Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Alat Pengendali Stop Kontak Berbasis Wemos D1 Hisbulloh Ahlis Munawi; Mohammad Hamzah Alwi; Ary Permatadeny Nevita; Rachmad Santoso; Elsanda Merita Indrawati
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 1 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.278 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i1.1823

Abstract

People in general turn on and off the power outlet still using the manual method. In addition, the current contact stock controller is only an outlet controller with 1 external port. The manufacture of this 2-port outlet control device aims to facilitate its application in household electronic equipment, namely by making an outlet control port which initially had 1 external port to 2 external ports. From the results of research and design carried out, a WEMOS D1-based socket controller has the following specifications: wemos d1 11 digital input/output pins, all pins have interrupt/pwm/12C/one-wire supported(excep DO) 1 analog input ( 3,3V max input) A micro USB connection A power jack, 9-24V power input, compatible with Arduino, compatible with nodemcu, relay 5V channel output 250VAC 30VDC 10A Module for Arduino, fiber NYAF cable, 2 holes Arde uticon socket, 16A 250V, and an iron plate as a container.
Rancang Bangun Otomatisasi Lampu Perangkap Hama Tenaga Surya Pada Tanaman Bawang Merah Andy Suprayoga; Elsanda Merita Indrawati; Kartika Rahayu Tri Prasetyo Sari; Hisbulloh Ahlis Munawi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 1 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.618 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i1.1836

Abstract

The use of pesticides for handling pests on shallots causes a bad impact on the environment, as a result, the researchers designed the design of solar-powered pest lights on shallot plants that were effective in catching shallot pests and practical in use. The experiment was carried out twice in the onion plant area. As a result, on the first day of the experiment, the lamp was able to light up steadily at 05.30 p.m -05.30 a.m and was able to catch 8 ounces of pests and on the second day of the experiment the lamp was able to light up steadily at 05.30 p.m-04.15 a.m and was able to catch 5.2 ounces of pests.
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin Noviyan Aji Sampurna; Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.566

Abstract

Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilkan telur asin matang. Proses pengasinan dengan adonan meliputi beberapa hal seperti sortasi telur itik mentah, pencucian, membuat adonan pemeraman telur asin, pemberian garam, melumuri telur dengan adonan pemeraman, telur diperam selama beberapa hari, pengupasan adonan, mencuci telur kembali, merebus telur, penirisan, memberikan cap pada telur kemudian dilakukan pengemasan. Tahap pencucian telur ini sangat penting karena menentukan kualitas telur asin, pencucian telur asin secara manual dilakukan dua kali sebelum diasinkan dan setelah diasinkan. proses pencucian telur asin secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga karena harus menggosok kulit telur dengan spon kasar atau sikat, sampai pori-pori kulit telur membuka dan bersih agar memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu diperlukan inovasi agar proses pencucian telor asin menjadi lebih efisien sehingga produktifitas bisa ditingkatkan. Mesin pencuci telur yang dibuat menggunakan motor listrik 2 phase, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan daya listrik rumahan agar pengoprasianya lebih mudah dan perawatan relatif murah dan terjangkau. Dari hasil pengujian diperoleh selisih waktu sebesar 22.42 detik antara proses pencucian dengan menggunakan mesin dan dengan proses secara manual. Ada kenaikan prosuktifitas sebesar 44.70% dan hanya memerlukan satu orang tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin ini.
Analisis Efektivitas Manajemen Rantai Pasok dalam UMKM Kerupuk Singkong Sadariyah di Desa Puhjajar Ary Permatadeny Nevita; Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 1 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 1 Januari 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v8i1.3307

Abstract

Supply Chain adalah jaringan beberapa perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Permasalahan pada UMKM Kerupuk Singkong Sadariyah ini terkait manajemen inventory bahan baku singkong yang digunakan untuk memproduksi kerupuk singkong tersebut, yaitu penyediaan bahan baku, penyimpanan bahan baku dan pemasaran produk. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisa Supply Chain Management (SCM) yang digunakan UMKM Kerupuk Singkong Sadariyah dalam menjalankan proses produksinya agar efektif dan efisien sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat terpenuhi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan melakukan pengamatan dan observasi secara langsung kepada pemilik UMKM. Solusi yang ditawarkan adalah menjalin komunikasi dengan supplier atau menambah supplier baru yang lebih kooperatif, bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi untuk mendapatkan teknologi penyimpanan yang lebih baik, dan meningkatkan pemasaran dengan mengikuti event pameran produk maupun pemasaran secara online.
Penerapan Mesin Pencuci Telur Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengusaha Telur Asin Nevita, Ary Permatadeny; Santoso, Rachmad; Munawi, Hisbulloh Ahlis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.23937

