Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perbandingan Rata-rata Total Income Lulusan Universitas Sriwijaya Menurut Gender dan Bidang Pekerjaan Irmeilyana, Irmeilyana; Maiyanti, Sri Indra; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Syarifuddin, Fauzi Yusuf; Putri, Rizki Eka
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.404 KB) | DOI: 10.56064/jps.v24i2.681

Abstract

Salah satu kesuksesan alumni dapat dilihat dari income yang yang berhubungan dengan posisi pada pekerjaan maupun bidang pekerjaan. Salah satu manfaat adanya tracer study adalah diperolehnya informasi mengenai keberhasilan profesionalisme yang menyangkut karir, status, dan income, serta ruang lingkup pekerjaan dari alumni. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan rata-rata dan keragaman total income lulusan 10 fakultas di Unsri, serta menganalisis hubungan antara total income dengan gender dan bidang pekerjaan alumni. Data yang digunakan adalah hasil tracer study tahun 2020 pada lulusan Unsri tahun 2018. Rata-rata total income responden laki-laki lebih tinggi dari responden perempuan pada setiap fakultas. Tetapi perbedaan tersebut tidak signifikan pada 4 fakultas. Pada perbandingan total income antara 2 fakultas, responden FT mempunyai rata-rata total income yang berbeda nyata lebih besar dari responden 7 fakultas lainnya. Sebaliknya, responden FKIP mempunyai rata-rata total income yang berbeda nyata lebih kecil dari responden semua fakultas. Berdasarkan uji kebebasan pada setiap fakultas, ada hubungan antara gender dengan total income, kecuali pada responden 4 fakultas. Pada gabungan semua fakultas, ada hubungan antara total income dengan gender dan juga bidang pekerjaan. Kata kunci: Bidang pekerjaan, total income, uji beda rata-rata, uji kebebasan
Deskripsi dan Uji Hipotesis Data Elemen-Elemen Cuaca Menggunakan Uji Selisih Mean dan Uji Rasio Variansi Dihubungkan dengan Produksi Kopi Dua Kecamatan di Pagaralam Tahun 2022-2023 Irmeilyana, Irmeilyana; Suratama, Bintang; Maiyanti, Sri Indra; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Suprihatin, Bambang; Desiani, Anita
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1169

Abstract

Cuaca merupakan keadaan atsmofer pada waktu tertentu yang sifatnya berubah-ubah dari waktu ke waktu. Perubahan cuaca dapat berdampak pada produktivitas tanaman termasuk produksi kopi. Penelitian ini membahas penerapan uji selisih mean dan uji rasio variansi pada perbandingan elemen-elemen cuaca tahun 2021-2022 di 2 kecamatan penghasil kopi di Sumatera Selatan, yaitu Kecamatan Dempo Tengah dan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Data elemen cuaca yang digunakan merupakan data sekunder terdiri dari 10 variabel dalam waktu harian. Nilai mean elemen-elemen cuaca di kedua kecamatan pada tahun 2022 yang berbeda nyata dengan tahun 2021 meliputi suhu, suhu maksimum, suhu minimum, cakupan curah hujan, arah angin dan berawan. Nilai mean suhu, suhu minimum, cakupan curah hujan, dan berawan di masing-masing kecamatan pada tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Sebaliknya, suhu maksimum di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi pada tahun 2021 lebih rendah dibandingkan tahun 2022. Kecepatan angin dan derajat arah angin di Kecamatan Dempo Tengah pada tahun 2021 lebih rendah daripada tahun 2022. Hampir semua elemen cuaca di setiap kecamatan tahun 2022 lebih bervariasi daripada tahun 2021, kecuali suhu di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Perbedaan elemen-elemen cuaca selama tahun 2021 dan tahun 2022 merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan produksi kopi pada tahun 2022 dan tahun 2023 di dua kecamatan tersebut.
Pemodelan pada Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumsel Tahun 2018-2023 dengan Menggunakan Regresi Data Panel Mutiara, Siti Rahma; Irmeilyana, Irmeilyana; Eliyati, Ning; Suprihatin, Bambang; Maiyanti, Sri Indra
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1095

