Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Catu Daya Berbasis Up-Down Binary Counter Dengan 32 Keluaran Rifaldi Yanis; Dringhuzen J. Mamahit; Ellia K. Allo; Sherwin R.U.A. Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v2i1.895

Abstract

With the rapid development of technology in the field of power electronics in particular, people are aware that there are things that can hurt one is the more expensive price of the components used. The power supply is frequently encountered today are generally still in shape and still in analog processes ana the level of accuracy that has not been right so often goes wrong in determining the value of voltage. For this reason, it can be designed a power supply with a digital process. In designing these tools, the authors make use of simple components of electronics are usually found in the market and some of the supporting components in engineered a power supply. The power supply can be used to supply DC voltage to a particular object with a combination of 5-bit binary number. To support the necessary labor supply additional system such as ATmega 8535 AVR for voltage value on the LCD display. The ability of the power supply is capable of supplying voltages of an object or a specific load of recommended input voltage up to 32 volts and maximum current of 3 amperes and stabel to be able to distribute the load has a power of 28 watt. Keywords : Binary, Counter,  DC Voltage, Power Supply. Seiiring perkembangan teknologi yang semakin pesat dalam bidang elektronika khususnya catu daya, manusia menyadari bahwa masih terdapat hal yang merugikan. Salah satunya adalah makin mahalnya harga komponen-komponen yang digunakan. Catu daya yang sering kita jumpai saat ini pada umumnya masih dalam bentuk dan proses yang masih secara analog dan tingkat keakuratannya yang belum tepat sehingga sering terjadi kesalahan dalam menentukan nilai tegangan. Karena alasan ini, maka dapat dirancang suatu catu daya dengan proses secara digital. Dalam merancang alat ini, penulis memanfaatkan komponen-komponen sederhana yang merupakan komponen-komponen dasar elektronika yang biasa dijumpai di pasaran dan beberapa komponen penunjang dalam merekayasa suatu catu daya. Catu daya tersebut dapat digunakan untuk mensuplai tegangan DC untuk suatu objek tertentu dengan kombinasi bilangan binary 5-bit. Untuk menunjang kerja catu daya diperlukan sistem-sistem tambahan seperti AVR ATmega8535 untuk menampilkan nilai tegangan pada LCD. Keywords : Binary, Counter,  DC Voltage, Power Supply.
Rancang Bangun Alat Ukur Temperatur Untuk Mengukur Selisih Dua Keadaan Desmon K. Allo; Dringhuzen J. Mamahit; Bahrun .; Novi M. Tulung
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v2i1.897

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini sangat pesat, sehingga banyak bermunculan peralatan yang tidak lepas dari penggunaan alat listrik. Seiring itu pula diproduksi peralatan-peralatan yang berteknologi tinggi untuk pemakaian makin efektif dan efisien, dengan demikian makin sedikit membutuhkan tenaga manusia dan selebihnya digerakkan dengan kontrol listrik otomatis. Pesawat elektronika yang ada dipasaran ada yang analog dan ada juga yang digital. Tugas akhir ini membahas perancangan alat ukur temperatur untuk mengukur dua keadaan secara bersamaan dan menampilkan selisihnya pada LCD  menggunakan komponen-komponen dasar berupa dua buah sensor suhu, mikrokontroller dan LCD sebagai fasilitas penampil. Sistem akuisisi data suhu menjadi satu hal yang sangat penting dalam kegiatan perindustrian, karena merupakan sebagian kecil dari sebuah proses kontrol. Berkenaan dengan pentingnya sistem, maka dilakukan perancangan sistem akusisi data suhu yang mampu melakukan kegiatan monitoring suhu suatu plant. Data yang akan diukur merupakan sebuah besaran fisis temperature sehingga untuk dapat diolah dan ditampilkan dalam bentuk sistem elektris digunakan sensor suhu LM35 yang mampu mengkonversi besaran tersebut dengan kenaikan 10mV/ºC. Untuk dapat merancang sistem maka pertama kali dilakukan proses mengubah suhu menjadi tegangan analog menggunakan sensor suhu LM35. Setelah melalui proses pengkondisian sinyal dengan cara dikuatkan, tegangan analog diubah menjadi data digital. Data digital yang diperoleh kemudian diolah oleh mikrokontroller ATmega8535  dan ditampilkan, sehingga didapatkan suatu informasi mengenai suhu plant dengan satuan ºC pada sebuah LCD. Untuk pemogramannya, digunakan bahasa C-AVR (code vision AVR). Dari perancangan sistem akuisisi data suhu didapatkan hasil bahwa sistem ini memiliki kemampuan untuk mengukur suhu dari 25ºC sampai 100ºC.   Kata kunci : C-AVR, Liquid Crystal Display, Mikrokontroller ATmega8535, Sensor Temperatur.
Rancang Bangun Audio Mixer Yang Dilengkapi Dengan Desibel Peak Meter Novten S.E. Rehena; Dringhuzen J. Mamahit; Janny O. Wuwung; Benefit S. Narasiang
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v3i2.4452

