p-Index From 2021 - 2026
5.893
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, dan Kebijakan JURNAL MAHKAMAH Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Syi'ar Iqtishadi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI HUMANISMA : Journal of Gender Studies EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies JURNAL EKONOMI SAKTI (JES) Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Bima Journal : Business, Management and Accounting Journal INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Proceeding of The International Conference on Economics and Business Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan HUMANISMA : Journal of Gender Studies EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Proceedings of The International Conference on Business and Economics Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen Indonesian Research Journal on Education Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Multidisiplin Indonesia JIMEK Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan PALASTREN: Jurnal Studi Gender INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE (INJOLE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Sejarah dan Praktek Manajemen ZISWAF di Indonesia Febriani, Eli; Yantika, Kiky Razroma; Hidayati, Nurvina; Alfin, Aidil
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 4 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 4, Desember 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i4.3344

Abstract

This study examines the history and management practices of ZISWAF (Zakat, Infaq, Sadaqah, and Waqf) in Indonesia through literature studies using secondary data from various library sources, reports of zakat institutions, and interviews with zakat managers and beneficiaries. The results of the study show that the management of ZISWAF in Indonesia has undergone a significant evolution from the Dutch colonial period to the modern era. These developments include five important periods: the Dutch colonial period with the issuance of Ordinance No. 6200, the Old Order period which was marked by efforts to integrate zakat in the state system, the New Order period with the establishment of BAZIS, the era of Law No. 38 of 1999 which provided a formal legal basis for zakat management, to the era of Law No. 23 of 2011 which strengthened the zakat management system with Islamic sharia principles. trust, utility, justice, legal certainty, integrated, and accountability.
ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN JAMINAN SOSIAL MODEREN: ALTERNATIF STRATEGIK Alfin, Aidil
Alhurriyah Vol 2 No 1 (2017): Januari - Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/alhurriyah.v2i1.260

Abstract

Instruments such as working, living cost, waqf, kaffarat, and others that protect societal economy could be included as social security in Islamic view. Yet, zakat is the main instrument and has most significant role in giving Islamic social security for human besides conventional social security. Furthermore, zakat might be the main instrument in national social security if it manged well due to its superiority than conventional social security instruments. Semua instrumen yang memberikan perlindungan terhadap ekonomi masyarakat, dapat dikatakan sebagai instrumen jaminan sosial dalam Islam, seperti bekerja, nafkah, wakaf, kaffarat, dan lain-lain. Namun dari berbagai instrumen tersebut zakat menjadi instrumen yang paling utama dan memainkan peranan yang paling signifikan memberikan jaminan sosial atas masyarakat muslim yang bergerak seiring sejalan dengan instrumen jaminan sosial moderen lainnya. Bahkan zakat bisa menjadi instrumen utama dalam sistem jaminan sosial negara dengan pertimbangan bahwa dari berbagai sudut insitusi zakat mempunyai persamaan bahkan kelebihan dibanding instrumen jaminan sosial konvensional.
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG IZIN POLIGAMI DI PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI (Studi Kasus Perkara Nomor 081/Pdt.G/2013/PA.Bkt dan Perkara Nomor 0328/Pdt.G.2015/PA.Bkt) Handayani, Setia; Alfin, Aidil; Daipon, Dahyul
Alhurriyah Vol 4 No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/alhurriyah.v4i1.1173

Abstract

The provision of polygamy as regulated in Law Number 1 of 1974 states that a husband who is going to polygamy must meet alternative and cumulative requirements. Without the fulfillment of the two conditions mentioned, the application for polygamy will be rejected by the judge. But in reality, the Bukittinggi Religious Court differed in ruling two polygamy cases which both met cumulative requirements and did not meet alternative conditions. In the first case case Number 081 / Pdt.G / 2013 / PA.Bkt the judge has accepted the request for polygamy, while in the second case case Number 0328 / Pdt.G / 2015 / PA.Bkt. the judge did not accept (NO) the case. The implementation of Law Number 1 of 1974 concerning polygamy permits in the Bukittinggi Religious Court is not absolute, the consideration of judges who receive and examine cases Number 081 / Pdt.G / 2013 / PA.Bkt is the emergence of mudharat if the case is rejected even though the alternative conditions are not met . Whereas the judge examining case 0328 / Pdt.G / 2015 / PA.Bkt was based on the provisions of article 4 of Law Number 1 of 1974 rejecting the case because it did not meet alternative conditions. Due to the non-fulfillment of alternative conditions by the Petitioner, the request for polygamy permit had a formal defect. For this reason, the panel of judges no longer needs to examine the subject matter.
Potential of Zakat as an Alternative Source of Financing for MSMEs: A Review of the Perspective of Islamic Economics Ramadhan SY, Taufik; Aidil Alfin; Eli Febriani; Indra Saputra
Proceeding of The International Conference on Economics and Business Vol. 3 No. 2 (2024): Proceeding of The International Conference on Economics and Business
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/iceb.v3i2.436

