Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Development of an Evaluation Model for Islamic Religious Education and Character Education (PAI-BP) at The High School Level: Between Urgency and Effectiveness Muhtadi, Ahmad; Mulyoto, Mulyoto; Hasyim, Dardiri
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v3i02.148

Abstract

The research is aimed to: (1) identify a factual model of learning evaluation of Islamic Religious and Moral Education (PAI-BP); (2) develop the PAI-BP learning evaluation model to suit the needs of the high school education level; and (3) knowing and analyzing the effectiveness of the PAI-BP learning evaluation development model at the high school education level in Karanganyar Regency for the 2020/2021 academic year. The type of the research is development research targetting the evaluation model for Islamic Religious and Moral Education (PAI-BP) for high school level. The data collection method was done using observation, in-depth interviews, document analysis, tests, and questionnaires techniques. Data analysis was carried out by qualitative and quantitative analysis. The research concluded that: (1) The factual model of the evaluation of Islamic Religious Education and Moral Education (PAI-BP) at the high school education level currently done separately between the process of learning and its product; (2) The evaluation model developed has two main components, namely: the learning process and output. The learning process includes four subcomponents, namely: (a) teachers’ performance in the classroom, (b) teachers’ personality, (c) students’ behavior, and (d) learning facilities. Whereas the learning output includes four sub-components, namely aspects: (a) akidah akhlaq, (b) Qur'an-Hadith, (c) Fiqh, and (d) Islamic history; and (3) The effectiveness of the PAI-BP learning evaluation model developed shows that based on the experts, user and practitioner assessments, the model developed is considered as a Good model to evaluate PAI-BP learning at high school level education.
IMPLEMENTASI METODE QIRO’AH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN MANULA MAJELIS TA’LIM LALUNG KARANGANYAR Rohmatun, Umi; Mulyoto, Mulyoto; Hasyim, A. Dardiri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisa implementasi, kelebihan dan kekurangan serta alasan metode qiro’ah dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Quran manula pada Majelis Ta’lim Lalung Karanganyar.  Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseach). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengajar dan masyarakat di Manula Majelis Ta’lim Lalung Karanganyar. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian ini adalah Implementasi metode Qiro’ah di Majleis Ta’lim Lalung Karanganyar dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan merupakan  metode yang sesuai dengan manula yang belajar membaca Al-Qur’an (dalam hal ini orang dewasa yang kembali belajar membaca Al-Qur’an). Kelebihan dari metode Pembelajaran Al-Qur’an Metode Qiro’ah di Majelis Ta’lim Manula Lalung Karanganyar adalah Menggunakan media gambar, Seimbang penguasaan huruf, Langsung praktek ilmu tajwid, ghorib, makhorijul huruf, Fleksibel mengajarkanya, Cocok untuk semua umur, Bukunya berkualitas, Bisa diajarkan secara privat dan klaksikal, Bersetifikat bagi guru yang sudah mengikuti TOT (Training Of  Tutor), Target jelas dan terukur (12 x pertemuan @ 60 menit),  Lancar karena  pemberian materi diulang ulang, Diajarkan motivasi dan hikmah, Dinul Islam, Doa Harian, Prinsip Pencari ilmu dan Doa Khotmil Qur’an. Adapun kekurangan metode qiro’ah adalah bukunya masih terbatas, Minimnya guru yang profesional di bidangnya, Rasio guru dengan santri yang tidak memadai atau kurang proposional, Minimnya jumlah guru yang   mememiliki sertifikat metode Qiro’ah, Membutuhkan dana yang besar untuk mengadakan evaluasi,  khataman dari Yayasan pusat metode Qiro’ah. Metode Qiro’ah  dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada masyarakat manula karanganuar dengan alasan: Materi metode qiro’ah sudah tersusun dengan baik sehingga mudah untuk dipahami, media gambar sebagai pembelajaran metode qiro’ah sangat menarik dan metode qiro’ah memiliki evaluasi pembelajaran.