Abstract

Abstract - Audio mixer is a technical field related to electrical equipment which is used to mix and set the level balance of voice signal from each equipment input channel so the sound harmonization resulted can be reached. The inefficiency which often happened when the amplifier of every voice signal source, whether it’s from the singer or music equipment in a concert makes the music harmonization cannot be reached. Not only that, the other problem is when the sound engineer and soundman arrange the sound system to harmonize the sounds, it becomes more complicated. According to those problems, the writer used the principle of operational amplifier as amplifier, comparator and adder to design and to make audio mixer equipment which is integrated with decibel peak meter. The decibel peak meter placed in every input channel of audio mixer is used to measure the level of sound signal resulted so we can solve the clipping troubleshoot then the sound with good quality can be produced. By using this audio mixer, the audio system in a music concert can be minimized. Besides, the gain level which produced can be measured through the peak meter in every channel. It makes us can solve the clipping occurred early so the sound with good quality can be produced.   Key word: Audio Mixer, Channel, Clipping, Decibel (dB), Peak Meter, Soundman, Sound Engineer. Abstrak - Teknologi audio mixer adalah suatu bidang teknik yang berkaitan dengan peralatan yang berfungsi sebagai pencampur dan pengatur keseimbangan level sinyal suara dari tiap masukan peralatan suara agar harmonisasi dari suara yang dihasilkan dapat tercapai.Ketidakefisien yang sering terjadi ketika masing-masing amplifier digunakan untuk menguatkan setiap bagian sumber suara, baik dari suara vokal penyanyi maupun peralatan musik yang dimainkan pada suatu konser musik membuat tidak tercapainya harmonisasi musik. Bukan hanya itu saja, hal lain yang ditimbulkan adalah meningkatnya tingkat kerumitan bagi para sound engineer dan soundman dalam mengatur peralatan sound dan mengatur harmonisasi bunyi dari peralatan musik yang dimainkan.Berdasarkan masalah tersebut, penulis memanfaatkan prinsip kerja Operational Amplifier sebagai penguat, pembanding dan penjumlah untuk merancang dan membuat peralatan audio mixer yang dilengkapi dengan alat ukur desibel (dB) peak meter. Alat ukur desibel (dB) peak meter yang ditempatkan pada tiap keluaran channel pada audio mixer bertujuan untuk mengukur level sinyal suara yang dihasilkan sehingga kita dapat segera mengatasi masalah kliping sinyal agar suara yang dihasilkan berkualitas.Dengan adanya alat audio mixer ini, maka pemakaian perangkat audio pada suatu pertunjukan konser musik dapat diminimalisasikan dan dengan adanya peak meter pada tiap channel, maka level penguatan yang dihasilkan dapat diukur sehingga apabila terjadi kliping maka kita dapat segera mengatasinya agar suara yang dihasilkan berkualitas. Kata kunci: Audio Mixer, Channel, Desibel (dB), Klipping, Peak Meter, Soundman, Sound Engineer.
Rancang Bangun Alat Pengontrol Motor Listrik Menggunakan Suara Manusia Berbasis Mikrokontroler Jeffry R. Pardosi; Janny O. Wuwung; Elia Kendekallo; Dringhuzen J. Mamahit
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v3i4.5924