Abstract

Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka. Tingkat kemiskinan Provinsi Sumsel pada tahun 2018-2023 masih di atas tingkat kemiskinan nasional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh model terbaik dalam mengestimasi tingkat kemiskinan pada kabupaten/kota di Sumsel dengan menggunakan regresi data panel tahun 2018-2023. Variabel bebas yang digunakan ada 5, yaitu laju PDRB, IPM, tingkat pengangguran terbuka, angka harapan hidup, dan laju pertumbuhan penduduk. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari BPS Provinsi Sumsel. Estimasi model regresi data panel dilakukan dengan menggunakan tiga model, yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik dilakukan dengan tiga pengujian yaitu uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Model terbaik yang terpilih yaitu FEM efek individu dengan model regresi yaituYit = gi + 24,035 0,870 X2it +0,712 X4it + 0,204 X5it. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel IPM (X2), angka harapan hidup(X4), dan laju pertumbuhan penduduk(X5)berpengaruh signifikan dan mampu menjelaskan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumsel sebesar 97,8%. Hasil MAPE sebesar 2,36% sehingga model dikategorikan memiliki tingkat akurasi tinggi.Kata Kunci: Fixed Effect Model; efek individu; tingkat kemiskinan; regresi data panel.
MODEL REGRESI COX UNTUK MENGANALISIS PENGARUH FAKTOR ASUPAN MAKANAN TERHADAP RISIKO KEKAMBUHAN ENDOMETRIOSIS Eliyati, Ning; Maiyanti, Sri Indra; Dwipurwani, Oki; Hamidah, Shaly Wanda
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 1 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.564 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol15iss1pp103-114

Abstract

This research purpose is to analyze the relationship between food intake factors (fruit, soy, milk, caffeine, red meat, garlic, ginger, seafood, cheese, green tea, brown rice, wheat, potatoes, bean sprouts, mustard greens, soft drinks and alcohol) on hazard of endometriosis recurrence, using the Cox proportional hazard model backward method. The results of the food intake factors that significantly reduced the risk of endometriosis recurrence are fruit 1-4 times/week (p-value 0.01), fruit 5-7 1-4 times/week (p-value 0.08), mustard greens 1-7 times/week (p-value 0.006), bean sprouts 3-7 (p-value 0.007) and seafood times/week. Factors that increase the risk of endometriosis recurrence are consumption of milk 3-4 times/week (p-value 0.004), seafood 1-2 times (p-value 0.00), soy 1-2 times/week (p-value 0.002), and 3-7 times/week (p-value 0.001). Soy consumption 1-2 and 3-7 times/week are likely to relapse 30.3 and 43.9 times compared to soy consumption <1 times/week. Consumption of milk 3-4 times/week has a risk of relapse 24 times compared to consume milk <1 times/week
REGRESSION MODEL ON PAGARALAM COFFEE FARMERS’ INCOME WITH THE INFLUENCE OF THE USE OF HERBICIDE REDUCTANT VARIABLE Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Maiyanti, Sri Indra
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 16 No 2 (2022): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.586 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol16iss2pp409-420

Abstract

The existence of weeds in coffee fields will become competitors for coffee plants, so that they can be economically and ecologically detrimental. Inappropriate use of chemical herbicides can have a negative impact. Herbicide reductants made from organic are used in weed control. This study aims to analyze the variables that affect the net income of Pagaralam coffee farmers using multiple linear regression analysis. One of these variables is a qualitative variable in the form of categories of respondents based on the use of herbicide reductants. The data used was obtained from the results of questionnaires on 56 respondents who are users and 80 respondents who are not users of herbicide reductants. The results of the hypothesis test of mean difference found that the net income of the two respondent categories is not different. The regression analysis also resulted that there was no significant difference in net income between the two respondent categories. Variables that had a significant effect on net income included gross income, farming maintenance costs, estimated yields, and tree age. Several models also contain variables of land area, length of time in coffee farming, number of trees, and frequency of organic fertilizers used. Old coffee trees should be treated better with the use of organic fertilizers and also wise weed control techniques.
APPLICATION OF TWO GROUPS ANALYSIS AND CLUSTER ANALYSIS ON COMPARISON OF CHARACTERISTICS OF PAGARALAM COFFEE FARMERS CATEGORIES Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Maiyanti, Sri Indra
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 17 No 1 (2023): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.954 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol17iss1pp0101-0112

