p-Index From 2021 - 2026
6.692
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL, KEBIJAKAN DEVIDEN, DAN KEPUTUSAN INVESTASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Studi Kasus Perusahaan Subsektor Perdagangan Ritel yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 - 2024 Adira Cahya Risqy Safitri; Imron Rosyadi
EKOBIS Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Ekobis
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/ekobis.v13i2.2214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali pengaruh profitabilitas (ROE), struktur modal (DER), kebijakan dividen (DPR), dan keputusan investasi (PER) terhadap nilai perusahaan (PBV). Populasi yang digunakan adalah perusahaan subsektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh sampel 11 perusahaan dengan total 33 data observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa data panel yang diperoleh dari laporan keuangan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan alat Eviews versi 13. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Keputusan Investasi (PER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV), dan Struktur Modal (DER) berpengaruh negatif dan signifikan. Sedangkan, variabel Profitabilitas (ROE) dan Kebijakan Dividen (DPR) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV).
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Aksesibilitas Terhadap Minat Menggunakan Bank Digital (Seabank) Di Kota Surakarta Reza Asti Chaironnisa; Imron Rosyadi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/fd1trq19

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini membawa perubahan besar dalam industri keuangan melalui hadirnya bank digital, termasuk SeaBank, sebagai alternatif layanan perbankan berbasis aplikasi yang semakin diminati masyarakat perkotaan Indonesia. Namun, di tengah peluang tersebut, kesenjangan digital akibat keterbatasan pemahaman keuangan dan infrastruktur masih menjadi tantangan nyata, khususnya di Kota Surakarta. Fokus penelitian ini tertuju pada analisis kaitan antara literasi keuangan dan aksesibilitas terhadap dorongan masyarakat Kota Surakarta dalam menggunakan bank digital SeaBank, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan di antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 103 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji signifikansi (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan SeaBank (sig. = 0,000), dengan koefisien regresi sebesar 0,768. Sebaliknya, aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan secara langsung (sig. = 0,092). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan SeaBank (F = 42,634; sig. = 0,000), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,678, yang berarti 67,8% variasi minat penggunaan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan masyarakat merupakan strategi prioritas yang perlu dioptimalkan oleh SeaBank melalui program edukasi keuangan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta kampanye digital yang masif guna mendorong adopsi layanan bank digital secara lebih luas dan inklusif.
Comparative Analysis of Inheritance Verses in The Qur'an: Hamka and Hazairin's Interpretations and Their Relevance in Modern Social Context Muhammad Thohir Ihsan; Imron Rosyadi; Mohammad Zakki Azani
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Dirosah Islamiyah 
Publisher : Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/jdi.v8i1.12356

Abstract

This study compares the interpretations of inheritance verses (Q.S. An-Nisa: 7, 8, 11, 12, 176) by two prominent Indonesian Muslim thinkers, Hamka (Tafsir Al-Azhar) and Hazairin (bilateral inheritance system). Using a qualitative library research method with a comparative (muqaran) approach, framed by Fazlur Rahman's Double Movement theory and Ibn 'Ashur's Maqasid al-Shariah, this study finds that Hamka employs an adab ijtima'i (literary-social) approach emphasizing ethical and distributive justice, protection of vulnerable groups, and moral responsibility within the framework of classical fiqh (patrilineal). Hazairin employs an anthropological-legal approach, constructing a bilateral inheritance system that eliminates the 'ashabah category, recognizes maternal and paternal lineages equally, and introduces the concept of substitute heirs (mawali). Methodologically, Hamka uses tahlili (sequential) method, while Hazairin uses thematic-inductive (mawdu'i). Substantively, Hazairin argues that a daughter can block siblings from inheritance (unlike Hamka's patrilineal position) and that grandchildren from daughters are substitute heirs. Both thinkers share a common goal: social justice, poverty alleviation, and protection of vulnerable groups. Their interpretations are highly relevant for developing fair, contextual, and maqasid-oriented inheritance distribution mechanisms in modern Indonesia.
The Effectiveness of Monetary Policy and Imperfect Transmission Through The Banking Interest Rate Channel Isman; Azhar Alam; Imron Rosyadi
Jurnal Iqtisad Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/iq.v13i1.15723