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi elektronik di era modern saat ini memang sangat membantu manusia dalam melakukan berbagai hal. Pengontrolan motor listrik khususnya kipas dengan menggunakan perintah suara berbabasis mikrokontroler dapat memudahkan kita untuk menghidupkan, mengatur kecepatan atau mematikan perangkat elektronik berupa kipas atau sebagainya, tanpa harus berjalan menuju titik saklar dan menekannya tetapi cukup menyebutkan perintah suara yang sudah ditentukan. Alat ini menggunakan mikrokontroler Arduino Duemilanove untuk mengontrol alat – alat elektronik yang akan  dikendalikan. Prinsip kerja alat ini adalah dengan menggunakan tiga perintah utama menggunakan suara, yaitu untuk menyalakan, mengatur kecepatan dan mematikan barang elektronik tersebut. Alat ini memerlukan pelatihan khusus dari pembicara untuk mengenali frekuensi suara yang telah ditetapkan. Kata kunci: Frekuensi suara, Mikrokontroler Arduino, Motor listrik, Perintah suara  Abstract - Developments of electronic technology in the modern era of today is a very helpful man doing things. Controlling the electric motor particularly fan by using the voice command based microcontroller can help us to turn on, adjust the speed or turn off electronic devices such as fan or so when it was developed without having to run to the point of the switch and pressing but enough said predetermined voice commands. This tool uses  Arduino Duemilanove microcontroller to control the tools an electronic device that will be controlled.  Working principle of this tool is to use the three main commands using voice, to turn on, adjust the speed and off electronic devices. This tools  requires special training of speaker then the tool is more directed at a predetermined sound frequency. Key words: Arduino Microcontroller, Electric motor, Sound frequency, Voice command
Rancang Bangun Alat Pemotong Singkong Otomatis Ardianty F. Thamin; Ellia Kendekallo; Dringhuzen J. Mamahit
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i1.6648

Abstract

ABSTRAK - Rancang Bangun Alat Pemotong Singkong Otomatis berguna untuk membantu kegiatan industri rumahan. Dengan hanya menaruh singkong dalam tabung dan dengan sendirinya motor yang dikaitkan dengan pisau pemotong akan berputar dan secara otomatis akan berhenti saat singkong dalam tabung telah habis. Sistem ini menggunakan  LED dan LDR sebagai sensor. Dimana LED sebagai pemancar dan LDR sebagai penerima. Saat permukaan LDR tertutupi oleh badan singkong maka  hal ini akan memerintahkan motor yang dikaitkan dengan pisau untuk berputar. Dan apabila singkong selesai dipotong secara otomatis mesin akan berhenti.. Alat yang dirancang mampu memotong ± 383 lembar/menit dengan diameter 3,5 cm dengan ketebalan ± 1 mm. Kata Kunci : Komparator, Motor, Sensor Proxymiti, Singkong.   ABSTRACT – Build plans of automatic cassava slicer tool useful for helping home industry. Activity with only put cassava inside the tube and the motor which is attached with slicer blade will turn itself and will automatically stop when the cassava inside the tube has gone. This system are using LED dan LDR as the sensor. Where LED is used to be transmiter and LDR is the receiver when the LDR surface is covered with cassava it will give a command to a motor which is attached with the blade to turn. And then, when the cassava has finished from cutting, the motor will stop automatically. This slicer can slive cassava into ± 383 slices/minute, with the diameter 3,5 cm and ± 1 mm width. Keywords : Cassava, Comparator , Motor , Sensor Proxymiti .
Rancang Bangun Alat Ukur Desibel (dB) Meter Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno R3 Yongly A. Tuwaidan; Vecky C. Poekoel; Dringhuzen J. Mamahit
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i1.6707

