Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PRODUKTIVITAS PEMUATAN BATUBARA PADA KEGIATAN PENGAPALAN PT ASMIN BARA BRONANG Wulandari Puspitasari; Uyu Saismana; Riswan Riswan
Geosapta Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i2.3902

Abstract

Pada kegiatan pengapalan di PT Asmin Bara Bronang telah terjadi ketidak tercapaian target barging time, barging time yang sudah ditentukan adalah sebesar 6 jam 20 menit. Tidak tercapainya target barging time dipengaruhi oleh beberapa hal yang berhubungan seperti ketersediaan batubara, produktivitas unit pengumpan wheel loader, dan belt conveyor.Penelitian ini meggunakan pendekatan dengan menganalisa tiga faktor yang beprengaruh langsung pada kegiatan barging, yaitu ketersediaan batubara, produktivitas wheel loader, dan belt conveyor.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa 47% dari barging bulan Mei tidak mencapai target barging time. Dari ketiga faktor, ditemukan bahwa, produktivitas wheel loader adalah penyebabnya. Dimana produktivitas rata-rata aktual wheel loader 862,19 ton/jam, maka CR 30 hanya mampu memuat ±5.000 MT batubara dalam waktu 6 jam. Untuk memenuhi barge dengan ukuran maksimal, yaitu ±8.000 MT. Maka dilakukan simulasi. Simulasi yang dilakukan ada dua, yang pertama adalah dengan memaksimalkan waktu wheel loader maju dan kembali. Menggunakan kecepatan sesuai hand book wheel loader. Maka didapatkan rata-rata produktivitas taksiran wheel loader adalah 1.156,91 ton/jam, CR 30 mampu memuat ±6.900 MT. Simulasi kedua adalah dengan memperkecil loading time, dengan menaikkan produktivitas wheel loader. Untuk menaikan produktivitas wheel loader maka dilakukan penambahan 1 unit wheel loader, produktivitas wheel loader naik menjadi 1.724,28 ton/jam ton/jam. Dengan produktivitas tersebut untuk memuat barge ukuran 300 ft (8.000 MT) dibutuhkan waktu 4 jam 58 menit. Kata-kata Kunci : produktivitas, barging, belt conveyor, barging time, wheel loader, demurrage
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK MONITORING PENGGUNAAN LAHAN PT XXX TAHUN 2017 Dimas Aditya Pratama; Nurhakim Nurhakim; Uyu Saismana
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4438

Abstract

PT XXX merupakan salah satu perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) seluas 31.199 Ha, dengan Area Operasional yang terletak di dua Provinsi. Dengan luas yang besar tersebut dan proses operasional yang komplek di dalamnya, perusahaan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis untuk memasukkan, mengolah, dan menghasilkan data bereferensi geografis di semua area operasionalnya serta mendukung perencanaan tambang jangka panjang.Penelitian ini dilakukan dengan mengkompilasi data rencana tambang 5 tahun (periode 2016-2020) khusus yang terletak di luar area PKP2B dengan memperhatikan SK Bupati tentang izin pemanfaatan lahan, peta administrasi Kabupaten Balangan dan data Eksisting lahan PT XXX tahun 2017 sebagai input, untuk selanjutnya diproses dengan aplikasi SIG. Aplikasi SIG digunakan untuk mengolah data seperti verifikasi, penyimpanan, pembaruan, perubahan, manajemen, pertukaran, manipulasi, penyajian peta overlay, dan analisis sehingga menghasilkan informasi bereferensi geografis.Dari hasil penelitian, pada rencana tambang 5 tahun di luar area PKP2B PT XXX terdapat 3 rencana project dengan total luas 461,57 Ha di Kecamatan Juai dan Paringin dimana ada 3 persil lahan tidak aman untuk dilaksanakan operasional yaitu 2 persil lahan belum bebas total seluas 2,16 Ha dan 1 persil lahan berada di luar batas izin project area seluas 1,56 Ha. Kata-kata kunci: Pertambangan, Sistem Informasi Geografis, Geoprocessing.
EVALUASI RAMP PADA PIT TUTUPAN UNTUK DUMP TRUCK KOMATSU HD 1500-7 DI PT PAMAPERSADA NUSANTARA Faradilla Witha Fernanda; Uyu Saismana; Annisa Annisa; Abdul Rachmansyah
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4205

