to analyze the legal policy effectiveness in resolving such conflicts, with a specific focus on the mining sector in Southeast Sulawesi. The research employs a normative juridical approach, analyzing statutory regulations, legal doctrines, and a concrete case study. The findings reveal that the withdrawal of licensing authority by the central government through the enactment of Law No. 3 of 2020 has triggered structural tensions, legal uncertainty, investment barriers, and weak environmental oversight. The absence of an effective institutional mediation mechanism further exacerbates the conflict. The study recommends the establishment of an independent authority conflict resolution body and the strengthening of intergovernmental coordination through legal collaboration and good governance principles. A restructuring of central-local authority relations is essential to ensure a fair, effective, and adaptive decentralization policy for strategic sectors
Peran Badan Pertanahan Nasional Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Akibat Overlapping Anita Kamilah; Nadia Sudaryanti; Asep Hasanudin; Dedi Mulyadi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2443

Abstract

Badan Pertanahan Nasional juga merupakan Lembaga yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang pertanahan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang nantinya akan menjembatani persoalan-persoalan yang berkaitan dengan tanah. Namun Faktanya yang terjadi dalam masyarakat tidak jarang ditemukan permasalahan sertipikat dengan kepemilikan ganda (dualisme sertipikat) di suatu wilayah. Tujuan dari penellitian ini memberikan pemahaman faktor apa yang menjadi penyebab terjadinya overlapping hak kepemilikan atas tanah yang dialami masyarakat di Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya overlapping hak kepemilikan atas tanah dan peran Badan Pertanahan Nasional dalam menyelesaikan sengketa akibat overlapping hak kepemilikan atas tanah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang merupakan pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab overlapping yaitu, ada beberapa kepemilikan tanah yang saling mengklaim satu sama lain dan untuk penyebab lainnya diduga ada cacat administrasi dalam salah satu sertipikat, maka acuan datanya pun harus dikonfirmasi kembali pada pihak yang berwenang. Selain ada klaim dari pihak lain, ada indikasi penyerobotan lahan, melalui permohonan ulang untuk permohonan sertipikat baru, sehingga menjadi peluang sengketa.
Implementasi Kebijakan Pemerintah terhadap Pencegahan Kebocoran Data Pribadi dalam Pelayanan Publik Berbasis Digital Dedi Mulyadi; Aji Mulyana; Aurelya Carmenita; Hasna Laksmi Utami; Kaffah Almira Aulia; Mugianing Putri; Nabila Rahma Alia
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi kebijakan pemerintah dalam mencegah kebocoran data pribadi pada pelayanan publik berbasis digital setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), mengidentifikasi faktor-faktor penghambat pelaksanaannya, serta merumuskan upaya strategis penguatan perlindungan data di sektor publik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, yang diperkuat oleh data empiris sekunder berupa laporan instansi pemerintah, statistik insiden kebocoran data, indeks SPBE, serta laporan literasi digital periode 2023–2025.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif UU PDP telah menyediakan kerangka hukum yang komprehensif dan sejalan dengan standar internasional dalam perlindungan data pribadi. Namun, implementasinya dalam pelayanan publik digital belum efektif. Hal ini tercermin dari meningkatnya insiden kebocoran data, yaitu 144 kasus pada 2023, 176 kasus pada 2024, dan 198 kasus hingga Oktober 2025. Hambatan utama meliputi lemahnya infrastruktur keamanan teknis, ketidakterpaduan standar pengamanan data antarinstansi, rendahnya kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan siber, minimnya audit keamanan berkala, serta belum berfungsinya Otoritas Perlindungan Data Pribadi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas perlindungan data pribadi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan regulasi, tetapi juga oleh kesiapan kelembagaan, teknis, dan budaya hukum. Oleh karena itu, direkomendasikan percepatan pembentukan otoritas pengawas independen, penguatan audit keamanan berbasis SPBE, peningkatan kapasitas aparatur negara, serta standardisasi pengamanan data di seluruh instansi pemerintah.
Reflections on Human Rights and Democracy in Indonesia: The Struggle of Victims Seeking Justice in the Kamisan Action, Amidst the 2024 Presidential Election Vacuum. Nazwa St May; Dedi Mulyadi; Siti Maesaroh; Fajar Muhammad Kartiwa
Al-Musthalah: Jurnal Riset dan Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During Indonesia's reformation era, past human rights violations weren't addressed through ad hoc trials despite changing leadership. Ahead of the 2024 President Election, amidst heightened political competition, the issue seemed neglected. Foreign media focused on this, particularly due to Gibran, President Jokowi's son, discussing political dynasties, and controversies surrounding a candidate accused of human rights violations, banned from entering the US. 1) The author aims to analyze the government's policy on the Kamisan Action, supporting human rights trials in Indonesia, and evaluate president candidate' commitment to addressing human rights violations. It's hoped the 2024 elected President prioritizes resolving human rights issues and increases public awareness of ongoing violations. 2) The research adopts a normative juridical approach. 3) Findings: Efforts to address past human rights violations since BJ Habibie's time haven't fully resolved the issue. The planned Ad Hoc Court under Law No. 26 of 2000 remains unimplemented, indicating a lack of state commitment to protecting human rights. The Kamisan Action continues its fight for justice, but hopes were dashed with leadership changes. In the 2024 president election, only candidate pair Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar, and candidate pair Ganjar Pranowo-Mahfud MD prioritize human rights. Prabowo's victory, despite allegations of involvement in human rights violations, left the Kamisan Action disillusioned. 4) Conclusion, however there's a possibility of establishing an ad hoc court under the current administration. Ensuring perpetrators face justice is crucial to prevent ongoing injustice and implicate the state in human rights violations by not resolving the issue.
Peran Media Sosial dalam Memicu Perceraian di Kabupaten Cianjur Amani Sabila; Alif Firmansyah; Delis Nia nadiyana; Eva Aulia Budiman; Mugianing Putri; Nadiyah Salma Wirahma; Dedi Mulyadi
Journal of Law Perspectives Review Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Catalist Indo Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/jlpr.v1i2.35