Abstract

Land care is one of the factors that must be considered in the sustainability of coffee production. A small number of Pagaralam coffee farmers know and apply reductant herbicide in weed control. This study aims to compare the characteristics of Pagaralam coffee farmers based on the use of reductant herbicide by using two groups analysis and cluster analysis. The characteristics of the farmers studied included 17 variables on 165 respondents who were selected by purposive sampling. The variables studied include land productivity and farmers' income. Respondents were divided into 2 categories, namely users and non-users of reductant herbicide. The initial stages of data processing in the form of descriptive statistics, hypothesis testing by mean difference test, correlation between variables, Principal Component Analysis, and biplot analysis. According to the results of the two groups analysis and cluster analysis, the variables dominantly tend to characterize the similarity in comparison between the categories of non-users and users are the variables that join into one cluster, namely land area, number of trees, coffee bean production, estimated yield, total harvest, Gross income, and Net income. While the variables that dominantly characterize the dissimilarity between the two categories are the variables that form 5 separate clusters, namely the clusters of plantation productivity, respondent identity, education, tree age, and length of harvest period.
LOGISTIC REGRESSION MODELING OF REDUCTANT HERBICIDE IN PAGARALAM COFFEE FARMING Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Maiyanti, Sri Indra; Makhalli, Siddiq
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 17 No 4 (2023): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol17iss4pp1957-1968

Abstract

The presence of weeds can affect the productivity of coffee plants. The use of herbicides that are not wise in controlling weeds can have a negative impact on the quality of coffee production and land. This study aims to obtain a binary logistic regression model of the use of reductant herbicides by coffee farmers in Pagaralam South Sumatera. This research involved 165 coffee farmers, consisting of 81 farmers who used reductants and 85 farmers who did not use reductants. In the results of bivariate analysis, variables that have a significant effect on the status of using reductant herbicides, do not necessarily have a significant effect on the logistic regression model. Overall prediction accuracy of the model results of the enter method and backward method are respectively 78.2% and 76.4%. The two best models obtained show that farmer age, number of trees, number of family workers, and land productivity can reduce the probability value of farmers using reductant herbicide. On the other hand, variables that can increase the opportunity value of using reductants, starting with the greatest effect, are net income, length of harvest, frequency of herbicide use, frequency of use of organic fertilizers, and age of trees. Based on the factors that affect the use of reductants, coffee farmers should set aside costs for land maintenance, including costs for environmentally friendly weed control, so that they can support the coffee plants to continue producing optimally.
Pemanfaatan aplikasi daring untuk peningkatan pemasaran songket dan purun perajin Burai Maiyanti, Sri Indra; Desiani, Anita; Yahdin, Sugandi; Erwin, Erwin; Rodiah, Desty; Rachmatullah, Muhammad Naufal; Geovanni, Dite; Shidqi, Muhammad Akmal; Al-Filambany, Muhammad Gibran
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.14356

Abstract

Desa Burai merupakan salah satu desa yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan. Masyarakat Desa Burai mayoritas memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin songket dan pengrajin anyaman purun. Usaha rumah tangga ini mengalami kendala pada masalah pemasaran yang terbatas. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan aplikasi daring seperti WhatsApp Business dan marketplace dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan hasil kerajinan songket dan purun. Selama ini pemasaran yang dilakukan oleh pengrajin songket dan kerajinan anyaman purun masih dengan cara manual tanpa bantuan aplikasi daring. Tim memberdayaan penggunaan apliaksi daring yaitu media sosial WhatsApp Business dan marketplace Shopee bagi para perajin songket dan anyaman purun. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan berupa paparan meteri dan pelatihan. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan dilakukan pre-test sebelum kegiatan pendampingan dimulai da post-test setelah kegiatan dilaksanakan. Dari uji yang dilakukan menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dari peserta pada saat sebelum diberikan pendampingan dan setelah dilakukan pendampingan. Dari hasil pre-test dan post-test menunjukan adanya peningkatan lebih dari 20% setelah dilakukannya kegiatan. Hal menyimpulkan bahawa para perajin telah mampu menggunakan aplikasi daring untuk memasarkan produk mereka secara lebih luas.
Pelatihan Pemanfaatan Gawai dan Perhitungan Keuangan Usaha dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada Siswa SMK Irmeilyana, Irmeilyana; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Maiyanti, Sri Indra; Setiawan, Arum; Zubaidah, Zubaidah
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i1.5052