Abstract

ABSTRAK- Dunia elektronika sekarang ini mengalami perkembangan yang begitu pesat. Berbagai komponen-komponen berkembang dari segi efisiensi,fungsi,manfaat dan maupun fisik. Desibel adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan kuantitas elektrik dari perubahan kuat-lemahnya amplitudo gelombang sinyal suara yang didengar oleh telinga manusia. Dengan adanya alat ini, maka pemakaian perangkat audio pada suatu pertunjukan konser musik dapat diminimalisasikan dan membantu juga dalam informasi tekanan bunyi yang terjadi disekitar kita dalam keadaan yang berbeda.Microphone akan menangkap sumber suara dan akan diperkuat oleh rangkaian pre-amp,lampu LED akan kedap-kedip.mikrokontroler sebagai pusat pemprosesan alat ini untuk bekerja. Pengukuran yang baik pada jalan raya kondisi siang hari sedangkan pada ruang tertutup pada kondisi malam hari.   Kata Kunci : Arduino, Desibel(dB), Frekuensi, Mikrokontroler, Microphone, Pre-Amp.   ABSTRACT- The world of electronics is now experiencing rapid development. Various components evolve in terms of efficiency, functionality, benefits and or physically. The decibel is a unit used to express the electrical quantities of strong-weak changes in the amplitude of the signal wave sound is heard by the human ear. With this tool, then use the audio device at a music concert performances can be minimized and help also in sound pressure information that is going on around us in a state that berbeda.Microphone will capture the sound source and will be reinforced by a series of pre-amp, the LED light-tight -kedip.mikrokontroler as central processing this tool to work. Good measurement on highway conditions during the day while in the enclosed space at night conditions. Keywords : Arduino, Desibel(dB), Frequency, Microcontroller, Microphone, Pre-Amp.
Rancang Bangun Uninterruptible Power Supply Menggunakan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroler Vike T. Bawotong; Dringhuzen J. Mamahit; Sherwin R.U.A. Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i2.6805

Abstract

ABSTRAK  - Seiring dengan  berkembangnya  perangkat-perangkat elektronik yang ada, listrik merupakan salah satu hal utama yang bisa membuat  suatu  perangkat  bekerja  sesuai  fungsinya.  Namun terjadinya pemadaman listrik dengan tiba-tiba merupakan hal yang tidak bisa kita  hindari  saat  kita sedang  menggunakan  perangkat elektronik. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan sebuah alat yang dapat menyimpan daya listrik yang berasal dari PLN untuk disalurkan  ke  peralatan  elektronik  apabila  terjadi   pemadaman dengan tiba-tiba. Uninterruptible Power Supply (UPS) merupakan sistem penyedia daya listrik ketika suatu peralatan elektronik kehilangan energi dari sumber utamanya. Rancang  Bangun  Uninterruptible  Power  Supply Menggunakan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroler dapat berguna saat listrik dari PLN putus. Saat listrik PLN menyala, rangkaian  power  supply  akan mengisi  aki  sedangkan  saat  listrik PLN putus, aki akan menjadi sumber tegangan utama untuk memberikan  energi kepada beban yang tersambung.  Sumber dari aki kemudian akan diteruskan ke IC 4047 yang akan menghasilkan keluaran gelombang square dengan frekuensi 60Hz dan tegangan DC aki akan dirubah menjadi tegangan AC oleh inverter.   Kata Kunci : Gelombang Square, IC 4047, Inverter, Uninterruptible Power Supply.   ABSTRACT - Along with the development of electronic devices that exist, electricity is one of the main things that can make a device working  according to its function.  However,  the occurrence  of a power outage suddenly a thing we can not avoid when we're using electronic devices. In this regard, we need a tool that can save the electrical power from PLN for distribution to electronic equipment in case of a sudden blackout. Uninterruptible Power Supply (UPS) is an electric power supply system when an electronic equipment loss of energy from primary sources. Design of Uninterruptible Power Supply Using the LCD Display-Based Microcontroller can be useful when the electricity off. When lit electricity grid, power supply circuit will charge the battery while the current electricity grid drop out, the battery will be the main voltage source to provide energy to the load connected. The source of the battery will then be forwarded to the IC 4047 which will generate square wave output with a frequency of 60Hz and DC battery voltage will be converted into AC voltage by the inverter.   Keywords : IC 4047, Inverter, Square wave, Uninterruptible Power Supply.
Rancang Bangun Alat Penyaji Air Otomatis Menggunakan Sensor Jarak Dengan Keluaran LCD Rocky P. Moniaga; Dringhuzen Mamahit; Novi M. Tulung
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 6 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i6.10035

