Claim Missing Document
Check
Articles

Intra-Industry Trading Factors and Patterns in ASEAN-5 Region Muryani, Muryani; Pratiwi, Anisa Dyan
Global Strategis Vol. 12 No. 2 (2018): Global Strategis
Publisher : Department of International Relations, Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.944 KB) | DOI: 10.20473/jgs.12.2.2018.41-52

Abstract

The large expansion of trade in the form of Intra-Industry Trade (IIT) in ASEAN is driving large volumes and variety of traded goods and is changing patterns of trade across members. This paper examines the factors affecting the level of IIT for ASEAN-5 countries (Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, and Thailand) in the period of 2004-2014. IIT is measured with Grubel-Lloyd index covering ten different one-digit SITC categories. The result indicates a large Intra-Industry Trade among ASEAN countries and across most manufacturing sectors. IIT Index is employed as a dependent variable, and four variables are used as independent variables: 1) different GDP per capita, 2) foreign direct investment (FDI), 3) trade openness, and 4) distance. Different GDP per capita and trade openness have a positive effect on IIT. FDI does not affect IIT, and distance has a negative effect on IIT across intra-ASEAN trade.  Keywords: International Trade, Intra-Industry Trade, Grubel-Lloyd, Panel Data Analysis
PENINGKATAN EDUKASI TENTANG MANFAAT HATI AYAM BAGI KESEHATAN KELUARGA MELALUI SIARAN RADIO MARIA INDONESIA Mariana Manik, Risda; Astuti Damanik, Rini; Muryani, Muryani; Ginting, Agustaria; Ginting, Nasipta; Melva Sianipar, Connie
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.2975-2980

Abstract

Keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan anggota keluarganya, termasuk dalam upaya pencegahan anemia yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Anemia defisiensi besi dapat menyerang berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia, dan sering kali disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Hati ayam merupakan salah satu bahan pangan lokal yang mengandung zat besi heme dengan bioavailabilitas tinggi, mudah diperoleh, terjangkau, serta kaya akan nutrisi penting lainnya seperti vitamin A, B12, folat, kolin, dan protein. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk siaran radio di Radio Maria Indonesia 104,2 FM yang diselenggarakan setiap hari Rabu selama bulan Maret hingga April 2025, masyarakat diberikan edukasi mengenai manfaat hati ayam bagi kesehatan keluarga. Kegiatan ini melibatkan dua narasumber yang memaparkan materi seputar kandungan gizi, manfaat bagi setiap kelompok usia, serta cara memilih dan mengolah hati ayam secara aman dan bergizi. Interaksi dengan pendengar dilakukan melalui sesi tanya jawab yang aktif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat serta respon positif terhadap informasi yang disampaikan. Pemanfaatan media radio sebagai saluran komunikasi terbukti efektif dalam menjangkau masyarakat luas, khususnya yang memiliki keterbatasan akses literasi digital, sehingga dapat menjadi strategi edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan berdampak positif.
Pengaruh Pemberian Rebusan Bayam Merah (Amaranthus Gangeticus) terhadap Kadar Hb pada Ibu Hamil Trimester II dengan Anemia Muryani, Muryani; Br Barus, Emi; Rosida Siregar, Nurma
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v5i2.1732

Abstract

Dampak kekurangan kadar zat besi pada ibu hamil mengakibatkan abortus, persalinan prematur, terhambatnya perkembangan bayi dalam kandungan, mudah terinfeksi, ketuban pecah dini, selama persalinan dapat menyebabkan gangguan his, persalinan pada kala I lama dan terjadi partus terlantar, sedangkan selama menyusui dan pasca kehamilan terjadi subinvolusi uterus yang menyebabkan keluarnya cairan pasca kehamilan yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan bayam merah (Amaranthus Gangeticus) terhadap kadar HB pada ibu hamil trimester II yang megalami  anemia di Klinik Bidan Intan. Metode dalam penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest- posttet design. Hasil uji statistik wilcoxon dengan taraf signifikan sig α 0,05 diperoleh hasil p-value 0,000< 0,05 dengan nilai Z sebesar - 3.873. Kesimpulan ada pengaruh pemberian rebusan bayam merah (Amaranthus Gangeticus) terhadap kadar HB pada ibu hamil Trimester II dengan  anemia.
Pengaruh Jus Mentimun terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Dusun Kuta Rih Desa Lau Baleng Kecamatan Laubaleng Tahun 2024 Jaya Munthe, Beringin; Muryani, Muryani
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v5i2.1753

