Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF OFFLINE LEARNING TOWARDS INCREASING LEARNING ACHIEVEMENT OF CLASS IV STUDENTS IN GPID PALU CHRISTIAN ELEMENTARY SCHOOL DURING COVID-19 Jeisi Riska Merdekawati Mentu; Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 10, No 1 (2022): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.503 KB)

Abstract

This study aims to determine the role of offline learning on student learning outcomes for class IV SD Kristen GPID Palu. The type of research in this study is a type of qualitative descriptive research. The subjects in this study were all class IV SD Kristen GPID Palu students for the 2020/2021 academic year with a total of 30 students consisting of 15 males and 15 females. From the results of the research, the role of offline learning on the learning outcomes of 4th grade students of SD Kristen GPID Palu was quite effective. The teacher carries out the process, namely planning: RPP, smartphones, books and other media), implementation: delivery of question and answer material and giving assignments, and valuation: checking assignments collected by students and writing them down in reports. The problems experienced by teachers in carrying out Offline classes during the Covid-19 pandemic for class IV SD Kristen GPID Palu students were limited facilities and knowledge about technology, making offline learning, lack of parental assistance during learning caused students to lack discipline, student complaints about assignments which accumulates a lot.
MEDIA CASE-BASED LEARNING TO BUILD PEACE-LOVING CHARACTER IN STUDENTS PGSD STUDY PROGRAM Arif Firmansyah; Nur Rahmah; Jeisi Riska Merdekawati Mentu
Jurnal Dikdas Vol 10, No 1 (2022): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.193 KB)

Abstract

This type of descriptive research is quantative with survey methods. The number of research samples as many as 103 students determined based on the calculation of samples according to Arikunto. Sampling techniques using purposive proportional random sampling consisting of students semester VI. Data collection is done by questionnaires, interviews, observations and documentation. Quantitative data analysis is presented in the categories "good" (x>75.00), "sufficient" (60.00<x<75.00), "less" (x<56.00). Qualitative data in the form of discourse and implementation of selected character education values are analyzed and interpreted in descriptive form. The results showed that in planning lecturers have made learning programs in the form of habituation and academic culture related to the values of love peace characters. The implementation of campus programs in the form of habituation and academic culture related to the value of hard work, discipline and love of peace is by 1) Holding and maximizing facilities supporting hard work e.g. doing tasks; 2) Make lecture contracts for students who program courses to train student disciplines; 3) Maximizing the function of the box of discovery of goods in practicing the attitude of peace-loving students, so that the character of peace-loving in the pattern of campus association. Based on the results of the poll most students showed the value of hard work is "enough" (71.77%), the value of discipline is "sufficient" (74.79%), the value of peace is "enough" (73.69%). Of the three values, the value of hard work is the lowest percentage of 71.77%, while the value of the three indicators of character love peace is 73.56% of the category is sufficient. Therefore, efforts are needed to increase the value of love peace characters in the PGSD FKIP Untad study program.
Pengembangan E-Modul Kapiler Praktikum IPA Berbasis Android Azizah Azizah; Sinta Satria Dewi Pendit; Jeisi Riska S Mentu; Ryan Andhika Pratama
EDUTECH Vol 8, No 2 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v8i2.11615

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini diawali dengan siswa sulit memahami materi yang disampaikan secara Daring melalui Whatsapp grup ataupun Zoom Meeting. Dengan banyaknya materi yang harus disampaikan dengan waktu yang terbatas, membuat guru memilih materi-materi yang dianggap urgent saja untuk diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan e-modul praktikum IPA berpendekatan discovery learning (e-modul KAPILER) berbasis Android yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu, Analyze, Design, Development, Implement, Evaluation. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV, V, dan VI di SD IT Khalifah, SDN Tondo, SDN Biro, dan SDN 8 Mamboro. Instrumen penelitian menggunakan tes dan lembar kuesioner validasi media, validasi materi serta validasi pengguna. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai validitas media, validitas materi dan kepuasan pengguna masing-masing sebesar 88, 88, dan 85 dengan kategori sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul e-kapiler berbasis android yang dikembangkan masuk pada kriteria sangat valid dan sangat praktis. Sehingga modul ini dapat digunakan dalam pembelajaran IPA khususnya untuk kegiatan praktikum di kelas IV, V dan VI sekolah dasar.
Pengaruh Kegiatan Literasi Dasar terhadap Minat Baca Siswa kelas IV SD Advent Tomohon Jeisi Riska Merdekawati Mentu; Junita Christi Makawawa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8429147

