p-Index From 2021 - 2026
8.151
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dinamika Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Jurnal Ilmiah Peuradeun Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi AGRITEKNO, Jurnal Teknologi Pertanian AKUNTABILITAS: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Akuntansi SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Dinasti International Journal of Management Science Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer JURNAL AKUNTANSI Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) VALUE: Jurnal Ilmiah Akuntansi, Keuangan dan Bisnis International Journal of Finance Research International Journal of Marketing and Human Resource Research Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) ProBisnis : Jurnal Manajemen Social Science Studies Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) Journal of International Conference Proceedings Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Accounting Research, Organization and Economics (JAROE) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Sains Manajemen  Nitro Kupna Akuntansi: Kumpulan Artikel Akuntansi Jurnal Riset Akuntansi JAKBS Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan International Journal Multidisciplinary Science PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS) International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan Jurnal Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

ESG Disclosure dalam Perspektif Maqasid Syariah: Jalan Menuju Maslahah atau Ritual Strategis Korporasi? Sinta, Clara; Muzakki, Faiz; Alfarizi, Ikhsan; Ruwary, Cinda Nongfasya; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7366

Abstract

Pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG) pada entitas bisnis syariah seringkali diasumsikan memiliki keselarasan inheren dengan Maqasid Syariah dalam mewujudkan maslahah. Namun, ekspektasi normatif tersebut kerap berbenturan dengan realitas empiris, di mana pengungkapan ESG sangat rentan tereduksi menjadi sekadar ritual strategis korporasi atau shariah-washing. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi dualitas pelaporan ESG antara komitmen etis mewujudkan maslahah versus pragmatisme legitimasi korporasi melalui lensa maqasid syariah, Legitimacy Theory, dan Stakeholder Theory. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif kritis terhadap 20 artikel bereputasi terindeks Scopus yang diterbitkan pada periode 2020–2026. Hasil sintesis mengonfirmasi adanya fenomena narrative-metric gap, di mana pengungkapan entitas syariah didominasi klaim strategis kualitatif yang bersifat governance-heavy namun metric-light, dengan minimnya target kuantitatif terukur. Di sisi lain, implementasi ESG yang substantif terbukti secara empiris mampu memperkuat kinerja keuangan, memitigasi risiko kejatuhan saham, dan menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan sebagai manifestasi nyata prinsip hifz al-mal. Penelitian ini merumuskan empat kriteria substantif ESG berbasis maqasid, meliputi operasionalisasi parameter maqasid secara eksplisit dan terukur, peningkatan kualitas tata kelola Dewan Pengawas Syariah, adopsi standar pelaporan yang terstandardisasi dengan assurance eksternal yang independen, serta reorientasi paradigma pelaporan menuju pengukuran dampak sosio-ekologis jangka panjang. Temuan ini mendesak otoritas pengatur dan lembaga standar seperti AAOIFI untuk segera membangun arsitektur Islamic ESG Assurance guna memastikan komitmen korporasi melampaui kepatuhan administratif dan terwujud menjadi keadilan ekonomi serta keberlanjutan yang autentik.
Peran Sistem Pengendalian Manajemen Pada Lembaga Pemerintahan Astuti, Cantika wati famly; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7618