Abstract

This study discusses the potential of zakat as an alternative source of financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) from a sharia economic perspective. Zakat not only functions as a religious obligation, but also an economic instrument that supports community empowerment, especially MSME actors. In the Indonesian context, the MSME sector plays a strategic role in economic growth, but often faces financing constraints from formal financial institutions. This study examines the extent to which productive zakat can support MSMEs through the distribution of business capital, skills training, and capacity development. Based on library research methods, it was found that although zakat has great potential to strengthen MSMEs, its implementation still faces challenges, such as less transparent management and less than optimal coordination between stakeholders. This study recommends more professional zakat management, increased coordination between zakat institutions and the government, and training for zakat recipients so that its impact is more sustainable. By optimizing the use of zakat, it is hoped that MSMEs can develop inclusively, while supporting national economic growth.
Analisis Implementasi Strategi Direct Fundraising Zakat Pada BAZNAS Kota Bukittinggi Dengan Pendekatan Diagram Cause and Effect (Fishbone) Defrisal, Muhamad; Alfin, Aidil; Sholihin, Anwar
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2024): JIEI : Vol.10, No.1, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i1.12332

Abstract

Strategi Direct Fundraising merupakan salah satu Program yang sangat berpotensi kuat dalam meningkatkan manajemen Pengumpulan zakat pada Badana Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Metode ini merupakan salah satu teknik penggalangan dana dimana metode ini mengedepankan interaksi langsung dengan muzakki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa seberapa besar potensi Program Direct Fundraising yang dilaksanakan pada BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pengelolaan zakat dengan fokus pembahasan pada : 1) Kesesuaian pelaksanaan sistem Program Direct Fundraising dilakukan oleh BAZNAS Kota Bukittinggi dengan pendekatan cause and effect diagram dengan Sistem Program Direct Fundraising yang seharusnya, 2) Permasalahan apa saja yang ada pada Program Direct Fundraising BAZNAS Kota Bukittinggi 3) Bagaimana solusi permasalahan pada Program Direct Fundraising yang ada di BAZNAS Kota Bukittinggi. Alat analisis yang penulis gunakan adalah cause-and-effect diagram (Diagram Tulang Ikan), yaitu suatu grafik yang menunjukkan hubungan antara suatu masalah dan kemungkinan penyebabnya maka dengan itu besar kemungkinan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dan referensi yang mudah dipahami oleh berbagai Pihak. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Dalam upaya pelaksanaan Program Direct Fundraising zakat BAZNAS Kota Bukittinggi senantiasa mengutamakan aspek efektifitas, yaitu pengelolaan yang memenuhi unsur-unsur ketepatan dan objektifitas, dalam arti pengelolaan zakat dilakukan secara terencana dan sistematis, namun dalam pelaksanaan dan perencanaan masih ada unsur-unsur yang belum terpenuhi seperti : belum terlaksananya follow up dan laporan pelaksanaan kegiatan kepada muzaki dan kurangnya pengawasan, (2) Untuk kedepan hendaknya BAZNAS Kota Bukittinggi memberikan lebih mengedukasikan kepada masyarakat tentang ajaran syariah terutama mengenai zakat dan dampak dari terkelolanya zakat dengan baik, melaksanakan Pelatihan Pelayanan Prima dan pengimplementasian seluruh SOP yang ada.
Can Sharia Financial Literacy in Microfinance Customers Increase the Understanding of BPRS Haji Miskin KC Payakumbuh Customers Riski Murdani; Aidil Alfin; Awaluddin Awaluddin
Proceeding of The International Conference on Business and Economics Vol. 2 No. 2 (2024): Proceeding of The International Conference on Business and Economics
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/icbeuntagsmg.v2i2.2128

