Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Estetika Sufistik M. Fudoli Zaini: Kajian Sosiologi Sastra Mawaidi; Liliani, Else; Budiyanto, Dwi; Putrirahayu Prawira, Mentari; Zahrul Jihadurrahim Bajuri , Muhammad
CARAKA Vol 10 No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v10i2.17077

Abstract

Dimasukkannya cerita pendek “Sabir dan Sepeda” ke dalam Laut Biru Langit Biru (1977) yang disusun oleh Ajip Rosidi menandakan adanya napas sufisme dalam karya M. Fudoli Zaini dapat dipertanggungjawabkan. Setidaknya, kritikus Satyagraha Hoerip juga memasukkan “Potret Manusia” bersama cerita-cerita pendek yang lain dalam Cerita Pendek Indonesia III (1986). Diikutsertakannya M. Fudoli Zaini menunukkan bahwa karya-karya diperhitungkan dan berdampak kepada pembaca di zamannya. Penelitian ini membahas estetika sufistik M. Fudoli Zaini dengan cara menelaah latar belakang sosial, ideologi, dan legitimasi kritikus dengan menggunakan perspektif sosiologi sastra. Fokus penelitian ini memakai analisis biografis kualitatif sebagai metode pendekatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa M. Fudoli Zaini berasal dari keluarga pesantren yang dapat dilihat dari kiprah ayahnya sebagai pengasuh pondok pesantren dan keterlibatannya di PBNU. M. Fudoli Zaini memiliki pandangan hidup sufistik yang mana hal ini diperkuat oleh para kritikus seperti Abdul Hadi W.M., Maman S. Mahayana, Kuswaidi Syafi’ie, dan Hairus Salim HS memberikan legitimasi atas sejumlah karyanya.
Rekonstruksi Sosial dan Kultural Ken Dedes dalam Novel Indonesia Modern Liliani, Else; Mawaidi, Mawaidi; Kusmarwanti, Kusmarwanti; Sayuti, Suminto A.
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7724

Abstract

 Penelitian ini bertujuan menelusuri representasi dan transformasi tokoh Ken Dedes dalam novel-novel Indonesia modern, yaitu Arok Dedes (1999), Ken Arok: Cinta dan Takhta (2013), Ken Dedes: Sang Penggoda (2012), dan Kitab Pararaton (2023). Penelitian ini menggunakan pisau teori resepsi sastra Hans Robert Jauss. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan memadukan analisis resepsi sastra dan analisis isi tematik. Analisis resepsi digunakan untuk menelusuri bagaimana horizon harapan pembaca—dalam hal ini pengarang novel—terhadap figur Ken Dedes mengalami transformasi dalam teks novel. Sementara itu, analisis isi tematik membantu peneliti dalam mengidentifikasi dan mengategorikan bentuk-bentuk representasi sosial dan kultural Ken Dedes dalam narasi. Hasil analisis ini kemudian dikontekstualisasikan secara historis-kultural agar dapat mengungkap relasi antara konstruksi ulang tokoh Ken Dedes dan situasi sosial budaya tempat novel-novel tersebut lahir. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya rekonstruksi sosial dan kultural yang dapat dilihat dari beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut antara lain secara: (1) fisiologis yang menunjukkan adanya penggambaran Ken Dedes memiliki tubuh yang mempesona; (2) psikologis yang menggambarkan Ken Dedes adalah seorang pemberani yang takluk pada patriarki; dan (3) sosiologis memosisikan Ken Dedes sebagai perempuan yang memiliki “kuasa baru” selepas runtuhnya kekuasaan patriarki.
Eksplorasi hantu perempuan dalam Sihir Perempuan karya Intan Paramaditha: Telaah konstruksi femininitas Mawaidi, Mawaidi; Nurhadi, Nurhadi
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 48, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ghost stories as myth have been around for hundreds of years, both in oral or written forms. Literature has provided a space for urban legend. The most popular and legendary ghosts are usually female ghosts. These female ghosts appear not only to represent ghosts but they also carry certain feminine values from the authors. This study aims to investigate female ghosts on Sihir Perempuan, a collection of short stories written by Intan Paramaditha using feminist construction approach. Cixous’ (2008) theory of feminist writing and an approach to shift to the center are used as the study’s conceptual framework. The findings of this study include a paradox in the way Intan Paramaditha reconstructs femininity. In the effort of building femininity, female ghosts are portrayed as legends within patriarchal cultural power. The presence of female ghosts explores female bodies and psychology.
Transmedia storytelling in expanding audience’s engagement: A phenomenological study of Nussa Rara Hasan bin Jali; Mawaidi; Lalu Habiburrahman
Lingua Technica: Journal of Digital Literary Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Literary engagement in the digital age: interactions and imagination
Publisher : Asosiasi Relawan dan Pengelola Jurnal LPTNU (ARJUNU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/lingtech.v1i1.20

Abstract

The evolution of digital storytelling has transformed audience engagement, particularly through the utilization of multiple media platforms. This study aims to explore how the Nussa Rara franchise has expanded its narrative universe across various platforms—YouTube, a feature film, interactive AR, and merchandise—to enhance audience experience and engagement. Using a qualitative research approach, the study analyzed content and collected audience feedback through interviews and surveys. Results indicate that each platform uniquely contributes to deepening the narrative experience, with YouTube providing accessibility, the film adding emotional depth, AR enhancing interactivity, and merchandise creating a tangible connection to the story. These findings underscore the effectiveness of integrated media strategies in building compelling transmedia narratives.
Pelatihan Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah dan Esai bagi Guru SMA/SMK/MA dalam Upaya Meningkatkan Literasi Siswa Ari Kusmiatun; Mawaidi Mawaidi; Eko Triono; Dwi Hanti Rahayu
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v5i1.8300

Abstract

Writing training at the high school level in Yogyakarta has been going well. However, there are many problems in its implementation due to the lack of competitive motivation among teachers or school institutions. This lack of motivation causes teachers' self-confidence to decrease and students are not optimal in the process of increasing literacy. This article is the output of writing training in schools for SMA/SMK/MA teachers in an effort to increase student literacy which can create motivation for students to think critically and achieve. By using a participatory action research approach, this community (PKM) seeks to overcome demotivation regarding the ability to write scientific papers and essays at the high school level in Yogyakarta which is caused by many students who are not interested and are less competitive in the field of writing. The results of PKM that have been achieved are increased motivation of teachers and students’ writing abilities, especially in the context of writing and presentation competitions. This PKM has also succeeded in creating collaboration between institutions, both between schools and between private institutions, which will be managed in the future in the context of developing writing and increasing student literacy.