Abstract

Transformasi tata kelola sektor publik mendorong lembaga pemerintahan untuk mengadopsi sistem pengendalian manajemen (management control systems/MCS) yang lebih terstruktur dan berorientasi pada hasil guna meningkatkan kinerja, akuntabilitas, serta penciptaan nilai publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem pengendalian manajemen dalam meningkatkan kinerja organisasi sektor publik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka naratif terhadap artikel ilmiah bereputasi yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian manajemen memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas organisasi, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta peningkatan motivasi dan produktivitas sumber daya manusia. Selain itu, penerapan MCS juga mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik melalui mekanisme pengawasan yang lebih sistematis dan terukur. Dimensi utama MCS meliputi personal control, cultural control, action control, dan result control yang secara bersama-sama membentuk paket pengendalian yang komprehensif dan saling melengkapi. Efektivitas sistem ini dipengaruhi oleh berbagai faktor kontekstual, seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, komitmen pegawai, serta tingkat adopsi teknologi digital dalam proses administrasi dan pengambilan keputusan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain resistensi budaya, keterbatasan sumber daya, kompleksitas tujuan organisasi, serta belum meratanya kapasitas SDM dalam memahami sistem pengendalian secara optimal. Kesimpulannya, sistem pengendalian manajemen berperan strategis dalam meningkatkan kinerja lembaga pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan desain sistem yang adaptif, kontekstual, dan seimbang antara aspek enabling dan constraining agar mampu menjawab dinamika lingkungan sektor publik secara berkelanjutan.
Implementasi Enterprise Risk Management dalam Mengakselerasi Peningkatan Nilai Perusahaan Nugraha, Ahmad Rafli; Astuti, Cantika Wati Famly; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7693

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas dan dinamika risiko bisnis dalam lingkungan global yang penuh ketidakpastian, yang menuntut perusahaan untuk mengadopsi pendekatan manajemen risiko yang terintegrasi guna menjaga stabilitas serta mengakselerasi peningkatan nilai perusahaan. Enterprise Risk Management (ERM) tidak lagi dipandang sekadar sebagai mekanisme mitigasi risiko, melainkan sebagai instrumen strategis yang mampu menciptakan nilai melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan dan penguatan tata kelola perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komprehensif implementasi ERM dalam mengakselerasi nilai perusahaan serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang menentukan keberhasilan maupun kegagalannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui systematic literature review terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang relevan dengan topik ERM, nilai perusahaan, dan tata kelola risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi ERM yang efektif dan transparan mampu menurunkan asimetri informasi, meningkatkan kepercayaan investor, serta memperkuat stabilitas kinerja keuangan yang berimplikasi positif terhadap peningkatan nilai perusahaan. Selain itu, ERM juga berperan sebagai sinyal strategis yang mencerminkan kualitas manajemen dan kesiapan perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian. Namun demikian, temuan juga mengindikasikan bahwa dampak ERM tidak selalu linier dan positif, karena sangat dipengaruhi oleh kualitas pengungkapan, integritas manajerial, serta efektivitas sistem pengendalian internal. Pengungkapan risiko yang berlebihan tanpa diimbangi strategi mitigasi yang jelas justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif di pasar. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa ERM hanya dapat berfungsi sebagai akselerator nilai perusahaan apabila diimplementasikan secara kredibel, terintegrasi, dan selaras dengan strategi bisnis jangka panjang, serta didukung oleh tata kelola yang kuat dan transparansi informasi yang berkualitas.
Budgetary Slack: Mekanisme Fleksibilitas Anggaran atau Eksploitasi Asimetri Informasi? Nugraha, Ahmad Rafli; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7723

Abstract

Budgetary slack remains a pivotal and widely debated issue within management accounting, particularly in relation to its influence on resource allocation, performance evaluation, and managerial behavior. This study aims to evaluate the nature of budgetary slack by examining whether it functions as a rational mechanism that enhances operational flexibility or as an opportunistic practice driven by information asymmetry between subordinates and superiors. To achieve this objective, the research employs a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing empirical studies published between 2020 and 2025, predominantly sourced from SINTA-indexed journals and Google Scholar databases. The review focuses on identifying key behavioral factors, organizational conditions, and control mechanisms that contribute to the emergence and persistence of budgetary slack within organizations. The findings reveal a complex and multidimensional phenomenon. On one hand, budgetary slack can serve as a strategic buffer that allows managers to cope with environmental uncertainty, reduce performance pressure, and maintain organizational stability. In uncertain and dynamic environments, the presence of slack may facilitate more realistic planning and prevent dysfunctional decision-making. On the other hand, budgetary slack is often criticized for encouraging opportunistic behavior, where subordinates intentionally underestimate capabilities or overestimate resource needs to create easily achievable targets, thereby maximizing personal benefits. This study concludes that the overall impact of budgetary slack is highly contingent upon the organizational context, including the effectiveness of internal control systems, the degree of organizational commitment, leadership style, and the integrity of the budgeting process.
ESG Disclosure: Financial Performance Improvement or Risk-Taking Behavior? Fitriyani, Andi Adelia Dwi; Franko, Marvin; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7914