Abstract

Jalan Sumatra yang terletak di Pit Tutupan dibentuk dari material lempung yang sifatnya relatif stabil pada kondisi kering, namun pada kondisi hujan dan basah maka jalan akan semakin menurun daya dukungnya terhadap tekanan karena tanah akan meresapkan air yang ada sehingga kondisinya jenuh dan akan bersifat lembek. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya slippery pada alat angkut yaitu dump truck Komatsu HD 1500-7 dan kerusakan-kerusakan pada sebagian ruas jalan.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menganalisa geometri jalan, daya dukung jalan, dan faktor-faktor keselamatan kerja. Setelah dilakukan analisa, diambil kesimpulan bahwa perlu dilakukan penambahan lapisan perkerasan jalan yang bertujuan untuk memperbaiki ramp tersebut.Penelitian dimulai dengan menguji nilai CBR subgrade yaitu sebesar 49% Keterdapatan material di lapangan yaitu batulempung (claystone) dan batu split, maka dilakukanlah pengujian CBR Laboratorium untuk mengetahui nilai CBR-nya. Didapatkan hasil pengujian nilai CBR batulempung (claystone) sebesar 10 % dan batu split sebesar 91 %. Nilai-nilai tersebut digunakan untuk perencanaan perbaikan lapisan perkerasan ramp. Desain yang direkomendasikan untuk perbaikan jalan Sumatra adalah desain yang terdiri dari base yang terbuat dari claystone setebal 21 inci dan surface yang terbuat dari batu split sebesar 6 inci. Kata-kata kunci: Ramp, CBR, claystone, batu split
PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DAN PERMODELAN PIT PADA PT GLOBAL INDONESIA MANDIRI, KABUPATEN TAPIN, KALIMANTAN SELATAN Muhammad Rizwan Rozali; Uyu Saismana; Marselinus Untung Dwiatmoko; Agus Triantoro; Fauzan Nuzuliansyah
Geosapta Vol 1, No 01 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v1i01.735

Abstract

PT Global Indonesia Mandiri (GIM) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penambangan batubara, Di dalam melakukan kegiatan penambangannya PT Global Indonesia Mandiri memerlukan desain tambang sebagai pedoman atau pegangan agar dapat mencapai sasaran dan tujuannya. PT GIM untuk memenuhi sasaran dan tujuannya itu maka memerlukan design pit dan perhitungan cadangannya sebagai pedoman. Hal yang diperlukan untuk itu di antaranya adalah ; perhitungan sumberdaya, permodelan endapan batubara, design pit, perhitungan cadangan tertambang dan penentuan batas pit limit yang dalam hal ini adalah batas IUP PT Global Indonesia Mandiri sehingga didapat kondisi dan gambaran untuk perencanaan tambang yang baik. Perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara, permodelan endapan batubara dan penentuan batas penambangan mengacu pada batas IUP PT Global Indonesia Mandiri serta perancangan pit mengacu kepada data rekomendasi geoteknik yang telah ditentukan perusahaan.Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah sumberdaya pada daerah IUP PTGlobal Indonesia Mandiri sebesar 3,474,424 ton, permodelan batubara berupa kontur roof dan floor serta perancangan pit sehingga didapat cadangan batubara tertambang pada Pit A sebesar 904,242.85 ton dengan SR 14.57 dan Pit B sebesar 1,512,072.46 ton dengan SR 8.67.
ANALISIS PENGARUH SEBARAN GCP (GROUND CONTROL POINT) TERHADAP AKURASI HASIL ORTHOPHOTO DI PIT CENDANA PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA SITE BRE Suhadi Suhadi; Marselinus Untung Dwiatmoko; Uyu Saismana
Geosapta Vol 5, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.511 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i2.6832

