Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SDN INPRES 2 TALISE Rahmawati; Arif Firmansyah; Muchdar; Herlina; Mas'adi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 4 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/m66bmg79

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model on the critical thinking skills of fourth-grade students in the subject of Pancasila Education at SDN Inpres 2 Talise. This research employed a quantitative approach using an experimental method with a one-group pretest-posttest design. The subjects of the study were all 21 fourth-grade students. Data were collected through tests, observation, and documentation. The research instrument was tested for validity and reliability, with results indicating that it was valid and reliable (Cronbach’s Alpha = 0.880). Data analysis was conducted using normality testing and hypothesis testing through a paired sample t-test. The results of the normality test showed that the data were normally distributed, with significance values of 0.641 for the pretest and 0.064 for the posttest (> 0.05). The hypothesis test results indicated a significant difference between pretest and posttest scores, with a significance value < 0.05. The findings reveal that the implementation of the TGT cooperative learning model has a significant effect on improving students’ critical thinking skills. This model creates an active, collaborative, and enjoyable learning environment, encouraging students to think analytically and participate actively in the learning process. Therefore, the TGT model is effective as an alternative instructional strategy to enhance students’ critical thinking skills in elementary schools. Keyword: Teams Games Tournament (TGT), critical thinking, Pancasila Education, cooperative learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Inpres 2 Talise. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil menunjukkan bahwa instrumen valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,880). Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest 0,641 dan posttest 0,064 (>0,05). Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model ini mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, sehingga mendorong siswa untuk berpikir analitis dan berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model TGT efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Teams Games Tournament (TGT), berpikir kritis, Pendidikan Pancasila, pembelajaran kooperatif.  
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN PENDEKATAN BERDEFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN PANCASILA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Karin Kezia Crisliani Raho; Arif Firmansyah; Muchdar; Rizal; Mas&#039;adi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 4 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/35qxcb41

Abstract

Abstract: This study aimed to improve students’ learning outcomes through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model integrated with a differentiated learning approach in Pancasila Education for fifth-grade students at SD Negeri 2 Talise. The study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 21 fifth-grade students. Data were collected through tests, observations, and documentation, while data analysis was carried out using qualitative and quantitative approaches to identify improvements in students’ learning outcomes in each cycle. The findings revealed that the implementation of the PBL model combined with differentiated learning effectively improved students’ learning outcomes gradually. In the pre-action stage, students’ classical learning mastery was still low and had not reached the expected standard. In the first cycle, students’ learning outcomes showed improvement, although some students still experienced difficulties in understanding the learning materials. Furthermore, in the second cycle, students’ learning outcomes increased significantly and successfully achieved classical mastery learning. In addition to improving learning outcomes, students’ activeness during the learning process also showed positive development, as indicated by increased participation in group discussions, improved ability to express opinions, and better collaboration among students. Therefore, the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model integrated with differentiated learning proved effective in creating active, meaningful, and student-centered learning. Keyword: Problem Based Learning, differentiated learning, learning outcomes, Pancasila learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran Pancasila di kelas V SD Negeri 2 Talise. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap. Pada tahap pra tindakan, ketuntasan belajar siswa masih tergolong rendah dan belum mencapai standar ketuntasan klasikal. Pada siklus I, terjadi peningkatan hasil belajar, namun sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar siswa meningkat secara signifikan hingga mencapai ketuntasan klasikal yang diharapkan. Selain peningkatan hasil belajar, keaktifan siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami perkembangan yang positif, terlihat dari meningkatnya partisipasi siswa dalam diskusi kelompok, kemampuan menyampaikan pendapat, serta kerja sama antarsiswa. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Kata Kunci: Problem Based Learning, pembelajaran berdiferensiasi, hasil belajar, pembelajaran Pancasila.  
PENGARUH MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR Siti Nuraziza; Arif Firmansyah; Muchdar; Mahfud M. Gamar; Roberto Rolly Bulalong
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 4 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/7aszk381

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the effect of using Wordwall media on students’ learning interest and learning outcomes in the Science and Social Studies (IPAS) subject among fourth-grade students at SD Inpres 8 Mamboro. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The research sample consisted of 51 students, including 25 students from Class IVA as the experimental group and 26 students from Class IVB as the control group. Data were collected through a learning interest questionnaire, achievement tests, and documentation. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, and Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). The results revealed a significant difference between the experimental and control groups, with a Wilks’ Lambda value of 0.412, F(2,37) = 26.873, and a significance value of 0.000 (p < 0.05). Further analysis indicated that the use of Wordwall media had a significant effect on students’ learning interest (p = 0.000) and learning outcomes (p = 0.000). Therefore, Wordwall media can be considered an effective instructional tool for improving both learning interest and learning outcomes in the IPAS subject among fourth-grade students at SD Inpres 8 Mamboro. Keyword: Wordwall, learning interest, learning outcomes, Science and Social Studies (IPAS). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Wordwall terhadap hasil belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Inpres 8 Mamboro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa yang terdiri atas 25 siswa kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan 26 siswa kelas IVB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket hasil belajar, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai Wilks' Lambda sebesar 0,412, F(2,37)=26,873, dan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hasil uji lanjutan menunjukkan bahwa media Wordwall berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa (p=0,000) dan hasil belajar siswa (p=0,000). Dengan demikian, media Wordwall efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan hasil belajar dan hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 8 Mamboro. Kata Kunci: wordwall, hasil belajar, hasil belajar, IPAS