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi dua aspek dari pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan mengintegrasikan temuan empiris terbaru dari 20 studi yang telah melalui proses peer-review yang dipublikasikan pada jurnal akademik dari tahun 2020 hingga 2026 yang tersedia dalam basis data ScienceDirect, Scopus, dan Wiley. Temuan menunjukkan bahwa pengungkapan ESG dapat sekaligus memberikan peluang untuk peningkatan finansial serta menimbulkan risiko dan ketidakstabilan, dengan hasil yang bergantung pada faktor-faktor seperti kualitas pengungkapan, lingkungan regulasi, karakteristik industri, dan karakteristik unik perusahaan yang terlibat. Pengungkapan ESG yang menyeluruh dan dapat dipercaya meningkatkan kinerja keuangan melalui berbagai saluran seperti penurunan biaya modal, peningkatan akses terhadap investasi yang berfokus pada ESG, menarik investor institusional, peningkatan efisiensi operasional melalui inovasi berkelanjutan, penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan, serta peningkatan efisiensi dalam penetapan harga di pasar modal. Pengungkapan ESG juga dapat menimbulkan risiko keuangan, terutama melalui peningkatan fluktuasi harga saham ketika muncul berita keberlanjutan yang negatif, upaya pengungkapan strategis yang dapat menyebabkan kelebihan informasi, peluang untuk klaim keberlanjutan yang menyesatkan dan pengelolaan laba, hubungan non-linear di mana pengungkapan yang berlebihan menghasilkan biaya kepatuhan yang tidak proporsional, serta ketidakkonsistenan dalam penilaian ESG yang menimbulkan ketidakpastian serta tantangan yang terkait dengan penerapan praktik pengungkapan wajib. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa hubungan antara pengungkapan ESG dan kinerja keuangan pada dasarnya bergantung pada konteks, bukan bersifat secara universal menguntungkan atau merugikan.
Automation Bias and Professional Skepticism in AI-Assisted Auditing: A Systematic Literature Review Annisa Rizkyta Yulie; Naufal Adiwidya Ramawi; Alya Zalfa Adelinia; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between automation bias and professional skepticism in the context of AI-assisted auditing using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has significantly transformed auditing practices by enhancing efficiency and data analysis capabilities. However, the adoption of AI also introduces risks, particularly the tendency of auditors to overly rely on system-generated outputs (automation bias), which may reduce their level of professional skepticism. This study applies the PRISMA-guided SLR method to review articles published between 2021 and 2026 from various scientific databases. The findings indicate that while AI improves audit quality and efficiency, it also affects auditors’ cognitive behavior, especially in decision-making processes. Automation bias arises due to high trust in AI systems, limited understanding of algorithms, and pressure for efficiency. In this context, professional skepticism plays a crucial role as a control mechanism to mitigate bias and maintain audit quality. This study concludes that a balance between technological utilization and the application of professional skepticism, along with stronger governance and technological literacy, is essential to ensure the optimal use of AI in auditing.
Dinamika Koneksi Politik dan Keberagaman Gender TMT dalam Memengaruhi Transparansi Pelaporan Keuangan Talita Adelia Zahira; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial reporting transparency is a crucial element for economic decision-making, yet its integrity is often influenced by internal governance structures and the external political environment. This study aims to examine and summarize scientific findings regarding the influence of gender diversity in Top Management Teams (TMT) and political connections on financial reporting transparency. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, this research analyzes 18 scientific articles published between 2020 and 2026. The review results indicate that gender diversity consistently has a positive impact on the quality of corporate information through improved accrual quality, disclosure of Environmental, Social, and Governance (ESG) performance, and the prevention of fraudulent activities. Conversely, political connections act as a "double-edged sword"; on one hand, they tend to decrease transparency related to tax and earnings management due to agency problems, but on the other hand, they can drive the quality of sustainability reports to maintain public legitimacy, particularly in the context of the Indonesian market. These findings also reveal that excessive political influence potentially weakens the positive impact of gender diversity. This research recommends the need to strengthen female representation on boards and implement stricter auditing mechanisms for politically connected firms.
THE MODERATING ROLE OF BOARD GENDER DIVERSITY ON THE RELATIONSHIP OF ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE, CAPITAL INTENSITY TO TAX AVOIDANCE Mukhtaruddin, Mukhtaruddin; Fuadah, Luk Luk; Asngari, Imam; Novriansa, Agil; Kalsum, Umi; Siahaan, Hani
JRAK Vol 18 No 1 (2026): April Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrak.v18i1.35419

