Rukiyah Rukiyah
PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGGUNAAN DUA BAHASA DAERAH DALAM BERKOMUNIKASI ANAK USIA (3-6) TAHUN DI DESA SUKA MULYA OGAN ILIR Dita Silpiah; Rukiyah Rukiyah
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 9, No 2 (2022): JURNAL TUMBUHKEMBANG EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v9i2.18338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penggunaan dua bahasa daerah dalam berkomunikasi anak usia (3-6) tahun di Desa Suka Mulya Ogan Ilir. Masalah penelitian ini adalah ketidak mampunya anak dalam menerapkan penggunaan dua bahasa daerah dalam berkomunikasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang melatar belakangi tidak mampunya anak menerima dua bahasa daerah dalam berkomunikasi. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang yaitu R (3 tahun) dan P (4 tahun). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Narasumber dalam penelitian ini yaitu orang tua dari subjek penelitian. Sumber data menggunakan Tringaluasi Sumber. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data collection, reduction, display, verification. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa faktor yang melatar belakangi ketidak mampunya penggunaan dua bahasa daerah dalam berkomunikasi pada anak yaitu tidak konsistenya orang tua dalam mengaplikasikan penggunaan dua bahasa daerah dalam berkomunikasi, faktor lingkungan, kurangnya stimulasi komunikasi dan interaksi, model yang ditiru, rendahnya pendidikan orang tua, kurangnya waktu untuk berkomunikasi dan berinteraksi pada anak, anak kebingungan dalam membedakan dua bahasa daerah, pengaruh gadget, kurangnya kosa kata berikan kepada anak. dan kurangnya motivasi dari orang tua anak untuk berkomunikasi menggunakan dua bahasa daerah.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF DALAM PENGENALAN KATA BERMAKNA PADA ANAK Nuri Cahyati; Syafdaningsih Syafdaningsih; Rukiyah Rukiyah
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 9, No 2 (2018): November 2018
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1433.353 KB) | DOI: 10.17509/cd.v9i2.11339

Abstract

Abstract:. The purpose of this study is to produce a interactive media in meaningful word recognition. The development of interactive media in meaningful word recognition using a combination of ADDIE development model and Tessmer evaluation. The ADDIE development model consists of five stages, namely the analysis, design, development, implementation and evaluation phase. At the evaluation stage, the formative evaluation proposed by Tessmer consists of stages, namely self evaluation stage, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation. grade collection techniques used interviews, vadidation sheets, and observations. Experimental results obtained the average score of the results of the assessment of interactive media in meaningful word recognition experts obtained 3.56% results and material experts of  3.81% to obtain an average of 3.68% (very valid category). The one to one evaluation stage was conducted by three students who used picture book of animals with a favorite theme obtained average 75% (practical) children observation result. The small group evaluaion stage was carried out by nine students who used the favorite animal-themed picture books obtained by an average 79.16% (practical) children's observation result, the field test stage was not performed because it only tested the validity and practicability level, not the potential effects of the use illustrated Interactive media products. Of all the stages that have been done then it can be concluded that the interactive media in meaningful word recognition declared valid and practical for the child. Keyword: Development Interactive media, meaningful word recognition, 5-6  years old . Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif dalam pengenalan kata bermakna. Pengembangan media interaktif dalam pengenalan kata bermaknaini menggunakan kombinasi model pengembangan ADDIE dan evaluasi Tessmer. Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahap, yaitu tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakukan evaluasi formatif yang dikemukakan oleh Tessmer terdiri dari  tahap, yaitu tahap self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar validasi, dan observasi. Hasil expert review diperoleh nilai rata-rata hasil penilaian dari media interaktif dalam pengenalan kata bermakna oleh ahli media didapatkan hasil 3,56 % dan ahli materi sebesar 3.81% sehingga diperoleh  rata-rata sebesar 3,68 % (kategori sangat valid). Tahap one to one evaluation dilakukan oleh tiga orang siswa yang menggunakan media interaktif dalam pengenalan kata bermakna didapatkan rata-rata hasil observasi anak 75% (praktis). Tahap small group evaluaion dilakukan oleh sembilan orang siswa yang menggunakan media interaktif dalam pengenalan kata bermakna didapatkan rata-rata hasil observasi anak 79.16% (praktis), tahap field test tidak dilaksanakan dikarenakan hanya menguji tingkat kevalidan dan kepraktisan, tidak sampai pada efek potensial dari penggunaan produk media interaktif. Dari semua tahap yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa media interaktif dalam pengenalan kata bermakna dinyatakan valid dan praktis bagi anakKata Kunci: Pengembangan Media Interaktif, pengenalan kata bermakna, usia 5-6 tahun
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK TEMA ALAM SEMESTA UNTUK ANAK Rizki Apriyani; Sri Sumarni; Rukiyah Rukiyah
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 9, No 2 (2018): November 2018
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.962 KB) | DOI: 10.17509/cd.v9i2.11004