Abstract

The main objective of this study is to fill the knowledge gap in Islamic financial literacy experienced by microfinance customers by identifying their experiences in implementing these practices, the challenges they face and the opportunities that exist. Although this research is qualitative descriptive, this research includes field research. Primary and secondary sources of information were used to compile the results of this study. Research Methods This research uses a qualitative method with a descriptive approach, carried out at BPRS Haji Miskin KC Payakumbuh, identifying both internally and externally so that it can analyze what is currently an obstacle to customer understanding in Islamic financial literacy in murabahah financing products and describe the developments that can be done to improve customer Islamic financial literacy in murabahah financing products.The results of the research The understanding of financing customers is based on the findings of this micro-research that increases in following Islamic financial literacy, increasing customer insights, so customers can distinguish Islamic finance from conventional finance. The obstacles and risks faced by microfinance customers of BPRS Haji Miskin KC Payakumbuh in Islamic financial literacy are that most of the microfinance customers cannot participate in the Islamic finance education program because the distance to the customer's home and the location of the Islamic finance education is very far because the program is carried out at the head office.
Analisis Penerapan Etika Bisnis Syari’ah Pada Bana Swalayan Store Di Jalan Flores Kuamang Ujung Gading (Kec. Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat) Cindau, Khairani; Alfin, Aidil
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15768328

Abstract

Dari hasil penelitian didapati bahwa penerapan etika bisnis etika bisnis syari’ah  pada Bana Swalayan Store secara umum sudah menerapkan prinsip-prinsip syari’ah , sudah baik dari yang pertama aspek tauhid bahwa Bana Swalayan sudah menerapkan aspek kesetaraan kepada konsumen, sudah jujur dalam menjelaskan produk sesuai dengan kenyataanya an sudah menerapkan waktu untuk beribadah, pemilik perusahaan di BanaSwalayan dalam sudah mengarahkan para karyawannya agar selalu bersikap jujur, melayani pelanggan dengan senang hati. Aspek keduakesetimbangan (keadilan), Bana Swalayan sudah menerapkannya dengan cara karyawan sudah mendapati haknya sebgai kayawan denganmendapatkan gaji yang adil dan mendapat waktu untuk istirahat, dan  aspek kehendak bebas Bana Swalayan juga sudah menerapkan  aspek  ini dengan cara  tidak  adanya  paksaan  kepada  konsumen dalam  memilih  produk  yang  ingin  konsumen  beli. Kecuali pada aspek pertanggungjawaban masih ada ketidaksesuaian dengan prinsip syari’ah dimana pelayan kurangnya keramahan karyawan kepada kasir dalammelayani konsumen. Meskipun belum sepenuhnya maksimal, akan diperbaiki jika kesalahannya dari karyawan itu sendiri.
Komersialisasi Pupuk Kandang Dalam Prespektif Hukum Islam Alfin, Aidil; Rezi, Muhamad
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam Vol. 4 No. 2 December (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v4i2.449

Abstract

Komersialisasi (Jual beli) pupuk kandang menjadi salah satu masalah yang diperselisihkan status hukumnya di kalangan Ulama. Ulama Hanafiyah membolehkan pemanfaatan dan jual beli pupuk kandang sekalipun hukumnya najis. Ulama syafi’iyah menganggap makruh menggunakan pupuk kandang karena najis, dan tidak membolehkannya menjadikan pupuk kandang sebagai objek jual beli, tapi boleh dengan akad pengguguran hak. Ulama Malikkiyah dan Hanabilah membolehkan pemanfaatan dan penjualan pupuk kandang yang berasal dari hewan yang halal dan mengharamkan untuk hewan yang haram dimakan. Dalam tataran implementatif, keluar dari khilaf adalah hal yang lebih baik. Maka menggunakan akad ijarah ‘ala al-manfaah (upah mengupah) merupakan jalan keluar yang dapat ditempuh.
Analisis Strategi Pemasaran KPR Subsidi di BTN Syariah Kcp Bukittinggi Safira, Fadilla; Zuwardi, Zuwardi; Izmuddin, Iiz; Alfin, Aidil
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3384

