Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perjuangan Kesetaraan Gender dalam Novel Kartini Karya Abidah ElKhalieqy: Tinjauan Wacana Kritis Devi, Ni Nyoman Sri Ayu; Fayzatira, Nala; Andini, Zuriati; Fateha, Agil Syuha; Aliurridha, Aliurridha
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4276

Abstract

Penelitian ini menganalisis perjuangan kesetaraan gender dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Sara Mills. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkap bagaimana tokoh Kartini bereaksi sebagai subjek dan objek terhadap wacana dominan adat, budaya, dan pendidikan yang hegemonik, serta bagaimana bahasa berfungsi sebagai alat ideologis dalam perlawanan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan fokus pada analisis teks naratif dan dialog dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kartini melakukan transisi diskursif dari objek pasif menjadi subjek yang berdaulat lewat ekspresi linguistik berupa metafora dan ironi dalam ranah adat/budaya, serta pernyataan lugas dalam ranah pendidikan. Studi ini menyimpulkan bahwa sastra merupakan arena pertarungan wacana dan memberikan kontribusi signifikan bagi kajian sastra feminis dan analisis wacana di Indonesia.
Relasi Makna Sinonimi Adjektiva Waktu dalam Bahasa Indonesia Febriani, Elya; Aliurridha, Aliurridha; Ikomah, Rinda WidyA
Ruang Kata Vol 5 No 02 (2025): Ruang Kata
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/jrk.v5i02.1901

Abstract

This study discusses the meaning relations of synonymous pairs of Indonesian time adjectives using synonymy theory in the realm of lexical semantics. The meaning relations between synonymous words are not absolute. In certain contexts, synonymous words can be used interchangeably, but in other contexts they cannot be used interchangeably. Therefore, this study attempts to identify the distribution of patterns of use of synonymous pairs of time adjectives and what aspects differentiate the meanings of words in synonymous pairs of time adjectives. The purpose of this study is to prove the existence of differences in meaning between synonymous pairs. Data in this study were obtained from newspapers, e-books of short stories, dictionaries, and based on the researcher's linguistic intuition. This study applies a descriptive analysis method with a qualitative approach. The data collection method in this study uses the listening method with the reading and note-taking technique. Data analysis uses Simak method with the direct element sharing technique and the substitution technique. The results show that word pairs have different distributions and in certain contexts their use cannot be interchanged. This is possible because there are differences in meaning caused by differences in implications, applications, one meaning being more general than the other, taste values and differences in the variety of usage
Transformasi Subjek dalam Monolog Balada Sumarah: Perspektif Teori Slavoj Žižek : Subject Transformation in the Monologue of Balada Sumarah: The Perspective of Slavoj Žižek's Theory Ikomah, Rinda Widya; Aliurridha, Aliurridha; Putri, Rahmin Meilani
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 4 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i4.3266

Abstract

This study examines the transformation of the character Sumarah in the monologue Balada Sumarah by Tentrem Lestari, drawing on Slavoj Žižek's theory. The main focus of this study is to analyze external factors, moments of emptiness, and radical actions that occur in the process of changing the symbolic order experienced by Sumarah. The purpose of this study is to understand how external events, such as the social stigma and rejection she faces, shape her awareness and radical actions as an effort to liberate herself. The method used is a qualitative approach with literary analysis, which connects Žižek's theory on the symbolic order, emptiness, and the radicalization of the subject. The results of the study show that the change in the symbolic order experienced by Sumarah is influenced not only by external factors but also by moments of emptiness that give rise to a deep awareness that drives radical actions. In conclusion, the murder committed by Sumarah is a form of self-liberation from an oppressive social order. Recommendations for further research include exploring the application of Žižek's theory to literary characters, especially monologues, and the social implications of radical actions in a literary context.
Pembuktian Satir dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis Aliurridha; Rinda Widya Ikomah
MABASAN Vol. 19 No. 1 (2025): Mabasan 19 (1)
Publisher : Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v19i1.1024

Abstract

A.A. Navis telah lama dikenal sebagai pengarang yang mengaplikasikan satir dalam karya-karyanya. Bahkan, sayembara kritik sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mengambil “Satirisme Navis” sebagai tema yang kemungkinan besar disebabkan mode komunikasi yang diartikulasikan Navis dalam bersusastra. Sayangnya, sampai saat ini belum ada satu pun temuan akademis yang membuktikan kebenaran satir dalam karya-karya Navis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kebenaran satir dalam Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis yang merangkum karir kepengarangan Navis dalam kurun waktu 1955—2002. Dengan terlebih dahulu membangun kerangka teoretis, penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan akademis yang sebelumnya diterima, tanpa dipertanyakan kembali, sebagai sebuah kebenaran. Data dalam penelitian ini berupa 68 cerpen yang terangkum dalam antologi ini. Analisis data menggunakan metode pembacaan dekat yang diperkaya dengan analisis isi. Hasil penelitian mengungkap cerpen-cerpen Navis terbagi dalam kategori satir sebagai genre, satir sebagai mode atau satir yang lemah, dan satir yang tidak terlihat seperti satir. Namun, lebih banyak dari setiap kategori di atas adalah cerpen realis serius, yang kurang tepat jika diklasifikasikan sebagai satir.