Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

COPING MECHANISM OF BREAST CANCER PATIENTS UNDERGOING CHEMOTHERAPY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Mutia Nadra Maulida; Putri Widita Muharyani; Eka Yulia Fitri; Karolin Adhisty
Conferences of Medical Sciences Dies Natalis Vol. 3 No. 1 (2021): Conference of Medical Sciences Dies Natalis Faculty of Medicine Universitas Sri
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.35 KB)

Abstract

Cancer is one of the most common non-communicable and chronic diseases in the world, one of them is breast cancer. Breast cancer is a disorder in the growth of normal breast cells which is characterized by abnormal cells arising from normal cells that can infiltrate lymph tissue and blood vessels. This will have a major impact on patients undergoing chemotherapy and their families, especially during the COVID-19 pandemic. Not only physically but also psychologically, economically and in other aspects of life, which certainly affect the coping mechanisms of patients and families. One of the support efforts that can be provided by nurses as educators is the intensification of health education activities through community service activities in the form of counseling and coaching to improve the coping mechanisms of breast cancer patients.
PENGARUH INHALASI AROMATHERAPI CITRUS TERHADAP EFEK NAUSEA DAN VOMITUS PASCA KEMOTERAPI PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUP Dr. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG Karolina Adhisty; Firnaliza Rizona; Maya Hudiyati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pasien kanker merupakan pasien dengan tanda gejala juga pengobatan yang memiliki kompleksitas tersendiri. Gangguan biopsikososial menjadi indikasi tersendiri baik pasca pengobatan maupun sebelum pengobatan tersebut. Mual dan muntah pasca kemotherapi menjadi masalah tersendiri bagi pasien kankeryang sedang menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu intervensi untuk mengatasi mual dan muntah dengan cara menggunakan teknik non farmakologi berupa pemberian aromatherapy citrus secara inhalasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment pre test-post test control group design. Pengambilan data menggunakan beberapa kuesioner yang digunakan untuk mengukur status kesehatan pasien kanker. Kuesioner yang digunakan antara lain kuesioner karakteristik responden, screening palliative performance scale, kuesioner EORTC QLQ-C30 dan kuesioner Rhodes INVR. Jumlah sampel sebanyak 34 responden dengan cara purposive sampling melalui pemilihan berdasarkan kriteria inkusi dan ekslusi yang ada. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan mual muntah pada kelompok intervensi dngan nilai median 2.00 dan uji statistik sebesar 0.000 yang menandakan adanya pengaruh dari intervensi aromatherapi citrus terhadap penurunan mual dan muntah pasien. Simpulan: Berdasarkan penelitian ini, tenaga kesehatan dapat memberikan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi mual dan muntah pada pasien.
KEBUTUHAN PERAWATAN SUPORTIF PASIEN KANKER PAYUDARA Mutia Nadra Maulida; Putri Widita Muharyani; Karolin Adhisty
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.V8i1.15924

Abstract

Tujuan: Pengkajian kebutuhan perawatan suportif bagi pasien kanker payudara penting untuk merencanakan program perawatan suportif bagi penderita kanker payudara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kebutuhan perawatan suportif penderita kanker payudara. Metode: Dalam studi deskriptif-korelasi yang diikuti dengan analisis regresi logistik, 181 pasien kanker payudara berpartisipasi melalui metode purposive sampling. Supportive Care Needs Survey (SCNS-SF34) digunakan untuk pengumpulan data. Kuesioner ini menilai kebutuhan dalam lima domain: psikologis, sistem dan informasi kesehatan, kehidupan fisik dan sehari-hari, seksualitas, serta perawatan dan dukungan. Hasil: Peserta menunjukkan banyak kebutuhan perawatan suportif yang tidak terpenuhi, terutama dalam domain psikologis serta perawatan dan dukungan. Pemodelan regresi logistik mengungkapkan bahwa peserta kemoterapi pertama kali memiliki lebih banyak kebutuhan yang tidak terpenuhi di semua domain dan mereka dengan durasi pengobatan yang lama melaporkan domain psikologis adalah yang paling menonjol. Simpulan: Psikologis merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan untuk pengembangan program perawatan pendidikan yang mendukung bagi penderita kanker payudara. Selain itu, perhatian dan dukungan dari anggota keluarga merupakan sumber penting untuk membantu mengembangkan program.
Tantangan yang Dihadapi Ibu Menyusui dalam Pemenuhan Hak Anak: Asi Eksklusif Putri Widita Muharyani; Putri Nadra Maulida; Karolin Adhisty; Herliawati Herliawati; Dina Aprimilda
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.734 KB)