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor terjadinya penyakit tidak menular yang dapat berdampak negatif dari aspek sosial, ekonomi serta psikologis individu. Semakin bertambahnya umur seseorang akan meningkatkan faktor risiko hipertensi karena anatomi tubuh yang dimulai mengalami perubahan, dimana pembuluh darah akan kehilangan kelenturan. Tujuan: untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Dusun Kuta Rih Desa Lau Baleng Kecamatan Laubaleng Tahun 2024. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest- posttet design. Hasil uji statistik Wilcoxon bahwa nilai P- value (0.000) < α0.05 maka H0 ditolak Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh pre-test dan post-test pada pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Dusun Kuta Rih Desa Lau Baleng Kecamatan Laubaleng Tahun 2024. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Dusun Kuta Rih Desa Lau Baleng Kecamatan Laubaleng Tahun 2024.
Asymmetry Price Transmission in Market Rice in Indonesia Novianti, Tanti; Mashito, Mulia Ary; Muryani, Muryani
Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Economics, Faculty of Economics and Business, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jiet.v5i2.23612

Abstract

Rice price disparity at the farmer and consumer level is large. This study analyzes the movement and transmission of rice pricer at the producer and consumer level between regions in Indonesia. The data used in this study is data on rice and beef prices at the producer and consumer level from 2010 to 2017. The method used in the analysis is the Error Correction Model (ECM). The movement of rice between regions in Indonesia fluctuated throughout the period 2010- 2017. The price of rice at the producer level is more volatile than the price of rice at the consumer level. Transmission of rice prices at the consumer level to prices at the producer level occurs asymmetrically, both in the short term and in the long run. In producer- consumer relations, the transmission of rice prices at the producer level to prices at the consumer level occurs asymmetrically in the short term, but symmetrically in the long run.
The Relationship between Knowledge and Attitudes of Postpartum Mothers regarding Vulva Hygiene and Prevention of Perineal Wound Infections at the Sulastri Clinic Nurmaliza, Lili; Lubis, Rhina Chairani; Muryani, Muryani
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.744

Abstract

Perineal tearing that occurs when mothers are in the postpartum phase during the birthing process increases every year and wound healing also takes a long time. This of course occurs due to several factors, one of which is vulva hygiene. According to a survey at the Sulastri Clinic in 2023, out of 10 postpartum mothers, around 7 patients had injuries lasting more than 7 days. This is because mothers who are in the postpartum phase do not practice good vulva hygiene because they are afraid of touching the stitched wound and are also afraid of experiencing a long recovery. The research method used was quantitative and cohort methods. The population of postpartum mothers at the Sulastri Clinic in 2023 will be around 35 postpartum mothers. The sampling method prioritizes the concept of Consecutive Sampling. Then for the independent variable vulva hygiene and also the dependent variable or bound to the speed of healing of perineal wounds in postpartum mothers. Research data was obtained using questionnaires and also observation. The data was tabulated and also analyzed using Fisher's Exact Test. The results of the study show that p = 0.000, α = 0.05 p < α where H1 will be accepted due to the correlation between vulva hygiene and rapid healing of perineal wounds in postpartum mothers. It is hoped that this research can increase the role of health workers in healing perineal wounds in postpartum mothers.
Penerapan Berbalas Pantun Dalam Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Kelas V Sekolah Dasar Anengsih, Anengsih; Muryani, Muryani; Jamaludin, Ujang
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan berbalas pantun pada pembelajaran berbasis kearifan lokal sebagai upaya untuk mengenalkan dan melestarikan budaya bangsa pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Pantun merupakan puisi lama, salah satu karya sastra yang sudah dikenal lama oleh masyarakat. Di beberapa daerah di Indonesia, berbalas pantun dapat ditemukan sebagai tradisi turun temurun. Misalnya berbalas pantun terdapat dalam rangkaian tradisi palang pintu di DKI Jakarta, Tangerang dan sekitarnya. Namun demikian, materi melisankan pantun tidaklah mudah untuk dipahami siswa. Hal ini karena pantun memiliki aturan penulisan yang tidak sederhana. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran berbasis kearifan lokal agar siswa lebih mudah untuk memahami informasi yang berkaitan dengan nilai-nilai yang telah dipahami sebelumnya. Selanjutnya nilai-nilai budaya dapat disinkronkan melalui karya sastra. Hal ini sejalan dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Mendikbud no. 22 tahun 2016 tentang standar proses bahwa proses pembelajaran di SD mengakomodasi pembelajaran tematik terpadu, selanjutnya pada aspek keberagaman budaya dapat diintegrasikan dalam konteks pembelajaran dengan memasukkan konten kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan di SDIT Tunas Harapan Ilahi pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dan perilaku yang diamati. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana penerapan berbalas pantun dalam pembelajaran bahasa indonesia berbasis kearifan lokal di kelas v sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbalas pantun dapat meningkatkan motivasi belajar, peran aktif siswa, dan keterampilan melisankan pantun, sehingga berbalas pantun dapat dijadikan pembelajaran alternatif yang direkomendasikan dalam materi melisankan pantun sebagai upaya untuk mengenalkan dan melestarikan budaya bangsa.
Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Anengsih, Anengsih; Muryani, Muryani; Hakim, Lukmanul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4225