Abstract

Kelemahan dari foto udara adalah masih belum didapatkannya cara yang bisa membuat tingkat akurasi dari hasil proses foto udara itu sendiri menjadi memilki tingkat akurasi yang tinggi dan masih belum bisa diperkirakan seberapa baik tingkat akurasi yang akan didapatkan dari proses foto udara itu sendiri. Namun keuntungan dari foto udara ini sendiri yaitu bisa mengambil data di area yang cukup luas dengan waktu yang jauh lebih singkat dari total station.Penelitian dikerjakan dengan bantuan perangkat lunak komputer  untuk memproses orthophoto yang diambil menggunakan Drone DJI phantom 4 pro plus, maksimak ketidak akuratan yang diharapkan oleh perusahaan adalah  5% agar bisa digunakan untuk perhitungan volume overburden pada pit tambang. Dengan data sekunder peta kesampaian daerah, peta geologi, peta rencana tata ruang wilayah. Data primer data uji ketinggian drone denganukuran GCP (ground control point) yang berbeda-beda, pengaruh jarak antar sebaran GCP, beda tinggi antara hasil foto udara dengan sampel cek yang sudah diambil.Hasil penelitian dari pengaruh sebaran  GCP dimana dengan jarak antar GCP sejauh 240.9 m, 161.6 m, 196.7 m dan 114.6 m. dengan menggunakan 5 buah GCP pada jarak 161.6 m digunakan 4 buah  GPC. Dimana perbedaan hasil terjauh terdapat pada jarak GCP 161.6 m dengan 18% lebih tinggi terhadap hasil dari Total Station dan hasil terbaik didapatkan pada jarak 114.6 m, dengan hasil -1% lebih rendah dari hasil Total Station.
PERENCANAAN PENAMBANGAN BATUBARA PIT A PT AMANAH ANUGERAH ADI MULIA DESA MARAGUT KEC. DUSUN TIMUR KAB. BARITO TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Amin Muliyanto; Uyu Saismana; Marselinus Untung Dwiatmoko; Cepi Cahyono
Geosapta Vol 1, No 01 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v1i01.740

Abstract

Rencana PT Amanah Anugerah Adi Mulia membuka lokasi penambangan baru merupakan latar belakang penulis melakukan penelitian mengenai perencanaan penambangan batubara. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan pit dan batas penambangan, menghitung massa batubara yang dapat ditambang dan volume batuan penutup (overburden/OB), membuat tahapan penambangan, membuat rancangan disposal serta membuat rencana penempatan fasilitas tambang (office, workshop, ROM-stock, dan kolam pengendapan).Proses perhitungan volume material dan perancangan pit dikerjakan dengan bantuan perangkat lunak komputer untuk aplikasi pertambangan. Batas penambangan, cadangan, dan volume OB ditentukan dengan nilai Stripping Ratio (SR) 1.25. Parameter terikat dalam perancangan pit dan timbunan adalah rekomendasi geometri lereng berdasarkan hasil analisis geoteknik yang telah dilakukan perusahaan. Tahapan penambangan disusun dengan target produksi 100,000 ton/bulan.Hasil penelitian dengan SR 1.25 disebutkan secara berurutan yaitu : batas penambangan sampai elevasi -3 mdpal, luas pit 61.87 ha, cadangan tertambang 7.5 juta ton, volume OB 9.3 juta BCM, umur pit 6 tahun 2 bulan, dan target pengupasan OB 125 ribu BCM/bulan.
EVALUASI PEMBORAN PENYEDIAAN LUBANG LEDAK DI PIT WARUTE PT BUKIT INTAN INDOPERKASA Mira Hayati Putri; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim; Mardyanza Radeng; Hafidz Noor Fikri
Geosapta Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i1.2929

