Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Metode Real-time Deteksi Gestur Tangan untuk Kendali Robot Menggunakan Teknologi Kinect Xbox Utama, Dharma; Burhanudin, Aan; Mukhtar, Agus
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15671

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan sistem kendali robot yang lebih intuitif dan responsif, khususnya melalui penggunaan interface non-verbal yang berbasis gestur tangan. Teknologi Kinect Xbox menjadi salah satu alat yang potensial dalam hal ini karena kemampuannya menangkap data gerakan secara real-time dengan harga yang relatif terjangkau dan implementasi yang mudah. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan metode deteksi gestur tangan berbasis Convolutional Neural Network (CNN) yang mampu melakukan klasifikasi gestur secara akurat dan cepat dalam kondisi nyata, sehingga dapat digunakan sebagai kontrol kendali robot secara efektif.Metodologi yang diterapkan menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan pengumpulan data gerakan tangan. Data tersebut diolah menggunakan arsitektur CNN untuk melatih model klasifikasi gestur. Percobaan dilakukan dengan variasi jarak antara perangkat Kinect dengan subjek, mulai dari 1 meter hingga 4 meter, dalam lingkungan indoor dengan pencahayaan standar. Setiap gestur yang dipilih mewakili perintah kendali robot, seperti maju, mundur, berhenti, dan berputar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode deteksi gestur ini memberikan performa optimal pada jarak sekitar 2,5 meter dengan tingkat akurasi mencapai 92%. Akurasi ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan jarak lainnya, dimana pada jarak terlalu dekat atau terlalu jauh akurasi menurun drastis. Selain itu, sistem dapat mengenali beragam gestur dengan kecepatan proses yang memadai untuk aplikasi real-time, menunjang pengendalian robot secara natural dan responsif. Adapun kelebihan lain dari metode ini adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan variabilitas gerakan tangan antar individu, sehingga menjadikannya solusi praktis dalam interaksi manusia-mesin berbasis gestur.  Kata kunci:  Deteksi Gestur Tangan, Convolutional Neural Network (CNN), Kinect Xbox 
Teknologi Mesin Pengupas Kulit Kopi Merah Kering Berbasis Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Ekonomi Petani Kopi di Desa Morobongo Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung Burhanuddin, Aan; Mukhtar, Agus; Fitriana, Siti; Malik, Muchamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.5023

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini, yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Blimbing Jaya di Desa Morobongo, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani kopi setempat melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi berbasis teknologi tepat guna. Mesin ini meningkatkan efisiensi dan kualitas pengolahan kopi, yang sangat penting bagi petani lokal yang menghadapi kendala dengan metode pengolahan manual tradisional. Kegiatan pelatihan meliputi keterampilan desain CAD, pengelasan, pembuatan rangka, perakitan, dan pengoperasian mesin pengupas, serta strategi pemasaran berbasis prinsip psikologi pemasaran. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 30%, yang mengindikasikan dampak signifikan pada keterampilan teknis dan pemasaran mereka. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produksi dan kualitas produk kopi tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif bagi petani di pasar lokal maupun lebih luas, sehingga meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan ekonomi mereka.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Lampu Rumah Menggunakan Smartphone Berbasis Arduino Uno Wijiyanto, Gandhang; Haryono, Muhammad Budi; Mukhtar, Agus
JURNAL MECHANICAL Vol 15 No 1 (2024): JURNAL MECHANICAL
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v15i1.2776

