Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGUKURAN KUALITAS AIR DOMESTIK DI RUMAH WARGA KELURAHAN BESAR, KECAMATAN MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN Luthfi Parinduri; Saypul Bahri; Cahya Putra Wibowo; Muhammad Age Rianto; Muhammad Fahreza; Rizki Wijaya Sirait; Aulia Maya Fahira Lubis; Fachrun Fikriyyah; Khairani Nasution; Sakinah Eprilia; Andi Syahputra; Kelana Sultan; M. Ikhsan Harahap; Intan Syahdila Febriandini
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v2i2.6748

Abstract

Kelurahan Besar is one of the sub-districts in Medan Labuhan District, Medan, North Sumatra, Indonesia with an area of 6,000 km2. Kelurahan Besar itself is surrounded by many industries which happen to be in the Medan Industrial Estate (KIM) area, besides that there are warehouse areas, business centers and residential areas. Both positive and negative impacts will be felt by residents. One of them is the condition and quality of clean water used by community members who are concerned that they have been exposed to organic waste from the production process produced by Industrial Estate activities. There are those who think that clear water when seen by naked eye, is definitely safe to use. Even though not all clear water is suitable for use. To ensure that water is suitable for use, it is necessary to carry out laboratory tests. Measurements and observations were made on several water quality parameters (Hydrogen Potential, Salinity (Total Dissolved Solid / TDS), Total Suspended Solid (TSS), Water Color, Turbidity, Conductivity and COD (based on KMnO4 Factor) from water samples taken The results show that water from wells used by residents to meet their daily needs is safe to use because no trace outspecs were found.
PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING RAMAH LINGKUNGAN KELURAHAN BESAR, KEC. MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN Luthfi Parinduri; Saypul Bahri; Cahya Putra Wibowo; Muhammad Age Rianto; Muhammad Fahreza; Rizki Wijaya Sirait; Aulia Maya Fahira Lubis; Fachrun Fikriyyah; Khairani Nasution; Sakinah Eprilia; Andi Syahputra; Kelana Sultan; M. Ikhsan Harahap; Intan Syahdila Febriandini
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v2i1.6020

Abstract

KKNT activities are carried out as one of the tasks of students in implementing the Tri Dharma of Higher Education, namely community service. In accordance with the goals of higher education as stated in government regulation number 60 of 1999 concerning the Implementation of Higher Education (Chapter III article 3 paragraph 4) which reads Service to the Community as an Activity to Utilize Science in an Effort to Contribute to the Advancement of Society. From all the ingredients used in the manufacture of dish soap, about 20 liters of ready-to-use products are produced, with good quality. Physical appearance and washing results give results as well as products on the market. The product is then packaged in 50 bottles of 120 ml bottles. The liquid soap products, apart from being given to the participants of the training, are also distributed free of charge to the community in III Kelurahan Besar. This community service activity has been carried out through outreach activities and direct practice of making dish soap. This activity has been proven to increase participants' knowledge and provide positive experiences in producing products that are used daily, namely soap products. Participants are sure that they will be able to make similar soap products themselves, so it is hoped that they can save on spending on buying these products.
KULIAH KERJA NYATA TEMATIK MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UISU DI KECAMATAN AIR PUTIH KBUPTEN BATU BARA Luthfi Parinduri; Mhd. Zulfansyuri Siambaton; Muksin R. Harahap
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v3i1.7977

Abstract

KKNT is an academic activity of higher education which is manifested through the Tri Dharma of Higher Education, namely education and teaching, research, and community service. As in the previous year, for 2023 the UISU Faculty of Engineering dispatched 159 semester VII students to carry out KKNT activities in 13 villages (out of 19 villages/wards) in Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. This activity lasted for 29 days from July 26 2023 to August 23 2023. The 2023 USU Faculty of Engineering KKNT carries the theme "Utilization of Sustainable Technological Innovation in Building Civilized Villages". Based on the monitoring and evaluation carried out by the KKNT Organizing Team and UISU Faculty of Engineering Leaders, the implementation of the KKNT for 29 days in 13 villages in Kecamatan Air Putih, was generally carried out well and according to plan. This was also confirmed from the remarks of the Camat  Air Putih during the pick-up event for KKNT participants which was held on Tuesday 22 August 2023. The sub-district head said that the presence of students based on information and confirmation from the head and village officials during the implementation of the KKNT was very positive. The presence of students has contributed and added value to the community, business activities (UMKM) and officials in each village. During the implementation of this KKNT, 13 main activities have been made as community service activities, which will be further developed and used for various student activities.
Rekonstruksi Upaya Penyelamatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro Di Desa Rumah Sumbul Tiga Juhar - Deli Serdang Luthfi Parinduri
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 1 (2016): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v1i1.189

