Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Pemuda Gereja Sebagai Tenaga Penyuluh Tuberkulosis (TB) Di Wilayah Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Marni Tangkelangi; Adrianus Ola Wuan; Supriati Wila Djami; Meliance Bria
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.24 KB) | DOI: 10.56910/safari.v2i4.194

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi beban kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur termasuk di Wilayah Desa Bone, akses jalan yang kurang baik, kurangnya tenaga kesehatan dan fasilitas yang memadai menyebabkan penanganan TB di wilayah ini menjadi sulit, fakta terdapat masyarakat yang menunjukkan gejala TB namun tidak mendapatkan pemeriksaan lanjut karena jarak cukup jauh dan stigma masyarakat yang memandang penderita TB sebagai sumber panyakit menyebabkan permasalah TB sulit diatasi. Pemuda gereja dilibatkan sebagai tenaga penyuluh TB untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, penderita maupun keluarga penderita mengenai TB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda gereja sebagai tenaga Penyuluh TB di wilayah Desa Bone. Metode pelaksanaan terdiri dari pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan pemuda seputar TB dan pembuatan rencana aksi. Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta pelatihan penyuluh TB dari pengetahuan kurang 80% dan baik 20% pada pretest, meningkat menjadi pengetahuan kurang 10% dan aik 90%, dengan nilai signifikansi 0,000. Rencana aksi disusun berupa edukasi, pendampingan penderita TB, pemasangan poster/banner TB serta edukasi TB pada SMP dan SMA di sekitar wilayah Desa Bone.
Gambaran C-Reactive Protein (CRP) pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang Ni Ketut Yuliana Sari; Nelci Magdalena Tefa; Adrianus Ola Wuan; Tuppak Sirait
Medical Laboratory Journal Vol. 3 No. 1 (2025): March : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v3i1.788

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycemia. Hyperglycemia can cause organ damage, which can affect inflammatory responses such as increased C-Reactive Protein (CRP). CRP is an inflammatory marker synthesized in the liver for monitoring non-specific local and systemic diseases. This study aims to determine the profile of CRP in DM patients at S.K. Lerik General Hospital in Kupang City. The study design is a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. A total of 50 respondents participated in this study, comprising 9 respondents (18%) with type 1 DM and 41 respondents (92%) with type 2 DM. The distribution of respondent characteristics included 24 males (48%) and 26 females (52%). The age range was 17 adults (34%) aged 19–59 years and 33 elderly individuals (66%). Respondents with normal fasting blood sugar levels (70–110 mg/dL) numbered 5 (10%), and those with high levels (>110 mg/dL) numbered 45 (90%). Based on the study results, 5 respondents (10%) had reactive CRP levels, and 45 respondents (90%) had non-reactive levels. Reactive CRP results were found in 3 female (6%) and 2 male (4%), 1 adult (2%) and 4 elderly respondents (8%), and all were classified as having type 1 diabetes.
SCREENING KADAR C-REAKTIV PROTEIN PENDERITA HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DESA BONE KECAMATAN NEKAMESE KABUPATEN KUPANG Wuan, Adrianus Ola; Sari, Ni Ketut Yuliana; Olin, Wilhelmus; Bia, Michael Bhadi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i12.1068

Abstract

Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah atau kekuatan menekan darah pada dinding rongga dimana darah itu berada. Hipertensi akan membuat kerja jantung lebih berat, bila hipertensi berlangsung lama maka akan menyebabkan kerusakan yang terjadi pada jantung (melalui arteri koroner) dan menyebabkan aterosklerosis. Hipertensi akan mengakibatkan hilangnya elastisitas arteri, meningkatnya aktivitas dan tegangan akhirnya akan melemahkan dinding arteri dan melukai permukaanya. Luka dan peradangan kecil mulai terbentuk, kemudian akan menarik kolesterol berbahaya dalam jumlah besar, serta bahan-bahan lain yang bersifat mengiritasi, lalu seiring berjalannya waktu akan semakin menumpuk sehingga menyebabkan arteri menjadi tidak elastis lagi. Setelah dibiarkan bertahun-tahun maka tekanan darah tinggi yang terus menerus ini akan menyebabkan aterosklerosis. Terjadinya aterosklerosis dapat menyebabkan timbulnya inflamasi yang ditandai dengan meningkatnya kadar C-Reactive Protein (CRP) dalam darah. CRP merupakan salah satu protein fase akut yang meningkat selama inflamasi sistemik. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui gambaran C-Reaktif Protein penderita Hipertensi pada Masyarakat di Desa Bone Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di Desa Bone Kecamatan Nekamese dengan sasarannya adalah masyarakat Lansia yang menderita Hipertensi yang kemudian diperiksa kadar Creaktif proteinnya. Semua Lansia yang Hipertensi dilakukan pemeriksaan kadar C- Reaktif Proteinnya untuk menilai ada tidaknya terjadi inflamasi.Dari hasil pelaksanaan kegiatan disimpulkan bahwa semua Lansia hipertensi memiliki kadar C-Reaktif Protein yang normal. Hal ini disebabkan karena adanya kegiatan pemeriksaan Kesehatan rutin yang dilakukan oleh Puskesmas setempat sehingga status hipertensinya dapat dikontrol dengan baik.
Prevalence and Risk Factor of Hepatitis B among Pregnant Women in Prof. Dr. W. Z. Johannes Hospital Kupang, East Nusa Tenggara, Indonesia Tangkelangi, Marni; Wuan, Adrianus Ola; Rogaleli, Yuanita Clara Luhi
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 5 No. 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v5i4.3262

Abstract

Introduction: Hepatitis B (HB) during pregnancy was a treating condition for both mother and fetus. Prevalence of Hepatitis B in Indonesia was 0,39 and Kupang City was 0,37 based on Riskesdas in 2018. Purpose: This study aims to measure the prevalence of hepatitis and its risk factors among pregnant women in Prof. Dr. W. Z. Johannes Hospital Kupang. Methods: This study was a descriptive qualitative research using cross sectional design, population was all pregnant women underwent HBsAg Rapid Test excluded HIV co-infection, the sample of this study was 345 pregnant women who visited the hospital during 2021 using constitutive sampling technique, prevalence of hepatitis was calculated and data obtained was analysed using chi-square and fisher exact test for the risk factor. Results: Prevalence of Hepatitis B were 19.7% (66 of 345). Risk factor of hepatitis B on this study was >1 sexual partner (p= 0,000, OR= 53,26), while age (p = 0,597), gestational age (p = 0,597), and parity (p = 0,329) were not the risk factors in this study. Conclusion: Prevalence of Hepatitis B among pregnant women was high, having >1 sexual partner was risk factor of pregnant women in Prof. Dr. W. Z. Johannes Hospital Kupang. It is recommended to encourage early detection and Hepatitis B vaccine on pregnant women to provide specific protection.