Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Political Communication Tactics of the National Democratic Party (NasDem) for Winning the Legislative Election Aida Farichatul Laila; Khoirul Muslimin; Lukman Hakim
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol 5 No 1 (2022): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v5i1.1173

Abstract

This article discusses the political communication strategy of a party, especially the National Democratic Party (NasDem) in Central Java in the 2019 Legislative Election. This study uses the Elaboration Likelihood ModelTheory from Petty and Cacciopo, when the persuasion of messages in the campaign can be accepted by the public so that they can win the 2019 Legislative Election contestation. This study uses a postpositivism paradigm, with qualitative descriptive research methods and triangulation of data sources, while this research focuses on the candidates for members of the NasDem Party. They are now legislative members in the DPRD of Central Java Province. The results of this study indicate that the Political Communication Tactics used by the Central Java NasDem Party in winning the 2019 Election Contestation was communicating with a traditional approach by personally meeting the cloud community, organizations community, community leaders, Islamic figures (Kiai), former officials, RT and RW. Those ways were carried out by the model of house visit, 'nguwongke uwong',. This study indicates that three legislative candidates who are currently sitting in the DPRD of Central Java have been elected.
Taktik Komunikasi Politik Partai Nasdem Dalam Memenangkan Pemilu Legislatif 2019 Aida Farichatul laila; Khoirul Muslimin; Lukman Hakim
Journal of Communication Studies Vol 1 No 2 (2021): JCS: Journal of Communication Studies
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.604 KB) | DOI: 10.37680/jcs.v1i2.1149

Abstract

This study show the political communication strategy of a party, especially the National Democratic Party (NasDem) in Central Java in the 2019 Legislative Election.This study uses the Elaboration Likelihood ModelTheory from Petty and Cacciopo, where the persuasion of messages in the campaign can be accepted by the public so that they can win the 2019 Legislative Election contestation. This study uses a postpositivism paradigm, with qualitative descriptive research methods and triangulation of data sources, while the focus of this research is on the candidates for members of the NasDem Party who are now members of the legislative in the DPRD of Central Java Province. The results of this study indicate that the Political Communication Tactics used by the Central Java NasDem Party in winning the 2019 Election Contestation was communicating with a traditional approach by personally meeting the cloud community, organizations community, community leaders, Islamic figure (Kiai), former officials, RT and RW. Those ways were carried out by the model of house visit, 'nguwongke uwong',. The result of this study indicates that three legislative candidates who are currently sitting in the DPRD of Central Java have been elected.
Optimalisasi Entrepreneurship Pada UMKM Cemilan Seafood di Desa Tempel Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Khoirul Muslimin; Wisnu Nor Cahyo; Novita Putri Mardiana; Sindy Aulia Octaviana
Khaira Ummah Vol. 1 No. 02 (2022): Khaira Ummah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.596 KB) | DOI: 10.34001/khairaummah.01022022-11

Abstract

ABSTRACT The creative economy is an economic concept in the new economic era that intensifiesinformation and creativity by relying on ideas, knowledge, skills and talents, rather thanhuman resources. Therefore, Human Resources (HR) as the main production factor in itseconomic activities. So that knowledge is needed about self-potential and the local culturalenvironment, from each community member as a source of life and a place to live. The conceptof the creative economy is increasingly getting major attention in many countries because itcan actually make a real contribution to the economy. (Ismurdyawati et al, 2013).One of the problems that occur in the community of outboard village, Wedung Sub-district,Demak Regency, is due to the lack of interest of residents in the development of MSMEs in theirvillage, currently there are only entrepreneurs who are still active until now, namely seafoodcrackers belonging to Mrs. Rohayati, crackers made from this type of fish are still requiresspecial attention to the development process, such as the use of very simple tools such as usingwax as an adhesive, as well as unattractive product packaging and many more. So that thelatest developments and innovations are needed to be able to develop these cracker productsto be even more attractive. The purpose of observations at partners' homes is to find out someof the problems that occur so that later we can help partner development in the future such asassisting in innovation of flavor variants, making partner logos, providing assistance in theform of plastic press tools on packaging to make it more attractive and expand productmarketing. The approach method for implementing this partnership program uses descriptivequalitative methods.Keywords: Development, Products, crackers, Tempel villageABSTRAK Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yangmengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide, pengetahuan skilldan talenta, daripada sumber daya tenaga. Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM)sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Sehingga diperlukanpengetahuan tentang potensi diri dan lingkungan budaya setempat, dari warga masyarakatmasing-masing sebagai sumber hidup dan tempat tinggalnya. Konsep ekonomi kreatif inisemakin mendapat perhatian utama di banyak negara karena ternyata dapat memberikankontribusi nyata terhadap perekonomian. (Ismurdyawati et al, 2013). Salah satu permasalahan yang terjadi pada masyarakat desa tempel Kecamatan WedungKabupaten Demak ini karena kurangnya minat warga terhadap perkembangan UMKM didesanya, saa ini hanya ada pengusaha yang masih aktif sampai sekarang yakni Kerupukseafood milik Ibu Rohayati, kerupuk yang berbahan dasar dari jenis ikan ini masihmembutuhkan perhatian khusus terhadap proses perkembangannya, seperti penggunaanalat yang masih sangat sederhana seperti menggunakan lilin sebagai perekatnya, sertapengemasan produk yang kurang menarik dan masih banyak lagi. Sehingga diperlukannyapengembangan serta inovasi terbaru untuk dapat mengembangkan produk kerupuk ini jadilebih menarik lagi. Tujuan dilakukannya observasi dirumah mitra yakni dapat mengetahuibeberapa permasalahan yang terjadi sehingga nantinya kita dapat membantuperkembangan mitra untuk kedepannya seperti membantu dalam inovasi varian rasa,pembuatan logo mitra, memberikan bantuan berupa alat pres plastic pada kemasan agarlebih menarik serta memperluas pemasaran produk. Metode pendekatan pelaksanaanprogram kemitraan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Kata kunci: Perkembangan, Produk, kerupuk, desa Tempel
Upaya Penguatan Kelembagaan Kelompok Pengajar Madrasah Diniyah AL-Ikhlas Desa Karanggodang Murniati Murniati; Mahfudlah Fajrie; Khoirul Muslimin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.744 KB)