Abstract

Abstrsk - Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, banyak barang-barang elektronik diciptakan guna membantu/mempermudah pekerjaan manusia.Teknologi saat ini sudah masuk dalam industri alat-alat rumah tangga salah satunya dispenser, atau alat yang berfungsi sebagai pemanas dan juga pendingin air minum.Di awal kemunculan nya dispenser di buat tanpa menggunakan listrik, hanya sebagai tempat mengambil air minum saja.Oleh karena itu dibuatlah sebuah alat berupa dispenser yang bekerja secara otomatis. Alat ini dibuat dengan menggunakan sensor jarak SRF04 sebagai input untuk mendeteksi wadah atau gelas. Alat ini juga menggunakan kit arduino uno dengan mikrokontroler ATmega328 sebagai otak untuk mengolah data dari sensor jarak SRF04, driver motor, driver solenoid, mp3 player dan LCD. Dari pembuatan alat ini dapat disimpulkan bahwa, Alat ini bekerja dengan baik, sesuai dengan tujuannya untuk mempermuda dalam pengambilan air.Mikrokontroler Arduino uno digunakan sebagai pengontrol utama dari rangkaian alat penyaji air ini.Dan sensor jarak SRF04 bekerja mulai dari jarak 3cm-300cm. Kata kunci: arduino uno, dispenser,mempermudah, SRF04. Abstrsct - Today the increasingly rapid development of technology, many electronic items are created in order to assist / facilitate human work. The current technology is already included in the industry of household appliances one dispenser, or a tool that serves as the heating and cooling of drinking water. At the beginning of his emergence dispenser is made without the use of electricity, just as a place to take drinking water only. Therefore made a tool in the form of a dispenser that works automatically. This tool is made by using a distance sensor SRF04 as input to detect containers or glass. This tool also uses arduino uno kit with microcontroller ATmega328 as the brain to process the data from the distance sensor SRF04, motor drivers, solenoid drivers, mp3 player and LCD. Of making this tool can be concluded that this tool works well, in accordance with the objective to rejuvenate the water uptake. Arduino Uno microcontroller is used as the main controller of the circuit means of this water renderers. And a distance sensor SRF04 work from a distance of 3cm-300cm. Keywords: arduino uno, dispenser, simplify,SRF04,
Rancang Bangun Rumah Pintar Otomatis Berbasis Sensor Suhu, Sensor Cahaya, Dan Sensor Hujan Iskandar Jaelani; Sherwin R.U.A. Sompie; Dringhuzen J. Mamahit
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v5i1.10770

