Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Demokrasi dan Kebebasan Pers: Negara, Demokrasi, dan Kebebasan Pers Sebagai Pilar Demokrasi Nasution, Ikhwan; Dianto, Icol
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 1, No 1 (2023): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Democracy and press freedom are inseparable things, both are interconnected, where a large system will influence the sub-systems within it. The Al-Quran regulates how the press should move and develop in providing information and educating the public through da'wah messages. In this case the author discusses how democracy and press freedom in Indonesia are working well. Freedom to express opinions in accordance with the mandate of the law. How the state functions as a supervisor, protector and facilitator of citizens' rights.Demokrasi dan kebebasan pers merupakan suatu hal yang tak terpisahkan, keduanya saling keterkaitan, dimana suatu system yang besar akan mempengaruhi subsistem yang berada di dalamnya. Di dalam Al-Quran telah diatur bagaimana pers harusnya bergerak dan berkembang dalam menyediakan informasi dan mencerdaskan masyarakat melalui pesan-pesan dakwah. Dalam hal ini penulis membahas bagaimana demokrasi dan kekebasan pers di Indonesia berjalan dengan baik. Kebebasan menyampaikan pendapat sesuai dengan amanat undang-undang. Bagaimana negara berfungsi sebagai pengawas, pelindung, dan menjadi fasilitator hak-hak warga negara.
Komunikasi Politik Islam Sandiaga Uno (Analisis Sistem dan Aktor di Media) Lubis, Rido Hamdani; Sazali, Hasan; Dianto, Icol
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 1, No 2 (2023): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study describes the Islamic political communication system that political actors run through the media, and this topic is interesting amidst the many views that consider politics and Islam to be separate matters that have no connection with one another. Sandiaga Uno is a political actor who is used as a researcher to see how he carries out political policies through the media. This research approach was done in a naturalistic qualitative way by looking at natural phenomena associated with Islamic political communication. This approach is carried out by looking at specific phenomena, which are then developed by looking at them in general. Islam views politics as an inseparable part of people's lives. It grows together with human civilization. Politics and Islam are inseparable; politics can bridge the spread of Islamic teachings. Good political communication will bridge the differences so that it becomes a value of brotherhood. Trustworthy actions and high obedience mark fundamental principles in Islamic politics. Mempu acts reasonably, supported by ways discussed to get results that can be jointly accounted for. Sandiaga Uno, as an object of study or an actor in the media, is used as an object of research because Sandiaga Uno has carried out many Islamic political principles to help build a more advanced Indonesia. He showed his trustworthiness, loyalty, friendship, and big heart as a political attitude that he built. This research is essential because it is inseparable from human life, and it indicates how important it is to understand how to contribute to the progress of the civilization of the Indonesian nation.
Participation of Millennials in the Development of the Al-Qur'an Village: A Sustainable Promotion Perspective Dianto, Icol
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpm.2022.061-06