Abstract

Judul Penelitian ini adalah “Pengembangan Media Pembelajaran Komik Tema Alam Semesta Untuk Anak Kelompok B di TK Negeri Pembina 1 Palembang”. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran komik tema alam semesta yang valid dan praktis, tetapi tidak menguji efek potensial dari media tersebut . Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B12 dan objeknya adalah buku komik tema alam semesta. Pengembangan media komik ini menggunakan kombinasi model pengembangan Rowntree dan evaluasi Tessmer. Model pengembangan Rowntree terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pengembangan dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakukan evaluasi formatif yang dikemukakan oleh Tessmer terdiri dari lima tahap, yaitu tahap self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation dan field test. Namun karena penelitian ini hanya menguji kevalidan dan kepraktisan saja, maka penelitian ini hanya sampai pada tahap small grup. Teknik observasi digunakan pada saat pengumpulan data. Hasil nilai rata-rata validasi expert review yang diperoleh termasuk dalam kategori sangat valid yaitu sebesar 3,72. Pada tahap one to one evaluation didapatkan rata-rata hasil observasi pada subtema benda-benda alam sebesar 81,3% (kategori berkembang sangat baik), Subtema benda-benda langit sebesar 79,2% (kategori berkembang sesuai harapan), Subtema bencana alam sebesar 79,2% (kategori berkembang sesuai harapan). Tahap small group evaluation didapatkan hasil rata-rata observasi pada subtema benda-benda alam sebesar 86,8% (kategori berkembang sangat baik), subtema benda-benda langit sebesar 83,3% (kategori berkembang sangat baik), subtema gejala alam sebesar 89,3% (kategori berkembang sangat baik). Jadi Dari semua tahap yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media komik tema alam semesta dinyatakan valid dan praktis bagi anak.
THE EFFECT OF MULTIMEDIA USE ON UNDERSTANDING CONCEPT OF PG-PAUD STUDENTS IN COURSE COGNITIVE DEVELOPMENT AND CREATIVITY OF EARLY CHILDHOOD IN UNSRI PALEMBANG Hasmalena Hasmalena; Rukiyah Rukiyah; Mahyumi Rantina
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 9, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.352 KB) | DOI: 10.17509/cd.v9i1.11347