Abstract

ABSTRACTThe service activity about institutional strengthening conducted at Madrasah Diniyyah “Al-Ikhlas”, Karanggondang village is a collaboration program between PKM UNISNU Jepara especially the dedicators of Da’wah and Communication faculty with educational institution named madrasah diniyyah Al- Ikhlas at Karanggondang village. This partnership program is motivated by the need for the importance of understanding about madrasah-based management among principals and teachers in the Madrasah Diniyyah “Al-Ikhlas”, Karanggondang village. The method used for the first time is initial socialization. Second method is carrying out trainings included; leadership management training, IT training for teachers, and training about madrasah administration orderly. Keywords: Strengthening, Management, Madrasah ABSTRAKKegiatan pengabdian tentang penguatan kelembagaan yang dilakukan pada madrasah diniyah “Al-Ikhlas”, Desa Karanggondang merupakan kegiatan kerjasama antara PKM UNISNU Jepara khususnya para pengabdi dari dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan lembaga pendidikan madrasah diniyah Al-Ikhlas Desa karanggondang. Program kemitraan tersebut dilatar belakangi oleh kebutuhan akan pentingnya pemahaman manajemen kepala sekolah berbasis madrasah dikalangan kepala madrasah dan para ustadz di madrasah diniyah Al-Ikhlas Desa Karanggondang. Metode yang dilakukan adalah yang pertama, Sosialisasi awal. Kedua, mengadakan pelatihan-pelatihan antara lain: pelatihan manajemen Kepemimpinan, Pelatihan IT bagi para ustadz, dan pelatihan tertib administrasi madrasah. Kata Kunci: Penguatan, Manajemen, Madrasah
Faktor - Faktor yang Memengaruhi Kecemasan Berrkomunikasi di Depan Umum (Kasus Mahasiswa Fakultas Dakwah INISNU Jepara) Khoirul Muslimin
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.228 KB) | DOI: 10.14710/interaksi.2.2.145-155