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini mendorong manusia untuk terus berpikir kreatif, tidak hanya menggali penemuan-penemuan baru, tapi juga memaksimalkan kinerja teknologi yang ada untuk meringankan kerja manusia dalam kehidupan sehari-hari seperti pengendalian lampu rumah pada tiap ruangan atau perangkat elektronik lainnya menggunakan mikrokontroler. Tujuan melakukan penelitian ini ialah merancang bangun sistem kontrol lampu rumah menggunakan smartphone, dan mengetahui respon sistem kontrol lampu rumah menggunakan smartphone. Penelitian ini juga diharapkan mampu digunakan sebagai sumber informasi pengetahuan, rujukan, dan referensi apabila ditemukan permasalahan-permasalahan baru dikemudian hari. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetaui delay respon kendali dan jarak respon kendali. Dimana respon kendali dibagi atas dua delay yaitu delay respon menggunakan bluetooth dan delay respon menggunakan Wi-Fi, hasil pengujian dan penelitian yang telah dilakukan untuk membandingkan antara delay respon menggunakan bluetooth dan delay menggunakan Wi-Fi, dapat diketahui dari masing-masing mempunyai kelemahan dan kelebihan, dari segi kualitas respon bluetooth lebih baik karena bluetooth dapat merespon kurang dari 1 detik yaitu memiliki nilai rata-rata respon sebesar 0.233 ms untuk menyalakan lampu, dan memiliki nilai rata-rata sebesar 0.215 ms untuk mematikan lampu menggunakan bluetooth . Sedangkan untuk respon menggunakan Wi-Fi dapat merespon 2-3 detik dalam jarak yang sama dimana Wi-Fi memiliki nilai rata-rata respon sebesar 3.280 ms untuk menyalakan lampu serta 2.945 ms untuk mematikan lampu. Untuk Wi-Fi jarak kendali lebih jauh dan lebih biaya tetapi memiliki kelebihan dimana Wi-Fi bisa mengendalikan dari jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan bluetooth yang hanya bisa mengendalikan dengan jarak terjauh 15 m, beda dengan Wi-Fi yang harus terus terkoneksi dengan jaringan internet supaya bisa terus mengendalikan dari jarak yang diinginkan. Dari hasil percobaan delay respon bluetooth memiliki keunggulan di bagian respon dengan memiliki sedikit delay respon yang lebih cepat, sedangkan Wi-Fi juga memiliki keunggulan sendiri dimana jarak tidak menjadi masalah untuk terus mengontrol dari jarak yang diinginkan.
CONTROL OF EGG HATCHER TEMPERATURE AND HUMIDITY WITH AIR AS A MATLAB-BASED CONTROL mukhtar, agus
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 01 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i01.5351

Abstract

AbstractEgg incubator on the market consists of three systems, namely manual, semi-automatic and automatic. The three egg hatching systems use water as a medium to control temperature and humidity in the hatchery. The use of water in the hatchery is very troublesome because it must always monitor the availability of water due to evaporation. In addition, the presence of water in the hatchery can invite mosquitoes to nest. For this reason, the author uses air as a medium to control temperature and humidity in the hatchery so that these things do not happen. In this study, analysis and simulation was carried out using Matlab software to find the best rise time value for the distance between the heating element and the egg rack so that the temperature on the egg rack was 38oC. In addition, an analysis of heat propagation from the heat source (heating element) to the egg rack was carried out using Solidworks software. Furthermore, an analysis of the air flow rate in the hatchery was carried out in the ventilation holes below and above the hatchery using solidworks software. After all the simulation data is obtained, a prototype is made to test the hatch percentage value on the egg incubator made. From the simulation results of the Matlab software, the distance between the heater and the egg rack is 11 cm, which has the best rise time value of 2.8 minutes. The simulation results from the Matlab software then simulated heat propagation using the Solidworks software on the egg rack to obtain a temperature of around 50oC. The simulation results of several air ventilation holes in the hatchery against the air flow rate obtained an even air flow rate in the hatchery. From the observation of the egg incubator prototype, the temperature was 38oC and the humidity was between 56% - 72% and the average hatching percentage was 28%. Keywords: Temperature, Humidity, Egg Incubator, MATLAB
Pelatihan Pengolahan Keripik Singkong Menggunakan Mesin Pengiris Dengan Dua Variasi Pisau Bagi UMKM Desa Morobongo Mukhtar, Agus; Burhanuddin, Aan; Margono, Margono; Malik, Muchamad; Arya Pranata, Dwi Yan Damar; Aditama, Bagus Alam; Androva, Althesa; Ma’mun, Hisyam; Haryono, Muhammad Budi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7431