Abstract

Abstarck-In real life - every day we run a solid activit . Both activities that heavy or light . Of course we will need energy to do all these activities , both of energy we normally need, and the energy that we spend when we do lot more activities. In addition to power/ energy we need, there is more energy required to run/ turn on all electronic equipment. However, this energy is different from the energy needed by humans. That is have different forms, the energy needed by humans and also the energy required by electronic equipment,. The energy needed for humans can be obtained by eating nutritious foods and beverages. While the energy needed for the electronic equipment is electrical energy that comes from energy sources that can generate electricity . For that, we as human beings that use energy, especially electrical energy must be able to take advantage and use them as we needed. In our daily life at home we also must be able to set the energy for electronic appliances and devices that can be started or turned on automatically, so that will not happen a waste of electrical energy. And also in our lives at home often there are times when we do not hear the sound of rain or fall asleep so the clothes, beds, sofas and other things that we are drying get wet. So in this technology development era, I as the author will explain or clearing and design a tool that would be necessary we need in our lives at home so there’s no such thing as a waste of electrical energy and hearing problems when it rains.  Keywords : design, home, smart, automatic, sensor, temperature,                        light,  rain Abstrak-. Dalam kehidupan sehari – hari kita menjalankan aktivitas yang padat. Baik aktivitas yang berat maupun yang ringan. Sudah tentu kita akan memerlukan energi untuk melakukan segala aktivitas tersebut, baik energi yang kita butuhkan ataupun energi yang akan kita keluarkan bila kita melakukan aktivitas yang berlebihan. Selain tenaga / energi yang kita butuhkan masih banyak lagi energi yang lain yang diperlukan untuk menjalankan / menghidupkan segala peralatan elektronik. Akan tetapi energi – energi tersebut berbeda dengan energi yang dibutuhkan oleh manusia. Antara energi yang dibutuhkan oleh manusia dan energi yang dibutuhkan oleh peralatan elektronik, berbeda bentuknya. Energi yang dibutuhkan untuk manusia dapat diperoleh dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Sedangkan energi yang diperlukan untuk peralatan elektronik merupakan energi listrik yang berasal dari sumber - sumber energi yang dapat menghasilkan listrik. Untuk itu kita sebagai manusia yang mengunakan energi terutama energi listrik tersebut harus dapat memanfaatkan dan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Dalam kehidupan kita sehari-hari di rumah juga harus dapat mengatur energi untuk peralatan – peralatan elektronik yang dapat di jalankan atau dihidupkan secara otomatis, sehinga tidak akan terjadi lagi namanya pemborosan energi listrik. Dan juga dalam kehidupan kita dirumah sering kali, ketika hujan turun kita tak mendengar atau sedang tidur akhirnya pakaian, tempat tidur, sofa dan benda lainnya yang kita jemur basah. Sehingga dalam berkembangnya teknologi maka saya sebagai penulis akan menjelaskan atau menerangkan dan merancang sebuah alat yang akan diperlukan dalam kehidupan kita dirumah agar tidak lagi yang namanya pemborosan energi listrik dan masalah pendengaran ketika hujan turun. Kata kunci : Perancangan, Rumah, Pintar, Otomatis, sensor, Suhu, Cahaya, Hujan activities that heavy or light . Of course we will need energy to do all these activities , both of energy we normally need, and the energy that we spend when we do lot more activities. In addition to power/ energy we need, there is more energy required to run/ turn on all electronic equipment. However, this energy is different from the energy needed by humans. That is have different forms, the energy needed by humans and also the energy required by electronic equipment,. The energy needed for humans can be obtained by eating nutritious foods and beverages. While the energy needed for the electronic equipment is electrical energy that comes from energy sources that can generate electricity . For that, we as human beings that use energy, especially electrical energy must be able to take advantage and use them as we needed. In our daily life at home we also must be able to set the energy for electronic appliances and devices that can be started or turned on automatically, so that will not happen a waste of electrical energy. And also in our lives at home often there are times when we do not hear the sound of rain or fall asleep so the clothes, beds, sofas and other things that we are drying get wet. So in this technology development era, I as the author will explain or clearing and design a tool that would be necessary we need in our lives at home so there’s no such thing as a waste of electrical energy and hearing problems when it rains.  Keywords : design, home, smart, automatic, sensor, temperature,                        light,  rain Abstrak-. Dalam kehidupan sehari – hari kita menjalankan aktivitas yang padat. Baik aktivitas yang berat maupun yang ringan. Sudah tentu kita akan memerlukan energi untuk melakukan segala aktivitas tersebut, baik energi yang kita butuhkan ataupun energi yang akan kita keluarkan bila kita melakukan aktivitas yang berlebihan. Selain tenaga / energi yang kita butuhkan masih banyak lagi energi yang lain yang diperlukan untuk menjalankan / menghidupkan segala peralatan elektronik. Akan tetapi energi – energi tersebut berbeda dengan energi yang dibutuhkan oleh manusia. Antara energi yang dibutuhkan oleh manusia dan energi yang dibutuhkan oleh peralatan elektronik, berbeda bentuknya. Energi yang dibutuhkan untuk manusia dapat diperoleh dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Sedangkan energi yang diperlukan untuk peralatan elektronik merupakan energi listrik yang berasal dari sumber - sumber energi yang dapat menghasilkan listrik. Untuk itu kita sebagai manusia yang mengunakan energi terutama energi listrik tersebut harus dapat memanfaatkan dan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Dalam kehidupan kita sehari-hari di rumah juga harus dapat mengatur energi untuk peralatan – peralatan elektronik yang dapat di jalankan atau dihidupkan secara otomatis, sehinga tidak akan terjadi lagi namanya pemborosan energi listrik. Dan juga dalam kehidupan kita dirumah sering kali, ketika hujan turun kita tak mendengar atau sedang tidur akhirnya pakaian, tempat tidur, sofa dan benda lainnya yang kita jemur basah. Sehingga dalam berkembangnya teknologi maka saya sebagai penulis akan menjelaskan atau menerangkan dan merancang sebuah alat yang akan diperlukan dalam kehidupan kita dirumah agar tidak lagi yang namanya pemborosan energi listrik dan masalah pendengaran ketika hujan turun. Kata kunci : Perancangan, Rumah, Pintar, Otomatis, sensor, Suhu, Cahaya, Hujan
Trainer Periferal Antarmuka Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Steven J. Sokop; Dringhuzen J. Mamahit; Sherwin R.U.A. Sompie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v5i3.11999

