Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Implementasi Science Technology Engineering Mathematics (STEM) dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Mariam Hoerunnisa; Shinta Purnamasari; Andinisa Rahmaniar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1469

Abstract

STEM merupakan salah satu pembelajaran yang memadukan empat komponen yaitu Science, Technology, Engineering dan Mathematics. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa literatur pada hasil penelitian mengenai implementasi STEM pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta dampaknya. Tinjauan literatur dilakukan pada 25 artikel yang dipublikasikan pada berbagai jurnal dari tahun 2015-2022. Tinjauan literatur dilaksanakan dengan 4 tahapan diantaranya yakni melakukan riset serta penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditentukan, melaksanakan analisis dan sintesis, serta melaksanakan organisasi tulisan. Implikasi penerapan STEM yaitu siswa dapat belajar secara aktif dan inovatif karena siswa merancang proyeknya secara mandiri. Adapun Hasil studi literatur dan analisisnya menunjukkan bahwa 1) STEM dapat di implementasikan pada pembelajaran IPA melalui berbagai cara seperti media pembelajaran, model pembelajaran, perangkat pembelajaran diantaranya bahan ajar, modul, e-modul, LKS, LKPD, E-LKPD. 2) Pengintegrasian STEM dalam pembelajaran berdampak pada hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan proses sains dan literasi sains peserta didik. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber acuan atau referensi dalam mengimplementasikan STEM pada pembelajaran IPA.
Implementasi problem based learning (PBL) terintegrasi education for sustainable development (ESD) terhadap literasi lingkungan siswa pada topik energi Neng Leli Nailul Zulfah; Shinta Purnamasari; Dudung Abdurrahman
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v4i1.3424

Abstract

Pendidikan berkelanjutan mengenai energi memiliki peran penting dalam membangun pemahaman siswa terhadap lingkungan. Dengan pendekatan interdisipliner dan pemikiran kritis, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) mendukung visi UNESCO dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. ESD juga melibatkan literasi lingkungan yang mendorong pemahaman tentang isu-isu sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam konteks keseimbangan antara kebutuhan manusia dan lingkungan. Integrasi metode pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan ESD, khususnya dalam konteks energi, berpotensi meningkatkan literasi lingkungan siswa, dengan melibatkan mereka dalam pemecahan masalah nyata dan memberi mereka peran aktif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan ESD dan literasi lingkungan melalui pendekatan Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran, serta untuk mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan literasi lingkungan siswa pada topik energi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental Desain. Sampel terdiri dari 27 siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, serta observasi untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran PBL yang terintegrasi dengan ESD. Hasil N-gain literasi lingkungan sebesar 0,61 menunjukkan bahwa pembelajaran PBL yang terintegrasi dengan ESD memiliki dampak positif pada peningkatan literasi lingkungan siswa. Dengan integrasi ESD dan literasi lingkungan melalui PBL, siswa dapat lebih memahami isu-isu berkelanjutan dan mengembangkan sikap yang peduli terhadap lingkungan. Hasil ini menunjukkan pentingnya pendekatan ini dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan merangsang perubahan perilaku siswa menuju lingkungan yang lebih baik
Pengembangan buku cerita IPA terpadu bermuatan karakter Siti Nurhalimah; Ikna Nurma'ripat; Shinta Purnamasari
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i1.2243

