Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Komunikasi Politik dan Pembentukan Citra Partai khoiruddin Muchtar
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i2.2127

Abstract

PANDANGAN WARTAWAN TELEVISI PADA PELIPUTAN KERUSUHAN AKSI 22 MEI Lisna Nurpadillah; Ujang Saepullah; Khoiruddin Muchtar
Medium: Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Vol 8 No 1 (2020): Medium Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.978 KB) | DOI: 10.25299/medium.2020.vol8(1).4811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman, pemaknaan serta pengalaman wartawan televisi pada saat peliputan kerusuhan Aksi 22 Mei. Teori yang digunakan adalah teori fenomenologi Alfred Schutz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan paradigma konstuktivis dengan metode studi fenomenologi. Informan dalam penelitian ini merupakan wartawan televisi INews TV, Net TV, Kompas TV, RTV, Jawa Pos TV, TVOne, dan CNN Indonesia. Hasil penelitian menunjukan,bahwa wartawan televisi memahami peliputan kerusuhan Aksi 22 Mei yaitu definisi peliputan kerusuhan Aksi 22 Mei, etika peliputan kerusuhan dan posisi peliputan wartawan. Wartawan televisi juga memaknai peliputan kerusuhan Aksi 22 Mei yaitu pentingnya peran wartawan televisi dan mendahulukan humanisme. Berdasarkan pengalamannya yaitu adanya hambatan peliputan, intimidasi dan diskriminasi serta keselamatan peliputan. This study aims to determine the understanding, interpretation, and experience of television reporters during the rioting of the May 22 Action. The theory used is Alfred Schutz's phenomenology theory. This research uses a qualitative approach and uses a constructivist paradigm with phenomenological study methods. The informants in this study were television reporters from INews TV, Net TV, Kompas TV, RTV, Jawa Pos TV, TVOne, and CNN Indonesia. This study concludes that television journalists understand the May 22 riots coverage, namely the definition of May 22 riots coverage, the ethics of riot reporting, and the position of journalists covering. Television reporters also interpreted the reporting of the May 22 riots, namely the importance of the role of television journalists and prioritizing humanism. Based on his experience, there are barriers to coverage, intimidation, and discrimination, as well as safety of coverage.
Upaya Pemerintah dalam Membentuk Citra Purwakarta Melalui Kearifan Lokal YuniaGu Gustini; Irfan Sanusi; Khoiruddin Muchtar
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 4 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i4.290

Abstract

Citra yang baik atau bisa dikatakan citra positive sebuah daerah perlu dibangun oleh Pemerintahan setempat. Wajah Kabupaten Purwakarta pada saat ini lebih banyak dikenal oleh masyarakat dibandingkan dengan 10 tahun silam apalagi didalam sektor kearifan lokal. Hal ini merupakan adanya gerak cepat dari pemerintah setempat untuk memoles wajah Kabupaten Purwakarta.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pemerintah dalam membentuk citra Purwakarta dilihat dari konsep proses pembentukan citra (Ardianto: 2002) yang mana didalamnya terdiri dari persepsi, keyakinan, motivasi dan sikap. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk membentuk persepsi masyarkat diadakannya perbaikan infastruktur dan menciptakan slogan baru atau city branding. Cara meyakinkan masyarakat menegnai informasi yang disampaikan di lakukan hubungan kerjasama dengan beberapa media cetak dan menciptakan sebuah aplikasi. Cara memotivasi masyarakat dengan diadakan pembangunan ifastruktur penunjang masyarakat dengan menyediakan fasilitas umum dan membentuk sikap masyarakat diadakannya pembaharuan pembangunan. A good image that can be said as a positive image of an area needs to be built by the local government. The face of Purwakarta Regency is currently more widely known by the public compared to 10 years ago especially in the local wisdom sector. This is a quick move from the local government to polish the face of Purwakarta Regency. The purpose of this study is to determine the government's efforts to shape the image of Purwakarta seen from the concept of the process of image formation (Ardianto: 2002) which consists of perceptions, beliefs, motivations and attitudes. This research uses constructivism paradigm, qualitative approach and case study method. The results of the study show that to establish community perceptions there is an improvement in infrastructure and creating a new slogan or city branding. How to convince the public about the information conveyed in a cooperative relationship with several print media and create an application. How to motivate the community with the construction of community support infrastructure by providing public facilities and shaping the attitude of the community for the development of development. Keywords: Image; Image Formation; Local Wisdom.
Customer Relations Melalui Pelayanan Prima Uni Rahmandani; Imron Rosyidi; Khoiruddin Muchtar
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 3 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i3.350