Abstract

This research explores corporate tax avoidance (TA) by assessing the roles of capital intensity (CI) and environmental, social, and governance (ESG) performance, while also considering board gender diversity (BGD) as a moderating factor within non-financial firms in ASEAN. The study is based on panel data from 185 companies observed over a five-year timeframe. The empirical evidence demonstrates that ESG engagement is significantly associated with variations in tax avoidance behavior, indicating that firms with stronger ESG commitments tend to adopt distinct tax strategies. Capital intensity is also identified as a key determinant, showing a stable and statistically significant relationship across all estimation models. To enhance analytical rigor, firm-level characteristics such as profitability (ROA), leverage (DER), and company size (FS) are included as control variables. Moreover, the findings reveal that board gender diversity strengthens the interaction between capital intensity and tax avoidance, highlighting the importance of governance structure in shaping corporate tax decisions. The study further observes a notable rise in tax avoidance activities among ASEAN firms during the COVID-19 period, both in immediate and extended horizons. These results underline the urgency for regulators to implement more robust ESG disclosure standards to improve transparency and ensure more effective tax supervision.
PENGARUH ISLAMIC SOCIAL REPORTING DISCLOSURE (ISRD) TERHADAP STAKEHOLDER TRUST: STUDI PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH INDONESIA Sinta, Clara; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i3.3589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Social Reporting Disclosure (ISRD) terhadap stakeholder trust pada lembaga keuangan syariah di Indonesia serta mengidentifikasi kondisi yang menentukan efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap 32 artikel ilmiah terindeks Scopus dan SINTA dalam lima tahun terakhir, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan sintesis tematik berdasarkan stakeholder theory dan legitimacy theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ISRD pada umumnya berpengaruh positif dalam meningkatkan stakeholder trust melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan pengurangan asimetri informasi, namun efektivitasnya tidak selalu konsisten karena dipengaruhi oleh kualitas tata kelola syariah, konsistensi implementasi, serta preferensi stakeholder. Simpulan, bahwa ISRD berpotensi menjadi instrumen strategis dalam membangun stakeholder trust apabila diimplementasikan secara komprehensif dan substantif, namun dapat menjadi praktik simbolik apabila tidak didukung oleh komitmen nyata dan tata kelola yang kuat.  
PILLARS OF ACCOUNTABILITY AND TRANSPARENCY IN THE SUSTAINABILITY OF THE PUBLIC SECTOR: A NEW PUBLIC MANAGEMENT PERSPECTIVE Nur Shinta, Amelia Putri; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro Vol. 2 No. 2 (2026): Special Volume for International Collaboration