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa kajian literatur pada hasil penelitian mengenai pengembangan buku cerita IPA terpadu bermuatan pendidikan karakter yang digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kajian pustaka dilakukan pada 7 artikel yang dipublikasikan di berbagai jurnal dari tahun 2014 sampai 2022. Kajian pustaka dilakukan dengan menggunakan 4 metode yaitu pemilihan topik yang akan direview, melakukan pencarian dan penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditemukan, melakukan analisis dan sintesis literatur, serta melakukan organisasi tulisan. Hasil dari literatur review ini menunjukkan bahwa buku cerita IPA terpadu bermuatan pendidikan karakter dapat digunakan untuk meningkatkan minat baca siswa, motivasi belajar siswa, mempermudah siswa dalam memahami materi dan  menumbuhkan karakter dalam diri siswa.  Dalam alur ceritanya pun mengandung pesan-pesan moral sehingga dapat menumbuhkan nilai karakter ke dalam diri siswa secara langsung tanpa unsur paksaan melalui peranan dari tokoh cerita.
Peran Media Pembelajaran Komik Edukasi dalam Pembelajaran IPA: A Narrative Literature Review Salwa Sulaimah Nurhakim; Abdul Latip; Shinta Purnamasari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengkajian dan menganalisis mengenai peran komik edukasi yang diterapkan pada pembelajaran IPA, sehingga peneliti memiliki referensi yang berkaitan dengan pengembangan dan penerapan komik dalam pembelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode literature review dengan jenis narrative literature review. Pada penelitian ini terbagi ke dalam dua tahapan, yaitu dengan mengumpulkan data dan menganalisis data. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan 25 artikel dengan terbitan 10 tahun terakhir dan melakukan seleksi sesuai dengan topik yang dibutuhkan. Analisis data dengan melakukan kategorisasi berdasarkan topik yaitu peran komik edukasi dalam pembelajaran IPA pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Hasil narrative literature review menunjukkan bahwa penggunaan media komik dalam pembelajaran IPA di SD memiliki peran yang positif yaitu dapat memudahkan pemahaman konsep pada siswa mengenai pembelajaran IPA dimana komik menggabungkan teks dan gambar sehingga pemahaman konsep-konsep IPA yang mungkin sulit dipahami oleh siswa dapat terbantu dibandingkan jika hanya menggunakan teks saja. Selanjutnya, dengan menggunakan media komik pada pembelajaran IPA di SMP menunjukkan bahwa komik terbukti mampu meningkatkan beberapa kemampuan pada siswa. Kemampuan yang dimaksud seperti berpikir kreatif, berpikir kritis, literasi sains. Selanjutnya, media komik yang digunakan pada pembelajaran IPA (fisika, biologi, dan kimia) di SMA terbukti sangat berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa dan hasil belajar siswa.
Analisis Pengaruh Penerapan Game dalam Pembelajaran IPA Ai Tuti Kusmiati; Shinta Purnamasari; Andinisa Rahmaniar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1595

Abstract

Permainan atau game adalah suatu aktivitas yang di dalamnya terdapat aturan yang disepakati bersama dengan tujuan mengembangkan berbagai keterampilan pada anak dengan cara yang menggembirakan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa literature review mengenai pengaruh penerapan game dalam pembelajaran IPA. Adapun dalam penulisannya, artikel ini menggunakan metode literature review pada 25 jurnal atau artikel yang telah dipublikasikan dari 2014-2023. Dalam pelaksanaanya metode literature review ini terdiri atas 4 tahapan, yaitu penentuan topik yang akan di-review, pencarian serta pemilihan jurnal atau artikel yang terkorelasi dengan topik yang telah ditentukan, menganalisis serta mensintesis sumber yang digunakan, dan tahap terakhir yaitu melakukan organisasi tulisan. Dari literature review ini didapatkan bahwa: 1) permainan yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA sangatlah bervariasi, seperti permainan tradisional, game simulasi, permainan papan petak, kuis, permainan kartu, role playing dan lain-lain. Selain sebagai media pembelajaran, permainan-permainan tersebut juga diterapkan sebagai metode, strategi, dan alat assesmen 2) penerapan game dalam pembelajaran IPA berpengaruh positif pada motivasi, minat belajar, semangat, dan keaktifan siswa serta berbagai keterampilan seperti berpikir kreatif dan kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan pemecahan masalah, dan meningkatkan karakter ilmiah siswa.
The Analysis of S.T.E.M Education Lesson Plan in Curriculum 2013 Rahmaniar, A.; Purnamasari, S.; Abdurrahman, D.; Setyawarno, D.; Mahmoud, H. A.
Journal of Science Education Research Vol. 8 No. 2 (2024): J. Sc. Edu. Research (Available in August)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jser.v8i2.71716

Abstract

The integration of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Education is essential to develop students' abilities, such as creativity, critical thinking, collaboration, and communication. Teachers should create a lesson plan that integrates STEM education to implement STEM Education into the learning process. The purpose of this research is to analyze the lesson plans from preservice teachers in science education programs and establish a standardized lesson plan that integrates STEM Education. The method used descriptive analysis that describes the characteristics of STEM Education lesson plans using a rubric, adapted from another journal. The rubric has 20 indicators to analyze the lesson plans, with four levels - no evidence of, inadequate, needs improvement, and adequate. Most of the lesson plans met the standard but still require improvement and development. For the identity section, 50% of the lesson plans needed improvement. For the learning process, more than 50% of the lesson plans required improvement, but they were adequate for scientific activities. For the assessment and resources section, there was an equal distribution of lesson plans that needed improvement and adequate level. However, up to 70% of the lesson plans were on an adequate level for using a different media in the learning process.
Studi Literatur: Penilaian Kompetensi Keberlanjutan dan Hasil Belajar Education for Sustainable Development (ESD) Purnamasari, Shinta; Nurawaliyah, Siti
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i1.2553

