Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdiraja

THE PELATIHAN SELF HYPNOSIS UNTUK MENCEGAH WORK BURNOUT DAN MENINGKATKAN KINERJA DOSEN DENGAN METODE BLENDED LEARNING DI UNIVERSITAS WIRARAJA Eko Mulyadi; Iva Gamar Pratiwi; Syaifurrahman Hidayat
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i2.764

Abstract

Hasil survey awal dari 10 dosen di Universtitas Wiraraja didapatkan 60% mengatakan pernah stress, terutama saat deadline seperti persiapan untuk akreditasi. berdasar data dari klinik Wiraraja Medika, terdapat 20 kasus psikosomatik pada tahun 2018 di Universitas Wiraraja, hal ini menggambarkan bahwa kejadian distress cukup tinggi di Universitas Wiraraja, sedangkan di Klinik Wiraraja Medika belum ada pelayan spesifik untuk mengatasi masalah psikosomatik. Kondisi distress yang tidak tertangani dapat menyebabkan burn out sehingga dapat menggangu kinerja pada dosen dan civitas akademika, resiko burn out bertambah terutama pada dosen yang mempunyai peran ganda, misalnya pada dosen yang masih kuliah dan bekerja serta masih mengurus keluarga. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan keterapilan melakukan self hypnosis (hypnosis untuk diri sendiri) sehingga dapat mengatasi stress kemudian dapat mencegah terjadinya work burn out sehingga dapat meningkatkan kinerja. Metode yang dipakai adalah dengan pelatihan dengan pendekatan blended learning menggabungkan metode pelatihan tatap muka langsung dan pelatihan daring menggunakan conference call. pelatihan ini bekerja sama dengan klinik wiraraja medika di Universitas Wiraraja
THE FORMING PEER EDUCATOR AND GIVING INFORMATION ABOUT REPRODUCTION HEALTH IN STUDENTS IN MA MASLAHATUL HIDAYAH IN ERRABU VILLAGE, KECAMATAN BLUTO iva gamar dian pratiwi; Eko Mulyadi; Laylatul Hasanah
Jurnal ABDIRAJA Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v2i2.766

Abstract

MA Maslahatul Hidayah is a school located in Errabu Village, Bluto District. MA Maslahatul Hidayah is within the scope of the Maslahatul Hidayah boarding school. The number of students at MA Maslahatul Hidayah is 60 people. After the initial interview, it was found that most of the students did not understand about adolescent reproductive health including premarital sex, abortion, HIV / AIDS, sexually transmitted diseases, and in MA Maslahatul Hidayah there were no Peer Educators or peer groups that could be used as a container to tell and even provide counseling about reproductive health, especially in adolescents. Talking about reproductive health is considered a taboo by some students at MA Maslahatul Hidayah because they are in a boarding school environment, not only that there are some students who choose to drop out of school prematurely due to marriage under the age of 17 years. Culture and religion in Errabu Village are still quite thick and highly respected by the existence of this boarding school. The purpose of this PKM is to form a Peer Educator and increase students' Knowledge about Reproductive Health. The benefit of this activity is expected that with the existence of this PKM the knowledge of students about Reproductive Health will increase, so that the level of reproductive health of students increases. The method used is training and counseling. The results obtained are that this peer educator is very useful for MA Maslahatu Hidayah students, they are not awkward to consult with peer educators about the problems they face, especially regarding reproductive health and after counseling about reproductive health students become more understanding and understand the importance of maintaining reproduction health. Keywords: Peer Educator, Information, Reproductive Health, Adolescents.
Pendampingan Pengisian Data Aplikasi InaRisk Dasawisma Untuk Pencegahan Covid-19 Berbasis Keluarga di Kabupaten Sumenep Anik Anekawati; Eko Mulyadi; Roos Yuliastina
Jurnal ABDIRAJA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v4i2.1582

