Claim Missing Document
Check
Articles

DUKUNGAN SUAMI, KELUARGA DAN TENAGA KESEHATAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI Putri Widita Muharyani; Mutia Nadra Maulida; Erizka Rivani; Aresta Agustarini
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.557 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik pada bayi 0 sampai 6 bulan. ASI dapat meningkatkan imunitas bayi sehingga menurunkan resiko bayi mengalami berbagai penyakit. Dukungan dari lingkungan sangat menentukan keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan suami, keluarga dan tenaga kesehatan dalam pemberian ASI pada bayi di wilayah kerja Puskesmas 23 Ilir. Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 0-2 tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas 23 Ilir. Analisis data statistik dalam penelitian ini menggunakan aplikasi komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 14% ibu yang menyusui bayinya secara eksklusif. Lebih lanjut, hanya sekitar 27% ibu yang mendapat dukungan suami, 34% ibu mendapat dukungan keluarga dan 51% ibu yang mendapat dukungan tenaga kesehatan dalam pemberian ASI pada bayi. Lingkungan sekitar ibu dalam hal ini suami, keluarga dan tenaga kesehatan selayaknya menjadi support system terbesar bagi ibu dalam menyusui bayinya.Kata Kunci: ASI eksklusif, dukungan, suami, keluarga, tenaga kesehatan
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRALAYA Fuji Rahmawati; Antarini Idriansari; Putri Widita Muharyani
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.934 KB)

Abstract

DM Tipe 2 merupakan tipe diabetes yang paling sering ditemukan di dunia. Kepatuhan pasien DM Tipe 2 terhadap terapi pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup pasien tersebut. Untuk mencapai kepatuhan tersebut, dukungan keluarga sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian survei analitik. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling berjumlah 30 responden penderita DM Tipe 2. Hasil diketahui bahwa sebagian besar Penderita DM Tipe 2 mempunyai dukungan keluarga yang baik yaitu sebesar 53,3%. Dukungan keluarga sangat membantu penderita DM tipe 2 untuk dapat meningkatkan keyakinan akan kemampuannya melakukan terapi. Diharapkan kepada Puskesmas Indralaya untuk dapat melakukan promosi kesehatan yang sasarannya tidak hanya langsung ke penderita DM Tipe 2 tetapi juga ke keluarganya.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN REMAJA PUTRI MENGENAI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Amrina Rosyadah Beta; Mutia Nadra Maulida; Putri Widita Muharyani
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 5, No 1 (2019): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2019
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.657 KB)

Abstract

AbstrakAngka kejadian kanker payudara baik di dunia maupun di Indonesia semakin meningkat. Tingginyaangka kejadian kanker payudara tersebut berhubungan pengetahuan mengenai kanker payudara danbagaimana mendeteksinya secara dini. Salah satu deteksi dini kanker payudara adalah dengam melakukanpemeriksaan payudara sendiri atau SADARI. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh manapengetahuan dan keterampilan remaja mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Desain yangdigunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penentuan sampeldengan menggunakan metode stratified random sampling sebanyak 49 responden. Data dianalisis dandidapatkan hasil bahwa masih kurangnya pengetahuan remaja mengenai pemeriksaan payudara sendiri(85,7%), begitu juga dengan keterampilan yang masih dalam kategori tidak terampil melakukanpemeriksaan payudara sendiri (100%). Masih rendahnya tingkat pengetahuan remaja mengenaipemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan remaja belum terampil melakukan pemeriksaan payudarasendiri (SADARI) dalam upaya deteksi dini kanker payudara.Kata kunci: keterampilan, pengetahuan, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)AbstractThe incidence of breast cancer both in the world and in Indonesia is increasing. The high incidence ofbreast cancer is related to knowledge about breast cancer and how to detect it early. One early detectionof breast cancer is by doing breast self-examination. This research was conducted to see the extent ofadolescent knowledge and skills regarding breast self-examination (BSE).The design used in this studywas descriptive with a cross sectional approach. Determination of the sample using 49 stratified randomsampling methods. Data were analyzed and it was found that there was still a lack of knowledge ofadolescents about breast self-examination (85.7%), as well as skills that were still in the unskilledcategory of breast self-examination (100%). The low level of knowledge of adolescents about breast selfexamination (BSE) and adolescents are not yet skilled in conducting breast self-examination (BSE) in theearly detection of breast cancer.Keywords: skills, knowledge, breast self-examination (BSE)
PENGARUH BALANCE EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIK PADA LANSIA Mely Irliani; Putri Widita Muharyani; Herliawati Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan keseimbangan merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada lansia. Hal ini disebabkan oleh kemunduran atau perubahan morfologis pada otot yang menyebabkan terjadinya penurunan fungsi dan kekuatan otot pada lansia sehingga mengakibatkan penurunan kemampuan berjalan atau keseimbangan dinamik. Balance exercise merupakan latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan keseimbangan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan dinamik pada lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra experimental dengan rancangan One group pretest and posttest design. Pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling melalui purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik menggunakan marginal homogeneity. Hasil menunjukan p value 0,001 yang berarti ada pengaruhbalance exercise terhadap keseimbangan dinamik. Lansia diharapkan menerapkan balance exercise dalam mengatasi dan mencegah gangguan keseimbangan dinamik sebanyak 3 kali seminggu secara rutin.Kata kunci: Balance exercise, keseimbangan dinamik, lansia.
Breastfeeding Supports dalam Upaya Membangun Masyarakat Berdaya dan Sadar ASI Eksklusif Putri Widita Muharyani; Antarini Idriansari; Mutia Nadra Maulida; Sri Maryatun
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.954 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i2.6038