Abstract

Pelayanan prima merupakan pemberian pelayanan terbaik dengan tujuan untuk memberikan kepuasan dari pelayanan yang diberikan, menjaga agar customer tetap loyal dan bekerjasama dengan baik. Salah satu instansi yaitu Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung telah melakukan berbagai pelayanan, dibuktikan telah didaulat menjadi Kantor pelayanan terbaik kedua di Lingkungan Kementrian Keuangan tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pemberian informasi, tatacara dan prosedur pelayanan dalam memberikan informasi dan penanganan dalam menangani keluhan. Teori yang digunakan yaitu Teori Fenomenalogi, metode yang digunakan yaitu Fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan, dalam perencanaan pemberian informasi melakukan berbagai tahapan dari penyediaan fasilitas, pengawasan, dan pemberian motivasi kepada petugas. Tatacara dan prosedur pelayanan dilakukan berdasarkan SLA (Service Level Agreement), pemberian pelayanan informasi melalui kegiatan dan aplikasi informasi yang inovatif dan aktual, pemberian informasi publik melalui Website, Facebook, Instagram dan Twitter, dalam menangani keluhan via telepon dan tatap muka mengacu pada SLA (Service Level Agreement) sehingga dapat menciptakan customer relations melalui pelayanan prima. Kata Kunci : Customer; Customer Relations; Pelayanan Prima. ABSTRACT Excellent service is providing the best service with the aim to provide satisfaction from the services provided, keeping the customer loyal and cooperate well. One of the institutions is the Office of Supervision and Service of Customs and Excise Type Madya Pabean A Bandung has been doing various services, proven to have been asked to become the second best service office in the Ministry of Finance Environment in 2017. This study aims to determine the planning of providing information, procedures and procedures in providing information and handling in handling complaints. The theory used is Phenomenology Theory, the method used is Fenomenologi with qualitative approach. The results showed, in planning the provision of information perform various stages of the provision of facilities, supervision, and motivation to the officer. The procedures and procedures are based on the SLA (Service Level Agreement), the provision of information services through innovative and actual information activities and applications, the provision of public information through the Website, Facebook, Instagram and Twitter, in handling complaints via phone and face to face refers to SLA ( Service Level Agreement) so as to create customer relations through excellent service. Keywords: Customer; Customer Relations; Excellent Service.
Program Humas Perum Perhutani Jawa Barat dan Banten dalam Membina Hubungan Baik dengan Publik Eksternal Ahmad Burhanudin; Imron Rosyidi; Khoiruddin Muchtar
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i1.632

Abstract

Background this study was the importance of the external Public is a major factor which is important, obviously, is progressing and the withdrawal of a company specified by the customer or the public. The pattern of partnerships in Forestry Department started since year 2001 based on the decision letter of the Board of Trustees Perhutani No. 136 of the year 2001 of a joint forest management community. The investor is the most important external public because investors became the biggest revenue or income for the Perhutani. The methods used in this research is qualitative research methods with the design of the study cases. Because the purpose of this research is to understand the object examined in depth, outlines, describe and interpret comprehensively about various aspects of individuals that represent a company are in the scope of the problems examined. The concept used in this study is Ekternal Relations and Investor Relations how the Perhutani Regional Division of West Java and Banten in serving the interests of a wide range of External public groups especially in working together manage forest products or make use of the empty forest land. Therefore, public relations plays an important role in living a good relationship between the company with investors. This research aims to find out how to program Publicist in fostering good relations with the Public, especially in External relations well with investors.
Pengelolaan CSR PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Melalui Kawasan CSR Terpadu Pertamina Agung Parlindo; Khoiruddin Muchtar
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 2 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i2.634