Abstract

Abstract :Communication anxiety seems to be a reasonable thing happens in daily life. This is the reason that anxiety in communicating in public is a psychological phenomenon that must occur in every student. It’s just the issue of consent becomes a pathological phenomenon when anxiety is excessive. . This anxiety that produces a negative impact on student self, one in the academic field.This study aims to determine the factors causing anxiety to communicate in public on student faculty propaganda, with the study design using quantitative descriptive research. Sampling technique in this study is the total sampling as many as 107 students of the Faculty of Dakwah INISNU Jepara. While the analysis of data using multiple regression techniques.Based on calculations using the statistical regression coefficient formula obtained results that the factors that affect communication in public anxiety that degree of evalution, subordinate status and lack of communication skills and experience.Keywords: Degree evaluation, subordinate status. Lack of skills and experience, communication anxiety in public.Abstraksi :Kecemasan berkomukasi tampaknya menjadi sesuatu yang wajar tejadi dalam kehidupan keseharian. Ini dengan alasan bahwa kecemasan dalam berkomunikasi di depan umum merupakan gejala psikologis yang pastinya terjadi pada setiap mahasiswa. Hanya saja persoalan yang dianggap wajar tersebut menjadi sebuah fenomena patologis ketika kecemasan itu berlebihan. . Kecemasan ini menghasilkan pengaruh yang negatif pada diri mahasiswa, salah satunya dalam bidang akademik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab timbulnya rasa cemas berkomunikasi di depan umum pada mahasiswa fakultas dakwah, dengan rancangan penelitian menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling sebanyak 107 mahasiswa Fakultas Dakwah INISNU Jepara. Sedangkan analisis data menggunakan teknik regresi berganda.Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik dengan menggunakan rumus koefisiensi regresi diperoleh hasil bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berkomunikasi di depan umum yaitu perasaan sedang dievaluasi, merasa orang lain memiliki kemampuan berkomunikasi yang lebih baik, dan kurangnya kemampuan dan pengalaman dalam berkomunikasi.Kata kunci: Perasaan dievaluasi, subordinate status, kurangnya kemampuan dan pengalaman, kecemasan berkomunikasi di depan umum.
Synergy between the Faculty of Da'wah and Communication, Unisnu Jepara and the Management of the Special Branch of Fatayat NU Malaysia in Empowering the Da'wah of Aswaja An-Nahdliyyah Wahab, Abdul; Muslimin, Khoirul; Haqqi, Muhammad Nashrul; Fajrie, Mahfudlah; Murniati, Murniati; Oktafian, Ananda Wahyu; Suroso, Suroso; Inah, Inah
Journal of Dedicators Community Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v8i3.5860

Abstract

This community service was carried out between the Faculty of Da'wah and Communication, Unisnu Jepara and PCI Fatayat NU Malaysia. There are three aspects to the problem of this service: 1) The world's need for Da'wah in the style of Ahlis Sunnah wal Jama'ah; 2) The need for empowering resources and human resources related to materials, strategies, media, recognition and opportunities for preaching in the style of Ahlis Sunnah wal Jama'ah; 3) Empowering skills, initiation, innovation, collaboration opportunities, communication and problem solving formulations for Islamic da'wah problems that occur in parts of the world, so that Ahlis Sunnah wal Jama'ah style da'wah can become a universal movement. Through community service, the solutions offered are 1) Forming a "Universal Movement" for preaching in the style of Ahlis Sunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah; 2) Discussing and setting common goals, providing information, discussion materials, supporting self-development, formulating recognition and opportunities for universal movement; 4) Building the power of exploration, innovation and joint initiation; 5) Strengthen collaboration opportunities between Fadakom Unisnu Jepara and PCI Fatayat NU Malaysia; 6) Carry out synergy in developing da'i/da'iyah skills in various parts of the world.
Interpretation of The Impact of Industrialization on Education, Economy, and Culture in Jepara Regency Muslimin, Khoirul; Mohammad, Gunawan; Darnoto, Darnoto
Widyagogik Vol 12, No 2 (2024): Widyagogik
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/widyagogik.v12i2.26017

Abstract

This article discusses the impact of industrialization in Jepara Regency, focusing on education, economy, and culture. The purpose of the research in this article is to identify the impact of industrialization, the factors that influence it, and how the Jepara community adapts to these changes. Through a descriptive quantitative approach, this study aims to provide scientific and practical contributions to the development of social sciences, especially anthropology, as well as to regional development, especially Jepara Regency. This article also discusses the background context of industrialization, the development of economic growth centers, and its impact on the arts, traditions, and lifestyles of the community. By exploring the basic concepts of industrialization and their relevance to Jepara Regency, this article provides in-depth insights into the industrial transformation in the region.
Digital Religion Practices in The Generation Native and Immigrant Fajrie, Mahfudlah; Muslimin, Khoirul; Arianto, Dwi Agung Nugroho
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2222