Abstract

This study aims to reveal the role of social media in triggering divorce in Cianjur Regency. The first objective was to identify the impact of social media on divorce, particularly in the context of changes in communication patterns and behavior of married couples. The second objective was to analyze the main factors of social media use that influence divorce decisions, such as infidelity or jealousy triggered by online interactions. The method used was a qualitative approach with survey techniques and data analysis from the Cianjur Religious Court. The results showed that social media contributed to the increasing divorce rate through several factors, with economic factors as the main cause. Consumptive lifestyles displayed on social media often lead to unrealistic expectations and financial pressure in the household. In addition, social media also leads to disrupted communication, jealousy, and online infidelity. The research also found that digital footprints from social media are often used as strong evidence in divorce proceedings, such as screenshots of conversations or posts that show a breach of marital commitment. These findings underscore the importance of digital literacy, emotional management and healthy communication in the household to prevent the negative impact of social media on family harmony.
Co-Authors Abdullah Faqih, Muhammad Adawiah, Intan Agus Suheri Aji Mulyana Alif Firmansyah Alika Hania Auliya Alvian M,S, Ce Kedzma ALZAIDAN, HELMI Amani Sabila Aris Budiono Asep Hasanudin Asriani, Fina Aulia, Salsabila Hadi Aurelya Carmenita Azahra, Anisa Amalia Baidhowi, Nayla Ratu Camiliya Fakhriyah Garnita CANTIKA, DESTA Christopher Surya Salim Cucu Solihah Delis Nia nadiyana Ega Puspita Egas Eva Aulia Budiman Fajar Muhammad Kartiwa Farraz, Mohammad Irvanul Fawazi Rihadatulaisy Mulyadi Fina Asriani Finsa Nurpandi Hasna Laksmi Utami Hidayat, Cep Hidayat, Shidqi Hidayat, Zulfikar Nugraha Hilman Nur Ikhsan Kintara Ilham, Mochamad Januwati, Pusfa Kaffah Almira Aulia Kamilah, Anita Kintara, Ikhsan Kirana Utami, Tanti Koerniatmanto Soetoprawiro Kuswandi Kuswandi Kuswandi Kuswandi Kusworo, Fuji Raihan Azhari Lananda, Ardelia M. Rendi Aridhayandi Maswah, Eris Zanatul Mia Amalia Mugianing Putri Muh Syahdan Fauzi Abdul Fattah Muhamad Fahreza Ramdhi Muhamad Fahri Mawardi Muhammad Abhiansyah Damar Nagara Mustika Hidayat Nabila Rahma Alia Nadia Sudaryanti Nadiyah Salma Wirahma Natasya Insani Auliarrahma Nazwa St May NUR AJIJAH, SITI Nur Aulia, Widi Nur, Himan Nurmariam, Yuli Nursyakinah, Kintan Berlina Perdana, Zaki Akhtar Permana, Ajeng Permatasari, Ira Rahmah, Mila Arastasya Ramadani, Azzahra Salsabila Ricky Junior Rizal, Desca Mochamad Saharani, Tria Rizki Salman Fikry, M. Dika Salsa Octaviani S Salsabila Hadi Aulia Sekha Anggita Maulidina Shela Agnesia Shelvira Simbolon, Cindy Claudia Siti Maesaroh St May, Nazwa Susilawati, Eli Tricahya, Muhammad Agung Triyana, Putri Yasmin khairunisa Yudha Adhipratama Yudi Junadi Yudiansyah, Fakhrian zultan, najwa