Abstract

Kegiatan pembongkaran overburden menggunakan metode peledakan. Sebelum operasi peledakan dilakukan kegiatan pemboran untuk penyediaan lubang ledak dengan geometri dan pola pemboran tertentu. Dalam kegiatan pemboran mesin bor yang digunakan adalah Revathi C650DM. Volume pembongkaran overburden aktual berdasarkan geometri pemboran target Bulan Oktober 2015 sebesar 414.781 BCM tidak tercapai.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktifitas pemboran penyediaan lubang ledak pada Mesin Bor Revathi C650DM, seperti: cycle time, waktu hambatan, efisiensi kerja mesin bor (availability) dan faktor teknis lainnya sehingga dapat diketahui produktifitas pemboran baik secara perhitungan teoritis maupun nyata di lapangan apakah sudah mencapai target pembongkaran yang telah direncanakan perusahaan.Geometri pemboran yang digunakan perusahaan adalah burden 6,5 m, spasi 7,5 m, kedalaman maksimal 9 m dengan arah pemboran vertikal dan pola pemboran staggered pattern. Efisiensi kerja aktual mesin bor selama pengambilan data sebesar 25,80 % dengan jam kerja efektif 6,70 jam/hari. Cycle time rata-rat aktual sebesar 8,85 menit, kecepatan pemboran sebesar 0,78 m/menit dengan kedalaman lubang ledak aktual 6,79 meter sehingga didapat produktifitas mesin bor sebesar 45,38 m/jam dan +7 lubang perharinya. Berdasarkan geometri pemboran aktual, rata-rata kedalaman lubang ledak yang dihasilkan setiap harinya sebesar 125,56 m dengan jumlah lubang ledak yang dihasilkan 75 lubang/hari. Berdasarkan target, kedalaman rata-rata lubang ledak setiap harinya sebesar 423 m dengan jumlah lubang ledak sebanyak 59 lubang/hari dalam 30 kali peledakan. Simulasi yang dilakukan mendapatkan hasil untuk mencapai target pembongkaran overburden di Pit Warute pada Bulan Oktober 2015 diperlukan 1 unit mesin bor dengan waktu kerja efektif 7 jam perhari dan efisiensi kerja sebesar 29 %. Kata Kunci : Efisiensi Kerja, Mesin Bor, Produktifitas, Waktu Kerja Efektif
PERENCANAAN SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PIT 35 PT MULTI HARAPAN UTAMA BLOK TELUK DALAM OPERATION Anggriano Sagar; Agus Triantoro; Uyu Saismana; Zuan Eka Prawita
Geosapta Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i2.4209

Abstract

PT Multi Harapan Utama (PT MHU) selaku pemegang PKP2B untuk melakukan kegiatan penambangan batubara yang beroperasi pada daerah tambang di Teluk Dalam. Penambangan batubara PT MHU menggunakan sistem tambang terbuka (open pit) yang pada kegiatan penambangan akan menghasilkan daerah bukaan tambang pada permukaan kerja (front) penambangan, sehingga selama kegiatan penambangan akan menghadapi masalah air, kondisi inilah yang mengharuskan PT MHU melakukan penanganan masalah air tambang (mine drainage dan mine dewatering). Salah satu cara yang digunakan untuk mengeluarkan air dari dalam tambang ialah dengan sistem pemompaan akan tetapi air yang akan dipompakan sudah bercampur dengan material lumpur. Sedangkan cara untuk mencegah air limpasan masuk ke area penambangan dapat diatasi dengan pembuatan saluran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis kemampuan pompa berdasarkan Head atau julang yang ada di tiap triwulan penambangannya yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan rekomendasi pemilihan unit pemompaan yang baik atau sesuai dengan kebutuhan tambangnya. Pemilihan unit pompa dilakukan terhadap 6 (Enam) tipe pompa merek Multiflo, meliputi Mf-120, Mf-140, Mf-160, Mf-180, Mf-290, Mf-360. Setelah dilakukan penelitian dan perhitungan pemilihan unit pompa yang digunakan, maka hasil yang diperoleh adalah pada Triwulan I menggunakan pompa tipe MF-140 dengan lama waktu pemompaan 3 hari, Triwulan II menggunakan pompa tipe MF-180 dengan lama waktu pemompaan 2 hari, Triwulan III menggunakan pompa tipe MF-180 dengan lama waktu pemompaan 2 hari, dan Triwulan IV menggunakan pompa tipe MF-180 dengan lama waktu pemompaan 2 hari. Selain itu pembuatan dimensi sumuran yang di asumsikan mampu dalam menampung jumlah debit air hariannya selama 1 tahun penambangan atau 4 (empat) triwulan. Kata-kata kunci: Mine Dewatering, Debit, Pompa, Dimensi   
Evaluasi Jalan Angkut Tambang Berdasarkan Geometri Dan Daya Dukung Pada Lapisan Tanah Dasar Pit Wara PT. Rahman Abdijaya Jobsite PT. Adaro Indonesia, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan Arip Wibowo Saputra; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim; Christian Londong
Geosapta Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1525.596 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i1.5673