Abstract

Abstract - In recent era, the development of electronic technology last very swiftly, and behind of this advances the human resource take part as a developer of electronic technology. The trainer or the props is a learning tool which can be observed through the senses of human being and also as an aide in the learning process so that it can be more effective. The props itself can be either peripheral interface because in a system of peripheral interface contain a tool in the form of hardware with the software as interactive media. Microcontroller is one of the technologies that evolve rapidly with a variety of types and functions such as one of it is Arduino Uno, which can be used as a microcontroller for various functions in the field of electronic technology. Keywords: Arduino, Electronics, Interfaces, Microcontrollers, Peripheral, Trainer. Abstrak - Perkembangan teknologi elektronika pada zaman sekarang ini berkembang begitu cepat, dan dibalik semua itu terdapat sumber daya manusia  sebagai pengembang kemajuan teknologi elektronika. Trainer atau alat peraga merupakan alat pembelajaran yang dapat diamati melalui panca indra dan sebagai pembantu dalam proses belajar mengajar agar lebih efektif. Alat peraga dapat berupa periferal antarmuka karena dalam suatu sistem periferal antarmuka terdapat alat berupa perangkat keras dengan perangkat lunak sebagai media interaktifnya. Mikrokontroler merupakan salah satu teknologi yang berkembang begitu pesat dengan berbagai macam tipe dan fungsi seperti salah satunya yaitu Arduino Uno yang dapat digunakan sebagai mikrokontroler untuk berbagai fungsi dalam bidang teknologi elektronika. Kata kunci: Arduino, Antarmuka, Elektronika, Mikrokontroler, Periferal, Trainer.
Co-Authors Ade Yusupa Alwin M. Sambul, Alwin M. Amri P. Usamahu Anastasya Lumowa Andry P. Launda Ardianty F. Thamin Arie Lumenta Arie S.M Lumenta, Arie S.M Badaruni, Divers S. Bahrun . Benefit S. Narasiang Beverly Daniel Velix Rauan Biringpasemba, Thya Oksabella Brave A. Sugiarso Desmon K. Allo Divers S. Badaruni Dunggio, Ricky Christofel E. K. Allo Elia K. Allo Elia Kendekallo Ellia K. Allo Ellia Kendekallo Ely P. Sitohang Erikson D. Situmorang Erricson Z. Kafiar Fajar Salinding Buntu Payuk Filemon J. Ginting Geraldo Manus Gohao, Leonard Hans F. Wowor Hans Wowor Hilipito, Moh Aswar K. Irawan, Christian D. Iskandar Jaelani Iskandar Jaelani, Iskandar Janny O. Wuwung Jeffry R. Pardosi Jeril H. Lontoh Karundeng, Christian O. Kendek Allo, Yusi Meilany Kevin, Darmansyah Geraldy Lasabuda, Badzlina K. Launda, Andry P. Leonard Gohao Lie, Nobiana Lomboan, Andri N. Lontoh, Jeril H. Makasunggal, Juan Natanel Manus, Geraldo Mardhan Ramli Markus Karamoy Umboh Meicsy E.I. Najoan Moniaga, Praise Nancy J. Tuturoong Narasiang, Benefit Nelwan, Christa Kitsy Novi M. Tulung Novi S. Tulung Novten S.E. Rehena Palendeng, Indra Payung, Grace Tandi Ramli, Mardhan Rewur, Afny Rahel Prastika Reynold Rumimper Reynold Rumimper, Reynold Rifaldi Yanis Rocky P. Moniaga Rombeallo, Gabryela Rumengan, Junita Lisa Citra Runtukahu, Jessica Lydia Sandi B. Sasioba Sary D. E. Paturusi Sasioba, Sandi B. Sherwin R.U.A Sompie Sherwin R.U.A. Sompie Sitohang, Ely P. Stanley D.S. Karouw Steven J. Sokop Steven J. Sokop, Steven J. Steven Ray Sentinuwo Sugiarso, Brave Angkasa Sumera, Grasiela Cindy Elianor Sundalangi, Verol Edwardo Tangkudung, Evert S. Theodorus S. Kalengkongan Tjoanapessy, Nathasya Toding, Christman Tumbuan, Ferdinand H. Umboh, Markus Karamoy Vecky C. Poekoel Verol Edwardo Sundalangi Vike T. Bawotong Virginia Tulenan Waraney Patrio Langkun Wilhelmina Patty Wilhelmina Patty William Yishmael Tangka Yaulie D. Y. Rindengan Yaulie Deo Y. Rindengan Yongly A. Tuwaidan Zacharias, Glorya