Abstract

This study aims to shed light on the government's approach to promoting community involvement in the creation of religious villages. The focus of the study is on community involvement, local government involvement, and policy solutions to ensure the success of Kampung Al-Quran, a religious village development programme in Lumban Dolok Village, Siabu District, Mandailing Natal District. Through the use of qualitative research, observations were concentrated on three distinct locations that served as the hubs of religious activity, interviews with six selected participants who held important positions and knowledge, and documentation data were collected. Including this study, the community actively participated in the construction of the Raya al-Muttaqin mosque, which serves as the central focus of the Kampung Al-Qur'an programme. The village government is still rigorous in how it exercises its authority at the local level, despite the fact that the government lacks an operational strategy for the sustainability of the Kampung Al-Quran programme. It is implied that the Kampung Al-Qur'an programme being carried out in an incalculable way. In order to strengthen the Kampung Al-Qur'an programme in an integrated and long-lasting way, a collaborative strategy is suggested in this article.
Digital Political Branding dan Agenda-Setting dalam Pemilihan Presiden Indonesia 2024: Analisis Kampanye Prabowo-Gibran Lubis, Muhammad Ridwan; Dianto, Icol
Jurnal Pendidikan dan Dakwah Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the dominance of digital campaigns in the 2024 Indonesian Presidential Election and the need to understand how the construction of candidate images through personal branding and visual strategies affects the behavior of young voters. This study analyzes Prabowo-Gibran's political marketing strategy through four main elements: image transformation through personal digital branding "gemoy", the use of TikTok as a medium for visual and emotional campaigns, the strategy of segmenting Generation Z and millennial voters, and the integration of media and non-media strategies to expand political reach. The methods used include literature studies and content analysis of social media uploads, short videos, slogans, and netizens' interactions. The results showed that "gemoy" branding reproduced through visual symbols, humor, and aesthetics of popular culture effectively built psychological closeness with young voters. TikTok serves as an arena for spreading messages based on virality, fast rhythm, and algorithmic engagement that strengthens Prabowo's framing as a light and familiar figure. Face-to-face campaigns and social programs are reproduced as digital content thus expanding the resonance of the message. These findings confirm that the success of the Prabowo–Gibran campaign was driven by a hybrid campaign model that combines digital and non-digital strategies in shaping the preferences of young voters. This research contributes to the study of political marketing by demonstrating the role of personal, emotional branding and algorithmic logic, and recommending the optimization of hybrid campaign strategies for upcoming elections.   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi kampanye digital dalam Pemilihan Presiden Indonesia 2024 dan kebutuhan memahami bagaimana konstruksi citra kandidat melalui personal branding serta strategi visual memengaruhi perilaku pemilih muda. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran politik Prabowo–Gibran melalui empat elemen utama: transformasi citra melalui personal branding digital “gemoy”, pemanfaatan TikTok sebagai medium kampanye visual dan emosional, strategi segmentasi pemilih Generasi Z dan milenial, serta integrasi strategi media dan nonmedia untuk memperluas jangkauan politik. Metode yang digunakan mencakup studi literatur dan analisis konten terhadap unggahan media sosial, video pendek, slogan, dan interaksi warganet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding “gemoy” yang direproduksi melalui simbol visual, humor, dan estetika budaya populer efektif membangun kedekatan psikologis dengan pemilih muda. TikTok berfungsi sebagai arena penyebaran pesan berbasis viralitas, ritme cepat, dan engagement algoritmik yang memperkuat pembingkaian Prabowo sebagai figur ringan dan akrab. Kampanye tatap muka dan program sosial diproduksi ulang sebagai konten digital sehingga memperluas resonansi pesan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan kampanye Prabowo–Gibran didorong oleh model kampanye hibrida yang menggabungkan strategi digital dan nondigital dalam membentuk preferensi pemilih muda. Penelitian ini berkontribusi pada kajian pemasaran politik dengan menunjukkan peran personal branding emosional dan logika algoritmik, serta merekomendasikan optimalisasi strategi kampanye hibrida untuk pemilu mendatang.
Komunikasi Pemasaran Produk Melalui Media Sosial Tiktok: Studi Pada Produk Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Di Kota Padangsidimpuan Rinaldi, Iwan; Fikri, Sholeh; Dianto, Icol
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi pemasaran, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). TikTok sebagai platform berbasis video pendek menawarkan peluang strategis dalam meningkatkan visibilitas dan interaksi konsumen dengan biaya promosi yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran UMKM melalui TikTok, menilai efektivitasnya dalam meningkatkan visibilitas dan interaksi konsumen, serta mengidentifikasi tantangan dan implikasi komunikasi pemasaran digital di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap pelaku UMKM yang aktif memanfaatkan TikTok sebagai media promosi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi konten, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok efektif sebagai media komunikasi pemasaran melalui konten kreatif, interaktif, dan kontekstual. Namun, keterbatasan literasi digital dan konsistensi konten masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan TikTok secara strategis dan beretika dapat meningkatkan daya saing serta keberlanjutan UMKM di era digital.
Rhetoric Strategy in Speech Practice for Da'wah Management Students Semester 5 UIN Sheikh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Sultoni Matondang, Ahmad; Dianto, Icol; Kahpi, Mhd. Latip
Islamic Journal of Communication and Public Discourse Vol. 3 No. 1 (2026): Islamic Journal of Communication and Public Discourse
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/t4xz4s50

Abstract

Backround: This study analyzes rhetorical strategies in the speech practices of fifth-semester students of Da'wah Management at UIN Sheikh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.Objective: The background of the study stems from the importance of rhetorical competence as a core skill of professional da'wah communicators in facing the increasingly complex and heterogeneous dynamics of contemporary public communication. The purpose of the study is to identify the implementation of students' rhetorical strategies and their implications for the formation of professional da'wah competence.Method: The study used a qualitative descriptive-interpretive approach with 28 fifth-semester Da'wah Management students as subjects, through participatory observation techniques, in-depth interviews, and documentation of speech practices. Data analysis was conducted thematically following open, axial, and selective coding procedures based on Aristotle's classical rhetorical framework (ethos, pathos, logos) and a contemporary da'wah rhetorical approach.Findings and Implications: The results show that students have implemented the elements of ethos, pathos, and logos with varying levels of mastery, supported by linguistic and nonverbal strategies and message contextualization for academic and social audiences.Conclusion: The implications of the research show that rhetorical strategies contribute significantly to the formation of communication competence, professional self-confidence, ethical awareness, managerial abilities in preaching, and soft skills of students as prospective professional, ethical, and adaptive preaching communicators.
Peran Media Online dalam Meningkkatkan Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2024 Muhammad Ridwan; Icol Dianto; Mohd. Rafiq
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6483