Abstract

Menyusui merupakan proses alamiah, tampak mudah namun dalam kenyataannya tidak sedikit ibu mengalami tantangan dalam proses menyusui. Identifikasi tantangan yang dihadapi ibu dalam menyusui mampu meningkatkan dukungan kepada ibu dalam pemberian ASI yang selanjutnya dapat meminimalisir kemungkinan penghentian ASI eksklusif. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tantangan yang dihadapi ibu saat menyusui dan menganalisis hubungannya dengan penghentian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 100 ibu menyusui yang pilih dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi dan melewati tahap uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan persepsi ASI tidak cukup (p value 0,000) dan puting lecet (p value 0,018) berhubungan dengan penghentian ASI eksklusif, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara bayi menolak menyusu dengan penghentian ASI eksklusif (p value 0,754). Mayoritas responden mengalami penghentian ASI eksklusif. Persepsi ASI tidak cukup dan puting lecet merupakan tantangan ibu menyusui yang dapat menyebabkan penghentian ASI eksklusif, sementara bayi menolak menyusu tidak berhubungan dengan penghentian ASI eksklusif.
TERAPI KOMBINASI: RELAKSASI AUTOGENIK DAN AKUPRESUR PADA PASIEN KANKER PAYUDARA Yulianti Yulianti; Karolin Adhisty; Sigit Purwanto
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh terapi kombinasi: relaksasi autogenik dan akupresur terhadap mual muntah pasien kanker payudara post kemoterapi. Metode: Quasy experiment dengan teknik pretest dan post test digunakan dalam penelitian ini. Teknik purposive sampling melalui kriteria inklusi antara lain, telah mendapatkan kemoterapi minimal 1 seri; mengalami mual muntah dengan kriteria antisipatori, akut atau lambat; dan memiliki kecemasan ringan atau sedang. Responden yang mengikuti penelitian ini berjumlah 26 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kuesioner yang digunakan adalah zung self rating anxiety scale (SAS/SRAS) dan Rhodes INVR pada semua kelompok. Analisa data menggunakan Uji Mann-Whitney untuk melihat pengaruh dari terapi kombinasi ini. Hasil: Hasil penelitian melihat adanya perbedaan yang signifikat pada kelompok intevensi setelah diberikan perlakuan terapi kombinasi dengan median skor sebesar 11 poin dibandingkan dengan pre tindakan terapi dengan p-value 0,001. Tingkat kecemasan kelompok intervensi juga mengalami perbedaan dengan rerata mean sebesar 11.85 dengan p-value 0,000. Pengujian pengaruh terapi kombinasi ini juga mendapatkan hasil bahwa p-value dalam mengukur tingkat mual muntah sebesar 0,001 dan tingkat kecemasan sebesar 0,012. Simpulan: Secara signifikan terapi kombinasi ini dengan perpaduan terapi relaksasi autogenic dan akupresur dapat mengurangi tingkat mual muntah dan kecemasan pasien kanker payudara post kemoterapi. Kata kunci: kanker payudara, kecemasan, mual muntah, terapi kombinasi.
Paker Digital Application in Making Palliative Nursing Care Rindy Antika; Karolin Adhisty; Khoirul Latifin
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 16 No. 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v16i1.795

Abstract

Digital documentation as legal ethics in reporting nursing care is a way to save and evaluate the actions taken by nurses. Digital documentation has several advantages rather than manual documentation, including increased communication between nurses, and medical workers as well as the effectiveness of time in making nursing care documentation better. This study aims to create Android-based digital documentation which can be used as a guide in providing palliative nursing care for cancer patients with a focus on physical and social problems. The research design that used in this research was research and development (R&D) with a quantitative approach and ADDIE development model. The trial of this application was conducted on 15 nursing students with a purposive sampling technique. The Blackbox and application eligibility test got an 83 score which showed that this application is categorized as excellent, acceptable, and suitable for use. Documentation is an important part of making nursing care which must be learned and mastered by nurses through lectures. Studying documentation from assessment to evaluation can improve the professional ability of prospective nurses in providing real implementation to patients. This application can be a useful tool for nurses as a medium for learning nursing care documentation.
Identifikasi Kandungan Teh Olahan Averrhoa Tea Untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah: Uji Larutan Asam Rijal Akbar Difa Padiana; Agelsi Firdina Safitri; Syafaira Mifta Wardah; Ayu Hasanah; Joice Rosa Agustina Simamora; Karolin Adhisty
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.40707

Abstract

Terapi non-farmakologis pada pasien diabetes melitus masih menjadi pilihan alternatif dalam menstabilkan kadar glikemik karena proses dan efek sampingnya lebih ringan dibandingkan dengan tindakan farmakologis. Salah satu terapi pilihan adalah mengonsumsi teh herbal yang terbuat dari ekstrak daun belimbing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan Averrhoa Tea berdasarkan karakteristik, pH, warna, dan aroma. Analisis data berdasarkan hasil penelitian dengan karakteristik kandungan teh dengan hasil bahwa Averrhoa Tea seberat 4 g diuji dengan 5 larutan yang terdiri dari dapar fosfat, larutan postassium ferrisianida, larutan FeCl3, larutan asam trikloroasetat (TCA) dan larutan Asam Askorbat yang memiliki sifat sensorik dengan karakteristik warna dan aroma yang berbeda dan pH yang sesuai adalah pH ≤ 7,2. Studi ini menyimpulkan bahwa melalui uji karakteristik, kandungan Averrhoa Tea sebanyak 4g melalui proses penyeduhan 300mL air pada suhu 90°C efektif dalam menurunkan kadar glikemia melalui uji laboratorium. Identifikasi melalui uji asam ini membuktikan bahwa konten ini paling cocok untuk digunakan oleh penderita diabetes, namun, pengujian lebih lanjut juga diperlukan untuk menentukan efek samping penggunaan teh ini dalam jangka panjang.
Relationship Between Stress Levels, Nutritional Status And Menstrual Cycle Among Nursing Students Karolin Adhisty; Rindo Ratu Adil; Firnaliza Rizona
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 10 No. 1 (2026): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/zbqhv056

