Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Strategi Pengelolaan Destinasi Wisata Danau Tarusan Kamang dalam Perspektif Islam Ifriyansyah, Muhammad Fajar; Puteri, Hesi Eka; Alfin, Aidil; Kenedi, Jon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan Destinasi Wisata Danau Tarusan Kamang Dalam Perspektif Islam. Pokok permasalahan dari penelitian ini yaitu menurunannya jumlah wisatawan yang disebabkan karena strategi pengelolaan yang dilakukan belum optimal. Keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pengetahuan dalam bagaimana cara mengelola wisata dengan baik, tidak terjaganya sarana dan prasarana yang ada, dan kurangnya biaya dalam melakukan pengelolaan serta kurangnya perhatian dari pemerintah menyebabkan pengelolaan yang dilakukan belum maksimal dan dapat menurunkan jumlah nasabah. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan metode peneltian kualitatif. Data-data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah pengelola, masyarakat, dan pengunjung. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya penurunan jumlah wisatawan karena pengelolaan sarana dan prasarana belum terorganisir dengan baik, kurangnya biaya yang masuk dan perhatian dari PEMDA, sehingga pengelolaan Danau Tarusan Kamang belum memuaskan baik dari segi sarana seperti Musholla, WC, dan juga tempat duduk untuk pengunjung maupun area parkiran, sedangkan dari segi prasarana terdapat masih kurangnya akses jalan yang perlu diperbaiki dan diperluas, masih kurangnya strategi promosi dalam mengenalkan sehingga menyebabkan ketidaktahuan sebagian masyarakat, untuk itu diperlukan kontribusi secara efektif dalam pengelolaan Destinasi Wisata Danau Tarusan Kamang, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan.
Pengaruh Samsat Keliling dan Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di UPTD PPD Sawahlunto Deswandi, Amelia Putri; Illahi, Ilham; Izmuddin, Iiz; Alfin, Aidil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan Samsat Keliling dan sanksi pajak kendaraan bermotor berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak di UPTD PPD Kota Sawahlunto. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepatuhan wajib pajak, yang disebabkan oleh sulitnya akses ke kantor Samsat dan kurangnya pemahaman tentang sanksi pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan perbandingan sebab-akibat. Sampel terdiri dari 95 orang yang pernah menggunakan layanan Samsat Keliling. Hasilnya menunjukkan bahwa baik layanan Samsat Keliling maupun sanksi pajak secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil ini menunjukkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dan penegakan aturan pajak.
Nikah Subarang Ayie Kontestasi Nikah Formalistik di 50 Kota Sumatera Barat hanani, silfia; Alfin, Aidil; Rahman, Ali
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 13, No 2 (2020): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v13i2.7448

Abstract

Subarang Ayie marriage, marriages that are performed through marriage services that are not regulated by the state, or not through procedures that have been established by applicable laws and regulations, so that this marriage does not have official documents, as regulated  by the state.  Ayie's Subarang marriage still occurs due to practices carried out by actors who need and need each other, making it difficult to be eliminated.  Marriage under the hand is still a rational and normative choice, especially among those who have problems in marriage.  Therefore, Subarang Ayie's marriage still survives.
Understanding Cash Waqf Intention among Academics: The Role of Financial Literacy as a Moderating Variable Zulkarnaen Zulkarnaen; Asyari Asyari; Hesi Eka Puteri; Aidil Alfin
Islamiconomic : Jurnal Ekonomi Islam Vol 17, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v17i1.1410

Abstract

Despite Indonesia’s substantial potential for cash waqf, its realization remains far below expectations, indicating relatively low public interest in participating in cash waqf initiatives. This study aims to examine the effects of attitudes, subjective norms, religiosity, and information media on the intention to participate in cash waqf, with cash waqf literacy positioned as a moderating variable among lecturers of the Faculties of Islamic Economics and Business at State Islamic Religious Universities (PTKIN) in West Sumatra. This research employs a quantitative approach using a survey method. Primary data were collected through questionnaires distributed to 150 lecturers and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The findings reveal that attitudes, subjective norms, religiosity, and information media significantly and positively influence cash waqf intention. However, cash waqf literacy does not significantly moderate the relationships between these variables and cash waqf intention. These findings contrast with prior studies suggesting that cash waqf literacy plays a significant role in enhancing participation intention. The absence of a moderating effect indicates that the determinants proposed in the Theory of Reasoned Action (TRA) exert a strong and direct influence independently of literacy levels. Practically, the results imply that waqf institutions and nazhir should reconsider their strategic focus by shifting from literacy-based campaigns toward strengthening transparency, trust, and institutional credibility, particularly when targeting academics and upper-middle-class Muslim communities.