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi BTN Syariah merupakan salah satu bank syariah yang menawarkan produk KPR Subsidi. Namun, produk KPR Subsidi ini tidak hanya ditawarkan oleh BTN Syariah saja, melainkan juga bank-bank pesaing lain. Hal ini menyebabkan persaingan yang ketat dipasar KPR Subsidi sehingga membuat BTN Syariah Bukittinggi perlu meningkatkan keunggulannya. Dan juga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mengalami kesulitan membeli kebutuhan dasar berupa hunian yang layak secara langsung melalui pembelian tunai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran KPR Subsidi yang dapat diterapkan di BTN Syariah Bukittinggi. Serta untuk mengetahui sejauh mana penerapan prinsip-prinsip syariah dalam strategi pemasaran di BTN Syariah Bukittinggi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode Analisis SWOT, Analisis Matrik internal Factor Evaluation (IFE) dan Matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE), Matriks SWOT serta Bobot Skor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang paling tepat digunakan dalam analisis strategi pemasaran KPR Subsidi di BTN Syariah Bukittinggi adalah strategi S-O (Strenght-Opportunities) dengan bobot tertinggi yaitu 3,90 dimana memaksimalkan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang yang ada. Serta BTN Syariah kcp Bukittinggi telah menerapkan semua prinsip-prinsip syariah dalam setiap aspek pemasaran produknya seperti, prinsip tauhid, keadilan, bebas riba, menghindari gharar dan maysir, kejujuran, amanah dan tanggung jawab.
Analisis Praktik Endorsement dan Review Produk oleh Influencer terhadap Transaksi Najasy di Media Sosial Perspektif Fikih Muamalah Kontemporer : Studi pada Produk Skincare Non-BPOM Tahun 2024 Eli febriani; Yerna Wiza; Widi Nugraha; Aidil Alfin
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v4i2.4707

Abstract

This study aims to examine the practice of product endorsement and reviews by social media influencers, particularly in promoting skincare products without BPOM distribution permits, through the lens of contemporary Islamic commercial jurisprudence (fiqh muamalah). In the digital era, marketing strategies have shifted significantly with influencers playing a key role in shaping consumer opinions and purchasing decisions. However, many endorsements omit legal information and promote products containing harmful substances. This research employs a qualitative approach through literature review, analyzing scholarly articles, fatwas, regulations, and official BPOM data. Findings indicate that promoting unregistered products may involve elements of najasy (fraud), gharar (uncertainty), and tadlis (concealment), which contradict the Islamic principles of honesty and transparency. Therefore, ethical guidelines rooted in Islamic law are essential to ensure fair, halal, and consumer-protective digital marketing practices.
Co-Authors Adri Adri Adri Adri Agara, Andriawan Angga Rizki Prawira Anisah, Ariyun Anne Putri Asyari Asyari Asyari, Asyari Awaluddin Awaluddin Ayunda Murni Andini Azharah, Syerly Lia Azzahrah, Natasya Basri Na'ali Bustamar Bustamar Bustamar Bustamar, Bustamar Busyro, Busyro Busyro, Busyro Cindau, Khairani Dahyul Daipon Defrisal, Muhamad Denata, Betria Derlan, Selfiah Deswandi, Amelia Putri Devianti, Regina Edi Rosman Edi Rosman Eli Febriani Fanisa Suseno Febriani, Eli Ferdi Prayoga Fikri, Devisa Amalia Fofi Hanifa Seftiani Gusriandi Haanii Haritsa Yuzen Hana Luthfia Widi Handayani, Setia Harfandi, Harfandi Hesi Eka Puteri Hesi Eka Puteri Hidayati, Nurvina Husna, Fadhilla Ifriyansyah, Muhammad Fajar ihwan fauzi Iiz Izmuddin Ilal , Yahdi Illahi, Ilham Indra Saputra Karmila Sari Karmila Sari Kenedi, Jon Kiki Razroma Yantika Kurniawati, Yori Maisaroh Maisaroh, Panawirawan Meisy Andari MUHAMMAD TAUFIK Murdani, Riski Nia Pratiwi Nola Adilla Nurvina Hidayati Nurvina Hidayati Panawirawan Prawira, Angga Rizki Prayoga, Ferdi Pujy Yonesha Putri Nadhila Maulani Rahman, Ali Rahman, Ali Ramadhan SY, Taufik Rezi, Muhamad Rianti, Mila Riski Murdani Rusyaida, Rusyaida Safira, Fadilla Sari, Mutia Febrina Seftiani, Fofi Hanifa Setia Handayani Sherlly Rahmadani RS Sholihin, Anwar Silfia Hanani susanti, septria Suseno, Fanisa SY, Taufik Ramadhan Syerly Lia Azharah Taufik Ramadhan Widi Nugraha Widi Nugraha, Widi Widi, Hana Luthfia Witra Yosi Wiza, Yerna Yahdi Ilal Rusdy Yanti, Pepi Yantika, Kiky Razroma Yerna Wiza Yonesha, Pujy Yori Kurniawati Yuzen, Haanii Haritsa Zulkarnaen Zulkarnaen ZUWARDI, ZUWARDI