Abstract

Menstruation is the final stage of the reproductive cycle, which is believed to be influenced by stress levels and nutritional status. These two aspects are considered the most dominant factors affecting menstrual cycle regularity in women. This study aims to analyze the relationship between stress levels and nutritional status with menstrual cycles in female students of the Nursing Study Program at Sriwijaya University. The research method used a correlational analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 75 female students was selected using a probability sampling method with a stratified random sampling technique. Data were collected using the Kessler Psychological Disturbance Scale (K10) questionnaire and a menstrual cycle calendar sheet, and then analyzed using the Spearman rank test. The findings showed a significant positive relationship between stress levels and menstrual cycles (p = 0.0000, r = 0.402), indicating a moderate correlation where higher stress levels are associated with a greater risk of menstrual cycle irregularities. Similarly, a significant positive relationship was found between nutritional status and menstrual cycles (p = 0.012, r = 0.290). This indicates a weak correlation, suggesting that a more abnormal nutritional status increases the risk of menstrual irregularities. The conclusion of this study is that both stress levels and nutritional status are significantly correlated with menstrual cycle regularity. 
The Influence of Breastfeeding Support Group on the Attitudes And Behavior of Breastfeeding Mothers Putri Widita Muharyani; Karolin Adhisty; Nurna Ningsih; Herliawati Herliawati; Dwi Roudhotul Jannah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.6031

Abstract

Breast milk is the best nutrition for babies aged 0-6 months. Breast milk is beneficial for the growth and development of children. Lack of knowledge of breastfeeding mothers and minimal support from the environment have resulted in the coverage of exclusive breastfeeding not reaching the target. The purpose of this study was to determine the effect of breastfeeding support groups on the attitudes and behavior of breastfeeding mothers .This study used a pre-experimental design of one group pretest and posttest. The sample was selected using non-probability sampling of the purposive sampling type. The number of samples was 34 breastfeeding mothers in the working area of the Sako Palembang Health Center. Data collection used a questionnaire that had been tested for validity with an r table value of 0,361 and Cronbach Alpha reliability> 0.60. Data analysis used the Mc Nemar test for attitudes and behavior. The results showed that there were differences in the attitudes and behavior of mothers before and after the intervention, p value 0.000 (p < 0.05). Breastfeeding support groups can be used as one solution in educating breastfeeding mothers.
Edukasi Pemanfaatan Keperawatan Komplementer Bekam Seluncur Pada Keluhan Nyeri Orang Dengan Hipertensi Khoirul Latifin; Sigit Purwanto; Karolin Adhisty; Zulian Efendi
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 2 No 03 (2024): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v2i03.252

Abstract

Banyak ditemukan penderita hipertensi di masyarakat, terutama pada usia dewasa sampai pada lansia. Hipertensi dapat meningkatkan risiko yang tinggi dalam menimbulkan masalah keperawatan baru dan keluhan. Salah satu keluhan yang muncul pada orang dengan hipertensi adalah nyeri kepala. Diperlukan penanganan yang alami, diterima dan bisa dilakukan oleh orang awam, yaitu dengan memperkenalkan kepada masyarakat tentang perawatan komplementer “bekam seluncur”. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan masyarakat tentang keperawatan komplementer yang dapat dilalukan secara mandiri dalam keluarga. Metode kegiatan yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan warga di Balai Desa, kemudian memberikan pendidikan kesehatan. Sasaran kegiatan ini adalah warga desa dengan masalah kesehatan hipertensi. Bentuk kegiatannya berupa pemberian edukasi dengan metode ceramah dan demonstrasi bekam seluncur. Peserta dilakukan pengukuran dengan menggunakan kuesioner pre-post test. Hasil yang diperoleh sebelum diberikan edukasi adalah 80% peserta memiliki pengetahuan yang cukup, dan setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan menjadi 46% yang memiliki pengetahuan baik. Hasil uji analisis juga menunjukkan pengaruh yang signifikan edukasi perawatan komplementer pada keluhan nyeri kepala orang dengan hipertensi. Dengan adanya edukasi dapat memberikan wawasan kepada masyarakat dalam memilih alternatif terapi ketika keluhan nyeri muncul.