Abstract

Permasalahan mitra yaitu pelayanaan bidang akademikterkendala dengan adanya pandemi Covid-19 khususnya dharma Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan KKN. Solusi yang ditawarkan pendampingan peserta KKN secara daring menjadi relawan informasi dengan memanfaatkan aplikasi InaRisk milik BNPB pusat. Permasalahan lain adalah aplikasi InaRisk milik pihak lain, sehingg mitra dan pelaksana pengabdi tidak mendapatkan data hasil isian aplikasi InaRisk tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan aplikasi berbasis web dengan indikator sama dengan di aplikasi InaRisk. Metode pelaksanan merupakan satu kesatuan dalam pendampingan dan sosialiasi pengisian data tingkat risiko penyebaran Covid-19 melalui pendataan terhadap keluarga inti dan dasawisma (Inarisk Keluarga). Jumlah responden yang berhasil dikumpulkan Inarisk Keluarga sebanyak 7.380. Berikut dimensi dari Inarisk Desawisma di Kabupaten Sumenep dengan persentase indiktor tertinggi:pengetahuan tentang Covid-19 (Keluarga saya mengetahui tentang Covid-19: 97,737%), lingkungan rumah (keluarga saya tinggal di rumah dengan pencahayaan sinar matahari langsung: 93,509%), kondisi tempat tinggal (tempat tinggal keluarga saya memiliki sumber air bersih: 97,182%), perilaku/kebiasaan(keluarga saya menyediakan : tissue basah/antiseptic, masker, sabun antiseptic dan disinfektan bagi keluarga di rumah: 73,293%), rencana keluarga(keluarga saya memiliki aturan dan kesepakatan dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (phbs) di rumah: 83,509%), kapasitas keluarga(anggota keluarga tidak ada yang mempunyai penyakit : jantung/diabetes/gangguan pernafasan kronik: 74,038%).
Pendampingan Pengisian Data Aplikasi InaRisk Dasawisma Untuk Pencegahan Covid-19 Berbasis Keluarga di Kabupaten Sumenep Anekawati, Anik; Mulyadi, Eko; Yuliastina, Roos
Jurnal ABDIRAJA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v4i2.1582

Abstract

Permasalahan mitra yaitu pelayanaan bidang akademikterkendala dengan adanya pandemi Covid-19 khususnya dharma Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan KKN. Solusi yang ditawarkan pendampingan peserta KKN secara daring menjadi relawan informasi dengan memanfaatkan aplikasi InaRisk milik BNPB pusat. Permasalahan lain adalah aplikasi InaRisk milik pihak lain, sehingg mitra dan pelaksana pengabdi tidak mendapatkan data hasil isian aplikasi InaRisk tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan aplikasi berbasis web dengan indikator sama dengan di aplikasi InaRisk. Metode pelaksanan merupakan satu kesatuan dalam pendampingan dan sosialiasi pengisian data tingkat risiko penyebaran Covid-19 melalui pendataan terhadap keluarga inti dan dasawisma (Inarisk Keluarga). Jumlah responden yang berhasil dikumpulkan Inarisk Keluarga sebanyak 7.380. Berikut dimensi dari Inarisk Desawisma di Kabupaten Sumenep dengan persentase indiktor tertinggi:pengetahuan tentang Covid-19 (Keluarga saya mengetahui tentang Covid-19: 97,737%), lingkungan rumah (keluarga saya tinggal di rumah dengan pencahayaan sinar matahari langsung: 93,509%), kondisi tempat tinggal (tempat tinggal keluarga saya memiliki sumber air bersih: 97,182%), perilaku/kebiasaan(keluarga saya menyediakan : tissue basah/antiseptic, masker, sabun antiseptic dan disinfektan bagi keluarga di rumah: 73,293%), rencana keluarga(keluarga saya memiliki aturan dan kesepakatan dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (phbs) di rumah: 83,509%), kapasitas keluarga(anggota keluarga tidak ada yang mempunyai penyakit : jantung/diabetes/gangguan pernafasan kronik: 74,038%).