Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KETEBALAN SHIM INJEKTOR NOZZEL TERHADAP WAKTU KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA MITSUBISHI CANTER Mulyo, Candra Eko; Mahendra, Sena; Fatra, Fahmy
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i1.4102

Abstract

Persaingan kendaraan niaga di pasar otomotif Indonesia kian tumbuh dan berkembang semakin pesat. Kendaraan diesel dapat mengalami penurunan performa setelah pemakaian lebih dari 5 tahun. Penurunan performa kendaraan itu dapat disebabkan oleh beberapa macam masalah seperti sistem bahan bakar yang tersumbat atau bermasalah, injector nozzle yang kotor sehingga terjadi penyumbatan pada nozzel yang menyebabkan tekanan nozzle itu berkurang. Bahan bakar yang digunakan pun menjadi boros sehingga tenaga atau performa yang dihasilkan pun berkurang. Pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis pengaruh ketebalan shim injector nozzle terhadap konsumsi bahan bakar, (2) Menganalisis pengaruh ketebalan shim injector nozzle terhadap emisi gas buang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dan menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisa pengaruh ketebalan shim pada injector nozzel yang mempengaruhi terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) Ukuran ketebalan shim pada injector nozzel yang lebih tipis akan menghasilkan tekanan injector yang kecil dan menghasilkan konsumsi bahan bakar yang irit serta menghasilkan emisi gas buang yang kecil persentasenya. (2) Ukuran ketebalan shim pada injector nozzel yang tebal akan menghasilkan tekanan injector yang lebis besar serta menghasilkan konsumsi bahan bakar yang boros serta menghasilkan emisi gas buang yang besar persentasenya.
PENGARUH RE-MAPPING ECU DAN VARIASI BUSI TERHADAP PERFORMA MESIN MATIC 4 TAK 110 CC Saputro, Puji Eko; Mahendra, Sena; Suwignyo, Joko
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i1.4096

Abstract

Berkembangnya teknologi di dunia otomotif yang sangat pesat, hal ini mendorong manusia mulai meninggalkan kendaraan bermotor yang masih menggunakan sistem karburator dan beralih menggunakan sistem EFI. Pada sistem EFI pada pabrik dinilai kurang menghasikan daya yang maksimal, maka dari itu perlu dilakukan re-mapping ECU pada kendaraan sistem EFI, agar mampu menaikan performa di banding setelan pabrik. Penggunaan busi yang tepat juga akan mempengaruhi performa yang dihasilkan oleh mesin kendaraan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Torsi paling tinggi adalah pada penggunaan busi racing/iridium dengan mapping bahan bakar 5% sudut pengapian 2° dan limiter 11.000 rpm torsi naik 11% di 4.000 rpm dan 12% di 7.000 rpm; (2) Daya paling tinggi adalah pada saat mapping bahan bakar 5% sudut pengapian 2° dan limiter 11.000 rpm dan menggunakan busi racing daya naik 9% di 4.000 rpm dan 12% di 7.000 rpm; (3) Specific fuel consumption (SFC) terbaik pada saat penggunaan busi racing dan ECU standart mencapai penurunan sebesar 13% pada 4.000 rpm dan 12% di 7.000 rpm. Hasil SFC tersebut merupakan hasil paling baik daripada saat mapping yang lainnya; (4) Pada emisi gas buang tingkat CO menurun sangat drastis sebesar 59% pada ECU standart dan penggunaan busi racing, CO2 pada ECU mapping bahan bakar 3% sudut pengapian 1° limter 11.000 rpm, HC mengalami penurunan tertinggi sebesar 25% pada pengunaan busi racing pada ECU standart dan pada ECU mapping bahan bakar 3% sudut pengapian 1° limiter 11.000 rpm. O2 paling rendah dengan penurunan 3% pada penggunaan ECU standart dan pada penggunaan busi racing.
PENGARUH MODIFIKASI SUDUT KONTAK DRIVE PULLEY DAN VARIASI BERAT ROLLER CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (CVT) TERHADAP PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR MATIC INJEKSI 4 TAK 110 CC Anwar, Muhamad Khoirul; Mahendra, Sena; Bahtiar, Fahmy Zuhda
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i1.4091

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang otomotif sebagai alat penunjang kehidupan yang dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Penggunaan sepeda motor yang terus meningkat dari tahun ke tahun berdampak pada konsumsi bahan bakar minyak bumi yang meningkat pula, oleh karena itu perlu dilakukan inovasi pada kendaraan agar mampu menurunkan tingkat konsumsi bahan bakar tanpa mengurangi performa mesinya. Seiring bertambahnya usia pakai kendaraan matic akan mengakibatkan penurunan preforma mesin sehingga perlu diadakan usaha-usaha untuk meminimalisir penurunan performa kendaraan. Hasil penelitian : 1). Pengaruh sudut kontak drive pulley 13,5° dan roller 10 gram menghasilkan torsi lebih kecil dari standarnya di 4000 rpm. Sudut kontak 13,5° dan roller 10 gram torsi turun 3,77%. Sudut kontak 13,5° dan roller 13 gram torsi turun 0,47%. Sudut kontak 14° dan roller 10 gram torsi naik 2,83%. 2). Pengaruh penggunaan sudut kontak drive pulley 13,5° dan roller variasi 10 gram memiliki kenaikan daya tertinggi di rpm 7000. Sudut kontak 13,5° dan roller 10 gram daya naik 4,64%. Sudut kontak 13,5° dan roller 13 gram daya naik 9,67%. Pada sudut kontak 14° dan roller 10 gram daya naik 3,87%. 3). Pengaruh sudut kontak drive pulley 13,5° dan roller variasi 10 gram menghasilkan Spesific Fuel Consumption (SFC) lebih kecil dari standarnya di rpm 8000. Sudut kontak 13,5° dan roller 10 gram turun 12,41%. Sudut kontak 13,5° dan roller 13 gram turun 9,65%. Sudut kontak drive pulley 14° dan roller 10 gram turun 2,07%.