Abstract

Kurikulum nasioanal berbasis kompetensi sudah terselenggara sejak 2004 ,kini di saat kurikulum merdeka diluncurkan oleh menteri pendidikan Nadiem Nakarim, bahwa sebuah kompetensi seringkali di artikan sebagai keterampilan semata atau hanya dibutuhkan untuk vokasi, namum yang sebenarnya adalah mampu mendemontrasikan aksi nyata untuk memecahkan masalah. Kompetensi merupakan hasil dari proses belajar dan berfikir. Kompetensi adalah hasil dari proses belajar dan berfikir tingkat tinggi yang membuktikan transferability, mahir di situasi baru dengan berbagai kombinasi, bukan hanya tugas rutin yang bisa diprediksi. Prestasi didefini- sikan bukan sekadar sukses dalam ujian dan pelajaran sekolah, tetapi sesungguhnya menjadi kunci untuk terus beradaptasi dan melakukan sinergi lintas bidang ilmu dan profesi yang berkelanjutan. Setiap kegiatan pengembangan kurikulum hendaknya menggunakan landasan yang kuat sehingga akan melahirkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan, yang dapat dijadikan dasar pokok keputusan tentang kurikulum karena berdasarkan landasan-landasan tersebut dapat dijawab pertanyaan-pertanyaan mendasar seperti: 1) Jelaskan mengapa dalam kurun waktu tertentu kurikulum sekoloh terutama kurikulum pendidikan dasar? harus selalu ditinjau kembali untuk dikembangkan diperbaharui, 2) Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Pemulihan Pembelajaran?, 3) Mengapa kita memerlukan Kurikulum yang berubah ? , 4) Apa yang perlu orang tua siapkan ketika satuan pendidikan anak mereka menerapkan Kurikulum ?5) Landasan dan prinsip pengembangan kurikulum pendidikan terutama kurikulum pendidikan dasar? 6) Bagaimana bentuk struktur kurikulum dengan penerapan Kurikulum 7)  hal-hal apakah yang harus diajakan kepada generasi muda agar dapat membimbing mereka ke kehidupan yang baik, 8) seberapa jauh peranan dan tanggung jawab sekolah dalam hal ini, 9) relevansi pendidikan terhadap kebutuhan dan struktur masyarakat, 10) peranan teknologi dan struktur keluarga terhadap praktek kependidikan di sekolah, 11) pemenuhan kebutuhan dasar manusia lewat jalur pendidikan, 12) relevenasi struktur kurikulum dengan tahap-tahap perkembangan kedewasaan anak didik, dan masih banyak lagi pertanyaan yang relevan. Melalui kajian terhadap bidang-bidang yang menjadi landasan pengembangan kurikulum ini, hal-hal yang bersifat normatif dan ideal yang menjadi tumpuan tujuan penyelenggaraan pendidikan dapat dianalisis, dan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan pendidikan dengan tantangan yang sangat kompleks boleh dikatakan hampir tidak mungkin untuk merumuskan tujuan-tujuan kurikulum dengan hanya berpegang pada satu filsafat, teori pendidikan atau model kurikulum tertentu secara konsisten dan konsekuen. Oleh karena itu untuk mengakomodir tantangan dan kebutuhan pendidikan yang sangat kompleks sering digunakan model eklektik, dengan mengambil hal-hal yang terbaik dan memungkinkan dari seluruh aliran filsafat yang ada, sehingga dalam menentukan tujuan pendidikan lebih diusahakan secara bereimbang. 
IMPACT OF ROAD INFRASTRUCTURE, EDUCATION, HEALTH AND FOREIGN DIRECT INVESTMENT TOWARDS INDONESIA’S ECONOMIC GROWTH: LEVEL OF 33 PROVINCES Muryani, Muryani; Amalia, Agna
AFEBI Economic and Finance Review Vol. 3 No. 2 (2018): December
Publisher : Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47312/aefr.v3i2.647