Abstract

ABSTRAKJalan angkut dari front penambangan menuju dumping area di PT. Rahman Abdijaya merupakan jalan angkut dua jalur. Setelah dilakukan pengamatan di lapangan terdapat beberapa segmen yang lebar jalannya belum memenuhi standar, dan grade jalan masih ada yang tinggi. Melalui penelitian tugas akhir ini, akan dilakukan analisa mengenai geometri jalan angkut berdasarkan spesifikasi alat angkut terbesar yang melewatinya. Selanjutnya dari analisa tersebut didapatkan hasil yang nantinya akan digunakan untuk menentukan upaya perbaikan dan perkerasan jalan angkut tambang.Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi analisa geometri jalan, daya dukung tanah jalan terhadap beban yang melewatinya, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi jalan sehingga mengakibatkan jalan tersebut mengalami kerusakan maupun amblasan. Penelitian dimulai dengan pengambilan data geometri aktual jalan dan daya dukung tanah aktual jalan (CBR subgrade dan rolling resistance). Kemudian membandingkan dengan standar teoritis, diperoleh geometri ideal (lebar jalan lurus 22 meter, lebar jalan tikungan 26,1 meter, grade maksimal 8%, superelevasi 4% dan cross slope 2-4%) untuk desain kecepatan alat angkut Caterpillar OHT 777-D sebesar 60 km/jam dan daya dukung tanah diperoleh nilai CBR yang ideal untuk jalan angkut tersebut sebesar 60%. Melalui perbaikan kondisi jalan meliputi geometri jalan ideal dan daya dukung tanah didapatkan selisih waktu tempuh untuk jalur bermuatan sebesar 0,33 menit dan untuk jalur tidak bermuatan sebesar 0,40 menit.Kata Kunci: Geometri, CBR, Kecepatan
PENGARUH STRUKTUR BATUAN PADA HASIL PELEDAKAN BATUGAMPING DI PT. PAMA INDO MINING, DESA SIDOMULYO, KECAMATAN KELUMPANG HULU, KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Teguh Rahayu Novie Sufieawan; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim; Gunawan Gunawan
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.706 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7872