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi keripik singkong yang dilakukan oleh UMKM di Desa Morobongo melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pengiris dengan dua variasi pisau. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan identifikasi masalah bahwa proses pengirisan singkong masih dilakukan secara manual yang mengakibatkan ketidakkonsistenan ketebalan, waktu produksi yang lama, dan daya saing produk yang rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan langsung kepada 20 pelaku UMKM selama satu hari penuh, dilanjutkan dengan evaluasi satu minggu setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengiris dengan dua variasi pisau (lurus tipis dan bergelombang) mampu mengurangi waktu pengirisan dari rata-rata 45 menit/kg menjadi 8-10 menit/kg. Sebanyak 92% peserta menyatakan kepuasan terhadap kemudahan operasi mesin dan kualitas hasil irisan. Hasil evaluasi produk menunjukkan bahwa irisan singkong dengan pisau lurus menghasilkan keripik yang lebih krispi dengan penggunaan minyak lebih hemat, sedangkan irisan bergelombang menghasilkan keripik dengan tekstur renyah dan daya tarik visual lebih tinggi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak pada peningkatan kapasitas produksi hingga 300% dan penurunan biaya produksi sebesar 15%. Implikasi dari pengabdian ini adalah penguatan kapasitas UMKM melalui adaptasi teknologi tepat guna yang terjangkau dan mudah dioperasikan, serta peningkatan variasi produk untuk memperluas pasar.
Pelatihan Peningkatan Kualitas Keripik Singkong dengan Teknologi Mesin Pengiris bagi UMKM Morobongo Malik, Muchamad; Burhanuddin, Aan; Mukhtar, Agus; Margono, Margono; Alam, Bagus Aditama; Pranata, Dwi Yan Damar Arya; Ma’mun, Hisyam; Androva, Althesa; Haryono, Muhammad Budi; Safi'I, Muhamad; Jannah, Wardatul; Febriandyono, Muhammad Faesal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.648

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk keripik singkong UMKM di Desa Morobongo melalui penerapan mesin pengiris dengan dua variasi pisau. Metode pelaksanaan meliputi observasi, persiapan, pelatihan (teori, demonstrasi, dan praktik), serta evaluasi. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dimana kapasitas produksi meningkat 300-400% (dari 2 kg menjadi 8-10 kg/hari), waktu produksi berkurang 78-82% (dari 45 menit menjadi 8-10 menit/kg), dan tingkat kerusakan bahan menurun hingga di bawah 3%. Evaluasi partisipatif mengungkap 92% peserta merasa puas dan 100% berkomitmen menerapkan teknologi ini secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya produksi sebesar 15% tetapi juga nilai jual produk sebesar 12%. Disimpulkan bahwa adopsi teknologi tepat guna berhasil memberdayakan UMKM, dengan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut pada aspek pemasaran, permodalan, dan pendampingan berkelanjutan.
Studi Pengaruh Jumlah, Ukuran, Bentuk Mesh Terhadap Hasil Simulasi Rangka Sepeda Motor Listrik Menggunakan Metode Finite Element Analysis (Fea) Muhajir, Ahmad Nizam; Androva, Althesa; Mukhtar, Agus; Malik, Muchamad; Burhanuddin, Aan; Ma’mun, Hisyam
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Nopember - Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.6168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku struktural rangka sepeda motor listrik berbahan alloy steel melalui simulasi elemen hingga (Finite Element Method/FEM) menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2018. Simulasi dilakukan dengan variasi beban statik antara 90 Kg hingga 180 Kg dan membandingkan tiga metode mesh: standard mesh, curvature-based mesh, dan blended curvature-based mesh. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan (stress), perpindahan (displacement), regangan (strain), dan faktor keamanan (factor of safety). Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode blended curvature-based mesh menghasilkan tegangan maksimum tertinggi sebesar 1.657,377 N/mm² pada beban 180 Kg, dengan perpindahan yang relatif lebih rendah dibandingkan metode lain, menandakan distribusi beban yang lebih efisien. Regangan yang terjadi masih berada dalam batas elastis material, sehingga deformasi bersifat reversibel. Namun, faktor keamanan menurun drastis pada beban di atas 120 Kg, khususnya pada metode blended curvature-based mesh, yang mengindikasikan perlunya optimasi desain untuk menjaga keselamatan struktural. Perbandingan dengan literatur terkini menunjukkan hasil simulasi ini konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode simulasi mesh untuk optimasi desain rangka sepeda motor listrik dan menegaskan pentingnya validasi eksperimental untuk memastikan keandalan hasil simulasi.