Erdina Tyagita Utami
Institut Teknologi Sumatera

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Upaya Peningkatan Daya Dukung Tanah Dasar (Studi Kasus : Karang Anyar, Lampung Selatan) Erdina Tyagita Utami; Hermon Frederik Tambunan; Indi Rezki Uli Simanjuntak
Jurnal Fondasi Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i1.10610

Abstract

Seluruh bangunan sipil berkaitan erat dengan tanah, karena tanah dapat digunakan sebagai bahan bangunan juga sebagai tempat bangunan dapat berdiri. Dalam membangun suatu jalan, tanah dasar merupakan bagian yang terpenting karena tanah dasar akan mendukung seluruh beban lalu lintas atau beban kontruksi dari atasnya. Dalam penelitian ini tanah dasar yang digunakan adalah jenis tanah lempung berplastisitas rendah yang berasal dari Karang Anyar, Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai daya dukung tanah CBR akibat pengaruh penambahan fly ash, dan pengaruh energi yang berasal dari tumbukan. Tanah berplastisitas rendah dicampur dengan fly ash dengan kadar 0%, 10%, 20%, dan 30%. Variasi tumbukan yang dilakukan untuk pengujian CBR yaitu 10, 25, dan 56. Pengambilan data CBR menggunakan metode CBR tanpa rendaman dan rendaman. Proses CBR rendaman dilakukan dengan merendam sampel selama 4 hari sebelum diuji.   Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan nilai CBR pada setiap penambahan fly ash. Nilai tertinggi yang diperoleh pada pengujian CBR tanpa rendaman adalah 22,00% dan yang paling rendah 13,33%. Pada pengujian CBR rendaman diperoleh nilai tertinggi 3,73% dan terendah 1,33%. 
PREDIKSI NILAI CBR LABORATORIUM BERDASARKAN PARAMETER INDEKS TANAH (ATTERBERG LIMIT, SPESIFIC GRAVITY) DAN DATA PEMADATAN PROCTOR Arif Rahman Hakim Sitepu; siti rahma; Erdina Tyagita Utami; siska apriwelni; Putri Ayu Dwiyana
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2025): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v11i2.1221

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda (Multiple Linear Regression Analysis/MLRA) untuk memprediksi nilai California Bearing Ratio (CBR) dalam kondisi tidak jenuh (unsoaked) berdasarkan parameter parameter tanah hasil pengujian laboratorium, yaitu batas Atterberg (LL, PL, PI), berat jenis tanah (Specific Gravity/Gs), serta parameter pemadatan standar Proctor seperti MDD dan OMC. Seluruh pengujian dilakukan sesuai dengan standar ASTM yang berlaku. Hasil analisis regresi linier sederhana (SLRA) menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) yang diperoleh masih tergolong rendah, masing-masing sebesar 0,2504 untuk LL, 0,6989 untuk PL, 0,2326 untuk PI, 0,0829 untuk Gs, 0,3427 untuk MDD, dan 0,0917 untuk OMC. Nilai-nilai ini mengindikasikan bahwa model SLRA belum mampu menggambarkan hubungan yang kuat antara masing-masing parameter terhadap nilai CBR. Sebaliknya, hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa kombinasi parameter LL, PL, dan MDD menghasilkan R² sebesar 1, yang berarti seluruh variasi nilai CBR unsoaked dapat dijelaskan oleh model dengan sangat baik. Model lainnya, yang menggabungkan PI, Gs, dan OMC, juga menunjukkan hasil yang sama dengan nilai R² sebesar 1. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode MLRA jauh lebih akurat dan dapat diandalkan untuk memprediksi nilai CBR dibandingkan SLRA, serta berpotensi menghemat waktu dan biaya dalam proses perencanaan dan evaluasi teknis pada proyek infrastruktur jalan.