Abstract

PT. Pama Indo Mining melakukan kegiatan penambangan Quarry material limestone. Masalah yang sering timbul pada penambangan adalah adanya rongga – rongga sehingga menyulitkan proses charging. Penelitian ini lebih ditekankan pada upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghasilkan fragmentasi serta arah geometri peledakan yang baik berdasarkan struktur batuan yang terdapat di lokasi penelitian.Metode penelitian dilakukan dengan beberapa tahap antara lain perhitungan arah umum kekar, fragmentasi hasil peledakan dengan menggunakan software serta korelasi hasil peledakan dari 4 lokasi dengan struktur batuan yang terdapat pada lokasi tersebut.Dari hasil korelasi struktur batuan dan fragmentasi peledakan diketahui bahwa fragmentasi lolos yang baik terdapat pada lokasi Quarry Pencil  arah freeface N349⁰E yaitu sebesar 91% lolos,  ukuran rata – rata 37 cm dengan sudut yang dibentuk kekar mayor dan minor terhadap freeface sebesar 173⁰ dan 178⁰ atau 7⁰ dan 6⁰.  Fragmentasi yang kurang baik terdapat pada lokasi 3B Kanan arah freeface N235⁰E yaitu sebesar 80% lolos, ukuran rata – rata 56 cm dengan sudut yang dibentuk kekar mayor dan minor terhadap freeface sebesar 86⁰ dan 101⁰. Arah peledakan berdasarkan struktur batuan yang ada di daerah penelitian mengikuti arah free face yang sudah ada pada Quarry Disposal, Pencil dan Bukit 2 masing - masing yaitu N47⁰E, N349⁰E dan N127⁰E. Sedangkan pada Quarry 3B Kanan direkomendasikan ke arah N322⁰E sehingga energy peledakan akan menyebar lebih efisien dan meminimalkan perpotongan oleh kekar. Kata Kunci : Arah Peledakan, Kekar, Fragmentasi, Image Analysis, Kuz-Ram, Rock Factor
Co-Authors Abdi Humaidi Abdul Azis Abdul Rachmansyah Achmad Noor Rahman Agung Dwi Prasetyo Agus Arie Yudha Agus Triantoro Ahmad Ali Syafi’i Ahmad Juaeni Akmal Firdaus Aldi Ade Rakhmawan Aldi Ade Rakhmawan Amin Muliyanto Andi Fadly Andre Andre Angga Al Rasyid Anggriano Sagar Annisa Annisa Annisa Annisa Arief, Muhammad Zaini Arip Wibowo Saputra Arriza Lukman Hadi Ary Murgiantoro Ayuni Islamiaty Billy Grace Palit Cepi Cahyono Christian Londong Dahni Dahni Didiet Try Setiadi Dimas Aditya Pratama Eka Sandi Prakasa Yuda Eko Nopiadie Eko Santoso Fajar Djihad Faradilla Witha Fernanda Fauzan Nuzuliansyah Febri Asawindow Y. Marit Ferry Fernando Fikri, Hafidz Noor Frans Sutrisno Lebangan Gerry Alfrits Yizreel Kawalo Gunawan Gunawan Gusfrimanuel Gusfrimanuel Gusti Yunizar Handri Irawan Heru Cahyanto Heru Cahyanto Iqbaludin Permana Isma Nurrahim Jexen Ferdianto John Tohom John Tohom Y.P Kartini Kartini Khairul Akbar Lasron Napitu M Faisal Amiruddin M. Azhari Firdaus M. Fakhturozi Mahfudz Ade Kurnia Mardyanza Radeng Marina Uli Batubara Marselinus Untung Dwiatmoko Mart Wandy Martinus Putra Pratama Sinaga Mashud Ashari Maulana Maulana Mira Hayati Putri Muhammad Aditya Muhammad Rizwan Rozali Muslaini Muslaini Nona Herlina Hendita Tasya Nopianty Nopianty Novianti, Yuniar Siska Nur Hidayatthulah Nur Kholik Nur Mulya Sari Nurhakim Nurhakim Paulina Natalia Putri, Karina Shella Raf'an Hidayatullah Rahmad Saleh Rahmanudin Rahmanudin Rahmat Hafizi Rando Rando Rezky Ade Pratama Riswan Riswan Rizka Rizka Rizqi Nishpuanis Sofyan Romla Noor Hakim Said Adi Firdaus Saipul Rahman Sari Melati, Sari Sayyidina Billynardo Bimantoro Stephanie Chris Flourencia Dalla Sudarmaji Sudarmaji Suhadi Suhadi Tacjudin Nor Teguh Rahayu Novie Sufieawan Tommy Youberth Lambung Wahyu Permadi Wisnu Adi Patria Wulandari Puspitasari Yosep Sumitra Yurika Lisnawati Zuan Eka Prawita