Abstract

UU no. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 24 butir 2 menyatakan bahwa program Pengabdian kepada Masyarakat diarahkan pada pemanfaatan dan penerapan hasil penelitian maupun hasil pendidikan di PT untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Karena tidak mendapat aliran listrik PLN, di Dusun terpencil ini melalui PNPM dibangun PLTMH dengan kapasitas 20 KW pada tahun 2010. Sejak saat itu Dusun yang dihuni 20 KK ini dapat menikmati daya listrik untuk berbagai keperluan, terutama penerangan.Untuk operasional dan perawan PLTMH sepenuhnya diserahkan kepada swadaya masyarakat. Namun karena kondisi ekonomi yang lemah dan rendahnya skill yang dimiliki maka kualitas listrik cendrung menurun dan kerana kesalahan penanganan akibatnya fatal, PLTMH rusak berat dan tidak bisa dioperasikan. Sehingga sejak Juli 2015 masyarakat tidak lagi dapat menikmati listrik, yang mengakibatkan kondisi kehidupan semakin susah. Dengan bantuan tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Teknik UISU, dilakukan perbaikan danrekonstruksi untuk menyelamatkan aset PLTMH yang sangat bernilai dan dibutuhkan. Hasil rekonstruksi, PLTMH dapat beroperasi kembali dan masyarakat menikmati terangnya lampu pijar. Masih diperlukan Pengabdian kepada Masyarakat lanjutan dan sejumlah Penelitian dari PT untuk membantu masyakat disini melestarikan PLTMH ini dan meningkatkan taraf hidupnya.
Pembangunan Gardu Induk 150 KV di Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Yusmartato Yusmartato; Luthfi Parinduri; Sudaryanto Sudaryanto
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 2, No 3 (2017): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v2i3.233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan pengawasan pembangunan proyek Gardu Induk (GI) PLN (Persero) dengan kapasitas 30 MVA, 150 KV/20 KV   di Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan   Kabupaten Samosir. Gardu induk ini merupakan gardu induk konvensional pasangan luar. Kegiatan pengawasan ini  merupakan pengawasan  terhadap pekerjaan lanjutan dari pembangunan yang sempat terbengkalai (mangkrak) beberapa waktu yang lalu. Pembangunan ini sebagai tahap akhir dari proyek yang dilaksanakan   sejak Agustus 2016. Dengan kegiatan pengawasan tersebut diharapkan pembangunan dapat berjalan secara efektif dan efisien serta harus selesai tepat waktu. Dengan  selesainya pembangunan gardu induk ini direncanakan daya listrik di Pulau Samosir akan meningkat 400% dari 6 MVA  menjadi 30 MVA. Tambahan daya listrik tersebut   secara teknis akan dapat memenuhi kebutuhan energi listrik bagi pembangunan dan pengembangan ekonomi terutana sektor parawisata di Pulau Samosir.
Analisa Pemanfaatan Biomassa Pabrik Kelapa Sawit Untuk Sumber Pembangkit Listrik Luthfi Parinduri
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 2 (2016): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v1i2.201

Abstract

Biomassa yang terdapat pada industri pengolahan kelapa sawit (PKS) merupakan produk sampingan seperti cangkang sawit, serat, tandan buah kosong dan pome. Bahan bahan tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakaralternatif pengganti bahan bakar minyak BBM. Pada PKS PTPN IV. Dolok Sinumbah yang berkapasitas 30 ton tbs/jam serat buah sawit dan cangkang sawit telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler untuk menghasilkan uap guna memasok ketel uap pembangkit tenaga listrik. Dengan pemanfaatan tersebut maka penggunaan generator yang memakai bbm dapat dikurangi halini tentu memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Dari analisa yang dilakukan ternyata bahan serat dan cangkang yang dihasilkan ternyata mencukupi untuk memasok kebutuhan uap 18 ton/jam untuk boiler. Bahan cangkang bahkanberlebih sebanyak 441,5 ton perbulan. Dengan memanfaatkan 2 jenis biomassa yang tersedia saja kebutuhan listrik pabrik sebesar 734 Kwh dapat dipenuhi. Sementara bahan lainnya seperti tandan kosong dan pome dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai tambah dan profitabilitas bagi PKS
Literasi Pengomposan Berbasis Partisipatif sebagai Strategi Reduksi Sampah Organik di Desa Kedai Durian Marwan Lubis; Darlina Tanjung; Hermansyah Alam; Jupriah Sarifah; Luthfi Parinduri; Samsul Abdul Rahman Sidik Hasibuan; Alirahman Mukhtiar Tanjung; Muhammad Iqbal; Cut Najla Seirin; ARofif D. Adly; Ali Franata; Fitria
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i1.4

Abstract

Permasalahan sampah organik di wilayah perdesaan kerap terabaikan akibat rendahnya literasi pengelolaan limbah domestik, termasuk di Desa Kedai Durian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi pengomposan masyarakat melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk mendorong reduksi sampah di sumbernya. Metode pelaksanaan melibatkan 40 partisipan melalui tahapan diagnosis masalah, perencanaan aksi, intervensi teknis pengomposan aerob, serta observasi dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipatif untuk menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor literasi lingkungan sebesar 65%, dari dominan pemahaman konseptual menjadi penguasaan keterampilan teknis produksi kompos. Secara kuantitatif, program mampu mereduksi rata-rata 120 kg sampah organik rumah tangga per minggu yang diolah menjadi kompos layak guna. Keterlibatan aktif warga dalam seluruh siklus kegiatan memperkuat rasa kepemilikan dan konsistensi praktik pengelolaan sampah. Disimpulkan bahwa literasi pengomposan berbasis partisipatif efektif mengubah paradigma masyarakat dari membuang limbah menjadi mengelola sumber daya. Untuk keberlanjutan, direkomendasikan integrasi unit pengomposan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar manfaat ekologis dan ekonomi dapat dipertahankan.