Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Membangun Budaya 5R : Langkah Strategis Untuk Mendukung Perbaikan Terus Menerus di MTs Amdadiyah Kweden Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi; Ary Permatadeny Nevita; Hermin Istiasih; Kustriwi Ratnaning Hapsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 2 No 2 (2023): Vol.2 No.2 (Juni 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v2i2.20510

Abstract

The 5R method (Concise, Neat, Cool, Caring, Diligent) is a method that aims to maintain the cleanliness of the work area at all times, eliminating waste in moving goods and waste in searching for tools and materials. The 5R method can be integrated into various fields, such as: information technology, health, education, small and medium enterprises, to social organizations. The 5R culture is a technical step that aims to foster attitudes and behaviors, thus forming a culture of discipline on every front. The habit of practicing 5R also encourages continuous improvement in various fields. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Amdadiyah Ngasem as one of the educational institutions every year always has new students so there is a lot of data that must be recapitulated and stored both in the form of softcopy and hardcopy. If it is not managed properly, archiving data will be a problem so that when the data is needed, it will take a long time to get it. The extracurricular activities fostered in this Madrasah are quite a lot, with a lot of extracurriculars, of course, there are many necessary equipment. The arrangement and maintenance of the equipment used must be considered so that the equipment is easy to find if needed and becomes more durable. Therefore, a system is needed that can be used to improve data archiving and equipment structuring and maintenance. The solution offered to solve existing problems is to implement a 5R culture. From the socialization, data was obtained that as many as 89% of respondents expressed interest in implementing 5R both in Madrasah and at home and there were only 11% who expressed interest in implementing 5R in Madrasah only. From the questionnaire provided, it is also known that 56% of respondents believe that 5R can be applied and there are 44% of respondents who state that 5R may be applicable in MTs Amdadiyah Kweden. The reasons for the 44% of respondents who stated that 5R might be workable were: lack of knowledge about 5R (38%), cost (38%), commitment of all elements of the school (24%).
Teknologi Smart Manufacturing untuk Kampung Gurami yang Mandiri dan Berkelanjutan Indrawati, Elsanda Merita; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Suwardono, Agus; Santoso, Rachmad; Pratama, Renno; Prayoga, Evan; Rekado, Mischel Kaka; Cahyani, Imelda Vivi Dwi; Dayni, Laeha Kusuma Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27133

Abstract

Pemanfaatan teknologi smart manufacturing pada budidaya perikanan menjadi sangat penting karena dapat meningkatkan perekonomian petani ikan. Teknologi ini diterapkan untuk menghasilkan produk olahan ikan, mengingat harga ikan segar di pasaran sering mengalami fluktuasi, daya simpan ikan segar relatif singkat, serta minat konsumen terhadap produk olahan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan segar. Tujuan kegiatan adalah: (1) membantu mitra menghasilkan produk olahan ikan gurami yang berkualitas; (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait penggunaan teknologi smart manufacturing; dan (3) meningkatkan pendapatan mitra. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan dalam proses produksi produk olahan ikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) mitra mampu menghasilkan produk olahan ikan gurami berupa bakso ikan gurami dengan kualitas sangat  baik nilai rata-rata 86,66; (2) pengetahuan mitra meningkat 98,27% dan keterampilan mitra meningkat 98,98% dalam menghasilakn produk dengan menggunakan teknologi smart manufacturing; dan (3) pendapatan petani meningkat hingga 52,03%. Dengan demikian, penerapan teknologi smart manufacturing terbukti mampu meningkatkan kualitas produk serta kesejahteraan petani ikan.
Implementation of Methods Engineering to Improve Occupational Safety and Productivity in the String-and-Button Envelope Manufacturing Process Rachmad Santoso; Elsanda Merita Indrawati; Ary Permatadeny Nevita; Kartika Rahayu Tri Prasetya Sari; Hisbulloh Ahlis Munawi; Venus Khatta Salsabillah
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 5, No 2 (2026): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v5i2.3943

Abstract

The high rate of occupational accidents in Small and Medium Enterprises (SMEs), particularly in the button map manufacturing process at PT. RR, is caused by unsafe rivet machine designs and risky work methods. This issue necessitates a feasible and integrated solution. A Methods Engineering approach was selected to combine technical and managerial interventions to create a safer working environment without sacrificing productivity. This study aims to: (1) analyze the effectiveness of rivet machine modifications in preventing accidents; (2) evaluate the impact of modified work methods on worker behavior and fatigue; and (3) measure the simultaneous balance between improved occupational safety and productivity. The research employs a mixed-methods quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The stages include: (1) problem identification and baseline analysis; (2) design and implementation of interventions; (3) participatory worker training; (4) monitoring and data collection for three months post-intervention; (5) quantitative and qualitative data analysis; and (6) evaluation and conclusion formulation. The results demonstrate a significant improvement in operational performance, characterized by a 100% reduction in work accidents (from 5 to 0 incidents), the average cycle time decreased from 21.02 seconds to 18.75 seconds, representing a 10.80% improvement in time efficiency, this indicates a 12.1% increase in productivity, rising from 1,199 units/day to 1,344 units/day. Furthermore, there was a 43.44% reduction in the defect rate, dropping from 3.20% to 1.81%, which indicates an improvement in production quality resulting from the intervention. To examine the significance of these changes, a Paired T-test was conducted. The results show a t-stat of 48.63 with a p-value < 0.001 (below the threshold of p < 0.05). These findings provide strong empirical evidence that the implemented Methods Engineering intervention had a statistically significant impact on increasing production process speed.
INOVASI MESIN ROASTING KOPI DENGAN PRINSIP ERGONOMI SKALA UMKM Yusuf Aji Wiranata; Ary Permatadeny Nevita; Hisbulloh Ahlis Munawi; Rachmad Santoso; Kartika Rahayu Tri Prasetyo Kartika Rahayu Tri Prasetyo
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26178