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil studi literatur sistematis terkait penilaian kompetensi keberlanjutan dan hasil belajar education for sustainable development (ESD). Langkah-langkah yang dilakukan dalam studi literatur sistematis ini meliputi pemilihan topik, pemilihan dan seleksi literatur yang relevan dengan topik, analisis dan sintesis tulisan, serta pengorganisasian tulisan. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa terdapat delapan kompetensi keberlanjutan dan tiga domain hasil belajar ESD yang harus dicapai dalam penerapan atau implementasi ESD. ESD sangat relevan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran IPA. Dalam implementasi ESD pada pembelajaran dilakukan penilaian terkait kompetensi keberlanjutan dan hasil belajar ESD. Penilaian harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh domain hasil belajar tanpa terkecuali. Terdapat beberapa jenis penilaian yang cocok untuk digunakan dalam penilaian kompetensi keberlanjutan dan hasil belajar ESD, seperti studi kasus, portofolio, penilaian berbasis proyek, jurnal reflektif, dan skala Likert.
Training on Students’ Science Process Skills to Achieve Science Learning Outcomes at SMPN 4 Tarogong Kidul [Pelatihan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik untuk Mencapai Capaian Pembelajaran IPA di SMPN 4 Tarogong Kidul] Purnamasari, Shinta; Abdurrahman, Dudung; Rahmaniar, Andinisa; Lestari, Wiwit Yuli; Latip, Abdul; Nurfadilah, Vina Anggun; Fauziah, Siti Rahayu; Nurma’ripat, Ikna; Nurdiana, Runi; Burhanudin, Muhamad Yusuf Fahmi
Jurnal Pengabdian Isola Vol 3, No 1 (2024): JPI: VOLUME 3, ISSUE 1, 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i1.71523

Abstract

Capaian pembelajaran mata pelajaran IPA pada Kurikulum Merdeka terdiri atas dua elemen, yaitu pemahaman IPA dan keterampilan proses. Hal tersebut mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru dan peserta didik dalam mengembangkan keterampilan proses sains. Kegiatan ini mencakup 3 tahapan kegiatan, yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan koordinasi antara tim PkM dan peserta PkM. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan pelatihan dengan menerapkan teknik on and off-job training. Pelatihan dengan teknik on and off-job training meliputi pemberian materi dan workshop (off-job training), penerapan di kelas (on-job training), serta refleksi dan evaluasi (off-job training).  Pada tahap evaluasi, dilakukan penyebaran kuesioner kepada guru dan peserta didik. Hasil evaluasi menunjukkan respon positif terhadap kegiatan PkM baik dari guru maupun peserta didik. Guru menunjukkan persentase yang tinggi terkait kepuasan terhadap kegiatan PkM (93,33%), relevansi materi PkM dengan kebutuhan guru (90%), dan kebermanfaatan kegiatan PkM (90%). Persentase yang tinggi juga diberikan oleh peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam kegiatan PkM. The learning outcomes of the science in Kurikulum Merdeka consist of two elements, that is scientific understanding and process skills. This encourages the conduct of community service activities with the aim of providing training to teachers and students in developing science process skills. This activity consists of 3 stages: preparation, implementation, and evaluation. In the preparation stage, coordination between the team and participants are conducted. In the implementation stage, training is conducted using on and off-job training techniques. On and off-job training techniques includes providing materials and workshops (off-job training), implementation in classroom on-job training), as well as reflection and evaluation (off-job training). In the evaluation stage, questionnaires are distributed to teachers and students. The evaluation results show positive responses to the community service activities from both teachers and students.  Teachers show a high percentage of satisfaction with the activities (93,33%), the relevance of material to teacher’s needs (90%), and the benefits of activities (90%). Students also give a high percentage for the learning activities carried out in the community service activities.
Training on the Development of Science Learning Tools with STEM Approach for Science Teachers in Garut Regency [Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Dengan Pendekatan STEM Untuk Guru IPA di Kabupaten Garut] Latip, Abdul; Abdurrahman, Dudung; Rahmaniar, Andinisa; Purnamasari, Shinta; Lestari, Wiwit Yuli; Nurfadilah, Vina Anggun; Fauziah, Siti Rahayu
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 1 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 1, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.59338

