Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI SISTEM PENIRISAN AIR TAMBANG BATUBARA PIT 2 BLOK E PT USAHA BARATAMA JESINDO, KECAMATAN SATUI, KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN I Putu Sugiarta; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i02.964

Abstract

Pada Pit 2 Blok E PT Usaha Baratama Jesindo terdapat genangan air dengan volume yang cukup besar yang diakibatkan karena terhentinya kegiatan penambangan sementara pada awal tahun 2015 akibat dari harga batubara turun dan SR pada blok tersebut yang cukup tinggi, sehingga Penambangan pada blok tersebut tidak bernilai ekonomis lagi. Pada awal tahun 2016 PT Usaha Baratama Jesindo kembali melakukan kegiatan Penambangan Pada Pit 2 Blok E. Sehingga perlu adanya Evaluasi sistem pemompaan dan sistem penirisan tambang yang ada di pit 2 Blok E, hal ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pompa yang sesuai agar kegiatan penambangan dapat berjalan sesuai yang direncanakan dan sistem penirisan yang ada dapat mengatasi debit air yang masuk, sehingga memperlancar kegiatan penambangan selanjutnya.Metode perhitungan curah hujan rencana dengan metode Gumbel, penentuan luas catchment area menggunakan Software, perhitungan intensitas hujan menggunakan metode Mononobe, perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, dan perhitungan debit pompa aktual dengan metode discharge.Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan satu buah pompa Himax HH160i waktu pemompaan untuk mengeluarkan volume air di pit 2 Blok E yaitu 2 bulan 18 hari sesuai dengan batas waktu yang di targetkan perusahaan. Hasil rekomendasi sesuai dengan perhitungan water balance yaitu menambah satu buah pompa Himax HH160i dan membuat sump kembali dengan ukuran 4.186 m3, sehingga air limpasan tidak akan menggenangi front penambangan
ANALISIS FAKTOR TERHADAP PERUBAHAN PARAMETER KUALITAS BATUBARA DI PT ADARO INDONESIA, KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN Sayyidina Billynardo Bimantoro; Uyu Saismana; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i2.2339

Abstract

Besarnya perubahan nilai parameter kualitas batubara perlu diketahui agar spesifikasi yang diinginkan oleh buyer terpenuhi. Dalam mengatasi penyimpangan parameter kualitas batubara tersebut maka perusahaan berusaha mencari solusi mengenai penanganan kontrol kualitas batubara sehingga spesifikasi batubara dapat tercapai. Upaya yang dilakukan untuk tercapainya spesifikasi yang diinginkan perlu dilakukan analisis perubahan parameter yang terjadi akibat aktivitas pengiriman batubara yaitu pada saat batubara di stockpile dan kualitas batubara yang telah dibawa ke barge.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan analisis proksimat analisis seperti analisis Total Moisture (TM), analisis kadar abu (Ash), analisis total sulfur dan analisis calorific value. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingan parameter kualitas batubara pada stockpile dengan kualitas batubara di barge berdasarkan hasil analisis kualitas di laboraturium sehingga bisa menganalisis pengaruh perubahan antara parameter kualitas batubara yang satu dengan yang lainnya pada kedua lokasi tersebut.Perbedaan parameter kualitas batubara di stockpile dan barge memiliki rerata perbedaan TM -0.26%, ASH 0.271% TS 0.029%, CV -30.664 cal/kg. Dengan rerata standart rejection nilai TM (arb) 34.56429%, ASH (arb) 2.535714%, TS (arb) 0.135714% dan CV (arb) 4339.286 Kcal/Kg. Pengaruh perubahan parameter kualitas batubara yang satu dengan yang lainnya dapat disimpulkan parameter TS dan Ash tidak merupakan faktor yang pengaruhi nilai CV sedangkan parameter TM lebih berpengaruh dimana naiknya nilai TM  sebanding dengan penurunan nilai CV. Untuk prediksi nilai kualitas batubara setelah kegiatan barging dapat diketahui dengan persamaan linear TM= 0.851, ASH =0.119, TS = 0.175 dan CV = 0.94. Keyword : total moisture, Stockpile, ash, batubara dan linear
Studi Identifikasi Aluminium Pada Komplek Batuan Granitis Di Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan Leo Cahyo Adi; Adip Mustofa; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i3.4677