Abstract

This research aims to determine the effect of basic literacy on reading interest in fourth grade students at Advent Tomohon Elementary School. This research uses experimental research methods with this type of research one group pretest-posttest design with the aim of seeing the effect of students' reading interest before and after basic literacy treatment. The population in this study were all fourth-grade students at Tomohon Adventist Elementary School for the 2020 academic year. The sample in this study was 13 fourth grade students at Tomohon Adventist Elementary School for the 2020 academic year. The data collection technique in this research is by using a questionnaire instrument student reading interest questionnaire. The data analysis technique in this research uses descriptive statistical tests to see the increase in students' reading interest and t-test paired sample t-test to see the difference in students' reading interest before and after treatment. Based on the research results, it can be concluded that the reading interest of fourth grade students at Advent Tomohon Elementary School increased as evidenced by the results of the average score or mean before treatment, namely 64.38% after treatment obtained an average value or mean namely 87.53. Hypothesis via t-test usingPaired Samples T-Test shows that valuesay.(2-tailed)=0.000 < 0.05 so it can be concluded that Ho is rejected and H1 is accepted, thus it can be concluded that there is an influence of basic literacy activities on the reading interest of fourth grade students at Tomohon Adventist Elementary School
Pengembangan E-Modul Seroid pada Materi Listrik bagi Siswa Sekolah Dasar Mentu, Jeisi Riska Merdekawati; Azizah, Azizah; Cahyani.R, Dhini Dwi; Febriana, Mutia; Rahma, Nur
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 4 No 3 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i3.1946

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang terdapat di sekolah berakibat pada proses pembelajaran. Guru tidak melaksanakan kegiatan praktikum pada kompetensi materi praktek. Sehingga kemampuan psikomotor dan kognitif siswa menjadi rendah. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan modul berbasis android yaitu e-modul serli. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul serli berbasis Android (E-Modul Seroid) pada materi listrik kelas VI sekolah dasar memenuhi kriteria valid dan kriteria praktis. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model pengembangan ini meliputi: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, dan revisi produk. Subjek penelitian ini terdiri dari tim ahli media, ahli materi, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan penyebaran angket. Hasil analisis data diperoleh bahwa nilai validitas media sebesar 82% dengan kriteria sangat valid. Nilai validitas materi yang terdiri dari self instruction sebesar 92% dengan kriteria sangat valid, self contained sebesar 100% dengan kriteria sangat valid, stand alone sebesar 75% dengan kriteria valid, adaptif sebesar 91,7% dengan kriteria sangat valid, dan user friendly sebesar 75% dengan kriteria valid. Hasil ujicoba pengguna (guru) memperoleh nilai sebesar 100% dengan kriteria sangat praktis dan pengguna (siswa) sebesar 92,3% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan E-Modul Serli berbasis android (e-modul seroid) untuk materi listrik di Kelas VI SD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
Kontribusi Mata Kuliah Bahasa Indonesia terhadap Pembentukan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Akademik Mahasiswa Program Sarjana Universitas Negeri Manado Merdekawati Mentu, Jeisi Riska; Raflesia, Citra
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/q43zvv03

Abstract

  Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi mata kuliah Bahasa Indonesia terhadap kemampuan berpikir kritis dan literasi akademik mahasiswa Program Sarjana Universitas Negeri Manado. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan membaca kritis, menulis ilmiah, dan argumentasi akademik mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 120 mahasiswa dari berbagai program studi yang telah menempuh mata kuliah Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui angket kontribusi mata kuliah, tes kemampuan berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis, tes literasi akademik, serta analisis dokumen tugas ilmiah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara mata kuliah Bahasa Indonesia dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa (r = 0,62), serta hubungan yang kuat dengan literasi akademik mahasiswa (r = 0,71). Peningkatan kemampuan terlihat pada aspek argumentasi, struktur penulisan ilmiah, penggunaan sitasi, dan pemahaman wacana akademik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis analisis teks ilmiah di perguruan tinggi. Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Berpikir Kritis, Literasi Akademik, Mahasiswa Sarjana
Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Pada Siswa Kelas IV SD Gmim 3 Woloan Mentu, Jeisi Riska M.; Wullur, Norry Harkes Y.; Rangian, Stevani C.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis pada siswa kelas IV SD GMIM 3 Woloan menggunakan model Project Based Learning. Peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi empat tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, (4) Refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD GMIM 3 Woloan, kelurahan Woloan 3, Kecamatan Tomohon Barat dengan menggunakan model Project Based Learning. Jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian adalah 20 siswa terdiri dari 8 siswa Perempuan dan 12 siswa laki-laki. Pada data yang diperoleh terdapat 17 orang yang belum mencapai standar ketuntasan dan 4 orang yang telah mencapai standar ketuntasan, kemudian dilanjutkan pada dua siklus. Hasil yang diperoleh pada siklus I mencapai yaitu, 9 orang mencapai standar ketuntasan dengan presentase 45% dan 11 orang belum mencapai standar ketuntasan dengan presentase 55% dimana kemampuan peserta didik dalam menulis masih kurang dan belum mencapai tujuan pembelajaran yang diarapkan, sedangkan pada siklus II mencapai yaitu,18 orang mencapai standar ketuntasan dengan presentase 90% dan 2 orang yang belum mencapai standar ketuntasan dengan presentase 10% yang artinya siswa sudah memahami dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan guru SD GMIM 3 WOLOAN diharapkan untuk menerapkan Project Based Learning dalam meningkatkan keterampilan menulis pada siswa kelas IV SD GMIM 3 WOLOAN
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS di Kelas V SD Katolik Pangolombian Anggelina Kawuka Mokodompis; Mersty Elisabet Rindegan; Jeisi Riska Merdekawati Mentu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.727