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan untuk mengembangkan mesin roasting kopi sekala UMKM dengan pendekatan ergonomu guna meningkatkan kenyamanan dan efisiensi kerja operator. Metode penelitian yang digunakan  adalah Resreach and Development (R&D) dengan tahapan indentifikasi masalah, desain, pembuatan prototipe, uji coba, evaluasi, dan revisi. Evaluasi dilakukan berdasarkan efisiensi waktu, kenyamanan kerja (skala likert), kelelahan fisik (skala CR-10), dan kesesuaian dimensi antropometri. Hasil pengembangan menunjukan efisensi waktu sangrai menikat sebesar 33%, tingkat kenyamanan meningktat dari skor 2 menjadi 4,6 dan kelelahan menurun dari skor 5 menjadi 0,6. Mesin ini juga telah disesuaikan dengan dimensi tubuh operator UMKM untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kerja. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan ergonomi dalam desain mesin roasting kopi mampu meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan keselamatan kerja oprator UMKM.     
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin Noviyan Aji Sampurna; Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.566

Abstract

Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilkan telur asin matang. Proses pengasinan dengan adonan meliputi beberapa hal seperti sortasi telur itik mentah, pencucian, membuat adonan pemeraman telur asin, pemberian garam, melumuri telur dengan adonan pemeraman, telur diperam selama beberapa hari, pengupasan adonan, mencuci telur kembali, merebus telur, penirisan, memberikan cap pada telur kemudian dilakukan pengemasan. Tahap pencucian telur ini sangat penting karena menentukan kualitas telur asin, pencucian telur asin secara manual dilakukan dua kali sebelum diasinkan dan setelah diasinkan. proses pencucian telur asin secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga karena harus menggosok kulit telur dengan spon kasar atau sikat, sampai pori-pori kulit telur membuka dan bersih agar memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu diperlukan inovasi agar proses pencucian telor asin menjadi lebih efisien sehingga produktifitas bisa ditingkatkan. Mesin pencuci telur yang dibuat menggunakan motor listrik 2 phase, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan daya listrik rumahan agar pengoprasianya lebih mudah dan perawatan relatif murah dan terjangkau. Dari hasil pengujian diperoleh selisih waktu sebesar 22.42 detik antara proses pencucian dengan menggunakan mesin dan dengan proses secara manual. Ada kenaikan prosuktifitas sebesar 44.70% dan hanya memerlukan satu orang tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin ini.
Rancang Bangun Mesin Disc Mill FFC Berbasis Motor DC untuk Penggilingan Beras Menir Skala Kecil Diva Yesmi Vitrian; Ary Permanadeny; Hisbulloh Ahlis Munawi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/58bcz411

Abstract

Pengolahan beras menir pada skala kecil masih menghadapi kendala keterbatasan alat yang efisien dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji fungsional mesin Disc Mill FFC-15 berbasis motor DC untuk penggilingan beras menir skala kecil. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan identifikasi masalah, perancangan desain, fabrikasi, dan uji fungsional. Parameter yang diukur meliputi kapasitas produksi aktual, rendemen penggilingan, susut tercecer, dan waktu baku. Hasil uji coba menunjukkan kapasitas produksi rata-rata 4,59 kg/jam, rendemen rata-rata 86,17%, susut tercecer rata-rata 13,83%, dan waktu baku rata-rata 13,07 menit/kg. Mesin yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan penggilingan beras menir pada skala UMKM dengan performa yang sebanding dengan penelitian terdahulu.
Uji Kinerja dan Kapasitas Aktual Mesin Penggiling Tipe Disc Mill FFC-15 Pada Pengolahan Tepung Beras Menir Syabrina Cahya Putri; Ary Permatadeny Nevita; Hisbulloh Ahlis Munawi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/5p50c208

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dan kapasitas aktual mesin Disc Mill FFC-15 pada pengolahan tepung beras menir. Pemanfaatan beras menir sebagai bahan baku tepung memiliki nilai ekonomis dan berpotensi meningkatkan nilai tambah pada usaha skala kecil. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimental melalui pengujian langsung terhadap mesin dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar air bahan baku, kapasitas aktual, rendemen, susut tercecer, dan kinerja mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air rata rata bahan baku sebesar 12,73 persen. Kapasitas aktual mesin sebesar 3,85 kilogram per jam dengan rendemen rata rata 96,3 persen dan susut tercecer sebesar 3,7 persen. Tingkat kinerja mesin terhadap kapasitas teoritis mencapai 6,99 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin Disc Mill FFC-15 mampu menghasilkan tepung beras menir dengan rendemen tinggi, sehingga berpotensi digunakan pada usaha kecil meskipun kapasitas aktualnya masih perlu ditingkatkan.