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru IPA di Kabupaten Garut mengenai pengembangan perangkat pembelajaran IPA berpendekatan STEM. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilaksanakan koordinasi antara tim PKM dan perwakilan peserta. Pada tahap pelaksanaan menggunakan metode pelatihan dengan teknik on off, dengan rincian pemberian materi dan workshop (off job training), implementasi di Sekolah (on job training), refleksi dan evaluasi (off job training). Pada proses pelaksanaan kegiatan, secara umum guru dapat mengikuti dan menghasilkan luaran yang diharapkan. Pada tahap evaluasi dilakukan pemberian kuisioner dengan hasil bahwa secara umum guru memberikan respon positif terhadap kegaitan PkM, baik dari aspek kebermanfaatan materi, kesesuaian materi, kebermafaatan produk, dan kesesuaian kegiatan dengan kondisi lapangan.The community service activities aim to train science teachers in Garut Regency regarding developing STEM-approached science learning tools. This activity consists of 3 main stages: preparation, implementation, and evaluation. At the preparatory stage, coordination was carried out between the PKM team and participant representatives. At the implementation stage, using the training method with on-off techniques, with details of providing materials and workshops (off-job training), implementation in schools (on-job training), reflection and evaluation (off-job training). In implementing activities, the teacher can generally follow and produce the expected output. At the evaluation stage, a questionnaire was administered with the result that, in general, the teacher gave a positive response to PkM activities, both in terms of the usefulness of the material, the suitability of the material, the use of the product, and the suitability of the action with field conditions.
Pelatihan Berpikir Kritis dan Sikap Gotong Royong dalam Pembelajaran Laboratorium Luar Sekolah Taman Satwa Cikembulan di SMPN 2 Kadungora Lestari, Wiwit Yuli; Rahmaniar, Andinisa; Purnamasari, Shinta; Abdurrahman, Dudung; Latip, Abdul; Syarifatoha, Nawa Hilmi; Anwar, Siti Nazila; Safarizi, Sabrina Aprilla; Hasanah, Rani Sumiati; Hidayat, Aceng M Rohmat; Ramdan, Raihan Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 2 (2024): Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i2.76787

Abstract

Penggunaan laboratorium luar sekolah sebagai sumber dan sarana prasarana pembelajaran dapat diterapkan didalam kegiatan pembelajaran, agar termotivasinya peserta didik dalam pembelajaran. Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik, begitu juga sikap gotong royong yang didalam kurikulum merdeka perlu dilatihkan. Pengabdian pelatihan ini dilakukan di SMPN 2 Kadungora. Subjek penelitian adalah peserta didik dan  guru. Kegiatan pengabdian ini mencakup 3 tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan,pelaksanaan dan refleksi evaluasi. Pada tahap persiapan melakukan kordinasi dari tim dosen UNIGA, mahasiswa UNIGA,  pihak sekolah dan pihak Taman Satwa Cikembulan. Pelatihan pelaksanaan meliputi pemberian materi konten IPA pentingnya sikap gotong royong dan berpikir kritis, penerapan di Taman Satwa Cikembulan, serta refleksi dan evaluasi. Pada tahap evaluasi, dilakukan penyebaran kuesioner kepada guru dan peserta didik. Hasil evaluasi pada kegiatan pengabdian menunjukkan respon positif baik dari peserta didik ataupun guru. Peserta didik memiliki rata-rata persentase yang tinggi dari setiap indikator. Sedangkan guru menunjukkan persante yang tinggi pada aspek kebermanfaatan menyelenggarakan pengabdian masyarakat atau 97,2%, aspek selanjutnya yaitu memiliki nilai sama yaitu aspek kebutuhan sesuai kemampuan profesionalisme guru dan kepuasan menyelengarakan pengabdian masyarakat yaitu bernilai 91.67% dan aspek yang paling kecil yaitu aspek relevansi materi dan evaluasi sesuai kurikulum Merdeka yaitu bernilai 90%.