Abstract

Tujuan utama dari pelaksanaan studi di dalam ruangan kelas ini ialah demi mendongkrak capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS lewat penerapan kerangka Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) bagi para murid yang duduk di bangku kelas V SD Katolik Pangolombian. Studi ilmiah ini diaplikasikan dengan memanfaatkan teknik Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di dalamnya melibatkan empat tingkatan utama secara berurutan, meliputi tahapan merancang agenda kerja, mengeksekusi perbuatan nyata, melangsungkan proses pemantauan lapangan, hingga melakukan peninjauan kembali atau refleksi yang seluruhnya diterapkan sepanjang bergulirnya siklus pertama dan siklus kedua. Adapun pihak yang diposisikan sebagai target atau subjek utama dalam pelaksanaan riset ini ialah segenap murid kelas V SD Katolik Pangolombian yang diajar melalui penerapan model Problem Based Learning tersebut. Sementara itu, untuk proses penghimpunan data penelitiannya sendiri dijalankan dengan menggunakan teknik pemantauan secara langsung atau observasi lapangan serta lewat pembagian lembar instrumen ujian berupa tes guna mengukur dan mengetahui seberapa besar tingkat kecakapan serta penguasaan para siswa dalam memahami topik materi yang diajarkan dari hasil pelaksanaan kedua siklus tersebut. Teknik analisis data menggunakan rumus KB   100%. Kondisi nyata ini terlihat dari data hasil belajar observasi awal di mana dari total 15 siswa yang mengikuti pembelajaran Bab 6 "Indonesia Kaya Raya", tepatnya pada Topik C mengenai "Indonesia Kaya Alamnya" dengan fokus Materi Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya, hanya ada 5 anak atau sekitar 33,34% yang berhasil mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Sementara itu, 10 siswa sisanya atau sebesar 66,67% tercatat belum mampu mencapai KKTP karena mereka belum memahami materi Sumber Daya Alam tersebut dengan baik. Hasil yang di peroleh pada siklus 1 mencapai 66,67% sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 86,67% siswa sudah memahami dan mencapai tujuan pembelajaran yang di harapkan. %. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS Siswa Kelas V SD Katolik Pangolombian.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS di Kelas V SD Katolik Pangolombian Anggelina Kawuka Mokodompis; Mersty Elisabet Rindegan; Jeisi Riska Merdekawati Mentu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.727

Abstract

Tujuan utama dari pelaksanaan studi di dalam ruangan kelas ini ialah demi mendongkrak capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS lewat penerapan kerangka Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) bagi para murid yang duduk di bangku kelas V SD Katolik Pangolombian. Studi ilmiah ini diaplikasikan dengan memanfaatkan teknik Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di dalamnya melibatkan empat tingkatan utama secara berurutan, meliputi tahapan merancang agenda kerja, mengeksekusi perbuatan nyata, melangsungkan proses pemantauan lapangan, hingga melakukan peninjauan kembali atau refleksi yang seluruhnya diterapkan sepanjang bergulirnya siklus pertama dan siklus kedua. Adapun pihak yang diposisikan sebagai target atau subjek utama dalam pelaksanaan riset ini ialah segenap murid kelas V SD Katolik Pangolombian yang diajar melalui penerapan model Problem Based Learning tersebut. Sementara itu, untuk proses penghimpunan data penelitiannya sendiri dijalankan dengan menggunakan teknik pemantauan secara langsung atau observasi lapangan serta lewat pembagian lembar instrumen ujian berupa tes guna mengukur dan mengetahui seberapa besar tingkat kecakapan serta penguasaan para siswa dalam memahami topik materi yang diajarkan dari hasil pelaksanaan kedua siklus tersebut. Teknik analisis data menggunakan rumus KB   100%. Kondisi nyata ini terlihat dari data hasil belajar observasi awal di mana dari total 15 siswa yang mengikuti pembelajaran Bab 6 "Indonesia Kaya Raya", tepatnya pada Topik C mengenai "Indonesia Kaya Alamnya" dengan fokus Materi Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya, hanya ada 5 anak atau sekitar 33,34% yang berhasil mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Sementara itu, 10 siswa sisanya atau sebesar 66,67% tercatat belum mampu mencapai KKTP karena mereka belum memahami materi Sumber Daya Alam tersebut dengan baik. Hasil yang di peroleh pada siklus 1 mencapai 66,67% sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 86,67% siswa sudah memahami dan mencapai tujuan pembelajaran yang di harapkan. %. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS Siswa Kelas V SD Katolik Pangolombian.