Abstract

Aluminium merupakan salah satu unsur penting bahan baku industry. Ketersediaan Aluminium salah satunya bersumber dari mineral penyusun batuan beku granitis dalam mineral Feldspar. Ketersediaan batuan granitis formasi (Kgr) tertuang pada peta Geologi lembar Amuntai yang disusun oleh (Heryanto, 1994), Kebutuhan Aluminium yang tinggi serta sebaran batuan granitis, menjadi pendorong untuk melaksanakan studi identifikasi Aluminium di daerah tersebut.Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data dilapangan (Pengambilan titik Sampling, sampel batuan dan deskripsi batuan). Yang mana didapatkan 15 sampling batuan hasil dari megaskopis berupa jenis batuan yaitu Granodiorite, Diorite, Andesitis dan Granit. Kemudian dilakukan uji laboratorium, uji laboratorium ditujukan untuk mengetahui kandungan mineral dan kimiawi pada sampel batuan Granitis. Analisa tersebut menggunakan dua alat uji yaitu XRD (X-Ray Difractometer) untuk mengetahui kandungan mineral batuan dan uji XRF (X-Ray Fluorescense) untuk mengetahui kandungan unsur kimiawi.Melalui hasil dari uji laboratorium tersebut dilakukan metoda penamaan jenis batuan menurut klasifikasi diagram Streicksen 1967 dan metoda penamaan jenis magma menurut klasifikasi Shand’s Index 1951. Diketahui penamaan jenis batuan hasil dari klasifikasi diagram Streicksen 1967 didapatkan jenis batuan Granodiorite, Monzogranite dan Syenogranite. Dan hasil dari penamaan jenis magma menurut klasifikasi Shand’s Index 1951 didapatkan jenis magma berupa Peraluminous dan Metaluminous. Dari hasil uji XRF(X-Ray Fluorescense) diketahui batuan granitis hasil sampling mengandung Aluminium berkisar 0,02 – 0,07 %. Peningkatan kandungan aluminium semakin meningkat kearah North East daerah penelitian dengan jenis batuan Granodiorite dan Monzogranite, jenis magma hasil plotting klasifikasi Shand Index 1951 berupa Peraluminous dan Metaluminous mengarah pada Desa Harakit.
EVALUASI SISTEM PENYALIRAN TAMBANG BATUBARA PADA PT BUMI GAWI BAIMBAI, DESA PENGARON Agus Santoso; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Heru Heru
Jurnal Himasapta Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.351 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i01.475

Abstract

Perancangan PT Bumi Gawi Baimbai pada saat dilakukan penelitian belum memiliki sump dan sistem penyaliran yang memadai. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah air limpasan yang masuk ke dalam front kerja dan dapat menganggu aktifitas penambangan yang dilakukan pada pit Bumi Gawi Baimbai.Pada penelitian ini, perhitungan curah hujan rencana menggunakan metode Gumbel, perhitungan intensitas hujan dihitung dengan pembagian 24 karena curah hujan dari BMKG tidak menggunakan durasi hujan, perhitungan debit limpasan menggunakan metode Rasional, perhitungan kapasitas dan ketahanan sump juga kebutuhan pompa menggunakan metode water balance, dan penentuan luas cacthment area serta pembuatan rencana sistem penyaliran menggunakan software Autocad Land Desktop 2009.Hasil perhitungan curah hujan rencana diperoleh nilai curah hujan rencana untuk periode  ulang 10 tahun yaitu 118,11 mm, intensitas curah hujan per jam sebesar 4,92 mm/jam dengan debit limpasan sebesar 0,66 m3/detik. Luas cacthment area sebesar 53,71 Ha. Air yang dipompa keluar sesuai pompa yang direkomendasikan yaitu kombinasi pompa Mitshubisi multiflo 120 dan Kombinasi pompa Dong Feng CF NM 25 dan 32 sebesar 227.417 m3/jam, 6.153.65 m3/jam dan 15.4357 m3/jam. Desain sump, Untuk Sump 1 saya merencanakan sump dengan panjang atas 16 m , panjang dasar kolam 12 m, lebar kolam 25 m dan kedalaman 8 m. total volume 2800 m3 dan untuk sump 2 desain sump dengan panjang atas 16 m, panjang dasar kolam 12 m, lebar kolam 26 m dan kedalaman 7 m, volume total rencana 2548 m3.Sump 1 kebutuhan pompa  yaitu 2 unit pompa Mitsubishi MF 120,  dan sump 2  jumlah pompa dong feng sebanyak 7 buah. Kata-kata kunci : Curah Hujan Rencana, Intensitas Hujan, Debit Limpasan, Cacthment Area, Pompa, Sump
PERENCANAAN SEQUENCE BULANAN TAMBANG BATUBARA DI PT BATUBARA KALIMANTAN Rezky Ade Pratama; Uyu Saismana; Riswan Riswan; Handri Irawan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i01.952