Abstract

Asupan nutrisi terbaik pada 6 bulan pertama kehidupan anak adalah berasal dari Air Susu Ibu (ASI). Namun pada kenyataannya, masih banyak bayi yang tidak mendapatkan haknya untuk mendapatkan nutrisi terbaik. Faktor kurangnya kesadaran masyarakat dan minimnya dukungan dari lingkungan merupakan salah satu penyebab dari belum tercapainya target cakupan pemberian ASI eksklusif. Tujuan kegiatan ini adalah membangun masyarakat yang berdaya dan sadar akan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Metode yang digunakan adalah edukasi kepada kader dalam membantu keberhasilan menyusui serta pembentukan breastfeeding support di lingkungan ibu menyusui sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah kader posyandu dan ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sako. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan kader posyandu terkait pemenuhan kebutuhan nutrisi pada bayi dengan pemberian ASI eksklusif serta terbentuknya breastfeeding supports. Diharapkan pihak puskesmas dapat melanjutkan kegiatan yang telah diinisiasi bersama sebagai salah satu upaya peningkatan capaian pemberian ASI eksklusif.
COPING MECHANISM OF BREAST CANCER PATIENTS UNDERGOING CHEMOTHERAPY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Mutia Nadra Maulida; Putri Widita Muharyani; Eka Yulia Fitri; Karolin Adhisty
Conferences of Medical Sciences Dies Natalis Vol. 3 No. 1 (2021): Conference of Medical Sciences Dies Natalis Faculty of Medicine Universitas Sri
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.35 KB)

Abstract

Cancer is one of the most common non-communicable and chronic diseases in the world, one of them is breast cancer. Breast cancer is a disorder in the growth of normal breast cells which is characterized by abnormal cells arising from normal cells that can infiltrate lymph tissue and blood vessels. This will have a major impact on patients undergoing chemotherapy and their families, especially during the COVID-19 pandemic. Not only physically but also psychologically, economically and in other aspects of life, which certainly affect the coping mechanisms of patients and families. One of the support efforts that can be provided by nurses as educators is the intensification of health education activities through community service activities in the form of counseling and coaching to improve the coping mechanisms of breast cancer patients.
Demensia dan Gangguan Aktivitas Kehidupan Sehari–hari (AKS) Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wargatama Inderalaya Putri Widita Muharyani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.322 KB)

Abstract

Latar Belakang : Proyeksi Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah lansia di Indonesia tahun 2005 – 2010 meningkat menjadi 19 juta jiwa dari 11,3 juta jiwa di tahun 1990. Hal ini menunjukkan semakin banyak lansia yang akan mengalami masalah demensia ( kepikunan ). Demensia merupakan penyebab kematian ke-4 pada lansia setelah penyakit jantung, kanker dan stroke. Jumlah lansia yang mengalami demensia di dunia sebesar 30 juta jiwa dan di Indonesia sebesar 15 % dari jumlah lansianya mengalami demensia.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran demensia dan gangguan aktivitas kehidupan sehari–hari (AKS) lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wargatama Inderalaya. Sampel penelitian ini adalah lansia yang berada di panti berjumlah 60 orang. Untuk mengetahui pengaruh demensia tersebut, data diperoleh melalui wawancara aktif dengan menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri dan telah di uji coba.Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini didapatkan bahwa demensia mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari –hari berupa gangguan aktivitas makan (54,55 %), kontinensia (30,30 %), berpakaian (42,42 %), toileting (48,49 %), ambulasi (54,55 %), dan aktivitas mandi (30,30 %). Di panti ini, lansia yang mengalami demensia masih bisa melakukan aktivitas sehari–hari secara mandiri.Kesimpulan : Sebagai perawat, kunci utama dalam memberikan asuhan keperawatan pada lansia yang mengalami demensia adalah merencanakan dan mengelola aktivitas yang dapat dilakukan seseorang untuk menghindari frustasi, penurunan harga diri dan stres yang berkaitan dengan respon prilaku. Misalnya dengan memberikan motivasi dan dukungan emosional pada lansia dangan meningkatkan rasa keakraban melalui staf dan rutinitas yang konsisiten dan kunjungan yang bersahabat.Kata kunci: demensia, lansia
Hubungan Depresi dengan Kemandirian Lansia dalam Memenuhi Aktivitas Kehidupan Sehari-hari di Kelurahan Timbangan Indralaya Putri Widita Muharyani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.579 KB)

