Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDAMPINGAN IBU PKK KECAMATAN SAIL DALAM PELAKSANAAN URBAN FARMING UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA Yulia Andriani; Yeni Kusumawaty; Fajar Restuhadi; Hanifaturrahmi Andrina; Jumatri Yusri; Yusmini Yusmini; Didi Muwardi; Eliza Eliza; Evy Maharani; Susy Edwina; Deby Kurnia; Roza Yulida; Novia Dewi; Rosnita Rosnita; Arifudin Arifudin; Mitha Aprilia
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/4szf7378

Abstract

Ketahanan pangan keluarga menjadi isu penting di wilayah perkotaan karena keterbatasan lahan, meningkatnya kebutuhan pangan rumah tangga, dan perlunya kemandirian masyarakat dalam menyediakan pangan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan dasawisma dalam memanfaatkan ruang terbuka perkotaan sebagai kebun produktif berbasis urban farming. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 di Lapangan Sepak Bola UNRI Gobah, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi mitra, observasi lokasi, penyuluhan, diskusi, praktik lapangan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan sekitar 700 m2 telah dimanfaatkan sebagai kebun urban farming dengan komoditas hortikultura seperti terong, bayam, kangkung, ubi jalar, cabai, dan sayuran lainnya. Masyarakat juga mulai mengembangkan budidaya lele dalam ember sebagai alternatif pemenuhan protein keluarga. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, PKK, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan keluarga berbasis lahan perkotaan. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat perkotaan yang dapat direplikasi di wilayah lain melalui pendampingan berkelanjutan, penguatan kelembagaan, dan pencatatan hasil kebun.
Analisis Usaha dan Strategi Pengembangan Hidroponik Selada di Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar (Studi Kasus Hydrofarm Pantara) putri desmawati; Susy Edwina; Eliza Eliza
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23961

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Kampar sebesar 4,48% dari 860.379 jiwa pada tahun 2023 menjadi 898.973 jiwa pada tahun 2024 meningkatkan kebutuhan pangan segar, khususnya sayuran hortikultura, sehingga diperlukan sistem produksi yang efisien dan berkelanjutan. Salah satu alternatif yang berkembang adalah budidaya sayuran secara hidroponik. Hydrofarm Pantara merupakan usaha hidroponik selada di Desa Pantai Raja yang mengalami perkembangan produksi dan pemasaran secara signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah, skala dan modal usaha serta menentukan strategi pengembangan usaha hidroponik selada Hydrofarm Pantara. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan non-eksperimental. Pemilihan lokasi dan informan dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi analisis deskriptif kualitatif, analisis SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hydrofarm Pantara berkembang dari 48 menjadi lebih dari 3.000 lubang tanam dengan jaringan pemasaran yang mencakup UMKM, kafe, restoran, dan supermarket. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada aspek edukasi, legalitas, dan keberagaman pasar, dengan kelemahan pada promosi digital, kapasitas produksi, dan belum adanya kontrak pemasaran tetap. Peluang utama berasal dari kerja sama pasar, sedangkan ancaman berupa persaingan dan peningkatan standar kualitas. Strategi prioritas pengembangan usaha yaitu menjaga kualitas dan konsistensi pasokan produk (0,207), meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap (0,197), serta mengoptimalkan promosi digital (0,183).