Abstract

PT Batubara Kalimantan memiliki luas wilayah IUP (Izin Usaha Pertambangan) eksplorasi 1,232 Ha. Eksplorasi rinci telah dilakukan dengan metode pemboran sebanyak 111 titik bor serta pengamatan 31 titik lokasi singkapan batubara. Rencana dan rancangan tambang perlu dibuat sebagai pedoman dalam pelaksanaan penambangan, mengurangi ketidakpastian, serta digunakan sebagai pemilihan kemungkinan terbaik.Proses penentuan batas penambangan (pit limit), penaksiran cadangan, evaluasi SR (stripping ratio), dibantu dengan perangkat l . Adapun SR maksimum yang diperbolehkan perusahaan dalam perancangan tambang (pit) ialah 13, dengan target produksi batubara bulanan ialah 10,000 ton.Perencanaan penambangan dibagi menjadi dua yaitu pit 1 dengan luas 13.65 Ha dan pit 2 dengan luas 11.75 Ha. Adapun pit 1 memiliki umur penambangan 7 bulan dengan volume overburden sebesar 906,369.91 BCM dan cadangan batubara 89,931.93 MT pada SR 10.07 elevasi terendah 24 mdpl dan tertinggi 54 mdpl. Sedangkan pit 2 memiliki umur penambangan 8 bulan dengan volume overburden sebesar 1,187,195.58 BCM dan cadangan batubara 93,583.62 MT pada SR 12.68 elevasi 17 mdpl dan tertinggi 67 mdpl. Ketersedian alat mekanis yang dilakukan perhitungan pada penelitian ini adalah alat gali-muat, angkut, dan gusur. Adapun untuk alat gali-muat pada overburden removal yaitu Komatsu PC 400 LCSE-7  9 unit dengan alat angkut Nissan CWB 320 25 unit sedangkan pada coal getting yaitu Komatsu PC 200 7-SEF 3 unit dengan alat angkut Nissan CWB 320 5 unit. Adapun untuk bulldozer yang digunakan adalah Komatsu D 155 AX-5 pada kegiatan overburden removal  3 unit.
EVALUASI GEOMETRI BERDASARKAN FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN PADA PENAMBANGAN BATUGAMPING DI PT SEMEN TONASA Gita Andini Nilasari; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Hariyono Gunawan
Jurnal Himasapta Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i02.943

Abstract

Kegiatan penambangan pada PT Semen Tonasa menggunakan metode Quarry dan proses pembongkaran material batugamping menggunakan metode peledakan agar memenuhi target produksi dan memperlancar proses pemuatan dan pengangkutan. Pada setiap peledakan menghendaki ukuran fragmentasi ≤ 80 cm sebesar ≤ 15 % sesuai target perusahaan, powder factor yang optimal, dan digging time yang cepat.Metode yang digunakan untuk menganalisis fragmentasi hasil peledakan dalam penelitian ini yaitu secara teoritis dengan menggunakan metode Kuz-Ram dan metode image analysis dengan menggunakan software Split Desktop. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui persentase fragmentasi hasil peledakan dan memperhitungkan boulder.Hasil dari analisis fragmentasi hasil peledakan yang dilakukan terhadap geometri aktual PT Semen Tonasa didapatkan geometri yang paling optimal adalah geometri dengan burden 4 m, spasi 5,5 m, kedalaman 13,34 m dengan powder factor sebesar 0,33 kg/m3, yang menghasilkan ukuran fragmen rata-rata 38,63 cm, digging time sebesar 8,21 detik, dan bucket fill factor sebesar 66,71 %.
EVALUASI SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA PT BRILIANTA BINA ANUGRAH KABUPATEN BARITO UTARA KALIMANTAN TENGAH Nur Mulya Sari; Uyu Saismana; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i03.969