Abstract

Mitra dalam PkM ini adalah pengusaha telur asin di Desa Sonoageng, Prambon, Nganjuk. Proses pencucian telur asin pada mitra saat ini masih dilakukan secara manual. Tahap pencucian telur sangat penting karena akan menentukan kualitas telur, dimana proses pencucian telur asin dilakukan dua kali proses yaitu sebelum diasinkan dan setelah diasinkan dengan cara menggosok satu persatu menggunakan kasa kasar. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra saat ini adalah proses pencucian telur asin yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu proses yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga. Metode pengabdian yang kami lakukan dengan memberikan edukasi pada mitra dengan memberikan sosialisasi tentang telur asin, penggunaan alat pencuci telur, pendampingan dan evaluasi kegiatan selama pengabdian. Mesin pencuci telur dengan tenaga motor listrik ini telah dikembangkan dengan kapasitas 5 telur sekali proses pencucian sehingga dengan adanya alat ini akan memberikan kemudahan pada mitra dalam proses pencucian telur menjadi lebih efisien dan produktif dari segi waktu dan tenaga yang digunakan dan mampu bersaing di pasar yang semakin ketat dengan permintaan yang terus bertambah. Hasil ketercapaian edukasi bisa dilihat dari tingkat ketercapaian sasaran atau program yang diberikan kepada mitra melalui kuesioner sebelum dan sesudah sosialisasi yang menunjukkan peningkatan dari sebelum mendapatkan sosialisasi.
Inovasi Mesin Pemipil Jagung Dengan Menggunakan Dinamo Listrik sebagai Sumber Energi Penggerak Nevita, Ary Permatadeni; Mubarok, Rizqi; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Santoso, Rachmad
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 - 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v7i2.23856

Abstract

Corn farmers need a corn sheller machine design with a better working principle and effectiveness than the previous machine. The innovation of the corn sheller machine using an electric dynamo as a source of driving energy is a fairly interesting solution to increase efficiency and accuracy in the corn shelling process. The innovation of this corn sheller tool uses the ex - post facto method because the data obtained by researchers is data from events that have already taken place. Researchers only need to develop existing tools and there needs to be development of tools and materials such as sieves, casings, hoppers, exhaust pipes, electric dynamos, exhaust pipes, frames, pulleys, and v-belts. The results and calculations of this tool are, the planned power is 0.186 kw, the planned moment is 64.70 kg/mm, the shear stress is 3.08 kg/mm2, the shaft diameter is 7 mm, the shear stress on the shaft is 0.0806 kg/mm, with an engine speed of 2800 rpm, after the innovation of the tool was tested 3 times, then the average time was 2.5 minutes, with an actual tool capacity of 43.2 kg/hour. Compared to the previous tool, it could only shell around 20 kg/hour. By using an electric dynamo, it is more environmentally friendly, because the sound is not noisy and the use of electricity is not that large, therefore the innovation of this corn sheller machine is very useful for farmers in Slawe Village.Keywords: Farmers, corn shellers, innovation, electric dynamo, shaft
Design of Automated Processing Equipment Shallots (PEBMO) To Improve Product Quality Shallots Indrawati, Elsanda Merita; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Suwardono, Agus; Santoso, Rachmad
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 8 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i8.1807

Abstract

For farmers onion, red onion quality is required to be maintained and prioritized, as the quality affect the selling price in the market. There are three types of quality of onion, which is of high quality red onion, red onion, medium quality and low quality onion. The third quality of onion was always found in every harvest, only a percentage of each crop are changing in every quality. Onion have lower quality will have a selling price is also very low, this has resulted in farmers losing money if yields lower quality onions have a high percentage. The best way to overcome the loss factor is to cultivate the red onion into a low-quality food products of high quality, so for that tool "PEBMO" is a solution to overcome the problems of onion farmers. Tools "PEBMO" designed to be able to make high quality products fried onions. This tool is designed to have 3 working system, ie peeler onion, red onion chopper, and oil drainer. With the tool "PEBMO" farmers can cultivate shallots low quality products easily and quickly, because farmers do not need to be difficult to peel and chop the onion using the manual method. In addition the tool is equipped with a tool that prevents the oil drainer fried onion products are completely free of oil and durable. Besides these tools also make fried onion products more hygienic and healthier because they have low levels of oil content. So with the "PEBMO" can improve the quality of low red onion into food products with high quality and price.
The Effect of Portable Electrical Motor Trainer Motor Media To Enhancing Creative and Critical Ability Munawi, Hisbulloh Ahlis; Suwardono, Agus; Indrawati, Elsanda Merita
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 4 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i4.2298