Publisher : LP2M IBK Nitro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Accountability and transparency are key principles in public sector governance, playing plays a key role maintaining sustainability government organizations. From perspective (NPM), public sector management is directed toward achieving measurable performance, efficient use of resources, and clear financial accountability. This study seeks to investigate the significance of accountability and transparency as foundation for the sustainability of the public sector, referring to the NPM framework. The research employs a qualitative approach through a literature review of 17 scientific articles relevant to the themes of accountability, transparency, public sector governance, and NPM implementation. The analysis focuses on the contribution of implementing accountability and transparency to organizational performance improvement, strengthening public trust, and the sustainability of public sector institutions. The findings indicate that these principles play a strategic role in reinforcing managerial control, enhancing decision-making quality, and building public confidence in government institutions. Nevertheless, their implementation still faces various challenges, such as institutional capacity limitations, human resource quality, information system support, and weak regulatory enforcement. This study concludes that the success of accountability and transparency within the NPM framework is largely determined by management commitment, the effectiveness of reporting systems, and adequate regulatory support
Co-Authors Abdul Manan Adhalia Tryani Agil Novriansa Alfarizi, Ikhsan Alhanannasir, A. Ali Hasan, Nurhayati Almadania, Niswana Alya Zalfa Adelinia Annisa Rizkyta Yulie Astuti, Cantika wati famly Bernadette Robiani Cantika Mauli Tamara Marasin Cinda Nongfasya Ruwary Damayani, Fitri Dasir, Dasir Dirta Pratama Atiyatna Dwipa, Putri Balqis Sarah Fadhlurrahman, Rafi Fadlurahman, Rafi Failasufa, Mila Febriani, Fenti Fitriyani, Andi Adelia Dwi Florencia, Irene Tri Franko, Marvin Fuadah, Luk Luk Galang Hanipan Ghazali, Asmadi Mohammed Gusti Syavinatusshara Al Habib Harefa, Tulus Helmy Royaldi Ika Sasti Ferina, Ika Sasti Imam Asngari Jainal Arifin Jamilah, Wardatul Javier Iffat Habibbullah Marpaung Jhonson, Jhonson Junaidi, Nabila Arie Ka Utama, Hendri Kartasari, Shelly Febriana Kiky Anggrita Kisma Dian Krisna Praditya Marliana Marliana, Marliana Marliani Marliani Martinus Priandono Meilanda, Putri Ming Chen Muhammad Abdillah Muhammad Faisol Muhammad Farhan Muhammad Rafi Putra Yusran Muizzuddin Muizzuddin, Muizzuddin Muzakki, Faiz Naufal Adiwidya Ramawi Nazari, Esa Cahyani Novelia, Riska Nugraha, Ahmad Rafli Nur Shinta, Amelia Putri Nurrahmi Nurrahmi, Nurrahmi Nyoman Lia Lestari, Desak Prasetyawati, Tyas Pratama, Bobby Pungki Purnomo, Pungki Purba, Anggi Martuah PUTRI RIZKIYAH Putri, Ayu Fitria Putri, Mareta Rafifah, R. A. Nisrina Sari Sanniyah Rahmawati, Rahmawati Rahmi Pratiwi, Rahmi Ramadanty, Jesica Ramadhanti, Dini Rika Henda Safitri, Rika Henda Ruslan Ruslan Ruwary, Cinda Nongfasya Sabikah Ulima Paw Waz Safri, T. Mulkan Saifullah Idris Santoso, Rizki Agung Saptian, Egi Saputri, Nyimas Dewi Murnila Sasha Salsabilah Setiawan, Eka A Setiawati, Riza Shelly, Kartasari F Siahaan, Hani Sihombing, Belandina Anita Sere Sinta, Clara Solly Aryza Sulaiman Sulaiman Syukrinur Syukrinur Talita Adelia Zahira Taufik Taufik Tertiarto Wahyudi Triasma, Citra Tulus Harefa Tyas Prasetyawati Umi Kalsum Utami, Faradina Wahyudi Nur Hidayat YULIA SAFTIANA, YULIA Yuliani Yuliani Yusnidar Yusnidar Zahrani, Olivia Putri Zaneta, Delia Zara Zurdiansyah, Zurdiansyah