Claim Missing Document
Check
Articles

Survei Evaluasi Diri Guru dan Tingkat Kesiapan Mengajar di MTs Nurul Hasanah Jaya, Jaya; Bachtiar, Bachtiar; Nugraheni, Wening
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2025): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/zp6vse89

Abstract

Guru merupakan komponen utama dalam dunia pendidikan yang berperan langsung dalam menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Kemampuan guru sangat penting dalam kegiatan pembelajaran berlangsung secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat evaluasi diri dan kesiapan mengajar guru di MTs Nurul Hasanah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 28 guru yang diambil secara total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert, masing-masing terdiri dari 30 item untuk evaluasi diri dan 33 item untuk kesiapan mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat evaluasi diri guru berada pada kategori “Tinggi” dengan nilai rata-rata sebesar 117,39 dari skor maksimal 150, sedangkan tingkat kesiapan mengajar guru juga tergolong “Tinggi” dengan nilai rata-rata sebesar 101,25 dari skor maksimal 132. Temuan ini mengindikasikan bahwa MTs Nurul Hasanah telah memiliki kultur profesional yang mendukung pengembangan kualitas guru secara berkelanjutan.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN JASMANI TERINTEGRASI ISMUBA DI SD MUHAMMADIYAH Agung Widodo; Ahad Agafian Dhuha; Wening Nugraheni; Titis Nurina; Zulfan Nasby
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6543

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya bahan ajar yang secara sistematis mengintegrasikan nilai Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah Muhammadiyah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai ISMUBA melalui penggunaan bahan ajar terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 08 Semarang dengan melibatkan tiga guru PJOK menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis situasi, sosialisasi, dan pendampingan implementasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebutuhan, observasi, serta pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru belum memiliki bahan ajar terintegrasi dan mengalami kesulitan dalam mengaitkan nilai ISMUBA dalam pembelajaran. Setelah kegiatan, guru menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan implementasi, yang ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata dari 55 menjadi 80. Guru juga memberikan respon positif terhadap kemudahan penggunaan, kesesuaian, dan kebermanfaatan bahan ajar. Simpulan menunjukkan bahwa sosialisasi dan pendampingan bahan ajar terintegrasi ISMUBA efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan mendukung pembelajaran PJOK yang bermakna.
Sosialisasi dan Pelatihan Senam Bugar Pelajar Muhammadiyah bagi Guru dan Siswa Sekolah Muhammadiyah Wening Nugraheni; Agung Widodo; Sayid Fariz bin Seh Abubakar
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.123-127

Abstract

Muhammadiyah is the largest religious organization in Indonesia which has various charitable efforts, one of which is in the field of education. These charities range from kindergarten to tertiary levels spread throughout Indonesia, including in the city and district of Sukabumi, West Java. There are 13 Muhammadiyah schools in Sukabumi city and district ranging from elementary school to high school. Based on research, the level of physical fitness of students in the city and regency of Sukabumi is 21.77% in the poor category and 65.31% in the very poor category. Apart from that, based on the results of interviews and observations, it was found that physical education learning at school was not optimal and there were minimal alternative physical activities carried out at school. This socialization and training was carried out to provide knowledge and skills to physical education teachers and students regarding alternative physical activities that can be used to improve fitness for students. The method used in this socialization and training was to invite teacher and student representatives from each school partner to be provided with training. During the training, partners were very active in paying attention to the resource person's explanations and practising “Senam Bugar Pelajar Muhammadiyah”, starting from warm-up, core and cool-down movements. This activity provides benefits for partners, namely knowledge related to alternative physical activities for students and skills in providing “Senam Bugar Pelajar Muhammadiyah”.
Sosialisasi dan Pelatihan Senam Bugar Pelajar Muhammadiyah bagi Guru dan Siswa Sekolah Muhammadiyah Wening Nugraheni; Agung Widodo; Sayid Fariz bin Seh Abubakar
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.123-127