Abstract

PT Brilianta Bina Anugrah melakukan penambangan yang terjadi pada saat musim hujan sehingga perlu dilakukan penanganan air sehingga pit tidak tergenang. Dengan kondisi pit yang tidak memungkinkan sehingga perlu dilakukan optimasi pompa dengan penambahan jumlah pompa. Pada saat penelitian pompa yang digunakan adalah pompa jenis sykes cp 220i.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode matematis dengan menghitung debit pompa dengan rumus discharge, menghitung debit limpasan dengan rumus rasional, menghitung intensitas curah hujan dengan rumus mononobe dan menghitung curah hujan rencana periode ulang 2 tahun dengan rumus distribusi gumbel.Hasil penelitian didapatkan nilai curah hujan rencana untuk periode ulang 2 tahun yaitu sebesar 129,9 mm, intensitas  curah hujan rencana  yaitu sebesar 8,59 mm/jam, debit air limpasan 0,15675 m3/s. Dengan jumlah air yang masuk sebesar 6.771,48 m3/hari dengan waktu pemompaan selama 8,2 jam sehingga pompa mampu mengeluarkan air yaitu sebesar 1.446,10 m3/hari diperlukan 5 unit pompa Sykes cp 220i atau dengan waktu pemompaan selama 18 jam sehingga pompa mampu mengeluarkan air yaitu sebesar 3.174,36 m3/hari diperlukan 2 unit pompa Sykes cp 220i. 
PERBANDINGAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT DAN NEIGHBORHOOD NEAREST POINT PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA SEAM-B PIT A2-1 LAWIRAN PT KADYA CARAKA MULIA Andi Syaputra; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i02.960

Abstract

PT Kadya Caraka Mulia yang bergerak di bidang pertambangan batubara telah melakukan perhitungan cadangan batubara menggunakan metode cross section di PIT A2-1 Lawiran. Diperlukan perhitungan cadangan dengan metode lain sebagai referensi  hasil perhitungan cadangan dengan menggunakan metode yang berbeda sesuai dengan SNI 5015 Tahun 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perhitungan cadangan dengan dua jenis metode serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil estimasi cadangan dengan dua metode tersebut. Perhitungan cadangan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan  metode Nearest Neighbourhood Point (NNP) dan Inverse Distance Weighting (IDW).Hasil estimasi ketebalan endapan batubara menggunakan metode Inverse Distance Weighting yang didapat nilai cadangan sebesar 463,004.71  ton dan metode Neighborhood Nearest Point sebesar 459,971.79 ton. Berdasarkan perhitungan tersebut maka diperoleh persen selisih sebesar .,65 %. Penyebab perbedaan hasil estimasi cadangan tersebut adalah jumlah titik yang berpengaruh dalam suatu blok. Perhitungan dengan metode IDW dihitung berdasarkan titik data yang terdekat dengan titik yang ditaksir, sedangkan perhitungan dengan metode NNP memperhitungkan nilai di suatu blok didasari oleh nilai titik yang paling dekat dengan blok tersebut.
EVALUASI PRODUKSI ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI PADA PT PAMA PERSADA NUSANTARA DISTRIK KCMB Hambali Hambali; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Marselinus Untung Dwiatmoko
Jurnal Himasapta Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i01.937

Abstract

Target produksi overburden yang direncanakan oleh PT Pama Persada Nusantara Distrik KCMB di beberapa bulan sebelumnya belum tercapai. Masalah ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah perbaikan dan perawatan alat-alat berat yang dipakai oleh PT Pama Persada Nusantara Distrik KCMB kadang memakan waktu yang lama. Namun di luar hal-hal tersebut dalam pengoperasiannya ada beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi overburden.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara menghitung produksi alat gali muat dan alat angkut serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya produksi alat gali muat dan alat angkut dalam pencapaian target pemindahan overburden dan melakukan simulasi perbaikan untuk meningkatkan produksi alat.Berdasarkan simulasi yang dilakukan untuk mencapai target produksi masing-masing front membutuhkan tambahan masing-masing 1 unit alat gali muat. Dengan tambahan unit tersebut produksi pada front EX1072 menjadi 298,195.96 BCM dan pada front EX1073 menjadi 269,032.65 BCM. Simulasi produksi untuk alat angkut pada front EX1073 dapat dilakukan dengan melakukan langkah perbaikan yang terjadi karena kendala operasional seperti wait equipment, dusty dan wait operator. Setelah dilakukan perbaikan total produksi menjadi 202,210.18 BCM.
EVALUASI KELAYAKAN EKONOMIS TAMBANG PT AJE UNTUK PENERBITAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN OPERASI PRODUKSI DI DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN TANAH BUMBU Aji Ahdinata; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i03.965