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Social Mapping yang dilakukan PT Pertamina EP Asset 1 Lirik untuk Kawasan CSR Terpadu Pertamina, Sosialisasi Warga yang dilakukan PT Pertamina EP Asset 1 Lirik untuk Kawasan CSR Terpadu Pertamina, Implementasi Kawasan CSR Terpadu di PT Pertamina EP Asset 1 Lirik dan proses evaluasi dan laporan yang dilakukan oleh Humas PT Pertamina EP Asset 1 Lirik untuk Kawasan CSR Terpadu Pertamina. Teori yang relevan dengan masalah yang diteliti, peneliti menggunakan teori manajemen hubungan karena dalam asumsi dasarnya organsasi dan hubungan publik sebagai pernyataaan keberadaan antara organisasi dan publik-publik kunci, yang mana tindakan salah satunya dapat mempengaruhi ekonomi, sosial, budaya atau politik bahkan lingkungan pada orang lain. Metode yang digunakan dalam peneleitian ini yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolan kawasan CSR Terpadu pertamina, dibentuk dengan adanya pemetaan sosial sebagai langkah awal mendapatkan data untuk selanjutnya di rencanakan program untuk strategi menggunakan analisis SWOT kemudian di implementasikan dalam bentuk 3 program yaitu Budidaya ikan, pembuatan kompos dan keanekaragaman hayati, kemudian di evaluasi untuk memberikan updating dalam pelaksanaan program sebelumnya untuk peningkatan untuk program tersebut kedepannya.
Manajemen Penggunaan Majalah Surili Sebagai Wujud Peduli Hutan di Jawa Barat Putri Tri Handayani; Khoiruddin Muchtar; Abdul Aziz Ma'arif
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): Reputation: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v4i1.2609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana manajemen penggunaan majalah Surili sebagai wujud peduli hutan di Jawa Barat. Mengingat majalah internal yang diterbitkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat memiliki eksistensi yang cukup tinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif, dimana penelitian ini menguraikan dan menjabarkan dengan jelas bagaimana proses manajemen majalah Surili. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat menggunakan konsep four steps Public Relations dalam proses pembuatan majalah Surili meliputi : (1) tahap merumuskan masalah yang terdiri dari analisis situasi, aspirasi dan kompilasi data dan informasi; (2) tahap perencanaan program yang terdiri dari menentukan tujuan, nama majalah, target pembaca, konten majalah, desain, dan jadwal; (3) tahap tindakan dan komunikasi yang terdiri dari mengemas pesan untuk khalayak, melibatkan pegawai dalam penulisan dan melakukan promosi; dan (4) tahap evaluasi yang terdiri dari diskusi dan evaluasi tim penyusun majalah. This study aims to find out more about the management of the use of Surili magazine as a form of forest care in West Java. Considering that an internal magazine published by the West Java Provincial Forestry Service has a fairly high existence. The research method used is descriptive analysis, where this study describes and clearly describes the management process of Surili magazine. The results of this study indicate that the West Java Provincial Forestry Service uses the four steps concept of Public Relations in the process of making Surili magazine, including: (1) the stage of formulating the problem consisting of situation analysis, aspirations and compilation of data and information; (2) the program planning stage which consists of determining the objectives, name of the magazine, target readers, magazine content, design, and schedule; (3) the action and communication stage which consists of packaging messages for the audience, involving employees in writing and conducting promotions; and (4) evaluation stage which consists of discussion and evaluation of the magazine drafting team.
Strategi Pengelolaan Citra Pesantren Qiroatussab'ah Kudang Melalui Program Naghmah Quran Ulfah Wafa Almubarokah; Khoiruddin Muchtar; Abdul Mujib
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Reputation: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v4i2.2621