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of using portable electric motor control trainer media on increasing creative thinking skills and critical thinking skills in electrical engineering students. This research is an experimental study using Pretest-Posttest group design. The subject of the study is electrical engineering students at Nusantara University, PGRI Kediri consisting of 27 students. The level of creativity is measured through aspects of fluency, flexibility, authenticity, and elaboration, while aspects of critical thinking ability are by giving simple explanations, building basic skills, giving further explanation, applying strategies and techniques, and concluding. The study determines the increase in creative and critical thinking skills using N-Gain analysis. The result shows that: 1) the students' creative thinking skills are increased by learning using a portable type electric motor control trainer media that was categorized high on aspects of fluency and elaboration, and categorized based on aspects of flexibility and authenticity; 2) the students' critical thinking skills increase after participating in learning by using portable type electric motor control trainer media which is high in the aspects of elementary classification, inference, strategy and tactics, and categorized based on the aspects of basic support and advanced classification.
RANCANG BANGUN ALAT PENGHALUS ARANG BRIKET DARI SAMPAH ORGANIK Setiawan, Dedi; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Santoso, Rachmad; Sari, Kartika Rahayu Tri Prasetyo
Jurnal Inkofar Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v9i1.450

Abstract

Peningkatan volume sampah organik di Jawa Timur menimbulkan kebutuhan mendesak akan solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan bernilai guna. Salah satu pemanfaatan potensial adalah mengolah limbah organik menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif. Namun, proses penghalusan bahan arang secara manual masih menjadi kendala karena tidak efisien dan hasilnya tidak seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan mesin penghalus arang briket berbasis sampah organik yang efisien, ekonomis, dan mudah dioperasikan, terutama untuk skala rumah tangga dan industri kecil. Mesin ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama dan sistem diskmill dengan ayakan 60 mesh untuk menghasilkan arang halus berkualitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu menghaluskan 500 gram bahan (sekam padi dan bonggol jagung) dalam waktu 2,5 menit dengan tingkat kehalusan mencapai 60 mesh. Produktivitas mesin tercatat sebesar 90%, sedangkan tingkat homogenitas serbuk arang mencapai 96%. Dengan demikian, mesin ini efektif meningkatkan efisiensi produksi briket arang dan berpotensi mendukung pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan melalui teknologi tepat guna.Kata Kunci : briket arang, diskmill, energi alternatif, mesin penghalus, sampah organik
RANCANG BANGUN MINI BALL MILL: Solusi Mandiri Produksi Aluminium Powder Satrya, Ganksar Yoga; Nevita, Ary Permatadeny; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Ramadhani, Risky Aswi
Jurnal Inkofar Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v9i1.451

Abstract

Aluminium powder merupakan bahan penting dalam berbagai industri seperti cat, kosmetik, peledak, pengelasan. Sayangnya kebutuhan bahan ini di Indonesia masih bergantung pada impor, yang menyebabkan harga tinggi dan ketersediaan yang terbatas. Tujun dari rancangan dan pembuatan mesin Mini Ball Mill sebagai solusi produksi alumunium powder secara mandiri di tingkat UMKM. Dengan desain sederhana dan efisien alat ini mampu menggiling serpihan alumunium foil menjadi serbuk halus yang siap digunakan. Dengan metode pembuatan alat yang terstruktur dan sistematis berfokus pada serangkaian tahapan perakitan mini ball mill, sehingga hasil bahan dasar dari serpihan aluminium foil yang telah diproses milling menjadi halus, dengan kegunaan aluminium powder sebagai campuran cat, las termit, dan peledakKata Kunci : rancang bangun, mini ball mill, aluminium powder, las, peledak