Abstract

Dokumen studi kelayakan merupakan salah satu syarat dalam penerbitan IUP Operasi Produksi untuk memperoleh secara rinci seluruh aspek yang berkaitan penentuan kelayakan ekonomis dan teknis usaha pertambangan termasuk dampak lingkungan serta perencanaan pascatambang. Dokumen studi kelayakan dievaluasi dari segi kelayakan ekonomis pada salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Masalah yang diuraikan dalam penelitian ini yaitu evaluasi laporan studi kelayakan dari segi kelayakan ekonomi dalam proses penerbitan IUP Operasi Produksi. Laporan yang dievaluasi adalah laporan yang dilaporkan oleh PT AJE.Proses evaluasi kelayakan ekonomis tambang PT AJE melalui proses evaluasi proyek menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR) dan Payback Period (PBP). Selain itu dilakukan pula analisis risiko menggunakan analisis sensitivitas atas perubahan dari perubahan harga jual batubara dan biaya ongkos operasi. Jumlah cadangan diambil berdasarkan data pemboran sebanyak 20 lokasi titik bor yang disampaikan PT AJE dari hasil eksplorasi lanjutan. Total cadangan terbukti adalah 1.211.644,20 ton terdiri dari 4 (empat) seam. Ditargetkan produksi batubara sebanyak  242.329 Ton/Tahun atau  20.194  Ton/Bulan, dengan SR 4 dan faktor kehilangan 10% serta umur tambang perusahaan 5 (lima) tahun. Harga jual batubara dihitung berdasarkan Harga Batubara Acuan (HBA) dan Harga Patokan Batubara (HPB) pada rata-rata Tahun 2016 sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Nomor 999.K/30/DJB/2011adalah Rp572.686/Tonase. Total nilai pinjaman yang diajukan adalah Rp53.678.991.660, yang dipinjam tersebut akan dibayarkan selama jangka waktu 3 tahun, dan bank memberikan bunga pinjaman sebesar 13,5% per tahun.Hasil analisis kelayakan tambang menunjukkan bahwa proyek penambangan batubara ini layak dilanjutkan ke tahap operasi produksi karena memiliki nilai NPV sebesar Rp91.836.172.472 atau bernilai positif, laju pengembalian (DCFROR) sebesar 61,21 % atau lebih besar dari tingkat bunga minimum (15,6%), dan PBP selama 1,65 tahun atau dengan kata lain 3,35 tahun lebih cepat dari umur tambang.
Co-Authors Abbas Abbas Abdillah Rasyid Abdul Azis Abdul Khair Abrar Briando Noure Achmad Achmad Adip Mustofa Agus Santoso Agus Triantoro Agus Tryono Ahmad Ali Syafi’i Ahmad Ramli Ahmad Zaidan Aji Ahdinata Akhmad Rezni Ilhami Alpian Nafarin Andi Riduansyah Andi Syaputra Andri Toding Annisa Rizky Nur Adzmi Arief, Muhammad Zaini Ayuni Islamiaty Azwar Azwar Basri Basri Billy Grace Palit Deddy J. Sitio Dimas Saputra Eko Santoso Emma Rahmi Febri Amri Oktaviantono Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferry Fernando Fikri, Hafidz Noor Freddy Aditya Gading Abi Pangestu Gita Andini Nilasari Gusfrimanuel Gusfrimanuel Gusti Yunizar Haipan Haipan Hambali Hambali Handri Irawan Hariyono Gunawan Heru Cahyo Prasakto Heru Heru I Gede Mahardika Putra I Putu Sugiarta Imam Imam Jhon Tohom Y.P Johan Eka Saputra Kartini Kartini Lasron Napitu Leo Cahyo Adi M Faisal Amiruddin M. Thoriq Bagoes Saifuddin Mahdi Salam Mahfudz Ade Kurnia Mardyanza Radeng Marselinus Untung Dwiatmoko Mart Wandy Mayati Isabella Muhammad Ali Syaefudin Muhammad Azmi Rahman Muhammad Fuady Muhammad Yusuf Mula Janang Muslikin Muslikin Noor Wahidatul Jannah Noviar Rahmatillah Nur Mulya Sari Nurhakim Nurhakim Oki Prastio Putri, Karina Shella Rahman Muhammad Rakhman Silvika Maksum Ramadhani Febrian Malta Rezky Ade Pratama Ricky Joetra Rizki Tri Cahyana Romansius Limbong Damanik Romla Noor Hakim Rudi Frianto Rusdi Suhairi Rusmawarni Rusmawarni Sayyidina Billynardo Bimantoro Subianto Subianto Syafira Dian Sari Thoni Riyanto Tiurlan Simamora Tri Lestari Tri Okta Maulana Uyu Saismana Wahyu Nur Hidayat Wendly Wiwin Wulandari Puspitasari Yosep Sumitra Yosua Dinata Olla Yuliana Yuliana