Abstract

Muhammadiyah is the largest religious organization in Indonesia which has various charitable efforts, one of which is in the field of education. These charities range from kindergarten to tertiary levels spread throughout Indonesia, including in the city and district of Sukabumi, West Java. There are 13 Muhammadiyah schools in Sukabumi city and district ranging from elementary school to high school. Based on research, the level of physical fitness of students in the city and regency of Sukabumi is 21.77% in the poor category and 65.31% in the very poor category. Apart from that, based on the results of interviews and observations, it was found that physical education learning at school was not optimal and there were minimal alternative physical activities carried out at school. This socialization and training was carried out to provide knowledge and skills to physical education teachers and students regarding alternative physical activities that can be used to improve fitness for students. The method used in this socialization and training was to invite teacher and student representatives from each school partner to be provided with training. During the training, partners were very active in paying attention to the resource person's explanations and practising “Senam Bugar Pelajar Muhammadiyah”, starting from warm-up, core and cool-down movements. This activity provides benefits for partners, namely knowledge related to alternative physical activities for students and skills in providing “Senam Bugar Pelajar Muhammadiyah”.
Minat Masyarakat Dalam Partisipasi Aktivitas Fisik Di Lapang Merdeka Sukabumi Fadli Maulana; Firman SeptiadI; Wening Nugraheni
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 1 (2025): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i1.72

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengethui minat masyarakat dalam partisipasi aktivitas fisik di Lapang Merdeka Sukabumi. Metodologi yang digunakan adalah campuran (mixed-method) yang memadukan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif yang didukung dengann metode explanatory sequential design (rancangan seksuensial eksplanatori). Sampel penelitian ini adalah masyarakat berusia 16 – 18 tahun yang sedang melakukan aktivitas fisik di lapang Merdeka kota Sukabumi dan diperoleh responden sebanyak 250 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian menghasilkan dua hasil dari kuantitatif dan kualitatif, hasil kuantitatif dengan pengukuran kuesioner GPAQ pada aktivitas fisik masyarakat di Lapang Merdeka Kota Sukabumi dibagi pada 3 kategori yaitu kategori rendah sebesar “21%” (21 orang), sedang sebesar “66%” (66 orang) dan tinggi sebesar “13%” (13 orang). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 1808 aktivitas fisik berada pada kategori sedang karena jarang melakukan aktivitas fisik berat dan sering melakukan aktivitas fisik sedang. Hasil kualitatif menunjukkan dengan metode wawancara mennjukkan bahwa rata-rata sampel memiliki aktivitas fisik dengan kategori sedang karena jarang melakukan aktivitas fisik.
Pengetahuan Pencegahan dan Penanganan Cedera pada Siswa SMA di Kota Sukabumi Muhamad Rizky Ananda Agustian; Wening Nugraheni; Muhammad Saleh
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menggambarkan sejauh mana pemahaman siswa SMA mengenai upaya pencegahan serta penanganan cedera di sekolah-sekolah negeri yang ada di Kota Sukabumi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui pendekatan survei, dengan instrumen berupa tes pilihan ganda yang disebarkan menggunakan Google Form. Responden penelitian terdiri atas siswa dari lima SMA Negeri di wilayah tersebut. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan siswa terkait pencegahan dan perawatan cedera berada pada kategori tinggi, yaitu sebesar 376 siswa atau 58,4%. Adapun distribusi tingkat pengetahuan siswa SMA Negeri se-Kota Sukabumi terhadap pencegahan dan perawatan cedera dapat dilihat sebagai berikut, kategori “sangat tinggi” sebesar 21% atau 135 siswa, kategori “tinggi” sebesar 58.4% atau 376 siswa, kategori “sedang” sebesar 17.5% atau 113 siswa, kategori “rendah” sebesar 2.2% atau 14 siswa, kategori “sangat rendah” sebesar 0.9% atau 6 siswa. Temuan ini menegaskan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat pemahaman yang baik terkait pencegahan dan penanganan cedera.