Abstract

Latar Belakang: Depresi dipandang cukup berbahaya bagi kesehatan psikis dan fisik karena bisa menyebabkan penurunan fungsi kognitif, emosi, dan produktivitas yang akhirnya menyebabkan ketidakmandirian lansia dalam memenuhi aktivitas kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan depresi dengan kemandirian lansia dalam memenuhi aktivitas kehidupan sehari-hari di Kelurahan Timbangan Indralaya.Metode: Penelitian menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional yang dianalisis secara univariat dan bivariat. Sampel sebanyak 70 responden, yang diambil dengan teknik simple random sampling.Hasil Penelitian: Sebagian besar lansia mengalami depresi ringan yaitu sebanyak 29 lansia (41,4%), sedangkan yang mengalami depresi sedang sebanyak 11 lansia (15,7%), depresi berat sebanyak 4 lansia (5,7%), dan yang tidak depresi sebanyak 26 lansia (37,1%). Status kemandirian lansia didapatkan bahwa sebagian besar lansia masih mandiri yaitu sebanyak 47 lansia (67,1 %) dan yang mengalami ketergantungan sebanyak 23 lansia (32,9%). Berdasarkan uji statistik dengan Chi Square dengan p value = 0,000 menunjukkan ada hubungan bermakna antara depresi dengan kemandirian lansia dalam memenuhi aktivitas kehidupan sehari-hari.Kesimpulan: Puskesmas hendaknya melaksanakan upaya preventif, promotif, dan kuratif terhadap lansia yang mengalami atau berisiko mengalami depresi dan ketergantungan berupa penyuluhan kesehatan, perawatan secara langsung, modifikasi lingkungan fisik dan sosial, rehabilitasi, dan dapat merencanakan program-program kesehatan bagi lansia sehingga masalah depresi dan ketergantungan lansia di Kelurahan Timbangan dapat dicegah atau diminimalkan.Kata kunci: depresi, kemandirian, lansia
Relationship Between Sleep Hygiene And Sleep Quality in Adolescents Aged 12-15 Years Ahid Robbi Safitra; Putri Widita Muharyani; Jaji
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.12 KB) | DOI: 10.26553/jikm.2019.10.1.59-66

Abstract

Background: Good sleep is necessary for adolescents to maintain optimum health and cognitive function. Adolescents have a unique sleep behavior owing to the several hormonal changes they undergo and the variations in the circadian rhythms that regulate the sleep-wake cycle. One method for treating sleep problems in adolescents is ensuring sleep hygiene. We aimed to determine the relationship between sleep hygiene and sleep quality in adolescents aged 12–15 years at Junior High School 1 Indralaya. Methods: This study used a cross-sectional design. Samples were collected from 97 adolescents using the proportionate stratified random sampling technique with questionnaires. The data were analyzed using Chi Square test. Results: There was a significant relationship between sleep hygiene and sleep quality (ρ -value < 0.05). Sleeping is crucial for adolescents to maintain their performance in several activities, including the achievement of optimal learning outcomes. A superior sleep hygiene behavior will improve sleep quality. Conclusion: Provision of health education about sleep hygiene to adolescents by health workers is important for improving the adolescents sleep quality.
Hubungan Kontrol Makanan, Model Peran dan Keterlibatan Anak Dengan Sulit Makan Pada Anak Putri Widita Muharyani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2015): Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Anak membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Keinginan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak seringkali membuat keluarga melakukan tindakan yang tidak tepat yang mengakibatkan anak mengalami sulit makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kontrol makanan, model peran, keterlibatan anak dengan sulit makan.Metode: Desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 190 responden yang diambil dengan teknik propotional random sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna kontrol makanan, model peran, keterlibatan anak dengan p value < 0,05 terhadap sulit makan anak.Simpulan: Keluarga merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak melalui aktivitas pemberian makan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait kebutuhan keluarga sebagai sistem pendukung utama bagi anak sehingga perawat komunitas dapat mendesain strategi intervensi pemberdayaan keluarga yang tepat guna mencegah sulit makan pada anak. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menganalisa faktor predisposisi seperti nilai, norma, budaya dan karakteristik keluarga berhubungan dengan sulit makan pada anak.