Abstract

The entrepreneurial spirit is one of the basics for forming the competencies of vocational school graduates.  The lack or absence of ideas and enthusiasm (mental) for vocational school students to become entrepreneurs can be due to their mindset and skills (competencies) which are still lacking. The area of activity carried out is increasing the knowledge, skills and entrepreneurial spirit of students at SMK Negeri 1 Tanjung Batu, Ogan Ilir Regency, South Sumatra, through training in using gadgets, mastering digital literacy and using social media in digital marketing, as well as improving management skills. finance (including administration) through the use of Excel. This community service activity (PPM) also introduced several examples of business ideas and provides practical simulations of business simulations carried out by students participating in the Mathematics Entrepreneurship Course I in the current semester at the same time as PPM activity. Methods for implementing activities include presentations (material transfer), questions and answers and discussions, demonstrations/practices, simulations, and implementation assistance. Training on using smartphones to create creative content on social media can increase the enthusiasm of vocational school students majoring in TKJ (Department of Computer and Network  Engineering) in getting to know the world of business, so that they can also develop their entrepreneurial spirit and become more familiar with business ideas. Apart from that, students become more familiar with using Microsoft Excel for simple calculations on business financial bookkeeping problems, so that it can motivate them to further improve their competency in using devices. The involvement of students as assistants in implementing the PPM activities of the Village Lecture Scheme is a field practice from the Mathematics Entrepreneurship Course I (in the MBKM curriculum), so that they can gain experience, information and contribute to the community outside the campus, as well as business experience.
Prediksi Faktor Risiko Kekambuhan Endometriosis Setelah Operasi Dengan Model Hazard Proporsional Cox Maiyanti, Sri Indra; Dwipurwani, Oki
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11150

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik responden endometriosis dan memprediksi faktor risiko kekambuhan endometriosis. Prediksi faktor risiko dilakukan dengan Model Regresi Cox. Survival time sebagai variabel dependen adalah waktu kambuh yaitu waktu sejak operasi pertama sampai lesi endometriosis tumbuh kembali. Hasil deskripsi, dari 51 responden, tingkat kekambuhan pada tahun pertama, kedua, ketiga dan keenam berturut-turut adalah 27,5%, 35,3%, 39,2% dan 45,1%. Rata-rata waktu kambuh adalah 18,5 bulan, dengan waktu kambuh tercepat 1 bulan dan terlama 72 bulan. Jenis operasi yang paling banyak adalah laparaskopi (60,8.%). Jenis endometriosis paling banyak adalah kista coklat (86,3%) dan lokasi endometriosis paling banyak adalah di ovarium (45,1). Terdapat 19 (45,5%) responden yang infertil primer dan 9 (21,4%) orang yang infertil sekunder. Hasil prediksi secara multivariate menunjukkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap hazard waktu kambuh (tingkat kemaknaan p 0,05) dan risiko relatif (RR) masing-masing adalah jenis adenomyosis (RR 11,3) dan infiltrasi dalam / deep endometriosis (RR 44,9), jumlah lesi ≥3 (RR 37,7), paritas (nullipara) (RR 5,8), lokasi endometriosis di ovarium (RR 10,3). Ukuran endometriosis ≥6 cm (RR 0,3) signifikan dengan p 0,1. Faktor risiko jenis pengobatan, jenis operasi dan kehamilan tidak signifikan. Hasil prediksi dengan metode forward menunjukkan satu faktor risiko yang signifikan yaitu deep endometriosis (RR 44,9). Risiko kekambuhan lebih besar pada responden dengan adenomiosis, infiltrasi dalam, jumlah lesi ≥3, nullipara, lokasi endometriosis di ovarium, ukuran endometriosis <6 cm. Risiko kambuh infiltrasi dalam adalah 44,9 kali dibandingkan kista coklat.