Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Potensi Bio-etanol dari Nira Kelapa Menjadi Energi Listrik dan Perhitungan Ekonomisnya (Studi Kasus: Desa Sungai Undan, Indragiri Hilir) Fazel Al Dzikri; Nanda Putri Miefthawati
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC Vol 9, No 2 (2022): Special Edition
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/triac.v9i2.14310

Abstract

Tandan bunga kelapa dapat menghasilkan nira dan jika diolah dapat menjadi bio-etanol. Namun, tandan bunga tersebut hanya menjadi limbah di Desa Sungai Undan, Indragiri Hilir, salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia dan belum mendapat akses listrik dari PLN, hanya memanfaatkan diesel berbahan bakar solar. Dari penelitian ini akan didapat potensi bio-etanol dari nira kelapa, energi listrik dan daya listrik, serta penghematan biaya apabila menyubstitusi pemakaian solar menjadi bio-etanol. Penelitian ini menggunakan metode fermentasi dan destilasi menggunakan aplikasi Superpro Designer hingga didapat jumlah etanol yang terkandung pada nira kelapa dan kemudian dilakukan perhitungan matematis untuk mendapat energi listrik, daya listrik, dan penghematan biayanya. Penelitian ini menggunakan pencampuran bahan bakar Etanol yang bersimbol (E) dengan Dexlite (D) dengan kadar tertentu. Dari hasil simulasi, diperoleh potensi bio-etanol dari nira di Desa tersebut sebesar 20.570,598 L/hari. Energi per hari (kWh), daya listrik (kW), dan penghematan biaya yang didapat pada D50E50 =153.370,95, 6.390,5, dan Rp10.905.384, D60E40 =160.382,2, 6.682,6, dan Rp8.629.176, D70E30 =167.393,4, 6.974,7, dan Rp6.357.670, D80E20 =174.404,3, 7.266,8, dan Rp4.086.264, serta D90E10 =181.415,9, 7.559, dan Rp1.805.304. Maka berdasar pada hasil tersebut jenis bahan bakar campuran yang paling efektif dan efisien adalah jenis D50E50.
Optimasi Pengendalian Persediaan Spare Part Fuel Filter Pada Pembangkit Listrik Menggunakan Integrasi Metode Abc Dan Economic Order Quantity: (Studi Kasus: PT. PLN Nusantara Power Up Tenayan) Dewi Diniaty; Ghandy Muhammad Rafi; Misra Hartati; Nanda Putri Miefthawati; Silvia; Sri Kaidah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1782

Abstract

Ketersediaan suku cadang merupakan aspek penting dalam menjaga keandalan operasional pembangkit listrik. Berbagai penelitian sebelumnya telah menerapkan metode ABC untuk mengklasifikasi persediaan berdasarkan tingkat prioritas dan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan jumlah pemesanan yang ekonomis. Namun, penelitian yang mengintegrasikan kedua metode tersebut dengan analisis safety stock dan reorder point pada spare part kritis di industri pembangkit listrik masih terbatas. PT PLN Nusantara Power UP Tenayan sebagai perusahaan penyedia energi listrik menghadapi permasalahan dalam pengelolaan persediaan spare part filter bahan bakar yang beragam dari sisi nilai dan tingkat penggunaan. Pengelolaan persediaan yang belum optimal berpotensi menimbulkan kelebihan persediaan (overstock) maupun kekurangan persediaan (stockout) yang berdampak pada meningkatnya biaya persediaan serta terganggunya operasional pembangkit. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan fuel filter melalui integrasi metode ABC dan EOQ. Data yang digunakan merupakan data permintaan, harga, dan lead time periode tahun 2023–2024. Analisis dilakukan melalui klasifikasi ABC, perhitungan EOQ, safety stock, dan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ABC mampu mengidentifikasi spare part berdasarkan tingkat prioritas dimana sebagian besar nilai investasi terkonsentrasi pada beberapa item utama yang termasuk kedalam kategori A, sebagai contoh item dengan kode 198321 (14,22%). Sedangkan nilai EOQ menghasilkan jumlah pesanan yang lebih ekonomis yaitu nilai EOQ yang diperoleh sebesar 6 unit, Safety Stock sebesar 20 unit dan ROP sebesar 24 unit. Penerapan kedua metode tersebut berkontribusi pada peningkatan efisiensi biaya persediaan, pengurangan resiko stockout dan overstock, serta mendukung keandalan operasional pembangkit listrik melalui ketersediaan spare part yang lebih terjamin.
Desain Single Passive Tuned Filter untuk Meredam Harmonisa pada Transformator 1000 kVA Prima Abdi Saputra; Zulfatri Aini Efa; Nanda Putri Miefthawati
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 7 No 1 (2026): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v7i1.837

Abstract

The increasing use of non-linear loads in electrical distribution systems has caused harmonic distortion problems that can degrade power quality. Harmonics may increase transformer losses, reduce transformer capacity, decrease system efficiency, and increase operational costs due to power losses. This study aims to design a single passive tuned filter to mitigate harmonics in a 1000 kVA transformer at UIN Suska Riau. Data collection was conducted through direct measurements using a Power Quality Analyzer, while system validation was performed using ETAP simulation software. The measurement results showed that the Total Harmonic Distortion of Current (THDi) in several phases exceeded the IEEE 519-2014 standard limit, with the 3rd-order harmonic identified as the dominant harmonic component. Therefore, a single passive tuned filter was designed by determining the appropriate resistor, inductor, and capacitor parameters based on the dominant harmonic order. The results demonstrated that the proposed filter successfully reduced THDi values below the IEEE 519-2014 standard limit. In addition, the filter reduced transformer derating, minimized transformer losses, and decreased energy loss costs caused by harmonics. The ETAP simulation results were consistent with the analytical calculations, confirming that the designed filter effectively improved power quality and transformer performance in the electrical distribution system.