Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENDAMPINGAN IBU PKK KECAMATAN SAIL DALAM PELAKSANAAN URBAN FARMING UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA Yulia Andriani; Yeni Kusumawaty; Fajar Restuhadi; Hanifaturrahmi Andrina; Jumatri Yusri; Yusmini Yusmini; Didi Muwardi; Eliza Eliza; Evy Maharani; Susy Edwina; Deby Kurnia; Roza Yulida; Novia Dewi; Rosnita Rosnita; Arifudin Arifudin; Mitha Aprilia
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/4szf7378

Abstract

Ketahanan pangan keluarga menjadi isu penting di wilayah perkotaan karena keterbatasan lahan, meningkatnya kebutuhan pangan rumah tangga, dan perlunya kemandirian masyarakat dalam menyediakan pangan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan dasawisma dalam memanfaatkan ruang terbuka perkotaan sebagai kebun produktif berbasis urban farming. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 di Lapangan Sepak Bola UNRI Gobah, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi mitra, observasi lokasi, penyuluhan, diskusi, praktik lapangan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan sekitar 700 m2 telah dimanfaatkan sebagai kebun urban farming dengan komoditas hortikultura seperti terong, bayam, kangkung, ubi jalar, cabai, dan sayuran lainnya. Masyarakat juga mulai mengembangkan budidaya lele dalam ember sebagai alternatif pemenuhan protein keluarga. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, PKK, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan keluarga berbasis lahan perkotaan. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat perkotaan yang dapat direplikasi di wilayah lain melalui pendampingan berkelanjutan, penguatan kelembagaan, dan pencatatan hasil kebun.