Abstract

Penelitian ini membahas peran media online dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, buku, artikel, serta sumber media online yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media online berperan sebagai sarana informasi politik yang mampu menyebarkan informasi secara cepat, luas, dan interaktif kepada masyarakat. Selain itu, media online juga berfungsi sebagai instrumen pendidikan politik yang meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan hak pilih dalam proses demokrasi. Media sosial memberikan ruang partisipasi publik yang lebih terbuka melalui diskusi dan interaksi politik secara digital. Namun demikian, penggunaan media online juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, rendahnya literasi digital, dan polarisasi politik yang dapat memengaruhi kualitas partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan media online secara bijak untuk mendukung demokrasi lokal yang partisipatif dan berkualitas.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa PMI: Pengalaman dari Praktik Lapangan di Dua Lembaga Mitra, Indonesia Icol Dianto
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 5, No 2 (2023): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v5i2.7588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi pengalaman praktik lapangan mahasiswa Program studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (PMI FDIK UIN Syahada) Padangsidimpuan. Pertanyaan mayor yang akan dijawab adalah bagaimana praktik lapangan berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa? Metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dan data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan instrumen google form kepada 12 orang mahasiswa. Selain itu, wawancara dilakukan terhadap kepala laboratorium, dosen supervisor, dan ketua program studi. Hasil penelitian menemukan bahwa praktik lapangan mahasiswa PMI FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan memiliki kontribusi yang sangat terbatas terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa. Partisipasi mahasiswa mengikuti praktik lapangan optimal namun mereka meragukan kemampuan mereka, baik pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk praktik. Pada sisi lain, pengelolaan praktikum dan peran dosen supervisor perlu dirumuskan dengan baik. Rekomendasi diterbitkan untuk penyelenggara praktik lapangan, supervisor, lembaga mitra, dan mahasiswa. Keyword: Kompetensi, Praktik Lapangan, Supervisor, Laboratorium, Dakwah  This study aims to elaborate on the field practice experience of students of the Islamic Community Development study program, Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (PMI FDIK UIN Syahada) Padangsidimpuan. The primary question that will be answered is how field practices contribute to improving student competence. The method used was exploratory qualitative, and primary data were collected through structured interviews using Google Form instruments with 12 students. In addition, interviews were conducted with laboratory heads, supervisory lecturers, and heads of study programs. The study's results found that the field practice of PMI FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan students needed more contributions to improving student competence. Student participation follows optimal field practice, but they need to be more confident in their abilities, knowledge, and skills relevant to practice. On the other hand, practicum management and the role of supervisory lecturers need to be well formulated. Recommendations are issued for field practice organizers, supervisors, partner institutions, and students. Keywords: Competence, Field Practice, Supervisor, Laboratory, Da'wah
Fungsi Pamsimas Dalam Pemberdayaan Masyarakat Bidang Keagamaan Di Desa Aek Raso Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan Wanda Wirada Harum; Anas Habibi Ritonga; Icol Dianto
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 7, No 1 (2024): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v7i1.13478

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat, partisipasi masyarakat dan evaluasi masyarakat dalam program PAMSIMAS untuk melihat fungsi PAMSIMAS dalam bidang keagamaan. Metode dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan analisis deskriptif. Data primer dalam penelitian ini berjumlah 21 masyarakat muslim pengguna PAMSIMAS. Data sekunder dalam penelitian ini berjumlah 5 orang masyarakat yang mengetahui tentang PAMSIMAS yaitu kepala desa, sekretaris desa, kepala dusun, pengurus pamsimas, dan tokoh masyarakat di Desa Aek Raso Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik yang menjamin keabsahan data dalam penelitian ini adalah teknik re-observation dan re-interview, dan triangulasi yang bertujuan untuk meningkatkan keakuratan data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, program PAMSIMAS sangat disambut baik oleh masyarakat dan berjalan dengan baik dan cukup lancar. Program ini berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat memenuhi kebutuhan air dan membantu masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dimulai dari pengenalan program melalui kegiatan sosialisasi, penentuan lokasi menara sumur bor PAMSIMAS sampai dengan gotong royong menggali dan membuat saluran pipa. PAMSIMAS berfungsi dengan baik namun masyarakat belum menunjukkan peningkatan diri sepenuhnya di bidang keagamaan.