Abstract

This research aims to analyze digital religion practices carried out by digital natives and digital immigrants. The research method used was qualitative with a phenomenological approach, data collection using observation, interviews and virtual documentation via social media accounts and digital platforms. The practice of digital religion is online religious activity. However, in reality digital natives and digital immigrants actually choose to take part in learning or religious studies directly face to face with ustadz or kyai, rather than through online media. The practice of digital religion is only considered as a complement and helps fulfill the need for religious knowledge. In a religious context, social media or digital platforms have not been able to replace the direct religious learning process between ustadz or teachers and their students. This research contributes to media and communication studies, specifically Islamic communication to understand the perceptions of teenagers and parents in responding to digital religion practices which are widespread in various circles of society and other religions. The research is a study of media and religion with a phenomenological perspective with virtual ethnographic supporting data to understand people's religious practices both directly and through digital platforms. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik keagamaan digital yang dilakukan oleh digital natives dan digital imigran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi virtual melalui akun media sosial dan platform digital. Praktik agama digital adalah kegiatan keagamaan secara online. Namun pada kenyataannya, para digital native dan digital imigran justru memilih mengikuti pembelajaran atau kajian agama secara langsung dengan bertatap muka dengan ustadz atau kyai, dibandingkan melalui media online. Pengamalan agama digital hanya dianggap sebagai pelengkap dan membantu pemenuhan kebutuhan akan ilmu agama. Dalam konteks keagamaan, media sosial atau platform digital belum mampu menggantikan proses pembelajaran agama secara langsung antara ustadz atau guru dengan santrinya. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian media dan komunikasi khususnya komunikasi Islam untuk memahami persepsi remaja dan orang tua dalam menyikapi praktik keagamaan digital yang marak di berbagai kalangan masyarakat dan agama lain. Penelitian tersebut merupakan kajian media dan agama berperspektif fenomenologis dengan data pendukung etnografi virtual untuk memahami praktik keagamaan masyarakat baik secara langsung maupun melalui platform digital.
Digital Religion Practices in The Generation Native and Immigrant Fajrie, Mahfudlah; Muslimin, Khoirul; Arianto, Dwi Agung Nugroho
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2222

Abstract

This research aims to analyze digital religion practices carried out by digital natives and digital immigrants. The research method used was qualitative with a phenomenological approach, data collection using observation, interviews and virtual documentation via social media accounts and digital platforms. The practice of digital religion is online religious activity. However, in reality digital natives and digital immigrants actually choose to take part in learning or religious studies directly face to face with ustadz or kyai, rather than through online media. The practice of digital religion is only considered as a complement and helps fulfill the need for religious knowledge. In a religious context, social media or digital platforms have not been able to replace the direct religious learning process between ustadz or teachers and their students. This research contributes to media and communication studies, specifically Islamic communication to understand the perceptions of teenagers and parents in responding to digital religion practices which are widespread in various circles of society and other religions. The research is a study of media and religion with a phenomenological perspective with virtual ethnographic supporting data to understand people's religious practices both directly and through digital platforms. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik keagamaan digital yang dilakukan oleh digital natives dan digital imigran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi virtual melalui akun media sosial dan platform digital. Praktik agama digital adalah kegiatan keagamaan secara online. Namun pada kenyataannya, para digital native dan digital imigran justru memilih mengikuti pembelajaran atau kajian agama secara langsung dengan bertatap muka dengan ustadz atau kyai, dibandingkan melalui media online. Pengamalan agama digital hanya dianggap sebagai pelengkap dan membantu pemenuhan kebutuhan akan ilmu agama. Dalam konteks keagamaan, media sosial atau platform digital belum mampu menggantikan proses pembelajaran agama secara langsung antara ustadz atau guru dengan santrinya. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian media dan komunikasi khususnya komunikasi Islam untuk memahami persepsi remaja dan orang tua dalam menyikapi praktik keagamaan digital yang marak di berbagai kalangan masyarakat dan agama lain. Penelitian tersebut merupakan kajian media dan agama berperspektif fenomenologis dengan data pendukung etnografi virtual untuk memahami praktik keagamaan masyarakat baik secara langsung maupun melalui platform digital.
Penerapan Mikrokontroler Pembasmi Hama Ramah Lingkungan pada Kelompok “Tani Jaya” Desa Pasir Mijen Kabupaten Demak Khoirul Muslimin; Ali Ali; Khairul Anwar; Anandayu Sekar Purbaningrum; Elda Nur Ivana
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.20420

Abstract

Kelompok tani "Tani Jaya" di Desa Pasir, Kecamatan Demak, menghadapi permasalahan serangan hama yang merusak tanaman pertanian mereka. Penanganan hama secara konvensional sering kali menggunakan pestisida kimia yang berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan manusia. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pembasmi hama ramah lingkungan berbasis mikrokontroler pada kelompok tani tersebut. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya dengan menggunakan sensor otomatis yang mendeteksi keberadaan hama dan mengaktifkan mekanisme pengusiran berbasis sinyal ultrasonik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan mikrokontroler tidak hanya mampu menurunkan populasi hama secara signifikan, tetapi juga meningkatkan hasil panen kelompok tani tanpa merusak lingkungan. Dengan penerapan teknologi ini, para petani mendapatkan solusi yang lebih efisien, hemat biaya, dan berkelanjutan untuk menjaga hasil pertanian mereka.