Abstract

Monetary transmission has become increasingly constrained by transmission frictions and the non-linear relationship between the BI Rate and credit growth, reducing the effectiveness of monetary policy in the banking sector. Bank Indonesia’s 2025 Financial Stability Review indicates that the relationship between the BI Rate and credit growth is non-linear, challenging the assumptions of traditional monetary theory. Despite a relatively stable and accommodative policy rate, credit growth slowed considerably, declining from 12.36% (year-on-year) in June 2024 to 7.77% (year-on-year) in June 2025, indicating weaker banking intermediation. Although banking liquidity remained adequate, as reflected in 6.96% growth in Third-Party Funds (DPK), this did not translate into stronger credit expansion. Credit growth is projected to remain within the 8–11% range in 2025, suggesting that credit demand remains relatively unresponsive to monetary easing. These findings suggest the presence of transmission frictions, including banks’ risk-averse lending behaviour, weak credit demand, and structural constraints within the banking sector. This study aimed to analyse the effectiveness of monetary transmission using an explanatory sequential mixed-methods design that integrates quantitative and qualitative data analysis. The study examines whether reductions in the BI Rate stimulate credit growth or whether banking frictions constrain the effectiveness of monetary transmission. highlighting that the effectiveness of such policies depends on the behaviour of the banking sector, which serves as the main transmission channel. This study contributes to the literature by demonstrating that the effectiveness of monetary policy depends not only on policy rate adjustments but also on the banking sector’s role as the primary transmission channel.
Analysis of Murabaha to the Purchase Orderer in Islamic Jurisprudence and DSN-MUI Fatwas Applications Ashim; Isman; Imron Rosyadi
Journal of Islamic Economics Perspectives Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Islamic Economics Perspectives
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University of  Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mdnbaq53

Abstract

Murabaha to the purchase orderer is one financing models adopted by Islamic banks as a Sharia-compliant alternative to interest-based transactions. With the expansion of Islamic banking in Indonesia, the need to regulate this contract in accordance with Islamic principles has increased. The National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) plays a key role in issuing fatwas to ensure its compliance with Sharia. This research employs a descriptive-analytical approach by reviewing jurisprudential sources and DSN-MUI fatwas to clarify the concept of Murabaha to the purchase orderer, assess its Sharia compliance, and analyze the impact of DSN-MUI fatwas on its implementation in Islamic banks.The study identifies a research gap regarding the extent to which Indonesian banks adhere to the Murabaha contract in accordance with Sharia-based fatwas and the impact of these fatwas on the stability of Islamic finance. It also highlights the need for a comparative analysis between DSN-MUI fatwas and jurisprudential rulings in other countries, in addition to assessing the awareness of bank employees and customers regarding the contract’s terms. The findings indicate that Murabaha is permissible under Sharia if  of the most essential Islamicspecific conditions are met, such as the bank taking ownership of the goods before selling them to the customer. DSN-MUI fatwas provide a clear legal framework that promotes transparency and prevents uncertainty and usury. The study recommends enhancing awareness among banking staff and customers regarding Sharia conditions, improving regulatory oversight to ensure compliance, and encouraging further research to develop Islamic financing models that meet growing market demands.
العلاقة بين الفقه و الأخلاق و أثرها في الأعمال التجارية Muhammad Azhar Muttaqin; Imron Rosyadi; Isman
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.772

Abstract

إن حياتنا في هذه الدنيا لا تخلو عن الأحكام الشرعية المبحوث في علم الفقه و تطبيقها في المعاملة بين الناس بالأخلاق الإسلامية ولكن المشكلة الظاهرة بين أيدينا أن كثير من الناس يرركز في الفقه و الأحكام فحسب دون رؤية إلى الأخلاق و هناك التقسيم التقليدي للإسلام فمنهم من يفرق بين عقيدة و شريعة و أخلاق وهذا الإشكال يوهم الفصل بين الأخلاق و الشريعة من جهة، كما أنه يجعل الأخلاق قسيماً للشريعة و العقيدة من جهة أخرى مع أن بين الفقه و الأخلاق علاقة مترابطة و مهمة. ولهذا أراد الباحث كتابة هذا البحث لمعرفة العلاقة بين الفقه و الأخلاق و أثرها في الأعمال التجارية. و الباحث في هذا البحث يستخدم المنهج الكيفي و هو المنهج على طريقة جمع الحقائق العلمية و كذلك بالمراجعة إلى الوثائق العلمية و البحوث السابقة النوعية كي تؤكد المقصد المخصصة بدلاً من التعميمات. و من نتائج هذا البحث أن كل الفروع الفقهية مبنية على مبادئ علم الأخلاق؛ و يكون كل حكم شرعي معلقا بالقيمة الأخلاقية، فالمقصود الشرعي إذن مقصود أخلاقي. و من بين الفقه و الأخلاق لها أثر في الأعمال التجارية من التطبيق الآلي هناك ثلاثة أقسام خاصة في الأمور العقودية. وهي إما لفسخ العقد أو تعديله أو إقراره مع الإثم و كل ذلك نظراً للأخلاق.
Pengaruh ESG Disclosure Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Consumer Non-Cyclical Yang Terdaftar Di BEI) Arifah Dewi Kusumastuti; Imron Rosyadi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9718