Abstract

Abstract:. The Effect of multimedia usage on PG-PAUD student concept understanding in cognitive development and creativity course of early childhood has been done on PG-PAUD Student semester three in Palembang Sriwijaya University. The type of research used is experiment with One Shoot Case Study descriptions, with sampling technique that is purposive sampling. The sample in the pre-experiment class is 27 and the post-test class is 28. The data collection technique is written essay, interview and documentation. Result of data analysis obtained is 80,71, while result of hypothesis test based on t-test obtained t_count t_table or got t_count = 6,76 t_table = 4,83, hence Ho refused and Ha accepted, thus there effect multimedia usage to understanding the concept of PG-PAUD students in courses of cognitive development and creativity of early childhood. With assessment indicators Redefining a concept, Classifying objects according to certain traits according to their concepts, Providing examples of concepts, Using, utilizing and selecting specific procedures. So the use of multimedia to understanding the concept of the students is very influential to improve understanding of the concept..Keyword: Multimedia Usage, Conceptual Understanding, Early Childhood Education Abstrak: Pengaruh penggunaan multimedia pada pemahaman konsep siswa PG-PAUD dalam perkembangan kognitif dan kreativitas anak usia dini telah dilakukan pada mahasiswa PG-PAUD semester tiga di Universitas Sriwijaya Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan deskripsi One Shoot Case Study, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel dalam kelas pra-eksperimen adalah 27 dan kelas post-test adalah 28. Teknik pengumpulan data adalah esai tertulis, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data yang diperoleh adalah 80,71, sedangkan hasil uji hipotesis berdasarkan t-test diperoleh t_count t_table atau mendapat t_count = 6,76 t_table = 4,83, maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada pengaruh penggunaan multimedia. untuk memahami konsep siswa PG-PAUD dalam kursus pengembangan kognitif dan kreativitas anak usia dini. Dengan indikator penilaian Mendefinisikan kembali konsep, mengklasifikasikan objek sesuai dengan sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep mereka, Memberikan contoh konsep, Menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur tertentu. Jadi penggunaan multimedia untuk memahami konsep siswa sangat berpengaruh untuk meningkatkan pemahaman konsep tersebutKata Kunci: Pemanfaatan multimedia, Pemahaman konsep, PAUD.
PENINGKATAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI METODE PROYEK PADA ANAK Mega Seftyana; Syafdaningsih Syafdaningsih; Rukiyah Rukiyah
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 9, No 2 (2018): November 2018
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.626 KB) | DOI: 10.17509/cd.v9i2.10980

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang berjudul Peningkatan Karakter Tanggung Jawab melalui Metode Proyek pada Anak Kelompok B TK Marfu’ah Palembang, bertujuan untuk meningkatkan karakter tanggung jawab melalui metode proyek. Subjek penelitian ini adalah anak berusia (5-6) tahun yang berjumlah 16 anak terdiri dari 8 anak laki-laki dan 8 anak perempuan pada tahun ajaran 2016-2017. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dan tes. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan karakter tanggung jawab  dari Siklus I, Siklus II, Siklus III dan Siklus IV secara berturut-turut sebagai berikut: pada Siklus I terdapat 5 anak (31%) yang mendapatkan nilai minimal dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Pada siklus II  terdapat 9 anak (56%) yang mendapatkan nilai minimal dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Pada Siklus III terdapat 11 anak (69%) yang mendapatkan nilai minimal dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Dan pada siklus IV terdapat 13 anak (82%) yang mendapatkan nilai minimal dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan yaitu minimal 75% anak dalam kelas mendapatkan nilai minimal berkembang sesuai harapan.  Untuk itu pada  siklus IV penelitian di hentikan. Hal ini dapat dibuktikan dengan indikator yang dominan muncul  dari siklus I sampai siklus IV yang sering muncul adalah anak mengerjakan tugas dan menyelesaikan tugas, sedangkan indikator yang belum banyak muncul adalah menerima konsekuensi, dan indikator yang kurang muncul pada setiap siklus adalah mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk itu perlu di sarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tindakan kelas guna meningkatkan karakter tanggung jawab dalam indikator  mendapatkan hasil yang maksimal
Literature Review: Motivasi yang Diberikan Kepada Anak Dalam Mengkonsumsi Sayuran Mei Duwi Sartika; Rukiyah Rukiyah; Windi Dwi Andika; Sri Sumarni
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i1.45937

Abstract

Sayuran adalah salah satu jenis santapan yang berdampak baik untuk kesehatan anak pada usia. Adanya fenomena empirik yang menggambarkan kurangnya tingkat konsumsi sayuran pada anak usia dini, kebiasaan buruk mengkonsumsi makanan cepat saji semakin merajalela di kalangan anak usia dini. Perlunya motivasi dari orang dewasa yakni orang tua dan juga guru agar anak mau mengkonsumsi sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritik pengaruh motivasi yang diberikan kepada anak agar mau mengkonsumsi sayuran. Metode penelitian menggunakan studi literatur, dilakukan dengan membaca, menganalisis dan menarik kesimpulan. Hasil dari kajian literatur yaitu bahwa sayuran merupakan santapan yang sangat bermanfaat untuk perkembangan anak. Beberapa cara dapat dilakukan dengan pemberian motivasi kepada anak sehingga meningkatkan minat anak dalam mengkonsumsi sayuran.