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pesantren Kudang mengelola citranya melalui program Naghmah Quran, mulai dari tahap pencarian data situasi sampai tahap evaluasi. Penulis dalam penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam bersama 4 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan citra pesantren Qiroatussab’ah Kudang melalui program Nagmah Quran dilakukan dengan mengelola situasi program Naghmah Quran dengan pengumpulan informasi terkait citra pesantren yang didapat melalui alumni, perencanaan program Nagmah Quran dilaksanakan secara terperinci dengan bantuan analisis SWOT, pelaksanaan program Naghmah Quran dipantau dan diberikan bimbingan sebagai bentuk koordinasi, dan evaluasi program Nagmhah Quran memuat tiga tahapan evaluasi akni evaluasi sebelum pelaksanaan, sedang pelaksanaan, dan setelah pelaksanaan prgram. Kata Kunci : Pengeolaan Citra, Program
EFFECTS OF EXPOSURE TO MASS MEDIA MESSAGES ON TEENAGE VEILED PERCEPTIONS Ridwan Rustandi; Khoiruddin Muchtar
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.462 KB) | DOI: 10.18326/inject.v4i2.153-174

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact on the soap opera Aisyah Putri that aired on the private television station RCTI. This study uses a qualitative approach by relying on George Gebner's theory of states that television shows affect the audience. Data collection techniques through observation and interviews are three main aspects, namely cognitive, affective and conative, related to the effects of exposure to mass media messages. Female students of Al-Biruni High School in Bandung consisting of classes X, XI, and XII. The results of the study showed that the process of perception of teenagers on Aisyah Putri soap opera shows the stages of sensation, perception, and confirmation (memory and thinking). The motive for the use of headscarves for teenagers. The headscarf perception among adolescents, especially for students at Albiruni Cerdas Mulia Bandung High School has a strong influence on exposure to "Aisyah Putri" religious soap operas in terms of cognitive, affective and conative.
RESPON MAHASISWA TERHADAP TAYANGAN DAKWAH ISLAMIYAH KHAZANAH (TRANS 7) DAN DAMAI INDONESIAKU (TV ONE) Khoiruddin Muchtar; Faula Rahma Ghalia
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.278 KB) | DOI: 10.18326/inject.v3i2.147-174

Abstract

This study wanted to find out how the attention, acceptance, and understanding of journalistic students of the 2013 UIN Bandung class were on the shows of Islamic propaganda (TRANS7) and peace in Indonesia (TV One). Through survey methods with quantitative approaches that are partially analyzed, namely by Pearson product moment correlation analysis, coefficient of determination, and t test and analyzed by hypothesis testing. The results show that my attention to Indonesian peace shows is low, understanding of the response to treasure shows is 18% and the remaining 82% is determined by variables or other factors. As for the understanding of the response to my Indonesian peace shows by 0.1% and the remaining 99.9% determined by variables or other factors. The acceptance of journalistic students in the class of 2013 on the shows of the existence of a relationship between the response of students to the shows of treasures. Whereas for the 2013 journalistic student acceptance of Indonesian peace shows there is no significant relationship. AbstrakPenelitian ini ingin mengetahui bagaimana perhatian, penerimaan, dan pemahaman mahasiswa jurnalistik angkatan 2013 UIN Bandung terhadap tayangan dakwah islamiyah khazanah (TRANS7) dan damai Indonesiaku (TV One). Melalui metode survey dengan pendekatan kuantitatif yang dianalisis secara parsial yaitu dengan analisis korelasi pearson product moment, koefisien determinasi, dan uji t serta dianalisis secara uji hipotesis. Hasilnya menunjukan bahwa perhatian terhadap tayangan damai Indonesiaku rendah, pemahaman terhadap respon pada tayangan khazanah sebesar 18% dan sisanya 82% ditentukan oleh variabel atau faktor lain. Sedangkan untuk pemahaman terhadap respon pada tayangan damai Indonesiaku sebesar 0,1% dan sisanya 99,9% ditentukan oleh variabel atau faktor lain. Penerimaan mahasiswa jurnalistik angkatan 2013 terhadap tayangan khazanah adanya hubungan antara respon mahasiswa dengan tayangan khazanah . Sedangkan untuk penerimaan mahasiswa jurnalistik angkatan 2013 terhadap tayangan damai Indonesiaku tidak adanya hubungan yang signifikan.