Abstract

Perhatian global terhadap isu keberlanjutan meliputi krisis iklim, degradasi lingkungan, aspek sosial, serta transparansi tata kelola mendorong dunia bisnis untuk mengintegrasikan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan perusahaan. Tujuan dari studi ini mengevaluasi bagaimana pengungkapan ESG memengaruhi kinerja keuangan perusahaan, sekaligus menelaah peran profitabilitas sebagai variabel perantara dalam hubungan tersebut. Studi ini dilaksanakan secara kuantitatif dengan sumber data berupa informasi sekunder perusahaan manufaktur pada subsektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Metode analisis yang diterapkan dengan regresi data panel menggunakan model Common Effect (CEM), serta pengujian mediasi menggunakan Sobel Test untuk memastikan adanya efek tidak langsung. Hasil empiris menunjukkan bahwa pengungkapan ESG memberikan pengaruh positif terhadap profitabilitas, namun justru berdampak negatif terhadap kinerja keuangan secara langsung. Profitabilitas ditemukan memiliki efek positif signifikan terhadap kinerja keuangan sekaligus berfungsi sebagai mediator dalam hubungan antara ESG Disclosure dan kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi ESG berpotensi meningkatkan profitabilitas perusahaan, tetapi belum mendapat apresiasi optimal dari pasar dalam jangka pendek. Investor masih cenderung mengandalkan profitabilitas sebagai faktor utama dalam menentukan valuasi perusahaan.
Pengaruh Struktur Modal dan Biaya Operasional Terhadap Tingkat Pertumbuhan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Reza Putri Oktavia; Imron Rosyadi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9890

Abstract

Riset ini mengeksplorasi dinamika pengaruh capital structure dan operational cost terhadap laju pertumbuhan korporasi manufaktur subsektor food & beverage yang terdaftar di BEI, dengan profitability berperan sebagai moderator. Sampel terdiri dari 42 entitas yang diseleksi secara purposive, sedangkan data bersumber dari laporan keuangan tahunan 2024. Analisis dilakukan via SPSS, mencakup deskriptif statistik, classical assumption tests, dan Moderated Regression Analysis (MRA). Temuan mengindikasikan bahwa capital structure memiliki efek signifikan namun bersifat negative menandakan leverage tinggi cenderung mengekang ekspansi perusahaan. Sementara itu, operational cost menunjukkan pengaruh signifikan positif, menyiratkan bahwa manajemen biaya yang efisien berkontribusi pada peningkatan aktivitas korporasi. Profitability tidak berperan signifikan sebagai moderator dan tampak meredam dampak capital structure maupun operational cost terhadap pertumbuhan. Implikasi riset ini menyarankan investor mempertimbangkan konfigurasi modal, efisiensi biaya, dan profitabilitas sebagai sinyal potensial pertumbuhan perusahaan.
Determinasi Kebijakan Dividen Rizki Aulia; Imron Rosyadi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9734

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembagian dividen pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 tahun 2024. Metode yang digunakan merupakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif yang menekankan hubungan sebab akibat antarvariabel. Keputusan dividen diperlakukan sebagai variabel dependen berbentuk dummy, sedangkan variabel independennya mencakup indikator likuiditas yang diwakili oleh Current Ratio, rasio leverage melalui Debt to Equity Ratio, serta tingkat profitabilitas dengan ukuran Return on Assets. Sumber data diperoleh melalui dokumen laporan keuangan perusahaan serta informasi resmi dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik biner yang dilengkapi dengan uji kelayakan model, akurasi klasifikasi, dan pengujian signifikansi pada taraf 5%. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa likuiditas maupun leverage tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap keputusan perusahaan dalam membagikan dividen. Sebaliknya, profitabilitas terbukti berperan signifikan sebagai determinan utama kebijakan dividen. Secara simultan, variabel-variabel dalam model ini hanya mampu menjelaskan kurang lebih 55% variasi keputusan dividen, sehingga terdapat faktor lain di luar penelitian yang berpotensi turut memengaruhi kebijakan pembagian dividen pada perusahaan LQ45.
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Teknologi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2024 Muhammad Arifin Fadhil Nugroho; Imron Rosyadi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i1.9889

Abstract

Riset ini menginvestigasi korelasi antara likuiditas, profitabilitas, dan leverage terhadap corporate valuation pada entitas teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Mengadopsi paradigma kuantitatif dengan skema kausal, studi ini menelaah interaksi variabel secara simultan. Populasi meliputi 47 firma, dengan purposive sample sebanyak 35 entitas yang memenuhi kriteria integritas laporan keuangan dan bebas dari corporate action yang men-distorsi struktur modal. Data sekunder diekstraksi dari publikasi finansial BEI dan dianalisis melalui multiple linear regression. Temuan mengindikasikan likuiditas dan profitabilitas exerted pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, di mana profitabilitas mendemonstrasikan efek paling dominan. Leverage, bagaimanapun, tidak menampilkan signifikansi parsial. Secara simultan, ketiga konstruk independen menunjukkan kontribusi signifikan terhadap corporate value. Implikasi empirisnya menyiratkan bahwa investor sektor teknologi lebih mengutamakan rasio kinerja internal ketimbang debt structure dalam menentukan valuasi.