Abstract

Economic growth is the most important factor to gain successful long-term development. The economy growth factors are road infrastructure, education, health, and foreign direct investment. This study analyzes the influence of road infrastructure, education, health and foreign direct investment on economic growth of 33 provinces in Indonesia in 2010-2016. This study uses panel data regression method and uses STATA 14 software. The regression estimation results showed that simultaneously road infrastructure, education, health, and foreign direct investment had an effect on economic growth of 33 provinces in Indonesia, while partially (individually) foreign direct investment doesn’t have significant effect. JEL Classdification: H51, H52, H54 Keywords: Economic Growth, Education, Foreign Direct Investment, Health, Road Infrastructure
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS IXA SMP NEGERI 2 SANDEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Muryani, Muryani
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muryani*ABSTRAKPeningkatan Hasil Belajar IPA Pada Sistem Kehidupan Manusia Melalui Metode Kooperatif Tipe STAD siswa Kelas IX A SMP Negeri 2 Sanden Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian tindakan ini dilaknanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP negeri 2 Sanden. Dengan tujuan penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Devisions) dapat membantu meningkatkan prestasi belajar siswa pada sistem kehidupan manusia. Penelitian dilakukan pada pelajaran IPA Biologi di kelas IX SMP N 2 Sanden tahun akademik 2014/2015. Hasil penelitian kelas ini adalah sebagai berikut. 1) Aktivitas siswa dalam belajar kelompok kondisi awal ada dua aspek yang memenuhi target yaitu: aspek menyetujui perencanaan dan aspek mencatat keputusan dan rencana yang dibuat (20%). Siklus I ada tiga aspek yang memenuhi target yaitu: aspek menyetujui perencanaan, aspek mencatat keputusan dan rencana yang dibuat, dan saling berbagi informasi penting (30%). Siklus II semua aspek sudah mencapai target yang diharapkan (100%). 2) Aktivitas siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar pada kondisi awal belum ada aspek yang memenuhi target (0%), Siklus I mencapai target (75%), dan Siklus II Semua aspek sudah memenuhi target (100%). 3) Nilai terendah siswa kondisi awal adalah 47, pada siklus I adalah 47, dan pada siklus II adalah 73. 4) Nilai tertinggi siswa kondisi awal adalah 80, pada siklus II adalah 100, dan pada siklus II adalah 100. 5) Ketuntasan belajar kondisi awal ada 4 siswa (14%), pada siklus I ada 17 siswa (61%), dan pada siklus II ada 26 siswa (93%). 6) Nilai rata-rata dalam pembelajaran IPA pada KD 1 kondisi awal adalah 66, pada siklus I adalah 78,5, pada siklus II menjadi 91,6.Kata kunci : Hasil belajar IPA, Sistem kehidupan manusia, dan STAD.* Muryani adalah Guru IPA SMP Negeri 2 Sanden BantulJurnal Sosialita, Vol. 8, No.2, November 2016 Muryani, Peningkatan Hasil Belajar …..308ABSTRACTThe improvement of science learning Achievement at Human life system through STAD type of cooperative Method at class IXA students of SMPN 2 Sanden in the academic year of 2014/2015. The action research was held to improve students’ science learning achievement in SMP N 2 Sanden. It aimed at improving students’ learning achievement at human life system by using STAD (Student Teams Achievement Devision) type of cooperative learning method. The research was doneduring Biology lesson in class IX of SMP N 2 Sanden in the academic year of 2014/2015.The result of the action research were: 1) In the early condition, there were two aspects reaching the taget in the students cooperative learning, they were agreeing the plan andtaking notes of decision and plans (20%). In the first cycle, there were three aspects reaching the target, they were agreeing the plan, taking notes of the decision and plans, and sharing important information (30%). In the the second cycle, all aspects could reach the expected target (100%). 2) There was no students’ activity in the teaching learning process in the early condition (0%), meanwhile it coud reach 75%, of the target in the first cycle; and it could reach all the target (100%) in the scond cycle. 3) The lowest score was 47 in the early condition; 47 in the first cycle; and 73 in the second cycle.4) The highest score was 80 in the early condition, 100 in the first cycle, and 100 in the cecond cycle. 5) There were 4 students (14%) in the earlycondition; 17 students (61%) in the first cycle, and 26 students (93%) in the second cycle who could reach the minimum score (KKM). 6) The average score of science subject at Basic competence 1 was 66 in the early condition, 78,5 in the first cycle, 91,6 in second cycle.Keywords: Improvement, Learning Achievement, Human life system, STAD Type Cooperative.